NovelToon NovelToon
Romansa Sagara Dea

Romansa Sagara Dea

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Aliansi Pernikahan / Romantis / Tamat
Popularitas:340.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harsie Alive

Sagara Dea, dua anak manusia yang berbeda karakter disatukan dalam ikatan pernikahan. Dea putri bangsawan yang dikucilkan dan disebut sebagai pembawa sial karena kelahirannya bersamaan dengan kematian, dinikahkan dengan Sagara Maureer pria paling kejam dan berwatak buruk yang memiliki kehidupan penuh luka. Pertemuan pertama mereka tidak berjalan baik, berbagai masalah muncul,saling mengganggu dan berperang satu sama lain,namun mengantarkan mereka pada jalan pernikahan yang penuh cinta. Perlahan misteri masa lalu mereka terbuka, orang-orang yang disebut keluarga ternyata tidak menunjukkan kalau diri mereka adalah keluarga. akankah mereka bertahan!? atau justru perpisahan menjadi jalan terbaik mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harsie Alive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Romansa Sagara Dea 13

Sagara berlari sekuat tenaga menggendong Dea dalam pangkuannya menuju mobil. Segera mereka berangkat menuju rumah sakit.

Tak berhenti pria itu memanggil nama Dea, menepuk nepuk pipi gadis itu agar Dea bangun.

Dunia Sagara seolah diputarbalikkan, dia sangat menyesal karena kejadian ini malah menimpa Dea.

Seharusnya, Sagara yang terkena racun, tetapi Dea yang tidak tahu apa apa menjadi korbannya.

Dinginnya malam menambah rasa sesak dan khawatir di hati pria itu. Berkali kali dia berteriak pada supirnya untuk mempercepa laju kendaraan nya.

Dia gemetar, bayang bayang kematian kedua sahabatnya membuat Sagara ketakutan. Dia terus memeluk Dea, menghangatkan tubuh gadis itu dan berharap Dea cepat sadar.

Jantung Sagara berdetak kencang, kepalanya pusing, dia berada dalam tekanan besar yang mengakibatkan terpicunya trauma mengerikan yang harus dia tanggung karena kejadian dulu.

"Bangunlah, ku mohon, maafkan aku!" Gumam Sagara sambil terus menatap Dea dengan wajah panik.

Ini kali pertama Lin melihat tuan mudanya seperti itu. Sagara yang saat ini, bukan Sagara yang dia kenal menyeramkan, tetapi Sagara yang penuh dengan ketakutan.

Langit di atas sana sangat indah, tetapi bagi Sagara semua itu hanya hiasan semata. Dunianya yang kejam membuat orang-orang di sekitarnya selalu berada dalam bahaya.

Pria itu takut, pria itu kalut, semua yang dia ingin jaga malah berakhir seperti ini.

"Percepat mobilnya bangsat!! percepat!!!" Pekik Sagara lagi.

Supir dan sekretarisnya menjadi sangat gugup. Desakan dari monster kejam itu bagaikan cambuk tebal yang siap membunuh mereka.

Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi, menyalip semua kendaraan yang ada di depannya.

Hingga mereka tiba di rumah sakit. Dokter yang dihubungi oleh Lin sudah bersiap menyambut mereka di depan ruang gawat darurat.

Dokter Barak, salah satu teman baik Sagara yang bekerja di rumah sakit, sekaligus menjadi dokter pribadi Sagara yang selalu siap kapan pun dia diminta menangani kebutuhan Sagara.

Sagara langsung keluar dari mobil dan menggendong Dea, membawa gadis itu ke atas brankar," selamatakan dia!!" Ucap Sagara.

" Sagara kau..." Dokter Barak menatap temannya dengan wajah terkejut. Ini juga pertama kali baginya melihat sisi kemanusiaan di dalam diri Sagara.

"APA LAGI YANG KAU TUNGGU BAJINGAN!! CEPAT TANGANI DIA!!!" pekik Sagara menggelegar sambil mencengkram leher dokter itu.

"Uhukk!!! Lepaskan bangsat!!" Kesal Barak sambil mendorong Sagara dari tubuhnya.

" Cepat bawa!!" Ucapnya pada paramedis.

Mereka semua berlari menuju ruang gawat darurat. Dea dibawa masuk ke dalam ruangan sedangkan Sagara dan Lin menunggu di depan.

"Barak selamatkan dia,pastikan dia kembali seperti semula, jika tidak, akan kuratakan seluruh rumah sakit di negara ini!!!' pekik Sagara.

"Sagara kau tenanglah, berteriak juga tak ada gunanya!" Kesal Barak sebelum dia benar benar menghilang di balik ruangan itu.

"arkhhh... Sialan!!!" Pekik Sagara sambil melayangkan tinjunya ke arah dinding.

Brak!! Brak!!Brak!!

Tiga pukulan mendarat di dinding rumah sakit sampai membuat tangan Sagara terluka. Dia meredakan amarahnya dengan memukul dinding itu.

"Tuan muda tenanglah!!' ucap Lin.

Sagara berbalik dan menatap Lin dengan tangannya yang dipenuhi darah.

"Bagaimana aku bisa tenang saat dia dalam keadaan bahaya Lin!!' pekik Sagara.

Dia terlihat sangat marah, pertama kali bagi Lin melihat tuan mudanya begitu mengkhawatirkan manusia lain, apalagi manusia lain itu adalah seorang perempuan yang baru masuk di dalam hidupnya.

"Kenapa bahan makanan itu tidak langsung kau musnahkan Lin!? Kenapa Lin!!" Teriak Sagara lagi sampai dia sesak nafas.

Lin mengaku salah, dia langsung duduk berlutut di depan Sagara dengan penuh penyesalan.Siapa yang menyangka, terlambat sedikit malah menimbulkan korban.

"Maafkan saya tuan, ini kesalahan saya," ucap Lin sambil membungkuk.

Sagara mencengkram kepalanya,dia benar benar marah saat ini.

"Sialan!!"

"arkhhh!!!!"

Kemarahan Sagara tak bisa dibendung, dadanya sesak. Rasanya dia ingin menghajar pelayan itu dengan tangannya sendiri.

Dia benar benar marah!

Nafas Sagara naik turun,dia duduk di kursi ruang tunggu," Kembali ke mansion dan sidang seluruh pelayan, suruh mereka berdiri di halaman sampai aku datang!!" Ucap Sagara pada Lin.

"Baik tuan!" Ucap Lin.

" Dan lagi... Lacak pelayan itu!" Ucap Sagara .

"Akan saya laksanakan tuan!" Ucap Lin.

Lin pergi dari sana, dia benar benar ketakutan saat Sagara mengamuk tadi. Tetapi di satu sisi dia merasa ada yang aneh dengan tuan mudanya.

"Ini pertama kali tuan muda begitu khawatir pada orang lain, siapa sebenarnya Perempuan itu? Sejak masuk ke dalam mansion, tuan selalu memerintahkanku untuk memastikan keamanan dan kenyamanannya," batin Lin.

Jelas hal ini aneh bagi Lin. Hanya Dealah perempuan yang benar benar diperhatikan oleh Sagara. Bahkan perempuan yang tinggal di mansion itu sebagai bentuk tanggung jawab Sagara saja tidak diperkenankan sembarang berinteraksi dengan Sagara.

Tetapi perlakuan Sagara pada Dea sangat spesial dan berbeda.

Lin hanya bisa menerka-nerka, siapa yang tahu isi kepala pria monster itu?

Sementara Lin menuju mansion Tulip, Sagara duduk sendirian di depan ruangan gawat darurat, menatap jam yang terus berlalu berharap Dea benar benar selamat.

Dia khawatir, dia takut akan kehilangan lagi.

Pria itu melamun, tatapannya kosong seolah jiwanya sedang berkelana.

Dalam ingatannya, dia melihat gadis remaja yang sangat cantik sedang tersenyum pada versi remaja dirinya yang sedang bergelut dengan trauma yang menghantuinya.

Gadis remaja itu menariknya keluar dari kamar mandi sekolah di mana dia dikurung oleh para pembully, traumanya membuatnya tak bisa bernafas dan menangis ketakutan.

Tetapi gadis remaja itu menariknya keluar dan memeluknya sampai dia benar benar tenang. Sagara yang kala itu masih sangat muda, takut dan memiliki trauma diselamatkan oleh gadis remaja yang mengubah seluruh kehidupannya.

Sampai saat ini, gadis itu tidak pernah dilupakan oleh Sagara. Perempuan yang sama, yang tengah berbaring di atas brankar rumah sakit, menyelamatkan nyawanya untuk kedua kali meski secara tidak langsung.

Dea adalah perempuan itu, foto yang dia lihat di dalam buku catatan itu adalah gadis yang sama dengan gadis remaja yang menyelamatkan dirinya di masa lalu.

Sagara terus menatap ke arah ruangan gawat darurat itu. Hingga yang dia nantikan akhirnya tiba.

Barak, dokter berambut gondrong itu berjalan keluar sambil menghela nafas lega.

"Bagaimana keadaan nya!?" Tanya Sagara yang sampai mencengkram tangan Barak begitu kuat.

"Dia sudah melewati masa kritis, beruntung kau membawanya dengan cepat, dia selamat, kau berhasil menyelamatkan nya!" Ucap Barak seraya menepuk bahu pria itu.

Sagara terduduk lemas," hah... syukurlah!" Ucapnya menghela nafas.

Akhirnya dia bisa menghirup oksigen dengan bebas lagi. Rasanya sangat melegakan karena gadis itu selamat.

"Siapa dia?" Tanya Barak yang belum mengenal istri Sagara.

" Istriku!" Jawab Sagara dengan nada dingin seperti biasanya.

"I.. istri!?" Mata Barak terbelalak, dia menatap Sagara dengan wajah syok.

"Ya, dia istriku, apa ada yang salah!?" Tanya Sagara sambil bangkit berdiri.

"Aku akan kembali ke mansion, jaga ketat dan awasi dia dengan kedua matamu Barak!" Titah Sagara yang kembali menjadi pria menyeramkan yang berhasil membuat Barak terdiam memebku karena rasa takut menjalar ke seluruh tubuhnya.

Dia sampai terdiam membisu seolah sedang diterkam oleh Sagara.

"Apa kau tuli!? Perlu ku congkel telingamu itu agar kau mendengarkan lebih jelas!?" Sagara membentak.

"Ti... Tidak, baik akan ku pastikan dia aman!" Ucap Barak gugup.

Sagara menatap Barak," jika sampai dia terluka seujung rambut saja, kau akan habis di tanganku!" Ucap Sagara seraya menepuk bahu pria itu.

Glek!!

"Sa.. Sagara kau sangat menyeramkan kali ini, arrhkkk... cepatlah pergi!!" Batin Barak yang sedang gemetar ketakutan.

.

.

.

Like, vote dan komen 🤗

1
Ridwani
👍👍👍👍
Moes Rifah
99
8p99
999
Moes Rifah
9
Anonim
jngan" albert
Anonim
jngan" nanti yg donorin bapaknya 😳😳
Anonim
malam" banjir ini
Ira
keren
Armeila Radinka Anaia
episode yang bikin nangis haru😭😭😭
Armeila Radinka Anaia
Sepertinya cerita nya menarik. Lanjutkan 👍
Mei Mei
Luar biasa
Ririn Alfathunisa
buat ektra part nya kak sampe Adam menikah dan punya anak😁
Ririn Alfathunisa
jaelakung dong s Prita 😂😂😂😂
Ain Nazira
akhirnya...terima kasih kak..😘😘😘😘
W himawan
kangen banget untuk baca cerita lanjutannya, semoga slalu di beri barokah kesehatan dan semangat terus😘😘😘😘😘😘😘😘💪💪💪💪💪💪💪💪💪
DISTYA ANGGRA MELANI
Ngakak sifat karina.. Smngt thor
Issey Miyake
maaf deh...cerita nya kayak muter ke situ aja...sgt² membosankan..maaf banyak² gue skip aja ni cerita..bye
Avina Dwi
lanjuttt
Ririn Alfathunisa
semoga kakak sehat selalu dan kembali update rutin 😄 semangat kakak
Roslina. Rafidzi
terima kasih kak..smg sihat selalu..
H... M😉
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!