NovelToon NovelToon
Mantan Yang Tak Usai

Mantan Yang Tak Usai

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Berbaikan / Tamat
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: meli meilia

~Novel Ke 14~
May pernah merasakan cinta pertama. Cinta manis yang sayangnya hanya muncul selintas saja dalam hidupnya. Seperti meteor.
Padahal bukan cinta seperti itu yang May harapkan dalam hidupnya. Melainkan May mengharapkan cinta manis yang bisa terus bertumbuh di sepanjang waktu. Seperti pohon.
Dan, ketika takdir telah mengguratkan kisah untuk May jalani. Bisakah May melewati hari-harinya dengan cukup waras?
Jadi siapa yang harus May pilih nantinya?
Suhan, sang suami?
atau Reyhan, cinta pertama May, dulu?
Yuk kita simak kisah May bersama-sama!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meli meilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Canda di Kantor

Hari demi hari terus berlalu. Tak terasa satu bulan sudah sejak kedua orang tua Maya dimakamkan.

Kini, kegiatan Maya sebagai ibu rumah tangga semakin nyata ia rasakan.

Jika dulu ia masih ada Bu Rahma yang membantunya mengerjakan beberapa pekerjaan rumah seperti menyapu dan mencuci, kini Maya harus melakukan pekerjaan itu seorang diri.

Sebenarnya ia tak melakukan semuanya sendiri sih. Karena Suhan telah mempekerjakan seorang asisten rumah tangga untuk Maya.

Pembantu itu adalah tetangga Maya sendiri yang bernama Bu Laksmi. Usia nya sedikit lebih muda dari almarhumah Bu Rahma. Jadi karena pertimbangan usia yang tak jauh berbeda dengan mertua nya itulah yang membuat Suhan setuju untuk menyewa jasa beliau.

Suhan berharap, setidaknya ketika ia sedang berada di kantor, Maya tak terlalu merasa kesepian di rumah. Meskipun ada Birrul, putra mereka yang menemani, tetap saja. Suhan yakin, Maya juga membutuhkan orang untuk diajak bercengkerama sesekali.

Tapi karena usia nya yang tak terlalu muda lagi, Maya pun jadi agak segan untuk menugaskan pekerjaan rumah kepada Bu Laksmi. Sehingga Bu Laksmi lah yang sigap mengerjakan setiap pekerjaan rumah yang belum diselesaikan oleh Maya.

***

Akhir-akhir ini, Birrul agak sering rewel dari biasanya. Begitu dicek, suhu tubuhnya juga agak sedikit panas.

"Bi, Birrul demamnya belum turun juga. Udah tiga hari padahal. Umi ijin bawa Birrul ke dokter ya, Bi?" ujar Maya meminta ijin via panggilan telepon.

"Begitu.. Kalau gitu, tunggu Abi pulang ya, Um.. Nanti siang kita ke dokter bareng,"

"Gak perlu, Bi. Abi kerja aja. Biar Umi yang anter Birrul sama Rani. Dia mau anterin kok pakai motor,"

Rani adalah anak Bu Nila, tetangga samping rumah mereka.

"Pakai motor? Apa gak bahaya, Um? Tunggu Abi pulang aja nanti siang. Abi anterin naik mobil nanti. Lebih aman.." bujuk Suhan kembali.

"Gak apa-apa, Bi. Cuma cek ke klinik di depan komplek aja kok. Insya Allah aman. Boleh ya, Bi? Kasihan banget nih Birrul nya.. Umi gak tega lihatnya.."

"Ya sudah. Tapi hati-hati ya, Um.. Minta Rani bawa motornya pelan-pelan aja ya?"

"Iya, Bi.. Abi juga. Hati-hati ya di kantor.." balas Maya.

"Abi harus hati-hati dari apa, Um? Kerjaan Abi kan cuma di duduk di depan komputer aja seharian.."

"Ya hati-hati aja.. Jaga hatinya Umi, maksud nya.." ujar Maya dengan suara sangat pelan. Sampai di sini, Suhan pun langsung paham.

Ia langsung menyadari maksud pesan dari istrinya tadi itu apa. Karena beberapa hari terakhir, ia pernah menerima beberapa hadiah tanpa nama yang mengaku jadi pengagum rahasia nya.

Pengalamannya itu tak sengaja ia ceritakan pula kepada Maya. Dan kini Suhan langsung menyesali kecerobohannya itu. Karena Maya harus merasa khawatir tentang kondisinya di kantor kini.

"Iya, Umi ku Sayang.. Tenang aja.. Hati nya Umi udah Abi simpan dalam brankas yang status keamanan nya tuh Top markotop deh!" ujar Suhan meng gom bali Maya.

"Halah. Mulai deh nge gom bal.. Udah dulu deh ya, Bi.. Umi mau berangkat sekarang aja. Mumpung belum terlalu pa nas.."

"Yah.. Malah kabur. Tapi ya udah deh.. Hati-hati ya, Cinta.. Abi juga, titip hati nya Abi ya, Um.. Uhibbuki ya Umi.."

Blush..

Wajah Maya langsung merona merah seketika. Bukan karena cuaca yang pa nas atau apa. Namun karena mendengar ungkapan cinta dari sang suami sesaat tadi.

"Assalamu'alaikum Abi.."

"Wa'alaikum.."

Belum selesai Suhan menjawab salam, tiba-tiba saja Maya kembali menambahkan. Kali ini dengan suara yang nyaris tak terdengar.

"Uhibbu ka Ya Abi.."

Klik.

Dan sambungan telepon pun terputus tiba-tiba.

Di seberang sana, Suhan langsung menyengir lebar usai mendengar pernyataan cinta dari sang istri. Maya memang amat jarang menyatakan cinta kepadanya. Jadi ketika momen seperti tadi terjadi, maka itu menjadi booster penyemangat bagi Suhan dalam bekerja.

"Yo sh! Bismillah!" seru Suhan bersemangat.

"Aduh.. Pak Editor kayaknya semangat banget. Habis teleponan sama siapa tuh?" canda Erik, salah seorang bawahan Suhan di kantor.

"Sama Kekasih hati ku dong, Rik. Maka nya, kamu buruan gih menikah.. Menikah itu asli bikin hidup jadi lebih bermakna dan bahagia lho!"

"Ah.. Pak Suhan ngarang aja. Yang saya lihat dari teman-teman yang lain, pernikahan malah bikin kepala mereka jadi makin licin aja tuh. Alias bikin pusing kepala, sampai jadi botak!"

"Ahh.. itu sih salahnya mereka aja, Rik.. Mereka cuma belum menemukan pasangan yang tepat, atau mereka belum pandai mensyukuri apa yang sudah mereka miliki aja.. Padahal kunci hidup bahagia itu kan harus pandai bersyukur, Rik.." sahut Suhan kembali.

"Iya aja deh, Pak. Tapi tetap aja, saya belum tergoda untuk nyusul status nya Bapak lah. Saya masih mau single aja dulu beberapa tahun lagi,"

"Serius kamu, Rik? Gimana kalau waktu kamu di dunia ini gak sampai beberapa tahun lagi? Nanti kamu malah gak nikah, gimana hayo?"

"Dih.. ya ampun, Pak.. jangan nyumpahin saya cepat mati dong, Pak.."

"Sorry.. sorry.. maksud saya tuh bukan begitu, Rik. Tapi kan, umur itu gak ada yang tahu ya sampai di mana. Jadi bukannya sebaiknya kita maksimalkan waktu yang ada untuk hidup sebaik dan sebahagia mungkin? Iya kan?"

Sampai di sini, bawahan nya Suhan itu langsung tercenung diam. Sementara Suhan sendiri kembali fokus menyortir beberapa alinea yang perlu dihapus dari ebook yang sedang ia nilai. Rencananya ebook tersebut akan terbit cetak pada bulan depan. Jadi Suhan sedang mengebut untuk mengoreksi isi buku tersebut.

Setelah beberapa lama, Erik kembali berkata.

"Kalau gitu, tolong cariin saya cewek yang cantik, pintar, shalihah, kaya, dan juga pintar masak ya, Pak. Saya mau menikah deh.." ujar Erik tiba-tiba.

Suhan kembali menoleh ke bawahannya itu. Dan kemudian ia berkomentar,

"Kamu kalau minta kriteria ya jangan terlalu atas, Rik.. Cari yang se-kufu' sama kamu.. Kiranya nanti kamu bisa gak jadi imam buat wanita yang kamu idam-idamkan itu.."

"Ooh.. gitu ya, Pak?"

"Ya gak juga sih.." jawab Suhan dengan asal.

"Maksud nya Pak?"

"Maksud nya, kamu boleh aja sih minta cewek yang sempurna ke Allah lewat doa.. Tapi.. ada tapi nya nih, Rik.."

"Tapi apa, Pak?" Kini Erik mulai mencondongkan kepalanya ke arah Suhan. Lelaki itu benar-benar mengabaikan tumpukan file yang harus dibacanya di komputer, hanya demi mendengar kelanjutan dari kalimat Suhan.

"Tapi masalahnya, itu cewek, yang sempurna itu, mau gak nanti sama kamu, Rik?" ujar Suhan sedikit mencandai Erik.

Mendengar itu, sontak saja wajah Erik langsung merengut kesal.

"Yah.. Bapak malah bikin minder aja.."

"Hahahahaha..!!"

Seketika itu jua tawa Suhan pun pecah membahana, mengisi kekosongan ruangan di sana.

***

1
Diah Rodiyah
sumpah baca novel ada petempuan kek maya,diakan punya bukti lakinya selingkuh kok malah dia yg seakan selingkuh,,hish malesin bnget
Diah Rodiyah
marah" gak bipang apa masalahnya di tampah lakinya pura" bego dan gak tau apa". daebak
Lina Zascia Amandia
Kak Mel apa kabar, kangen.
meli meilia: masya Allah Lina.. alhamdulillah konfisi mulai membaik nih Lin. hamil kali ini ternyata parah juga. sampai satu novel jadi harus tertunda berbulan bulan. ngerasa bersalah bgt ma reader dan ntoon. tp ya gimana ya.
alhamdulillah skrg masuk usia 6 bulan lin. msh mual kadang2. kemarin mah bener2 bed rest. ga bisa ngapa2in. dua bocil aja beneran diurus keluarga. alhamdulillah msh punya orang tua.. mohn doanya ya lin. biar bs lekas pulih lagi. mel pingin banget nuntasin hutang novel. gak enak rasanya klo blum diselesain..
total 1 replies
Tyara Lantobelo Simal
Semangat say
Lina Zascia Amandia
Karya ini lg dipajang nih di Karya Emas sm Ntoon..
Shifa Burhan
ini adalah kesalahan besar, fatal dan dilaknat dalam ajaran agama Islam ya
* istri pergi meninggalkan suami
* istri minta cerai apa lagi sampai mengajukan gugatan

dan mata melakukan semua itu, maya bisa saja dibenarkan dengan catatan sugan memang melakukan kesalahan fatal dan bukan salah paham, tapi setelah terbukti ini adalah salah paham jadi perbuatan maya itu sangat salah dan dilaknat jadi maya harus minta maaf dan sujud dibawa kaki suami karena perbuatan maya itu sudah sangat durhaka sebagai istri,

jadi kalau kita memasukkan embel2 agama dalam novel kita juga harus tau ajaran agama itu mana salah dan benar dan mana salah yang biasa dan mana salah yang dilaknat alias durhaka
ruby sunn
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
Lina Zascia Amandia
Wahhhh ketemu Reyhan... telat si Reyhan mendapatkan Maya.... keren karya barunya, mungpung msh baru masih sempat dibaca full... seru Kak Mell smg lancar jaya idenya.
Lina Zascia Amandia
Jadi ingat odading Mang Oleh deh...
Lina Zascia Amandia
Ohhhhh pernah menyukai Reyhan.... Reyhan memang meresahkan.
Lina Zascia Amandia
Hehehhehehe....
Lina Zascia Amandia
Dulu sblm dpt jdh kalimat yg kurang lebih seperti ini juga terlontar dr ibu sy, berhhbung sy sm Kakak sy yg ke 4 memang jarang keluyuran dan gak pernah ngenalin laki2 ke rumah, jadi org tua sy khawatir, jarang keluar rmh dan jarang gaul, kapan dpt. jodohnya, jodoh itu dicari katanya. maklum umur 25 blm nikah jd org tua merasa takut melihat anaknya di rmh n jomblo trs. Ehhhh. akhirnya. jodoh sy justru dr FB..... wkwkwkkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!