NovelToon NovelToon
Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: En zz

Shen yifan adalah seorang pemuda yang terobsesi dengan pembuatan pil, namun sayangnya, ia tidak bisa menjadi alkemis di dunia ini hanya karena menjadi manuisa cacat.

Banyak sekali kultivator. Namun orang-orang untuk menjadi seorang alkemis di dunia ini sudah sangat jarang di temukan, bahkan menjadi salah satu kemunduran mutlak.

Salah satunya, hampir di seluruh dunia ini hanya 000,1% para kultivator yang mempunyai element api.

Salah satunya adalah kakek Shen yifan.

Apakah Shen yifan bisa menggapai cita-citanya untuk menjadi alkemis? Atau dia akan mengubah takdir secara tidak langsung, untuk menjadi alkemis sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon En zz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 : Pertama kalinya praktik membuat pil

Semua orang terkejut ketika Shen yifan mengeluarkan api spiritual walau kecil.

(siapa sangka, orang lusuh itu mempunyai api spiritual.) gumam Lin zhaou salah satu peserta turnamen, di dalam batinnya.

"Aku akan mulai membuat pil!" sahut Shen yifan, tidak mempedulikan ekpresi orang lain, Ini pertama kalinya untuk Shen yifan membuat pil, selama ini dia hanya belajar teori dan melihat pembuatan pil kakeknya.

(Walau Yi fan punya api spiritual, tapi belum tentu bakat membuat pil nya akan bagus, aku tidak boleh terkecoh sama api spiritual, yang penting bakat!) gumam Nangong yue dalam hatinya.

Shen yifan mulai membuka tungkunya, dan memasukan tumbuhan herbal yang sudah disiapkan oleh panitia.

"Pil penghangat jiwa, adalah pil yang biasanya kakek buat, aku tidak akan lupa cara beliau membuat pil!" Shen yifan tersenyum.

"Bahan pertama... Rumput Roh Giok."

Tanpa ragu, ia melemparkan tanaman spiritual itu ke dalam tungku.

Seketika, Api spiritual merahnya menyelimuti seluruh permukaan.

Berbeda dengan api yang di hasilkan dari pil yang membakar secara perlahan, nyala api merah itu langsung melahap seluruh impuritas yang tersembunyi di dalam tanaman. Asap keluar dari sela-sela tungku.

Shen yifan tidak berhenti.

Akar Seribu Roh, Bunga Embun Surgawi, dan Buah Api Scarlet menyusul memasuki tungku satu per satu. Setiap bahan mengalami nasib yang sama. Impuritasnya ditelan tanpa sisa, meninggalkan tetesan-tetesan esensi murni yang berputar mengelilingi pusat tungku.

(tidak kusangka, orang ini juga sangat lihai dalam memilih tumbuhan, dan... Dalam mengatur api nya) gumam Nangong yue, ia melipatkan tangannya di dada, berjalan melewati para peserta untuk melihat-lihat, agar tidak ada kecurangan.

Sesekali Shen Yifan mengangkat jemarinya. Kobaran Api Spiritual di dalam tungku segera membesar, lalu mengecil kembali beberapa saat kemudian. Perubahan suhu yang begitu presisi membuat sisa-sisa impuritas yang masih tersembunyi perlahan menguap.

"Asalnya tidak buruk."

Salah seorang tetua yang bertugas sebagai juri mengangguk tipis.

"Pengendalian apinya sangat stabil. Tidak terlihat sedikit pun tanda kepanikan."

Beberapa peserta di sekitar mulai melirik ke arah tungku Shen Yifan. Ekspresi mereka berubah suram. Mereka baru saja memasuki tahap penyulingan, sementara Shen Yifan telah menyelesaikan seluruh proses pemurnian bahan.

Tanpa mempedulikan yang lain, Shen Yifan menarik napas perlahan.

Energi spiritual kondensasi Qi menyelimuti seluruh tungku, lalu perlahan mendorong setiap tetes esensi menuju pusat pusaran. Begitu seluruh esensi bersentuhan, riak energi yang ganas langsung meledak di dalam tungku.

Shen Yifan tetap tenang, dalam hal ini, kakeknya pernah mengajarkan bahwa -dalam proses penyulingan dan peleburan, harus tenang, fokus dan hati-hati.-

Dengan kendali yang nyaris sempurna, ia mengatur kobaran api agar perlahan menekan energi liar tersebut hingga mulai menyatu.

Riak energi yang semula bergolak perlahan mulai mereda. Di bawah kendali Api Spiritual Shen Yifan, setiap tetes esensi akhirnya melebur sempurna, membentuk gumpalan cairan berwarna hijau zamrud di pusat tungku.

Shen Yifan mengembuskan napas perlahan. Tatapannya tetap terfokus pada kobaran api di dalam tungku, sama sekali tidak berani lengah.

"Pemadatan."

Api Spiritual merah itu seketika mengecil. Meski ukurannya menyusut, suhu yang dipancarkannya justru meningkat beberapa kali lipat.

Gumpalan cair spiritual mulai berputar cepat, di bawah tekanan suhu yang terus meningkat, ukurannya perlahan menyusut, sementara warnanya berubah semakin pekat.

Keringat mulai membasahi pelipis Shen Yifan. Mengendalikan suhu hingga setepat itu jelas bukan perkara mudah. Sedikit saja kendalinya meleset, seluruh esensi akan buyar dan semua usahanya sejak awal menjadi sia-sia.

Suara dengungan pelan terdengar dari dalam tungku.

Beberapa peserta yang berada di dekatnya tanpa sadar mengalihkan pandangan.

"Apa dia sudah memasuki tahap pembentukan pil?" bisik salah seorang peserta dengan nada terkejut.

"Secepat itu?"

Bahkan beberapa juri mulai mengangguk pelan. Pengendalian api Shen Yifan jauh lebih matang dibandingkan sebagian besar peserta lainnya.

Nangong Yue yang sedari tadi mengamati hanya menyipitkan matanya.

"Stabil. Tidak ada sedikit pun fluktuasi yang berlebihan, pengendalian apinya jauh melampaui apa yang ku kira."

Di dalam tungku, gumpalan cairan hijau itu perlahan berubah bentuk. Permukaannya mulai membulat, meski sesekali masih bergetar akibat sisa energi yang belum sepenuhnya stabil.

Shen Yifan mengangkat telunjuknya.

Api Spiritual kembali berdenyut lembut, mengikis sisa-sisa impuritas yang masih tertinggal. Aroma obat yang samar mulai memenuhi ruangan, perlahan menarik perhatian seluruh peserta.

Tepat ketika pil mulai terbentuk, Buah Api Scarlet yang digunakan tiba-tiba melepaskan energi panas yang tertahan di dalam intinya, ini tidak biasa. Dua jenis energi yang berbeda saling bertabrakan, membuat pil yang hampir sempurna itu bergetar hebat.

"Sial, apa lagi ini?" Ketus Shen yifan, merasakan adanya getaran yang tidak di perlukan.

Tidak hanya Shen yifan, dua peserta lainnya juga mengalami hal serupa, kecuali Lin zhaou dia sangat fokus pada pembentukan pil, sambil tersenyum merasa menang.

Tidak di sangka, salah satu peserta lainnya menahan tungku dengan energi spiritual agar tidak meledak. Takdir berkata lain, orang itu tidak bisa menahannya lagi dan pil di dalamnya meledak keras, bahkan tungkunya mengeluarkan asap hitam.

Sudah di pastikan peserta yang pil nya meledak akan teremelisasi, dan sekarang salah satu peserta lain, pil nya meledak.

Tersisa dua orang, Shen yifan dan Lin zhao.

"Dua orang ini sangat berbakat dalam mengendalikan api dan energi spiritualnya!" salah satu tetua di dekat nangong yue.

"Iya, tapi sepertinya, Yi fan itu tidak akan lama menyusul dua peserta lainnya, karena energi spiritualnya masih di tahap Kondensasi Qi, Yi fan tidak akan kuat menahannya!" sahut Nangong yue.

Shen yifan melihat Li zhaou sudah di tahap penyempurnaan pil, sementara dirinya masih tertahan oleh getaran saat pembentukan pil, Li zhaou tersenyum licik.

Shen yifan tidak langsung menyerah begitu saja. (Ayo yifan pikirkan sesuatu, apa yang kau pelajari selama ini!) sahut dalam hatinya.

-xiao fan, apa kau tahu. Membuat pil itu bukan tentang waktu, tapi kualitas. Walau orang lain mendahuluimu tenang saja membuat pil.-

Shen yifan akhirnya mengerti dan tersenyum, bukan tentang waktu, tapi kualitas yang di hasilkannya, (Terima kasih, kakek!) dalam hati Shen yifan.

Percuma buru-buru, kalau hasilnya tidak sesuai ekspetasi orang lain, terkadang orang lain ini membutuhkan pil yang berkulaitas, bukan pil tepat waktu tapi rendahan.

Shen yifan mulai fokus sambil menahan getaran di dalam tungku, ia mulai memanipulasi energi murni dari gerbang besar yang ada di dalam laut kesadarannya, Energi atau Qi murni ini hasil ekstrak-an dari Energi spiritual.

Energi itu mengalir perlahan kearah tangan Shen yifan, tidak berhenti di sana, energi berwarna hijau muda itu mulai bersatu dengan Api spiritual, dan menekan getaran yang akan meledak.

Dan benar saja, cara itu membuat Shen yifan berhasil ke tahap selanjutnya, penyempurnaan.

Melihat hal itu, Nangong yue terkejut. "Orang ini banyak kejutan sekali!"

Lin zhaou melihat keberhasilan Shen yifan dalam mengontrol energinya, mulai memasang wajah masam.

1
obeng min
josss👍👍👍👍👍
Andi Akhasay: Liat ceritaku kak
total 1 replies
obeng min
lanjut👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!