NovelToon NovelToon
Romantika Cinta Anak Muda

Romantika Cinta Anak Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:117k
Nilai: 5
Nama Author: Basiroh

Masa SMA tidak indah bukan bila tanpa kisah cinta serta drama percintaan dan konflik ikuti keseruan romantika cinta mereka yang terlukis indah di cerita ini.

Eliza Seorang siswa kelas dua SMA yang akan memulai kisah cinta baru dengan lelaki tampan bernama Julian awalnya dia hanya mengangap cinta tak sama halnya seperti senja yang datang hanya sesaat dan tak bisa di miliki selamanya.

namun karena usaha serta kerja keras Julian mampu meluluhkan hati seorang Eliza.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Basiroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13 : Memoris In Dufan.

Setelah hampir satu jam kita menunggu akhirnya dibuka gerbang menuju wahana permainan.

Terlihat wajah sumringah dari para pengunjung yang berkunjung ada anak-anak remaja ataupun dewasa yang terdengar riuh

Aku berjalan sambil bergandengan tangan dengan Julian

Kita harus antri lagi saat tepat didepan loket

Karena banyaknya pengunjuk membuat keringatku menetes walau tak berlari kencang

Dia menjagai aku dari belakang dan memegang pundakku agar tak terdesak oleh yang lain

Setengah jam kita selesai antri-mengantri Julian terlihat bersemangat dia langsung mengajakku untuk berfoto bersama di dekat maskot Dufat

"Kita foto dulu yuk..??" ajaknya sambil menarik tangganku

'Iya.." jawabku sambil mempersiapkan pose didepan kamera

Jepret...

Kita berfoto sampai tiga kali dengan pose yang kekinian

Setelah itu dia langsung menawariku buat mencoba wahana pertama yang akan kita coba

Dia mengajakku menaiki wahana kora-kora yang berbentuk kapal dan berayun keatas dan kebawah

"Kita coba apa dulu El...??" tanyanya ke aku sambil jalan

"Terserah kamu aja Jul" jawabku sembari mengikuti langkahnya

"Yaudah kita naik itu dulu ya..." tunjuknya dia ke wahana yang bernama kora-kora

Setelah itu kita mengantri dan tak berapa lama giliran kita, dia mencarikan tempat duduk untukku dan dia memilih duduk di barisan tengah yang dia bilang biar tidak terlalu tegang

Tak berapa lama setelah kursi penuh dan alat pengaman berbunyi

permaian ini langsung dimulai tak lupa kita berdoa terlebih dahulu

Awal-awal terasa pelan namun lama-kelamaan

"Dammmm...!!!"

"Huaaaaa .........." Terdengar teriakan dari pengunjung yang menaiki wahana ini

Terdengar mengerikan memang saat kapal ini berayun-ayun dengan cepat

Aku pun ikut berteriak layaknya orang yang ketakutan

Julian yang melihat ku berteriak sedari tadi hanya tersenyum sembari memegang pundakku dengan lembut

Dan semakin lama semakin tinggi ayunan kapal ini dan semakin mendebarkan jantung kita

Setelah usai kita turun, dan segera keluar menepi

Tanganku masih berkeringat dinggin dan jantung aku masih sedikit was-was

"Kamu takut ya" tanya Julian sembari memegang tanggan aku

"Gak lah Jul cuma ngeri aja" jawabku sedikit malu

Setelah itu kita berkeliling untuk kembali mencoba wahana yang lain

Dan aku tertari menaiki wahana Histeria

Wahana yang berbentuk seperti tiang listrik namun ada tempat duduk yang melingkar dan beroperasi keatas bawah dengan kecepatan yang cepat

Dan dia menuruti keinginanku

Kita mengantri lagi namun tak lama

Setelah sampai giliran kita, kita segera naik jantungku berdegup kencang rasa was-was kini menghampiriku karena wahana ini menguji keberanian kita

"Ntr merem aja ya sambil gengam terus tanggan aku" ucap Julian ke arahku sembari duduk

Tak berapa lama pengaman dari kursi ini turun dan otomatis kita terkuci

Terdengar aba-aba satu.. dua.. dan tiga.. dan dimulailah wahana ini beroprasi

Aku sedikit berteriak saat melaju keatas dengan kencang saat kakiku tak terpijak oleh tanah aku seperti nelayang di udara dan diputar dua kali permainan

Julian rerus mengegam tanganku dengan erat sembari  memejamkan mata yang mukin agar tak terlalu merasakan kengerian wahana ini

Setelah sekitar beberapa menit selesailah permainan ini

"Sykurlah.." ucapku dalam hatiku

Setelah itu kita melepaskan pengamanya dan kita turun

Dan selanjutnya kita melanjutkan menaiki  wahana Ice Age, wahana naik kereta yang berjalan di rel yang terdapat air dan kita akan berpetualang di pulau es ini

Rasanya seperti nyata saat alunan musik mulai dimainkan

Dan tanpa aku ketahui Julian mengambil vidio saat perahu yang kita naiki meluncur dengan kencang dan kita terkena cipratan air yang terasa sedikit mengengejutkan

''waaaaaa........." aku sedikut berterik

"Dasar mentalku lemah..." batinku dalam hati

Setelah selasai dari wahana ini kita turun dan kita keluar

Aku berhenti sesaat saat pingganku serta kakiku terasa pegal

Julian yang mengetahui itu langsung mengajakku duduk di kursi yang tertera didekat pohon

"Kamu gak papa sayang" tanyanya dengan nada kawatir

"Gak kok Jul"

"kita duduk dulu aja ya" ucapnya lagi sambil membantuku berjalan

"Oke kita duduk deket pohon itu ya" ucapnya lagi sembari kita berjalan menuju kursi itu

Setelah duduk aku mencoba merileks kan badanku dengan sedikit kuregangin semua otot aku agar kembali pulih

"Kamu bener gak papa" tanyanya lagi

"Gak kok Jul " jawabku sedikit bersemangat

Selang beberapa menit terdengar kumandang azan dzuhur

Kita mutuskan istrahat terlebih dahulu dan Julian juga mau solat dulu

"Aku sholat dulu ya kamu nunggu disini atau ikut " tanyanya ke aku dan kebetulan tempat musholanya agak jauh

Ya jelas aku ikut lah batinku dalam hati

"Ikut aja deh Jul" ucapku sambil berdiri

Setelah itu kita berjalan ke masjid yang ada disini dia masuk ke masjid dan aku menuunggu dikursi taman

Aku duduk sambil memainkan ponselku untuk mengisih kejenuhanku menunggu dia

Tak berapa lama dia keluar dan segera menghampiriku

"Kok udah Jul" tanyaku sembari berdiri

"Iya ni cepet kan gantian" jawabnya sambil memakai sepatu

"Kamu mau kemana...???" tanyanya yang melihatku berdiri

"Gak kemana-mana" jawabku  sembari duduk kembali

"Yaudah kita makan dulu yuk'' ajaknya ke aku

Kita mencari tempat duduk yang cocok buat makan dan kita duduk dikedai teh poci dan karena kita numpang di kedai ini dia pesan dua teh poci

Setelah itu dia mengeluarkan dua kotak nasi dari tasnya dan menyodorkan satu untukku

"Nih sayang..."

"Iya Jul makasih ya" jawabku sambil mengambil dari tanganya

"Aduh dia ini sosweet banget....!!" umpatku dalam hati

"Buruan dibuka El apa mau dibukain" ucapnya yang membuatku tersenyum malu

Iya" jawabku sambil membuka kotak makan yang membuatku terkejut melihat isisnya

Yang berupa Ayam goreng beserta sambel ijo yang merupakan makanan kesukaanku

Setelah itu kita makan berdua menikmat makanan yang dibawa Julian yang rasanya senikmat makanan di Restoran

"Enak gak El..??" tanya Julian sembari mengunyah makanan

"Enak Jul bikinan mama kamu ya..??"

"Iya sama aku juga" jawabnya yang membuatku terkagum mendengarnya

"Oh gitu hebat..." ucapku sedikit memuji aku sedikit teragum dengan sosok lelaki di depanku kali ini

"Nyess.....!!! tiba tiba dia mendekatkan gelas plastik yang berisi teh ke dekat pipi aku

"Jul kaget aku" ucapku sedikit berteriak

"Hhhhh...." dia malah tertawa puas

"Lagian siang-siang bolong gini ngelamunin apa sih kamu...??"

"Aku lagi mikirin mau naik wahana apa lagi tau" jawabku sedikit berbohong

Setelah selasai makan kita melanjutkan mencoba wahana yang lain

Kita mulai dari naik Ontang Anting , Rumah kaca dan istana boneka karena dia menuruti mau aku dan kita naik Niagara yang bikin baju kita basah dan terakir aku naik Biang Lala yang seperti roda berputar dari porosnya namun ini lebih besar dan berputar layaknya jarum jam disitu kita bisa menikmati pemandangan kota jakarta dari jauh dan bisa melihat pantai ancol yang memang deket dari sini

Setelah selesai dari situ kita memutuskan untuk segera pulang

Aku melihat arloji ditanganku yang ternyata udah jam lima lebih

Segera kita berjalan menuju pintu keluar dari wahana ini

Sejenak aku melihat matahari yang mulai turun dan tersisa coretan berwarna oren diatas langit

Mengagumkan.... Layaknya kamu Jul gumanku dalam hati

"Duduk dulu El" ucap Julian menawariku duduk dan dia sedang sibuk memesan grab

"Iya" jawabku sambil duduk

Selang beberapa menit mobil yang kita pesan datang segera kita masuk dan duduk didalam

Kuhempaskan nafas lelahku Julian yang mengetahui itu menawarkan bahunya untuk bersandar

"Tidur aja El" ucapnya menyetuh perasaanku

"Gak makasih..." jawabku sedikut gugup

***

At 22.00 pm

Segera aku turun dari mobil grab yang mengantar kita dari stasiun

Julian segera mengambil motornya dan beranjak pulang

''Gue duluan ya El" ucapnya sambil senyum ke arahku

"Iya hati-hati" jawabku sambil mengantarkan dia keluar dari halaman

Segera aku berkalan masuk ke rumah dan segera menuju kamar karena terasa lelah perjalananku kali ini harus bolak-balik baik kereta begitupun grab yang membuat kakiku serasa lepas dari tempatnya

Aku hempaskan nafas lelahku saat aku memasuki kamarku

Aku segera melihat jendela kamarku melihat dia yang mulai menghilang dari pandangan mataku

Rasa lelahku rerbayar lunas dengan kebahagianku kali ini

Aku merasakan sensasi berbeda saat dekat dengan dia

*Makasih Jul* aku kirimkan pesan ke Julian.

Tak lupa rasa gugup kini mendominasi hatiku saat aku bersama dengan dia

Begitu beruntungnya aku memiliki lelaki sebaik dia ..

1
GenZ
udah tamat kah?
Alriani Hespiapi
Seru thor
Alriani Hespiapi
Saya mampir thor
Kim Vytha
thor ini gmn kelanjutanx julian sma Eliza? nanggung thorr, lama amat up nya,
Basiroh: cerita ini akan di up jadi mohon bersabar, karena autor sedang ada kesibukan lain


terimakasih
total 2 replies
Robby Mustafa
thor lanjutin kosuke arashi dong
Nitnit Winata Partll
uph lagi thor😍
Marsiti Nst
kok lm kl upnya...lanjut dong ...
Marsiti Nst
kok lm kl up nya...
kimberly
thor kok gk up sihhh😁
Bue Arsyila
kasian Julian sama rehan jadi korban orang tuanya yang egois
Kim Vytha
tpi aq takin pasti pamanx rhan itu jodohx mamamax juian.hahahah bercanda thorrr smoga terkabul biar sma" impass githu, kwkwkwkw
Kim Vytha
kasihan rehan sma juliian, gara" keegoisan orangtua anak" yg jadi korban.
Kim Vytha
ihhhhwww ada yg kaya aq ngga? kalau di bagian wijaya sma ayunda aq lewatin, hehehe soalx kesel aq
Kim Vytha
smoga sja suatu saat si wijaya itu nyyesel, udah sia" in keluargax. smoga suatu hari nanti julian,Reva dan mamax bahagia thorrr. nyesekk bngat bacax smpe nangisss aq thorrr.
Bue Arsyila
kenapa mesti terlaksana perningkahan Wijaya dan Ayunda,,seharusnya Wijaya kecelakaan dan GK jadi nikah😡😡
Khanza Orioncraft
boleh g seh ngajak Mak emak readers sabotase gedung nikahan Ayunda n Wijaya...beuuhhh pelakor jgn dibiarin menang 🤬😡
kimberly
Eliza jangan galau ya mukin bang Jul sibuk beneran😁😁😁😁
Kim Vytha
thoorrr siapa yg naruh bawang dsni sic?
Bue Arsyila
😭😭😭😭lanjut
Bue Arsyila
lanjut ❤️ ❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!