NovelToon NovelToon
The Housemaid

The Housemaid

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:269.4k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

Arvita, seorang gadis cantik, datang untuk menjadi pelayan di sebuah rumah milik keluarga Alexander.
Tapi tidak ada yang tahu maksud sebenarnya dari wanita itu.
Bahkan dia terlalu sempurna sebagai seorang pelayan biasa di sebuah rumah.
“Tuan apa anda membutuhkan sesuatu?” Tanya Vita yang melihat sosok tuannya begitu suntuk.
“Aku membutuhkanmu,” jawab pria itu menahan tangan wanita itu.

Apa sebenarnya rencana Arvita?
Siapa wanita itu?
Apa keluarga itu bisa sempurna dengan kedatangan wanita itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kemarahan Jimmy.

"papa, itu bukan seperti yang kamu tuduhkan, aku baru saja melakukan pemasangan KB, jadi vag*** ku masih bengkak, terlebih yang memasangnya adalah perawat baru," kata Virnie berbohong.

"apa kau kira aku sebodoh itu virnie, jika itu memang benar, terus apa ini, tanda merah ini!!" teriak Jimmy.

"ini aku - aku-," kata Virnie yang bingung mencari alasan.

"terserah padamu Virnie, kamu berani bermain apa di belakang ku, kamu keterlaluan," marah Jimmy yang langsung pergi.

dia memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya untuk menenangkan dirinya.

sedang Virnie mengejar Jimmy hanya dengan mengenakan kimono handuk.

tapi dia tak bisa karena mobil Jimmy sudah pergi menjauh, sedang Vita hanya diam melihat wanita itu yang saat ini menangis tersedu-sedu.

dia menghampiri Virnie dan memberikan segelas air dingin padanya.

"nyonya tolong tenangkan dirimu, jika nyonya seperti ini, semua rak akan selesai," kata Vita.

sebuah tamparan di berikan Virnie pada Vita, hingga Vita tersungkur dan membentur pinggiran meja.

bahkan dahi Vita terluka karena hal itu, "bisakah kau hanya bersikap seperti seorang pelayan, jangan ikut campur urusan rumah tangga kami," kata Virnie menghardik Vita.

"maaf nyonya, saya hanya memberikan saran pada nyonya saja, karena saya tak ingin tuan muda dan nona sedih melihat anda berdua bertengkar seperti ini," kata Vita yang kemudian pergi.

dia menahan dirinya, dia memilih mengobati dirinya yang terluka, dan Virnie merasa emosinya sangat meluap-luap karena pertengkaran tadi.

bahkan tak seharusnya dia melupakan kemarahannya pada Vita yang hanya ingin membantunya.

Vita sudah mengobati lukanya, tak terduga Virnie datang setelah berganti pakaian ke kamar pelayan rumahnya itu.

"nyonya butuh sesuatu?" tanya Vita yang melihat sosok wanita itu.

"bisa kita bicara," kata Virnie.

"tentu nyonya," jawab Vita.

Virnie keluar dan duduk di meja dapur, Vita mengambil jus dingin untuk dirinya dan nyonya rumah.

"terima kasih," Virnie saat menerima gelas dari Vita.

"baiklah, sekarang saya akan membantu nyonya sebisa saya," kata Vita yang duduk berhadapan.

"aku minta maaf karena sikapku tadi yang memukul mu, seharusnya aku tak bersikap seperti itu padamu," kata Virnie sedih.

"tidak apa-apa nyonya, anda tadi masih kalut, jika nyonya butuh sesuatu bilang saja," kata Vita dengan baik.

"baiklah aku mengerti, sekarang kamu mau tidak menemaniku untuk ke tempat suamiku pergi, aku tak bisa melihatnya marah, tapi aku bingung bagaimana membujuknya," tanya Virnie sedih.

"coba nyonya meminta maaf dengan tulus kalau perlu bersimpuh nyonya, setiap pria akan luluh dengan tangisan wanita, terutama nyonya istri dan ibu dari anak-anaknya," usul Vita.

"tapi itu bisa melukai harga diriku," kata Virnie.

"ya terserah nyonya, sekarang lebih penting mana, suami dan anak-anak, atau harga diri nyonya tapi kehilangan semuanya," jawab Vita yang membuat Virnie terdiam.

wanita itu dalam dilema besar, tapi dia tak bisa kehilangan Jimmy, pria yang dia cintai, dan masalah dengan Bram hanya masalah one night stand.

"baiklah aku sudah dapat ide, sekarang kamu ikut aku ke rumah mertuaku, kita jemput mereka semua," kata Virnie.

"baik nyonya," jawab Vita tersenyum sopan.

dia membawa beberapa baju dan tak banyak, toh ini juga tak akan lama disana.

Vita memastikan semua dalam keadaan aman sebelum pergi, dia kini menyetir mobil mengikuti GPS.

sedang Virnie memutuskan untuk menghubungi Jimmy tapi pria itu terus mematikan panggilannya,dan terakhir nomor itu malah tak aktif.

Jimmy melempar ponselnya yang sudah mati je ranjang, dia tidak mengatakan apapun saat sampai di rumah orang tuanya.

bahkan dia sampai sebelum kedua anaknya yang ternyata sedang mampir di sebuah kebun petik buah.

ayah dari Jimmy juga heran melihat putranya itu pulang dengan keadaan marah dan langsung mengunci diri di kamar.

"ada apa ya Bu?" tanya pak Syam.

"tidak tau pak, apa dia sedang bertengkar dengan Virnie, karena dia akan seperti itu," tebak Bu Elva.

"ya sepertinya ibu hebat, dasar Jimmy... sudah tua masih saja ngambekan begitu," kata pak Syam tak habis pikir.

pria keturunan Amerika Eropa itu masih terlihat tampan di usianya, bahkan setelah tinggal lama di Indonesia.

dia lebih mencintai negara ini di banding tempat kelahirannya, terlebih istrinya yang juga keturunan Jawa dan Amerika.

Jefry pulang dari pabrik dan kaget melihat mobil dari Jimmy, "ada apa ini, kok tumben bang Jimmy pulang?"

"mungkin dia bertengkar dengan istrinya, kamu tanya gih, biasanya hanya dengan mu dia bisa terbuka," perintah Bu Elva.

"siap Mama," jawab Jefry.

mobil jemputan si kembar baru datang, keduanya heran melihat mobil papa mereka sudah ada di sana.

"kakek papa disini, kenapa bisa katanya tak mau datang," tanya Tian.

"papa mu bilang butuh inspirasi, jadi dia datang, bagaimana petik buahnya, dapat banyak?" tanya tuan Syam.

"ya, dan seandainya mbak Vita disini pasti dia akan membuatkan puding yang sangat enak," kata Tian.

"mbak Vita? siapa itu Tian?" tanya Bu Elva.

"dia itu pelayan baru di rumah kami, dan orangnya sangat pintar memasak, bahkan kami sekarang selalu bawa bekal ke sekolah, jadi tak jajan sembarangan lagi," kata Kris yang menjawab.

"bagus kalau begitu, makanan sudah terjaga, sekarang kalian istirahat dulu, pasti lelah kan," kata pak Syam

"siap kakek," jawab keduanya yang langsung masuk ke kamar mereka.

Jefry mengetuk pintu kamar Jimmy, dan pria itu pun membukanya, "ada apa jef?"

"kamu sedang bertengkar dengan mbak Virnie, kamu itu selalu kesini saat berantem, ayolah kamu sudah mau kepala empat, jangan kekanak-kanakan," kata Jefry.

"kamu tau apa, bagaimana perasaan mu, seandainya tau istrimu tidur dengan pria lain," kata Jimmy dengan nada tinggi.

"kenapa repot, balas saja, kamu pria, kamu tampan dan keturunan bule juga, wanita mana yang tak bisa kamu dapatkan, jadi gak perlu sedih seperti tak laki begitu," kesal Jefry pada kakaknya.

"apa maksudmu, aku selama ini terus menjaga rumah tangga ini, tapi dia dengan mudah mengkhianati ku, bahkan dia rela mengorbankan waktu untuk anak-anak demi selingkuhannya itu," kata Jimmy.

"maka itu, sekarang sudah tak perlu sudah, toh kalian selama tetap akur di depan anak-anak, tapi nyatanya rumah tangga mu sudah hancur dari awal bukan, saat dia terus menghinamu tanpa tau kebenaran siapa kamu sebenarnya, jika aku jadi kamu, sudah ku depak modelan wanita begitu," kata Jefry.

"ya kamu benar, kenapa bingung, jika dia bisa begitu aku pun bisa, terlebih aku sudah muak dengan sikap arogan dan otoriter tanpa tau kebenarannya, siapa pria yang membantunya hingga bisa berdiri seperti sekarang," gumam Jimmy.

Jefry pun tersenyum, pasalnya dia juga tak suka dengan sosok Virnie yang merasa paling sempurna.

terutama selalu merasa jika dia itu menantu idaman di rumah ini, hanya karena orang tuanya pernah menyelamatkan nama mereka.

1
Linda Handrayanti
nambah Pustaka bacaanku
Trisara Wati
thor terlalu merubah image vuta dr lembut jadi kasar dan jahat jadinya kurang srek gitu
rassi bintang
saya suka
elvie
edunnnn....tu mulut ISTRI dh kaya mulut mertua g tau diri.....
welehh...welehhh...welehhh....
pantes RT'a SURAM
Rohinem
dasar pembantu enggak punya akhlak
Apriyanti
makasih thor🙏
Lis Manda Cel
typo nya tolong d perbaiki dong thor...
Nuriyah
terimakasih othor... selalu di tunggu cerita baru mu 🥰🥰🥰🥰
As Lynda
ngak up tah dari semalam nungguin
Apriyanti
lanjut thor
🎎 Lestari Handayani 🌹
siapa yg g Akan trauma kalau liat pembantaian secara langsung
lio
gue suka lo vita.
🎎 Lestari Handayani 🌹
Vita mengerikan
Apriyanti
lanjut thor
Resty Faresqhadzy
vita sadis bgt ,, tp good sihh
lio
yuniar kalau ngk suka sama ferdy ngk ush ngorbanin farah.
tunggu pembalasana vita untuk yuniar biar ngk semena² jdi orang


semangat thor buat up nya
Apriyanti
lanjut thor
As Lynda
bagus Vita biar si James x semenah2 kepada perempuan lepas di pakai main buang aja ingatkn sampah
Apriyanti
lanjut thor
wind_ari
kayanya yuniar hrs di depak deh krn udah hancurin adeknya vita
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!