NovelToon NovelToon
Kepentok Perawat Magang

Kepentok Perawat Magang

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Teddy Briand Wijaya, adalah pria yang setia. Mencintai 1 wanita semenjak SMA, sampai di usia 34 tahun kenyataan yang membentur dan hampir tidak bisa dipercaya wanita bernama Zarisha Allova, memilih pria lain.

Teddy sempat hancur, pekerjaan tidak fokus, dan memilih berdiri di pinggir dermaga mencoba menenangkan hati.

Ternyata di dermaga, malah menemukan gadis yang sedang menangis sejadi-jadinya. Gara-gara tugas dari konsulernya di rumah sakit jiwa tempat dia magang, ga pernah benar.

"Aku mau bunuh diri!" Teriak gadis Aira Permata Salmi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Tak Akan Kehilangan Lagi

"Eh? Iya, Pak," sahut Hamidah sigap. Wanita paruh baya itu langsung bergerak maju, mengabaikan infus nutrisi yang masih menggantung di tiangnya. Dengan telaten, ia membantu Aira untuk mengubah posisi bantal agar bisa menyandarkan gadis itu di kepala ranjang.

"Ibuk ... Bapak ... Aira gak apa-apa kok, cuma pusing sikit aja tadi," cicit Aira pelan, suaranya masih agak serak. Nyalinya menciut melihat sang bapak sudah mengeluarkan titah untuk memboyongnya kembali ke kampung.

"Tak ada sikit-sikit! Kau tengok mukamu di cermin itu, sudah macam kertas putih. Pokoknya Bapak nggak mau tau, kamu harus pulang hari ini juga!" potong Junet tak mau dibantah. Tangannya melambaikan isyarat ke arah pintu.

"Jovan! Apa lagi yang kau tunggu? Sekarang, kau panggil dokter atau urus administrasi undur diri sekarang juga!"

Jovan yang ditunjuk langsung terkesiap menegakkan punggungnya dengan pelipis yang banjir keringat dingin. Matanya melirik dihantui rasa cemas ke arah Teddy. Apakah akan di-PHK oleh anak perusahaan atau digergaji oleh abang ipar? Kedua pilihan itu yang begitu sulit bagi masa depannya.

Mendengar keputusan sepihak dari bapak Aira, rahang Teddy mendadak mengeras. Sepasang manik matanya yang tajam dan dingin menatap lurus ke arah Junet. Ada rasa tidak rela yang mendadak bergejolak hebat di dalam dadanya. Setahun ia kehilangan jejak gadis gesrek ini, dan sekarang setelah dipertemukan kembali oleh semesta, apakah ia harus membiarkan Aira dibawa kembali ke kampung halaman?

Tidak. Kali ini, Teddy tidak akan membiarkannya lolos untuk kedua kali.

"Maaf, Pak," potong Teddy dengan suara berat, dalam, dan terdengar sangat tegas. Ia melangkah maju satu langkah, menantang langsung tatapan sang juragan sawit tanpa gentar sedikit pun.

"Suster Aira tidak bisa dibawa ke mana pun untuk hari ini."

Suasana di dalam kamar VIP 401 seketika senyap. Bahkan Tuan Wijaya sampai menahan napas dan Nyonya Mirna yang refleks menganga menutup mulutnya. Mereka tak menyangka, putra yang biasanya pasif dan hanya bisa menunggu, kini mendadak berani memasang badan demi menahan seorang perempuan.

Junet memicingkan matanya, menatap Teddy dari atas hingga ke bawah mencoba menilai dari sikap pemuda yang menemani putrinya ini.

"Apa hakmu menahan anakku, Anak Muda? Emangnya, kau itu bos di rumah sakit ini? Bukan, kan?"

"Secara medis, dia masih dalam pengawasan dokter karena dehidrasi akut," jawab Teddy tenang tetap Tatapannya beralih sejenak ke arah Aira yang kini melongo menatapnya, lalu kembali pada Bang Junet. "Dan secara profesional ... Direktur Rumah Sakit ini sudah menandatangani surat tugas eksklusif. Suster Aira bertanggung jawab penuh atas pemulihan saya selama di ruangan ini."

"Itu surat pemerasan namanya! Kau pikir kami tak tahu?" semprot Hamidah tak terima dari balik ranjang.

Teddy tidak membalas ucapan ibu dari gadis itu dengan emosi. Ia justru menundukkan kepalanya sedikit, memberikan gestur hormat yang sangat jarang ia lakukan kepada orang asing.

"Saya tahu cara kami salah, Pak, Bu. Tapi saya jamin, selama Suster Aira dirawat di kamar ini untuk memulihkan energinya, tidak akan ada satu orang pun yang berani menyentuh atau menyusahkannya lagi. Termasuk pihak manajemen rumah sakit," ucap Teddy dengan nada mutlak, memberikan perlindungan terselubung yang membuat Aira diam-diam mengerjapkan mata dengan jantung yang mendadak berdebar aneh.

Tuan Wijaya yang melihat momentum emas itu langsung tersenyum penuh siasat. Ia segera menepuk bahu Bang Junet dengan ramah.

"Nah, Pak Junet, dengar sendiri kan? Putra saya benar. Biarkan Aira istirahat dulu di sini sampai kondisinya membaik. Masalah administrasi dan kenyamanannya, biar kami sendiri yang menjaminnya. Bagaimana kalau sekarang kita berempat, saya, Istri saya, Anda, dan Ibu Hamidah, keluar sebentar untuk minum kopi di kantin bawah? Biarkan anak-anak muda ini menyelesaikan urusan mereka."

Junet melirik Aira yang memang masih tampak lemas, lalu beralih menatap Teddy yang berdiri kokoh layaknya tembok pelindung. Setelah menimbang beberapa saat, juragan sawit itu mengembuskan napas berat.

"Baik. Kami pantau sampai infusnya habis. Setelah itu, tak ada tawar-menawar lagi," putus Junet tegas, lalu melangkah keluar diikuti oleh snag istri yang sempat memberikan tatapan tajam pada Teddy.

Begitu pintu jati kamar VIP itu tertutup rapat meninggalkan mereka berdua, Aira langsung melempar bantal kecil ke arah Teddy dengan sisa tenaganya.

"Om, eh Pak Teddy ini mau cari mati ya?! Bisa-bisanya menantang Bapakku! Semenjak aku lahir saja, sampai di usia dua puluh dua tahun ini, semua yang dikatakan Bapak, tak pernah aku bantah. Ini Om baru ketemu Bapakku, udah berani main perintah?" semprot Aira dengan wajah memerah, ucapnya dengan kesal.

Teddy menangkap bantal itu dengan mudah menggunakan satu tangan, lalu melangkah mendekati ranjang Aira dengan ulasan senyum tipis yang tampak penuh jebakan.

"Bapakmu memang seram, Ra. Tapi kehilangan kamu lagi ... jauh lebih menyeramkan buat ku."

* Bersambung *

1
Evi Lusiana
ortu kocak laen bgt sm anakny
Evi Lusiana
kaku perutku thor gr² aira mo bls jasa pke brondolan sawit
SoVay: dikumpulin dulu smpai 2 karung y kak 🤣
total 1 replies
Evi Lusiana
aku suka karakter cewek tegas ky aira cm sayang aj knp gk milih kost sndri drpd hidup bareng tante jahat
Anbu Hasna
musuh jadi besan 🤣🤣
SoVay: halo kakak, mampir yuk cerita baru aku. udah 5 bab 🙈
total 4 replies
Evi Lusiana
kocak deh si aira,bs² ny lg sedih dia mint fto🤭
SoVay: namNya juga abegeh kak 😭😚
total 1 replies
Dewi kunti
sini ak ajarin om🤭🤭🤭🤭🤭
SoVay: wkwkwkw..punya bakat alami seorang pria kak 🤣🤣🤣
total 1 replies
Dewi kunti
tuch dokter kompor banget ya
Dewi kunti: berarti dikerjain author nya ini😤😤😤😤
total 2 replies
sryharty
eallaaaah modus,,ngomong aja kamu pengen cepet2 belah duren bujang om ted2
SoVay: wkwkwkw awas grasa grusu 🙈
total 1 replies
sryharty
si pak junet lg jadi nyamuk penngganggu neh🤭🤭
Dewi kunti
aduuuuuuhhhh si bapak kenapa gak pergi2 sich
SoVay: jadi nyamuk dulu 🤣
total 1 replies
mimief
hisss...si bapak tau aja yaa🤣🤣
ini demi masa depan kita bersama
modus si dikit,tapi kan biar dia mau pak 🤭
SoVay: modus dikit maunya banyak 🤣
total 1 replies
sryharty
makanya bap junet buruan di sah kan
biar bebas bisa pegang2 tangannya,,
siapa tau bisa pegang yg lain,,kan mantap
nanti pak junet cepet dapat cucu loh dari Aira..
SoVay: wkwkwkwk 😭😭😭 pegang apa tuh kak. sim salabin ja apa prok prok prok 🤣🤣
total 1 replies
mimief
Wkwkwk
ke gap camer
apa rasa tu🤭🤣🤣
SoVay: duh, berani2nya berduaan di tengah org ramai. paling nggak, tunggu rumah kosong dulu kan ya 🤣🤣
total 1 replies
mimief
sabar...sabar
tinggal dikit lagi aku padamu
sryharty
biarin Ra si bujang lapuk di gigitin nyamuk,,di gigit Wewe gombel pun gapapa ko,,aku ikhlas 🤭🤭
mimief
yah begitulah namanya jomblo udah karatan
sekali nya jatuh cinta lagi
begini ni🤭🤣
mimief: lah abis Meleng dikit ilang
trauma Thor 🤣🤣
total 2 replies
mimief
de ileee...yg mulai bisa nge gombal
mimief: iy..y🤭🤣🤣🤣
total 2 replies
mimief
orng dirumah di tuan putriin kok
disini malah jadi begini
hajaar pak🤣🤣
mimief: mang... kepala aj ka
kelamaan jomblo begitu tu, jadinya karatan rasanya 🙄🤣🤣
total 2 replies
mimief
cepet pulih Thor..
saya yg tanggung jawab Bu
lahir bathin juga boleh 🤣🤣
dih,ngarep🤭
mimief
bingung dia ..om Jovannya🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!