NovelToon NovelToon
Menanti Cinta Elena

Menanti Cinta Elena

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:367.9k
Nilai: 5
Nama Author: moon

Lebih dari 10 tahun Haris memendam rasa pada sahabatnya Elena, namun apalah daya rasa itu tak jua hilang meskipun Elena bersikeras menolak nya, bahkan setelah 8 tahun berpisah rasa itu tetap mengendap di hatinya.
hingga suatu kejadian membuat mereka dipaksa menikah oleh kedua orang tua mereka. Hal itu membuat Elena semakin frustasi, karena terus menerus menolak menerima fakta bahwa hatinya mulai lemah pada pesona sang calon suami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

Setelah high heels nya terpasang Elena pun melempar senyuman.

“Wow ... Sejak kapan putri kecil mama berubah jadi wanita cantik” Marisa menatap Elena penuh kekaguman, dia pun mendekati Elena, sedikit merapikan gaun yang d kenakan elena.

Haris?, jangan di tanya lagi, berbagai macam rasa hinggap di dadanya, berdebar?, sudah pasti, wajah tampannya mendadak memerah, udara di sekitarnya tiba tiba terasa panas.

Pandangan mereka bertemu, entah kenapa Elena jadi berdebar, tatkala menerima tatapan Penuh cinta itu, Elena kembali menepis perasaan nya "ingat Elena dia sahabatmu".

“Ma ... Doakan Elena yah”.

“Iya, semoga lancar yah” Nyonya Marisa Menyemangati, kemudian mengalihkan pandangannya ke arah pria yang sejak tadi menatap Elena nyaris tanpa berkedip.

“Haris ... “ Satu kali.

“Haris ... “ Dua kali.

“Haris ... “ hingga panggilan ke tiga dia baru sadar dari lamunannya.

“Oh  ... I ... I... Iya tante ” Haris mengerjap kan matanya, tangannya menggosok kasar wajah tampannya “ maaf tante, Haris melamun” jawabnya malu.

“Tolong jaga Berliannya tante yah” pinta Marisa.

“Dengan senang hati tante” Haris berjalan tiga langkah ke arah Elena, kemudian dia mengulurkan tangan kanannya “mari nona muda, hari ini saya akan mengawal anda”.

Plak

Elena, menepuk telapak tangan Haris “apaan sih, gombal banget, udah yuk jalan” Haris terkekeh gemas.

Mereka pun berjalan beriringan, canda tawa masih terdengar hingga mereka masuk ke mobil.

Marisa terdiam, "mungkinkah mereka berjodoh? Entah Kenapa aku merasa ada cinta di antara mereka" mendadak Marisa merasa bahagia tanpa sebab.

 

...****************...

Mobil yang d kendarai Haris melaju dengan kecepatan sedang, membelah ramainya Lalu lintas perkotaan, tak ada alunan musik atau pembicaraan, yang terdengar hanyalah debaran jantungnya sendiri, beberapa kali dia mencuri pandang ke arah gadis d sebelah nya, sementara yang di lirik hanya melihat ke luar jendela.

“kok diem?” Ujarnya memecah kesunyian.

“Emang harus berbunyi yah”

“ya iyalah”

“trus aku harus ngomong apa”

“ngomong apa gitu, biasanya kamu kaya radio rusak” seloroh Haris.

Elena tertawa geli “emang aku sebawel itu yah?”.

“Baru nyadar? makanya sekarang aku heran, kamu jadi irit bicara, aku sempat berpikir apa karena kamu mulai menua”.

Bruug

Elena meninju lengan Haris

“Si*lan kamu”

Melihat Elena mendengus kesal, membuat Haris tertawa geli

“Trus kalo aku sudah tua emang kamu masih berasa 17 thun” semprot Elena.

Tawa Haris makin keras mendengar celetukan Elena.

“Hahahaha ... Kamu tau kalo marah begini, kamu makin menggemaskan, jadi pengen gigit”.

“Iiihhh siapa juga yg mau d gigit, awas kamu kalo berani”.

“Kalo aku berani kamu mau apa hah?” tantang Haris, yang jelas saja membuat Elena terdiam.

“Mau apa yah, aaahhh tau ah ...” Elena membuang pandangannya ke luar jendela.

“Heeeiii ... jangan marah dong, gak asik tau kalo kamu jadi cepet marah” bujuk Haris, seraya mencubit dagu Elena.

Elena terdiam membisu, tubuhnya mendadak kaku, jantungnya berdebar lagi.

Tak lama mobil memasuki parkiran Hotel, Elena menghembuskan nafas pelan, sebelum membuka pintu mobil Haris menahan lengan Elena, kemudian menangkupkan kedua tangannya ke wajah Elena.

“Tenang saja, walaupun kamu tua, aku tetap cinta” Elena masih terdiam.

 kemudian

pletak ...

Haris menyentil dahi Elena.

“Aw ... Sakiiit” Elena meringis seraya menggosok dahinya.

“Itu hukuman mu, karena belum juga menerima cintaku”

“Apaan sih gak jelas banget” sambil bersungut Elena pun keluar dari mobil diikuti Haris.

 

...****************...

Syafira sudah menanti mereka di lobi Hotel.

“Selamat pagi Syafira”

“Selamat pagi Nona”.

“Apa aku terlambat?”.

“Sama sekali tidak Nona, masih ada 30 menit sebelum rencana pertemuan”.

“Syukurlah” Elena menghembuskan nafas lega, menyadari dirinya tidak terlambat, karena dia sangat tau kalau Tuan Kim adalah pria yang sangat disiplin.

“Mmm nona, maaf ... Apa anda sudah menerima file yang saya kirimkan semalam?” tanya Syafira ragu ragu.

“Maaf kalau saya terlambat, karena saya sama sekali tidak tau no ponsel atau email anda, syukurlah pak Bagus membantu”.

Elena memasang senyum “tak apa ... Dan terima kasih, sudah mengirimkan File tepat waktu, aku sudah mempelajari nya, jadi kamu tenang saja”.

Syafira mengangguk lega, pasalnya kemarin dia lupa menanyakan alamat email dan nomor ponsel Elena.

Kim Jung Hwan adalah penerus generasi ke dua Daehan grup, pria itu cakap, ramah dan sangat berdedikasi pada pekerjaan, tapi juga tegas, karena kepiawaiannya, selama kepemimpinan nya, Daehan grup tak hanya berfokus pada bisnis konstruksi tapi mulai merambah ke properti dan interior.

Berbanding terbalik dengan sang ayah, putra dari Kim Jung Hwan yaitu Kim Daniel, Sangat sangat abai pada perusahaan, dia hanya sibuk berfoya foya dan berganti ganti wanita, belakangan terdengat kabar bahwa jika dia tidak serius belajar menjalankan perusahaan, makan berikutnya Daehan grup akan diambil alih oleh jung yoona saudara sepupunya.

Syafira menuntun Elena menuju ruang pertemuan yang sengaja di siapkan untuk acara siang ini.

“syafira ... Apa kamu sudah tau siapa saja perwakilan Daehan grup?”. Elena berbicara, tapi pandangan matanya tak lepas dari Laptop milik nya yang mulai menyala.

“Menurut informasi dari sekertaris tuan Kim, ada 3 orang yang datang Nona, tuan Kim Daniel dan sekertaris beliau, beserta 1 orang dari tim perencanan” jawab syafira lugas. “nona perlukah saya mempresentasikan proyek kita hari ini?”.

“tidak perlu Fira, biar aku saja” jawab Elena yakin.

“Apakah bantuanku diperlukan?” Haris yang merasa sejak tadi diabaikan mulai buka suara.

“Sementara ini belum” Jawab Elena tanpa menoleh, karena masih kesal dengan perkataan Haris sebelumnya.

“Kamu marah?”selidik Haris.

“Menurutmu?”.

“kamu sedang marah”.

“Baguslah kalo kamu faham”.

Haris tersenyum “marahlah sesukamu, aku suka kalau kamu marah, makin menggemaskan” bisik haris tepat ditelinga Elena, bukannya merona karena malu, Elena justru semakin geram, dia tak habis pikir bisa bisa nya disaat seperti ini Haris melontarkan kalimat itu, Haris yang dia kenal dulu tidak menyebalkan seperti ini.

Tak lama, tamu yang mereka tunggu pun tiba, Elena, Haris, dan syafira  pun berdiri berjajar, ketiga orang dari Daehan grup tersebut tampak tertegun sesaat, ketika berhadapan dengan Elena, Elena yang faham akan hal itu hanya tersenyum ramah kemudian membungkuk kan badan tanda penghormatan kepada para tamunya.

Kemudian mereka pun bersalaman, sekertaris Jung tampak sumringah saat menjabat tangan Elena.

“Lama tak berjumpa sekertaris Jung”.

“Senang, bisa berjumpa lagi dengan anda nona Elena” sapa sekertaris Jung seraya menyambut uluran tangan Elena.

“Mr.Daniel, senang Bisa menyambut anda di negara Saya”. Sapa Elena ketika menyalami Kim Daniel.

Kim Daniel, tampak tak bisa berkata, dia hanya menyunggingkan senyum misterius, betapa tidak, dirinya yang beberapa kali pernah bertemu dan berpapasan dengan Elena ketika Elena masih bekerja di Daehan grup, menganggap bahwa Elena hanya pegawai biasa, tak pernah dia memperhatikan dengan cermat, bahwa gadis itu ternyata punya pesona, dan sekarang dia bediri dihadapannya tampak sangat cantik dan elegan, "sepertinya menarik". ujar nya dalam hati.

Tanpa dia sadari, sepasang mata hitam, legam nampak mengawasinya dengan tatapan tak suka, "aku yang udah nunggu bertahun-tahun aja belum dapat jawaban, ini lagi playboy cap kadal mau nyerobot, gak akan semudah yang kamu bayangkan. Haris tersenyum sinis.

Elena pun beralih pada gadis yang sejak tadi sudah payah menahan air matanya.

“Yaaaa ... Han Yu Ra”. Sapanya

Tanpa pikir panjang, gadis bernama Han Yu Ra itu segera memeluk Elena, melepas kerinduan yang sejak lama ia tahan, padahal mereka baru berpisah beberapa minggu.

Sungguh pertemuan yang tak terduga, pasalnya dia dan Yu Ra dulu bekerja sebagai tim pengembangan yang solid di Dehan grup, kini kembali berhadapan dengan suasana yang sama sekali berbeda.

Tak lama kemudian, pembicaraan bisnis itu pun di mulai, dengan penuh percaya diri Elena mempresentasikan mega proyek yang akan berjalan beberapa tahun kedepan, bahkan tak tanggung tanggung Elena langsung menjelaskan dalam bahasa yang di fahami rekan bisnis HS Grup tersebut, yakni Dehan Grup dari negeri gingseng, semua nya dia jabarkan tanpa ada satu poin pun yang terlewat, lugas, padat jelas, dan penuh percaya diri.

Bagi Haris yang sudah lama mengenal Elena, ini bukan hal baru, Dari luar Elena terlihat manja, cerewet dan kekanak-kanakan, tapi di sisi lain, sebenarnya Elena punya kemampuan alami, yakni kemandirian, kepandaian dan kecerdasan, tak heran ia seperti rumput liar yang mampu bertahan ditengah ketatnya persaingan kerja di negeri gingseng tersebut.

 

1
Nadi Rosmiaty Manaba
suka ceritanya😍
Sunny Kwok
Luar biasa
Dewi Oktavia
hahahaha
adelina rossa
hadir disini kak sekarang...
fatin Rahman
hahaha
suka hatimu thor
fatin Rahman
ulah c Bagus..melibatkan gambar2 Elena dan Haris dalam hotel tmpo hari kpd pak sebestian. ku kira mereka akan dijodohkan. pasti/Drool/
fatin Rahman
29/8/2025
TRIDIAH SETIOWATI
good story
Dewa Nara
kasian Harris
Dewa Nara
jadi geng Elena kerja sama papa Elena
Dewa Nara
lah katanya tadi rambutnya Elena pakai tusuk konde
Dewa Nara
kok Harris gitu
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼
pipi gemoy
di tunggu bab nya bagus Thor 🙏🏼
pipi gemoy
thor lanjut cerita Bagus
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼
pipi gemoy
sudah baca duluan Thor 😎
moon: /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/

padahal ini yang novel pertama
total 1 replies
pipi gemoy
Haris 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼✌🏼
pipi gemoy
si Haris pasti nya 😎
pipi gemoy
tersepona si Haris
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!