"Ini semua bukan kemauan aku kan, aku juga tidak menginginkan semua ini terjadi, hanya saja kesalahan ku dalam memilih pasangan membuat aku terpaksa menerima perjodohan ini,...." Yunda menundukkan kepala nya berusaha menyembunyikan air mata nya yang hampir menetes,
Yuda yang duduk didepan nya hanya memutar bola mata malas, ia sangat benci melihat wanita menangis...
"Ingat Yunda, aku menyetujui pernikahan ini karna papaku, jadi jangan pernah berharap lebih dari hubungan ini,..."Ujar Yuda dengan tegas kemudian berdiri lalu meninggalkan Yunda yang hanya menunduk diam...
Akankah pernikahan kedua adik kakak ini berjalan mulus tanpa hambatan, atau malah akan hancur berantakan karna tidak ada nya cinta antara kedua nya???....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13) Tak ingin jadi beban
Yunda terbangun dari tidurnya, ia melirik jam dinding yang terpasang dengan indah yang telah menunjukkan pukul setengah 6 pagi, Yunda segera bangun dan bergegas mandi, ia sempat melirik Yuda yang masih setia memejamkan mata nya diatas ranjang empuk milik Yuda, Yunda masih tak percaya jika sekarang ia telah menjadi istri dari kakak sepupunya, hubungan kedua nya saat kecil tidak lah dekat, Yuda yang memiliki sikap dingin dan angkuh sejak kecil membuat Yunda malas bermain dengan Yuda....
Usai mandi dan berpakaian, gegas Yunda menuju dapur, bi Marni pun sudah ada didapur menyiapkan bahan-bahan yang akan dia masak...
"Neng Yunda pagi buta begini sudah rapi mau kemana?...."tanya bi Marni kala melihat Yunda yang sudah berpenampilan rapi,....
"Mau kerja donk bi, ini kan hari pertama Yunda bekerja jadi harus siap-siap, Yunda ngak mau ada kesalahan dihari pertama Yunda bekerja....."Jawab Yunda dengan penuh semangat 45....
"Wah selamat ya Neng, bibi turut senang mendengar nya, semoga neng Yunda selalu diberikan kelancaran dalam bekerja dan tidak ada kendala apapun...."tutur bi Marni mendo'akan.....
"Aminn Makasih ya Bi....."bi Marni mengangguk, kemudian Yunda pun membantu Bi Marni memotong sayuran, bukan nya tak ingin terlibat dalam hal masak-memasak tapi Yunda sudah berpakaian rapi, ia tak ingin nanti nya bau masakan....
Setelah bi Marni usai membuat nasi goreng, Yunda pun meminta izin makan lebih dulu, dia beralasan tak ingin terlambat, padahal alasan sesungguhnya ia tak ingin terlibat perdebatan dengan mama mertua nya ditambah lagi dengan Jasmine dan Yuda, lebih baik menghindar daripada harus berdebat pikir Yunda, bi Marni pun memberikan sepiring nasi goreng dan segelas air minum untuk Yunda....
Usai sarapan, Yunda pun kembali kekamar dan merias wajah nya dengan riasan ringan agar terlihat lebih segar dipandang, ia lalu memesan taksi online.....
Yunda menoleh ketika mendengar Yuda menguap, terlihat laki-laki itu mengerjap kan mata nya berkali-kali berusaha menghalau sinar matahari yang masuk melalui cela tirai, tak lama kemudian lelaki berbadan kekar dan berwajah tampan itu pun bangun dari tidurnya, kesan pertama yang Yunda jabarkan disaat melihat suami nya bangun tidur adalah Lelaki yang tampan, Yunda tak bisa menyangkal jika dia menikah dengan lelaki yang bisa dikatakan sempurna, bahkan ketampanan Marko tak sebanding dengan Yuda, tapi sayang nya Yuda bukanlah tipikal yang disukai oleh Yunda.....
Walaupun Yuda tampan dan memiliki segalanya tapi sayang sifatnya sangat lah buruk dan suka menghina orang yang lebih rendah darinya, hal itu yang membuat Yunda tak suka dengan Yuda sedari kecil.....
"Apa kamu bekerja sebagai security, ia baru setengah 7 kamu sudah siap sepagi ini, bahkan Matahari pun baru muncul dari persembunyian nya...."ejek Yuda kala melihat Yunda telah siap untuk berangkat bekerja....
"Apa urusannya dengan kakak, aku mau berangkat pagi atau subuh itu terserah aku, yang penting tidak ada yang aku susahkan dirumah yang megah ini..."pekik Yunda masih terlihat sangat kesal dengan Yuda karna perkataan nya semalam yang seolah merendahkan Yunda.....
"Tunggu aku akan mengantar mu, tapi ingat saat papa pulang katakan padanya jika aku memperlakukan mu dengan sangat baik....."Yuda turun dari ranjang dan bergegas masuk kedalam kamar mandi, tapi Yunda menolak diantar, dia masih marah dengan kejadian tadi malam....
"Tak perlu, aku tak punya cukup uang untuk membayar kak Yuda, lagian aku sudah memesan taksi online, masih banyak yang membutuhkan sedekah dari kakak selain aku, aku masih bisa mencari uang sendiri...."Yunda mengambil tas nya lalu berjalan keluar kamar tak peduli dengan Yuda yang terdiam diambang pintu kamar mandi....
"Apa dia marah karna perkataan ku tadi malam? Tapi menurut ku itu tidak salah, dasar wanita kampungan, andai bukan karna menuruti perintah papaku saat ini mungkin aku sudah mengusir mu dari sini...." Yuda masuk kedalam kamar mandi membanting pintu dengan keras, ia juga merasa kesal dengan sikap angkuh dan pembangkang Yunda terhadap nya...
Yunda yang baru selesai berdebat dengan suami nya kini kembali dihadapkan dengan mertua nya dan juga Jasmine....
"Mau kemana nih perempuan miskin pagi-pagi begini, apa mau ngemis dijalan raya, ehh tapi pakaian nya rapi sekali, kira-kira pekerjaan nya apa ya?...."Mama Laras menelisik Yunda dari ujung kaki hingga ujung kepala, ternyata mama Laras belum tau jika hari ini Yunda mulai bekerja....
"Yang jelas nya pekerjaan ku halal kok ma, dan ngak ngerepotin orang lain, aku tidak ingin menjadi beban keluarga yang hanya duduk santai dirumah menikmati harta suami...."jawab Yunda dengan pedas, mama Laras begitu emosi dengan ucapan Yunda yang seolah menyinggung nya....
"Hey gadis kampung, kamu itu tidak tau sopan santun sekali ya, tante Laras itu mama mertua kamu,...."Jasmine ikut menimpali dengan membela mama Laras, sementara Yunda melenggang pergi usai membungkam mulut mama mertua nya.....
Yunda menghela napas lega saat dirinya sudah ada didalam mobil yang ia pesan, perlahan mobil itu pun melaju meninggalkan kediaman rumah mertua nya, sepanjang perjalanan Yunda hanya meratapi nasibnya yang berantakan, entah sampai kapan dia akan terus menerus berdebat dengan mama mertua nya, rasanya semakin hari mulut Yunda semakin tak bisa dikontrol ketika dirinya selalu direndahkan oleh mama Laras, bukan nya Yunda tidak menghormati mama mertua nya itu, ia telah berusaha baik tapi selalu saja dihina dan direndahkan hal itu membuat Yunda menjadi menantu kurang ajar...
Tapi Yunda berharap suatu saat nanti mama Laras akan menerima nya sebagai menantu walaupun pernikahan nya dengan Yuda hanya satu tahun saja, Yunda ingin ada kenangan manis bersama mama Laras walaupun bisa dibilang mustahil.....
.....
Jasmine masuk kedalam kamar Yuda, untuk membawakan Yuda segelas teh, Jasmine tau jika tiap pagi Yuda suka minum teh maka dari itu dia berinisiatif mengantarkan teh untuk pujaan hati nya, ia juga akan berusaha memperbaiki hubungan nya dengan Yuda yang masih merenggang karna Yuda telah memergoki nya berselingkuh.....
Jasmine memang memiliki pacar selain Yuda, hubungan mereka yang hampir menginjak 2 tahun pacaran terasa hambar bagi Jasmine kala Yuda tak bisa memenuhi keinginan Jasmine, Jasmine yang berkecimpung didunia modeling banyak mengetahui tentang pacaran yang ekstrim tapi sayang nya Yuda selalu menolak kala Jasmine meminta untuk disetubuhi, sehingga Jasmine pun selingkuh dengan asisten nya....
"Yuda kok mandinya lama banget ya, aku masuk ahh siapa tau aku bisa melihat tubuh seksinya,...."Jasmine berjalan pelan kearah kamar mandi, membuka pintu itu dengan pelan tapi tak mendapati Yuda didalam sana...
"Ngapain kamu masuk kekamar ku?....."
Degkkk....