NovelToon NovelToon
Rebirth of The Wildest Poison Empress

Rebirth of The Wildest Poison Empress

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Time Travel / Chicklit
Popularitas:108.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Axelle Axa

Jasmine Chen, seorang IT Analyst berbakat. Demi mimpinya, dia meninggalkan tanah kelahiran dan keluarganya dan tinggal sendiri di Amerika.

Tanpa diduga, suatu hari Jasmine mengalami kecelakaan dan saat terbangun dia sedang berada di lantai dengan tubuh lemah. Terbaring dihadapan seorang pembunuh yang menyebut dirinya utusan permaisuri.

Jasmine menyadari dia berada di lingkungan yang sangat berbeda. Kemudian dia mengalami sakit kepala hebat. Kilasan ingatan muncul layaknya film. Dari ingatan itu, Jasmine dapat menyimpulkan bahwa dia terkirim ke masa lalu.

Ke tubuh Zhu Qi Qi, putri tertua dari Kaisar Zhu Fengying dari Nan Fang.

Petualangannya dimulai dari sini. Darah untuk darah! Semua dendam harus dituntaskan! Semua yang salah harus menerima hukuman! Seribu kali lebih menyakitkan dari yang pernah mereka berikan.

Kemudiam pertemuannya dengan pria tak tahu malu membuatnya merasakan sesuatu yang berbeda. Dia merasa hidup...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Axelle Axa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

Zhu Qi Qi menghela napas untuk kesekian kalinya, dia bersandar malas dengan wajah bosan di dalam kereta kuda yang sedang bergerak menuju Ibukota Nan Fang. Sesekali tangan gadis itu terulur ke depan, meraih kue kering yang tersaji di hadapannya. Kue kering itu menjadi satu-satunya hiburan Zhu Qi Qi selama beberapa hari ini karena dia cukup kesulitan melakukan hal lainnya di dalam kereta yang terus berguncang. Zhu Qi Qi dan rombongannya telah berangkat menuju ke ibukota Nan Fang sejak lima hari yang lalu.

"Nona, kita akan memasuki gerbang ibukota." Shilin memberi tahu dari samping kereta.

"Hn." Zhu Qi Qi masih memasang wajah malas dan tak pedulinya. Namun secercah cahaya muncul di wajah gadis itu. Ini adalah kali pertama dia kembali ke ibukota setelah terusir. Sayangnya kali ini dia kembali bukan sebagai Putri Zhu Qi Qi.

Zhu Qi Qi dan rombongannya berangkat lima hari yang lalu dari Perguruan Du Gu setelah menunggu Lian dan Yuwen kembali dari Bei Fang. Rupanya Zhao Yang telah lebih dulu memanggil keduanya sebelum memberi tahu Zhu Qi Qi. Zhu Qi Qi sendiri pergi ke ibukota sebagai perwakilan Perguruan Du Gu untuk pertemuan ahli alkimia yang akan diadakan di Rumah Seribu Obat.

Rumah Seribu Obat adalah sebuah toko obat dan alikimia terbesar di Nan Fang. Tempatnya berada di bagian utara ibu kota, tak terlalu jauh dari istana kekaisaran.Tempat ini terkenal karena dibuat oleh seorang alkemis hebat dari Nan Fang--Tetua Wu Xian. Beliau sangat dihormati oleh para alkemis sehingga memiliki pengaruh yang cukup besar di Nan Fang dan kekaisaran lainnya.

Rumah Seribu Obat juga dikenal dengan pil dan obatnya yang berkualitas tinggi, mereka selalu mengadakan lelang setiap bulannya dan semua bahan lelang akan langsung terjual habis. Barang-barang yang mereka jual bukan hanya pil dan obat-obatan, terkadang mereka juga menjual bahan mentah dan alat untuk membuat pil. Karena banyak alkemis dan tabib yang bergantung padanya, citra dan pengaruh Rumah Seribu Obat sangat besar di dunia kultivasi.

Sedangkan untuk pertemuan kali ini, ada rumor yang beredar bahwa Tetua Wu Xian akan melelang sesuatu yang sangat berharga. Hal itu membuat banyak kultivator dan alkemis yang berlomba-lomba menghadiri acara lelang itu, tetapi anehnya jalan menuju ke bagian utara ibukota malah sangat sepi saat ini.

Zhu Qi Qi mengerutkan dahinya bingung, apa alasan Rumah Seribu Obat mengadakan pertemuan ini? Tentunya ini bukan akal-akalan mereka untuk menarik lebih banyak pembeli, bukan? Zhao Yang bahkan berpesan pada Zhu Qi Qi untuk hadir lebih cepat dari hari lelang. Semua ini Zhao Yang lakukan karena dia telah mendapat informasi bahwa Rumah Seribu Obat juga telah mengundang banyak ahli alkimia dan ahli racun untuk hadir pada acara lelang mereka.

Zhu Qi Qi masih sibuk dengan pikirannya saat suara teriakan terdengar dari luar, membuat gadis itu mengernyitkan dahi bingung. Suara teriakan terus terdengar dan menggema mengerikan, bahkan membuat yang mendengar seolah ikut merasakan rasa sakitnya.

Zhu Qi Qi diam dan mencoba mendengarkan, samar-samar suara rintihan meminta ampun dari luar terdengar di telinganya. Zhu Qi Qi baru pertama kali mendengar rintihan semenyedihkan itu. Zhu Qi Qi lalu mendekati jendela keretanya dan sedikit mengintip keluar, mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya tengah terjadi.

Ekspresi Zhu Qi Qi yang biasanya tenang dan terkontrol kini dipenuhi kekagetan. Sejauh matanya memandang, dia hanya melihat tanah yang berselimut darah. Bau anyir kemudian tersebar karena terbawa angin, membuat Zhu Qi Qi terdiam mematung. Monster macam apa yang melakukan hal ini?

"Ada apa?" tanya Zhu Qi Qi saat melihat Shilin tergopoh ke arahanya--hendak melapor.

"Raja Iblis. Raja Iblis di sini. Dia telah membantai keluarga Jendral Tian." Shilin menatap Zhu Qi Qi khawatir. Tak peduli seberapa kuat mereka, berurusan dengan Raja Iblis bukanlah hal yang bijak.

Zhu Qi Qi sekali lagi menoleh ke arah pintu kediaman yang bersimbah darah, ukiran kata Tian di atas pintu itu bahkan sudah terbelah. Apa yang dilakukan Jendral Tian sampai menyinggung Raja Iblis sedemikian rupa? Zhu Qi Qi tak tahu siapa Raja Iblis, tetapi melihat betapa khawatirnya wajah Shilin dan yang lainnya, juga betapa kejam tindakannya kepada Jendral Tian, Zhu Qi Qi tahu dia pasti bukan orang yang bisa disinggung.

"Nona, sebaiknya kita tak ikut campur dan segera pergi dari sini." Qibo datang dengan wajah pucat.

"Gadis kecil, aku merasa kekuatan yang besar dan mengerikan. Bila yang mereka maksud Raja Iblis adalah orang itu. Maka lebih baik kita pergi sekarang. Bahkan Perguruan Du Gu akan hancur dalam semalam bila berhadapan dengannya." Wenxiao yang selalu diam sejak lima hari lalu akhirnya angkat bicara.

Semakin mereka berkata seperti itu, semakin rasa penasaran Zhu Qi Qi tumbuh. Namun dia masih cukup waras untuk tidak memprovokasi Raja Iblis. Jadi mereka harus pergi dari sini sebelum mereka terlibat. Zhu Qi Qi lalu memberi perintah untuk mengambil jalan memutar.

Gadis itu kembali duduk dengan tenang di dalam keretanya. Namun pikirannya masih terus menanyakan tentang siapa raja iblis sebenarnya. "Wenxiao, ada yang ingin ku tanyakan," ujarnya sambil mengelus bulu rubah putih yang ada di pangkuannya.

"Tanyakanlah." Wenxiao menatap Zhu Qi Qi dengan mata rubahnya yang begitu bulat dan hitam.

"Siapa Raja Iblis itu?" tanya Zhu Qi Qi dengan wajah penasaran.

"Entahlah, aku baru saja terbangun dari tidur panjang. Jadi aku tak tahu siapa dia. Tapi yang pasti, dia tak bisa dianggap remeh. Kalau dia mau, dia bahkan bisa meratakan seluruh Nan Fang malam ini juga." Wenxiao menghela napas pelan, semua yang dikatakannya memang benar dan itu sama sekali tak dilebih-lebihkan. Karena dia sebenarnya merasakan sebuah kekuatan yang sudah lama sekali tak pernah dia rasakan.

Keduanya terus mengobrol saat kereta berputar kembali, tak ada satupun dari mereka yang menyadari sesosok pria dengan pakaian serba hitam tengah memperhatikan rombongan mereka dari atap kediaman Jendral Tian. Sosok itu hanya melihat sekilas sebelum akhirnya menghilang ke udara tipis.

"Sekuat itukah?" tanya Zhu Qi Qi lagi karena dia tak merasa puas dengan penjelasan Wenxiao.

"Mungkin lebih kuat lagi." Wenxiao mengoreksi dengan malas.

Zhu Qi Qi tahu tingkat kultivasi Wenxiao tinggi, bahkan lebih tinggi dari Zhao Yang, tetapi dia bahkan bisa memberikan komentar seperti itu tentang Raja Iblis, ini membuat Zhu Qi Qi menjadi semakin tertarik dengan sosok misterius itu. Karena tak menemukan jawaban apapun dari Wenxiao, Zhu Qi Qi memutuskan untuk memanggil Qing dan menanyak hal ini padanya.

"Siapa Raja Iblis?" tanyanya langsung.

"Dia adalah pemimpin dari Sekte Iblis. Sekte itu muncul kira-kira delapan tahun lalu, dipimpin oleh seorang tirani yang kejam dan tak kenal ampun. Banyak orang berkata bahwa dia memiliki wajah yang sangat mengerikan sehingga dijuluki Raja Iblis dan kadang ada yang menyebutnya Raja Neraka." Qing menjelaskan dengan tenang, dia sepertnya sudah bisa bernapas lega sekarang.

"Tapi sebenarnya tak ada satu orang pun yang pernah melihatnya secara langsung. Karena setiap orang yang pernah bertemu dengannya pasti mati," tambah Qing setelah diam beberapa saat.

Zhu Qi Qi menganggukkan kepalanya pelan. "Apa dia benar-benar kuat?"

"Ya, dia bahkan memusnahkan Sekte Air Suci dalam waktu satu malam. Karena kekejamannya itulah orang-orang sangat menakutinya. Selain itu, sejak saat itu, tak ada satupun lagi orang yang cukup bodoh untuk mengganggunya." Qing menatap Zhu Qi Qi sambil menjelaskan. Dia berharap dengan penjelasan ini nonanya akan mengerti seberapa berbahayanya Raja Iblis itu.

"Jadi, apa masalahnya dengan keluarga Jendral Tian?" Zhu Qi Qi masih di penuhi rasa penasaran.

"Pelayan ini juga tidak terlalu tahu, Nona." Qing tersenyum malu. Dia tahu banyak hal, tapi khusus untuk kasus satu ini, dia dan bahkan orang lain di sini tak tahu apapun. Mungkin saja Raja Iblis membantai satu kediaman penuh karena mereka menyinggungnya atau justru hanya karena dia tak menyukai mereka.

Zhu Qi Qi lagi-lagi hanya mengangguk menanggapi penjelasan Qing. Setelah semua pertanyaan di kepalanya sedikit terjawab, Zhu Qi Qi memerintahkan Qing kembali ke posisinya. Kereta kembali melaju dengan kecepatan normal, tetapi mereka akan memakan lebih banyak waktu untuk sampai ke Rumah Seribu Obat. Jadi Zhu Qi Qi memutuskan untuk tidur sejenak.

Tak lama kemudian, Qing membangunkan Zhu Qi Qi saat mereka sampai, dia lalu membantu Zhu Qi Qi merapikan pakaian dan rambutnya sebelum akhirnya turun dari kereta. Setelah turun, Zhu Qi Qi baru menyadari bahwa jalanan sangat ramai dan ada banyak sekali kultivator dan alkemis di sana.

Zhu Qi Qi menggunakan sebuah cadar hitam polos untuk menutupi wajahnya. Namun bahkan bila wajahnya ditutupi cadar, aura kecantikannya tak bisa ditutupi. Hal ini justru menarik lebih banyak perhatian. Banyak suara pujian terdengar saat Zhu Qi Qi berjalan, mereka bertanya-tanya nona muda dari keluarga mana yang begitu cantik seperti itu.

Zhu Qi Qi berjalan dengan tenang memasuki Rumah Seribu Obat. Tubuhnya tegap dan dagunya sedikit terangkat sehingga menampilkan sikap sombong, membuatnya makin terlihat agung.

"Lihatlah, apakah dia seorang dewi?"

"Aku belum pernah melihat manusia yang secantik itu."

"Aiyo, dia benar-benar kecantikan yang abadi. Semua wanita di dunia ini pasti terlihat layu bila disandingkan dengannya."

Suara pujian orang-orang sampai ke telinga Zhu Qi Qi. Namun Zhu Qi Qi hanya menunjukkan sikap tenang dengan tatapan mata yang tajam dan dingin. Sikapnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang wanita terhormat, membuat kerumunan semakin menyanjungnya. Mereka berpikir mungkin dia adalah nona muda dari keluarga bangsawan kaya di Nan Fang.

Decak kagum orang-orang juga semakin bertambah saat melihat seekor kucing putih dengan pola merah berjalan di belakang Zhu Qi Qi. Keduanya nampak seperti makhluk yang berasal dari dunia lain. Semua itu tak luput dari mata Tetua Wu Xian. Dia melihat kedatangan gadis muda itu dan merasa tertarik. Ini kali pertamanya melihat gadis muda ini. Dengan penampilan yang begitu luar biasa, seharusnya gadis ini cukup terkenal. Apa dia seseorang yang baru muncul di dunia kultivasi?

Tetua Wu Xian lalu menghampiri Zhu Qi Qi dan bertanya. "Gadis kecil, adakah yang bisa ku bantu untukmu?" tanyanya sopan.

Zhu Qi Qi mengangguk. "Aku adalah nona muda dari Perguruan Du Gu. Aku ke sini untuk mewakili kedua orangtuaku." Zhu Qi Qi menjawab tenang.

"Perguruan Du Gu?" Tetua Wu Xian mengernyit bingung. Setahunya Zhao Yang dan Li Ping tidak memiliki anak, bagaimana mungkin gadis ini nona muda Perguruan Du Gu. Namun saat melihat tanda pengenal yang dibawa Zhu Qi Qi, Tetua Wu Xian akhirnya percaya.

Sayangnya kerumunan yang awalnya memuji Zhu Qi Qi kini berbalik dan pergi, sepertinya mereka takut pada identitasnya. Untungnya Tetua Wu Xian adalah orang yang sopan sehingga dia memperlakukan Zhu Qi Qi dengan bijak. Dia menyambut Zhu Qi Qi dan meminta pelayannya untuk mengantarkan Zhu Qi Qi serta rombangannya ke kamar yang telah dia siapkan untuk tamu undangan.

Zhu Qi Qi cukup puas dengan sikap Tetua Wu Xian, jadi dia juga memperlakukan orang tua itu dengan hormat. Masih ada waktu tiga hari sampai pertemuan besar dimulai sehingga Tetua Wu Xian meminta Zhu Qi Qi untuk istirahat terlebih dahulu.

--oOo--

1
Faiz
Apakah novel ini akan di lanjut? Aku nunggu sejak novel ini dihapus di wp tapi ternyata sampe skrng disini belum sampai di bab terakhir aku baca😭
senya!
WHO
senya!
kak saran dari aku kalo ada penjelasan gini dikasih font miring aja (kalau ada font miring disini sih)
senya!
😍
senya
nah versi ini aku suka 😍😍 lebih jelas
senya
GAYA PENULISANNYA JUGAA BEDA YA KAK SEKARANG OMG 😍😍💪 LEBIH RINGKAS
senya
ada scene yg dihapus ya kak, pdhal yg pas dia diselamatin itu yg paling aku inget banget
senya
kangennn
senya
hai kak, baru buka wp lagi setelah berabad-abad 🤣 baru tau kakak pindah ke sini
Tirilla Jelisa Mahtami Sukhamda
aku kangen pengen baca novel ini lagi dari wp aku download apk ini berharap udah ratusan soalnya terakhir up 2023 di wp tapi ternyata belom nyampe bab terkahir aku baca di wp, kakakkk where are youuu🤧😭😭
Lala Lala
pindah dri WP demi inii, gapapa ya nyicil kakkk, kami pembaca setia stay/Drool/
Lala Lala
kak, aku masih menanti :(
puji Arsih
ini beneran cuma ngestuck kyak gini🥲
puji Arsih
tiba² kgn ama nih cerita, liat di wp ternyata udah gk bakalan update lg, langsung deh cus kesini..
semoga disini bisa konsisten ya min, cerita di wp masih nanggung bgt looh
ENDANG FITRIANI SETYOWATI
Lanjut kak aku nunggu dari di wp lho kak
ENDANG FITRIANI SETYOWATI
Kemana si rubah kucing kak
Nyonya Tung
setelah tau pindah lapak
langsung cus donwload apk nya🤩
nurkhaerunnisa
kapan up lagi thorr
nia kurniawati
ditunggu updatenya Thor..
Nom nom
plis kak lanjut buat amunisi tahun baru😭🙌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!