NovelToon NovelToon
Mencintaimu Tanpa Syarat

Mencintaimu Tanpa Syarat

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Tamat
Popularitas:417.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: hanaya

Tiara, dia gadis cantik jelita. hidupnya sederhana, tinggal bersama ayahnya.

Keseharian nya dia habiskan di binatu. tempat usahanya, walau kecil, tapi cukup lancar, pelanggannya pun sudah banyak.


Hidupnya berubah saat bertemu pria tampan, bertubuh atletis, sebut saja pria tampan itu David.


Di balik penampilannya yang macho, wajahnya yang tampan, jasnya yang mahal dan rapi, David mempunyai segudang misteri dalam hidupnya. Hingga tidak ingin berdekatan dengan wanita manapun. Kecuali Tiara.


Tiara mengingatkannya pada masa lalunya yang kelam. Tiara bagaikan secercah harapan.


Mampukah David menguak misteri masa lalunya? Apakah dia bisa menemukan apa yang sedang ia cari?


Cari jawaban cerita David di dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Belas

Setelah mengetuk beberapa kali pintu kamar David, dan tidak ada jawaban. Tiara jadi agak khawatir. Ia lalu mencoba membuka pintu, ternyata pintu itu tidak di kunci.

Hati Tiara lega, ternyata David sedang duduk santai di sofa kamar nya.

'Telinga nya di taruh mana sih, dari tadi aku ketuk pintu tapi nggak nyahutin sama sekali.

Kirain aja ada apa apa, tapi ternyata sedang main hp'

Tiara menggerutu dalam hati, lalu menaruh nampan di meja yang berada di depan David.

"Makan dulu kak, Kakak belum makan sejak pagi kan?"

Tiara menyodorkan piring di depan wajah David. David hanya melihat nya sebentar, lalu melihat posel nya lagi.

"Ah kak David.... Ngomong aja kalau minta di suapin. Minta di suapin siapa? Mbak Rara? Mak Jum? Pak Paijo? Atau sama aku?"

Tiara seperti bicara sama angin, karena David tidak menanggapi candaan Tiara sama sekali.

"Ayo kak, buka mulut mu, Aaa......"

David tetap memainkan ponsel nya.

"Ya udah kalau nggak mau aku suapin, aku panggilin mbak Rara aja, kayak nya kamu suka kalau mbak Rara yang nyuapin kamu"

Tiara berdiri, ketika hendak berjalan, tubuh David tiba tiba menghalangi langkah Tiara. Dia mendorong tubuh Tiara agar duduk kembali di sofa. David lalu mengungkungkan tubuh nya, di atas tubuh Tiara.

"Kenapa kamu menuduh Rara menyukaiku? Jelas jelas kamu lah yang menyukaiku"

"Aku.... Aku... Nggak menyukai mu"

David lalu bangun, dia mengambil makanan yang tadi di bawa oleh Tiara. Dia lalu memakan nya hingga habis.

Tiara yang merasa ketahuan karena telah mencintai David, merasa malu sekaligus agak tertantang.

'Kenapa nggak sekalian aja terus terang, toh dia sudah tahu kalau aku menyukai nya'

Batin Tiara.

Setelah menghabiskan makanan nya, David meminum obat nya. David melirik ke arah Tiara yang masih duduk di sofa dan sedang mengamati setiap gerak gerik David.

"Aku sudah makan, dan minum obat, kau puas?"

Tiara hanya menganggukkan kepala sambil tersenyum melihat ke arah David. Bagi Tiara, walaupun David hanya memakai kaos putih polos, dan celana panjang berwarna hijau lumut. David benar benar tampan dan menawan.

"Apa lihat lihat? Kalau udah selesai, cepat pulang. Tidak usah kau ungkapkan cinta mu pada ku"

David lalu berdiri di hadapan Tiara. Wajah Tiara menghadap ke bawah, dan matanya terpejam.

"Tiara? Ayo keluar, cepat lah pulang"

David berdiri di hadapan Tiara, yang masih duduk di sofa. Menurut David, Tiara seperti sedang mengulur ulur waktu agar tetap berada di kamar David. Cinta Tiara mudah sekali di tebak. Dan David merasa agak terganggu dengan perasaan nya yang mulai sering memikirkan Tiara. Tiara lalu berdiri di hadapan David.

"Kenapa aku nggak boleh mengungkap kan perasaan ku, kak?"

"Karena, kau nanti akan patah hati"

"Apa kakak tidak menyukaiku? Apa kakak membenciku? Kenapa?"

"Melihat mu saja, aku tidak bergairah, bagaimana aku bisa mencintai mu Tiara?"

"Kalau kakak tidak mencintaiku kenapa pipi kakak merah?"

Tiara mendekat ke arah David. David yang di dekati Tiara pun mundur.

"Pipi ku merah, karena aku masih panas"

"Benar kah?"

Tiara maju lagi, untuk mendekati David.

Tanpa persetujuan dari David, Tiara langsung menempelkan punggung tangan nya di kening David.

'Hangat'

Batin Tiara. Wajah David menjadi semakin merah, ketika Tiara menempelkan tangan nya di kening David.

"Benarkah kakak nggak tertarik pada ku? Lalu kenapa wajah kakak sangat merah, bagaimana kalau begini? apa kakak masih nggak bergairah dengan ku?"

Tiara menggenggam tangan David. Tiara tahu kalau David menjadi salah tingkah. Karena David terus mundur untuk menjauhi Tiara. Tiara yang semakin penasaran dengan sikap David, dia jadi semakin berani.

"Gimana kalau begini?"

Tiara merangkul lengan kanan David. David hanya diam, tapi wajah nya salah tingkah.

"Kalau begini?"

Tiara melingkarkan tangan nya di dada David yang gagah. David mundur lagi.

"Kalau begini?"

Tiara melingkarkan tangan nya di leher David.

Karena tubuh David tinggi, maka Tiara harus berjinjit untuk menggapai leher David.

David yang mundur terus, ketika Tiara semakin mendekat. Akhirnya punggung David menempel di dinding. Benturan tubuh David ke dinding membuat Tiara tanpa sengaja menempel rapat pada tubuh David.

Wajah David dan Tiara kini menjadi sangat dekat. Bibir Tiara yang berwarna merah muda dan lembab juga sangat dekat dengan bibir David. Dan mata David terus memandangi bibir Tiara yang terlihat sangat menggoda.

Tiara yang tidak menyangka kedekatan nya menjadi semakin dekat. Tiara lalu menarik tubuh nya, dia tidak berniat mendekat menjadi sedekat ini.

Tapi sebelum Tiara menjauhi tubuh David.

David menarik pinggang Tiara, Tiara pun kembali menempel di dada David. Tiara tidak mengerti maksud David.

Perlahan David memegang bagian belakang kepala Tiara dengan tangan kirinya. Dan dalam satu detik, David mendaratkan bibir nya di bibir lembut Tiara.

Tiara memberontak dalam dekapan David yang kuat. Tapi dia tidak berdaya.

Karena David tiba tiba memutar tubuh Tiara agar menempel di dinding. Sedang kan Tiara yang tidak pernah menduga reaksi David, langsung melengos kan wajah nya ke samping.

Dengan tubuh kekar nya, David mendorong tubuh Tiara menempel ke dinding. Dia berusaha menguasai tubuh Tiara. Kedua tangan David pun memegangi kedua pipi Tiara, agar Tiara tidak bisa menggerakkan kepalanya lagi.

"Apa yang kakak laku......hmp"

Bibir Tiara di kunci dengan bibir David. David lalu mencium dan menyedot bibir Tiara dengan gerakan yang pelan. David menjelajahi bibir bagian luar Tiara dengan pelan dan lembut.

Tiara tidak bisa bergerak dalam dekapan David. Tangan Tiara berada di antara dada David dan dada Tiara. Dengan susah payah, Tiara bisa menarik tangan nya. Agar terbebas dari jepitan dada David.

Tiara yang tidak suka David mencium bibir nya. Memukul mukulkan tangan nya di pundak David.Tapi pukulan Tiara tidak berpengaruh bagi David Bibir Tiara tidak mampu bicara karena David sedang menguasai bibir nya.

David melepaskan cengkraman tangan nya di pipi Tiara, Tangan kirinya menarik rapat pinggang Tiara agar semakin menempel di tubuh David. Sedangkan bibir David turun ke leher jenjang dan putih milik Tiara.

Tangan kanan David pun merambat ke bawah, dan mendaratkan tangan nya di dada Tiara. Perlahan tapi pasti, tangan David mengusap usap dada Tiara.Tidak puas dengan mengusap, tangan David pun meremas remas dada Tiara. Tiara pun terkejut dengan ulah tangan David.

"Kurang ajar kamu kak. Jangan lakukan ini. Lepasin aku"

Tiara menggigit telinga David. David pun kesakitan, menyudahi aktivitas nya. Dia meletakkan tangan nya di dinding mengungkungi Tiara. David lalu berbisik pada Tiara.

"Apa yang kau lakukan pada ku Tiara?"

'Apa?'

Tiara menjerit dalam hati nya, dan segera mendorong tubuh David kuat kuat. Tubuh David pun menjauh dari Tiara.

"Kakak lah yang menyerangku, tapi kakak menuduhku menyerang kakak? Kamu bahkan melecehkan aku. Aku benci kamu kak"

Tiara lalu berjalan keluar kamar David dengan penuh amarah.

Tiara tidak menyangka, serangan nya akan membuat David melecehkan diri nya. Tiara hanya bermaksud David mau menerima diri nya, tapi perbuatan David yang keterlaluan, membuat Tiara menjadi tidak suka.

Tanpa David dan Tiara tahu. Perbuatan mereka di lihat oleh Andra.Andra lalu pulang dengan perasaan benci.

Bersambung.......

1
Emah Sutini sulaeman
Biasa
Tri Nuryani
i like it
Siti Aisyah Pattiroy
ini ko ada yg aneh sih dari tadi komentar orang ko ga nyambung ya ma ceritanya, binun oy....
🐞yoraice🐞
lah kok ceritanya beda ya😫, kemana cerita kevin sama zizi?
🙄
Putrii Putrii
dihapus???
belum baca sampe abiss
Eden Cristop
Zizi udah nggak ada ya,,?
Eden Cristop
Kevin dan Zizi dimana Thor?
Eden Cristop
terus ceritanya Kevin Zizi dimana Thor? Kok hilang
Vera Veronica
c
Vera Veronica
f
.
waah thoor ndak asik ngegantung thoor ceritanya ..pliis.... lanjutkan thoor...
charis@ŕŕa
knp crita zizi berubah thor???
.
thoor lanjut doong
Isyraeni Nursyam
Lho kok ceritanya berubah ke tiara dan david???😒😒

aku lupa nama tokohnya sich, tp dulu itu ceritanya klw g'salah sicewek mau nyelidikik kasus ayahnya yg dipenjara dan dibantu sm si cowok yg mantan detektif...tp kok malah ilang ceritanya...
𝙷𝚎𝚕𝚕𝚘𝚊𝚜𝚜𝚢𝚑
ini kok isi ceritanya berubah jadi Tiara sih??? aku bingung? tolong ada yg bisa kasih penjelasan?
نورالكريمة💞
penasaran masa lalunya david😐
Nova Lintang
semalam blm selesai baca,ko sekarang udah dihapus part nya y thor,q jd galau....😥😥😥
𝙷𝚎𝚕𝚕𝚘𝚊𝚜𝚜𝚢𝚑
kok ceritanya berubah thor? kevin sama zizi nya mana??
Dian Dian
dilanjuut dong thorr...suka critanya
ria aros
malas bacax Zizi menjengkelkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!