Don't Bom Like ‼️ jika ingin mendukung boleh baca nyicil. Beri like, komentar, atau hadiah seikhlasnya.
Awal pernikahan secara mendadak karna sebuah kecelakaan membuat Reza dan Caramel terpaksa di nikahkan demi menghilangkan sebuah aib. Caramel yang belum siap secara mental terpaksa harus menikah dengan Reza seorang pria yang tidak di cintainya. Reza membawa Caramel di tengah-tengah keluarganya. Banyak hal dan masalah terjadi selama Caramel berada di rumah Reza karna Mama Reza tidak menyukai Caramel. Bagaimana kisah selengkapnya semuanya akan di ceritakan di sini. Mari ikuti ceritanya sampai selesai Besty.🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kristina dinata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan Caramel
Tidak di sangka kejadian yang mengejutkan sudah menimpa Caramel dan Reza hingga akhirnya mereka harus menikah secara mendadak.
Reza menelpon pamannya untuk mengabarkan bahwa dirinya akan menikah. Pastinya Paman Sam kaget mendengar berita itu saat itu juga ia akan segera pulang bersama istrinya.
Setelah mereka tiba di rumah warga desa sudah berdatangan ke rumahnya untuk membritahu Pak Samuel tentang inseden yang telah terjadi tadi malam yang telah di lakukan keponakannya. Caramel sudah dibawa pulang Bu Atik dan Reza masih di tahan warga.
"Dimana keponakanku Reza?" tanyanya panik.
"Bapak tenang saja. Dia ada di balai desa, kami datang beramai-ramai ke rumah Bapak ingin menjelaskan pada Bapak bahwa keponakannya telah melanggar norma yang ada di desa ini. Semalam dia telah membawa perempuan masuk rumah mereka juga telah berjinah di dalam mobil," ujar salah satu warga saksi mata yang melihat kejadian itu.
"Astaga yang benar saja? Tunggu, Bapak-bapak saya akan bertemu dengan keponakan saya dulu untuk mendengar penjelasannya. Jika memang terbukti ia mengakuinya baru kalian bertindak," ujar Pak Samuel.
"Tidak perlu lagi di pertanyakan Pak, semuanya sudah jelas keduanya memang telah terbukti melakukan hal yang tercela itu. Karna semua kita melihat tindakannya saat itu. Bapak tinggal mengikut saja dan merestui karena warga sudah memutuskan keponakan Bapak harus segera menikah."
"Ya ampun Reza, ada-ada saja kenapa ia melakukannya? ia sudah mencoreng nama baikku di desa ini awas saja kamu Reza!" Pak Samuel memanas ia pun segera pergi ke balai desa untuk menemui Reza.
Setelah sampai, ia memanggil Reza.
"Reza... Reza... Dimana kamu!" teriaknya.
"Paman, paman Sam aku di sini," jawab Reza.
Plak...! satu tamparan langsung mendarat di pipi Reza ia pun memerah.
"Paman kenapa melakukan itu padaku?" ucap Reza kesal.
"Dasar anak kurang ajar! tidak tau malu, masih saja kamu bertanya ada apa? mau jadi apa kamu? ini di desa kenapa kamu samakan dengan di kota. Kamu tau tidak! tindakan mu itu sudah mencoreng nama baik keluarga. Sekarang kamu tanggung sendiri akibatnya. Paman tidak akan membiayai pernikahan kamu kamu. Cari sendiri biayanya," cetus Samuel emosi.
"Paman... Paman...! dengar penjelasan Reza Paman, Reza minta maaf tapi Reza tidak melakukan apa-apa Paman," ucap Reza berterus-terang.
Pak Samuel hendak menampar Reza lagi tapi si tahan oleh warga.
"Pak Samuel, sabar Pak," ucap salah satu warga. pernikahan keponakan bapak harus segera di laksanakan tidak bisa di tunda-tunda lagi kami tidak dapat menunggu lagi."
"Terserah kalian, urus saja kalian! aku tidak sudi punya keponakan seperti dia!" tunjuk Samuel berapi-api ia tampak marah.
Pak Samuel mendekati Reza matanya memerah
"Mulai hari ini, setelah pernikahanmu. Silahkan angkat kaki di rumah ku dan mulai saat ini juga kamu bukan keponakan ku lagi!" ucap Samuel sambil menarik leher baju Reza. Setelah selesai bicara ia pun melepaskan dan mendorong tubuh Reza. Reza tersungkur di lantai. Samuel pun meninggalkan tempat itu.
"Paman...!" teriak Reza.
"Jangan pernah kau panggil aku dengan panggilan Paman lagi. Karna mulai saat ini aku bukan paman mu lagi," ucap Samuel ia pun berlalu. Semua mereka memandang sinis ke arah Reza karna Reza di anggap hina dan tidak ada harga diri lagi. Warga saling berbisik-bisik membicarakan Reza. Reza pun menunduk malu. Ia meratapi nasibnya ia harus memikul sendiri tanggung jawabnya.
Saat itu Reza mencoba menelpon mamanya untuk meminta bantuan padanya. Ia mengatakan kalau saat itu ia perlu biaya, ia meminta uang pada mamanya sontak mamanya kaget.
📞"Apa? 50 juta?" ucap mamanya kaget.
📞"Untuk apa uang sebanyak itu Reza bukankah selama ini mama sudah menstransfer uang bulanan mu? tanya mamanya heran.
📞"Reza perlu Ma, ini sangat penting. Tolong Ma. Kali ini saja," lirihnya sambil memohon kepada mamanya.
📞"Tidak ada Reza akhir-akhir ini tidak ada pemasukan di perusahaan kita. Perusahaan kita sedang mengalami kerugian yang besar banyak hutang belum di bayar dan Mama juga tidak punya uang untuk memberimu."
📞"Tidak mungkin Mama tidak punya simpanan mama tega pada Reza. Mama jahat, Mama tidak sayang pada Reza. Ya sudah lah Ma kalau begitu, Reza tidak akan memaksa." ucap Reza sedih ia pun mematikan ponselnya.
Setelah Reza memutuskan pembicaraan mereka. Mama Reza kembali menelpon adiknya Samuel.
Ia menanyakan untuk apa Reza meminta uang padanya. Samuel memberitahukan semuanya pada kakaknya tersebut kalau Reza telah berjinah dan di haruskan untuk segera menikah.
Mama Reza shok mendengar berita itu ia tidak dapat berkata-kata lagi, ia mematung dan terduduk di kursi.
"Kenapa bisa terjadi kenapa Reza selalu buat ku malu? Ya Tuhan hukuman apa ini...!" lirihnya sambil menagis.
Sedangkan Reza saat itu sedang kebingungan bagaimana caranya ia bisa keluar dari masalah itu sementara paman dan mamanya tidak bisa membantunya bahkan pamannya sudah tidak mau menumpangkan rumah padanya. Kemana aku akan tinggal? lirihnya merasa bingung. Reza menghela napas panjang untuk menghilangkan tekanan dalam pikirannya.
Reza merasa malu ingin menjelaskan tapi percuma semuanya sudah terjadi warga telah mencap yang tidak baik pada dirinya. Semua orang mencibir dan menghina Reza. Reza berusaha untuk tenang bagaimana pun juga ia harus menghadapi kenyataan pahit itu. Ia memang inginkan Caramel jadi istrinya tapi sebenarnya tidak dengan begini caranya.
Semua sudah terjadi nasi telah jadi bubur semua resiko harus si terima dan hukuman harus segera di jalankan Caramel dan Reza tepaksa menikah saat itu juga di balai desa karna pamannya dan Bu Atik tidak setuju menikahkan mereka di rumah karena menganggap mereka sudah tercela.
Buk Atik telah di hasut warga kalau Caramel dan Reza memang telah berjinah. Sehingga ia hanya mengantarkan CarameI di tempat itu dan tidak mau menghadiri acara pernikahan sederhana itu. Bu Atik kecewa pada Caramel seseorang yang di hargai dan disayang selama ini ternyata telah bertindak yang sangat memalukan.
Caramel duduk terdiam bercucuran air mata saat bersanding dengan Reza lelaki yang sama sekali tidak dicintainya itu. Pernikahan berlangsung sangat sederhana hanya pengesahan saja dilakukan oleh ketua adat dan disaksikan oleh warga tanpa pelaminan tanpa makan-makan dan tanpa keluarga.
Saat itu juga Caramel dan Reza resmi jadi pasangan suami istri. Menikah secara mendadak dan harus menanggung malu selamnya. Semua warga telah menuduh mereka berjinah, padahal hal itu sama sekali tidak dilakukannya. Semua warga telah salah paham dan keduanya tidak berdaya untuk menjelaskan lagi karena semua warga sudah tidak mau mendengar penjelasan apapun lagi dari mereka. Hanya ada air mata yang menghiasi wajah Caramel tidak ada kebahagiaan sama sekali di saat pernikahannya itu.
"Aku dan Teman kamarku"
semangat