Kehidupan yang semula biasa - biasa saja berubah ketika desi bertemu dengan ceo itu...
Dia yang berusaha bekerja keras untuk bisa menjadi pegawai tetap sepertinya akan sia - sia....
gumana kelanjutan nya....
Baca yuuk gUys....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAREDH_EV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SALAH PENGERTIAN
Segera setelah pelayan itu mencatat pesanan dia langsung pergi. Namun mereka sepertinya salah paham dengan pemahamanku terhadap pak jhon.
Dari raut wajah mereka mengatakan bahwa aku perhatian pada pak jhon.
Setelah beberapa menit makanan yang kita pesan sudah datang, tak lama setelahnya pak jhon datang dari toilet.
" pintar sekali kalian memesankan aku soto tanpa taoge, tau aja kalian kalau aku tak suka dengan taoge, juga kalian tau seleraku terhadap minuman jeruk panas ini " gumam pak khon yang baru datang.
" eh itu dia pak desi yang ingat setiap pesanan yang anda sukai" teman magangku menjawab nya.
" bagaimana kamu tau itu des?' pak jhon bertanya padaku
" karena daya ingatanku lumayan tajam pak " hadeewh pake alasan ini ajah dari pada ketahuan kalau aku mengikuti setiap gerak - gerik nya.
Semenjak kejadian itu, perubahan sikap pak jhon terhadapku begitu tampak 360 derajat. Yang tadinya begitu kejam dan acuh padaku sekarang bisa seperhatian begitu, bahkan pernah menawariku secangkir kopi yang dia buat sendiri.
" desi, mau bikin kopi ? nich uda ada yg siap diminum, aku baru saja membuatnya " wakil kepala jhon menyodorkan ku segelas kopi.
" eh tak usah pak, trimakasih saya bisa bikin sendiri "
Salah makan kah nich orang, bisa mendadak jadi baik begitu. Bukan hanya menawariku kopi, dia juga membantuku membenahi mesin foto kopi yang kadang rusak..
" Eh kenapa sih ini mesin kertas nya dari tadi nyangkut mulu, uda yang ke berapa ini, kerjaanku gak selesai - selesai ini. "
" Kenapa des? kamu ko ngomel di depan mesin foto kopi ? apa mesin nya rusak lagi ?sini biar aku ajarin cara benerin nya" .
Ya begitulah dia mengajariku cara membenahi mesin foto copi yang sedang ngambek sama aku.
Tapi dengan sikap nya yang berubah seperti ini apa dia menyadari kalau aku sedang memata - matai dia ya, jadi yakut ketahuan kalau sedang bicara sama dia.
Dia juga kadang menggodaku dengan mengomentari riasan wajahku, yang dia bilang makin cantiklah, cocok dengan warna lipstiklah, sampai bertanya apa ada acara kencan hari in karena busana yang aku kenakan sangat berbeda dari biasanya, Jadi pikirku apa nya yang beda, aku juga biasa berpakaian seperti ini dari dulu awal kerja disini. Apa jangan - jangan dia sudah mengetahui kalau aku sedang mengawasi nya.
Aduuh bagaimana ini, gawat kalau sampai ketahuan, harus segera lapor sama bosini.
" Desi, maaf selama ini saya salah menilaimu," kata pak jhon.
" kenapa pak ?"
" oh tidak, tidak ada apa- apa, lupakan. Oh ya des ap sabtu ini kamu ada acara ?"
" iya pak..! " serentak tanpa pikir panjang aku menjawab nya karena aku gugup.
" Aku hanya mau mengajak kamu berbincang dan makan saja "
Pasti ketahuan nih aku, belum sempat ku menolak ajakan nya dia sudah menentukanjam dan tempat nya.
" hari sabtu, jam 5 sore di kafe depan kantor " sambil dia menepuk bahuku dan beranjak berlalu meninggalkan akuyang masih berdiri kaku di depan mesin foto copi.
Hadeeeh harus bagaimana ini nanti aku laporan sama si bos, bisa - bisa nya aku ketahuan.
Jam kerja hari itu pun berakhir.
Seperti biasa setelah pulang kerja aku pasti yang terakhir keluar kantor dan harus menemui bos secara diam - diam.
Karena hari ini gak ada pesan dari si bos untuk menemui nya, aku rasa dia sibuk, jadi aku pulang kerumah aja dulu. Nanti kuhubungi kalau uda sampai rumah, pikirku, karena aku juga bingung harus berkata apa nantinya.
Setelah turun dari bis tepat di persimpangan dekat apartemenku, aku mendapat pesan singkat dari bos, ternyata dia sudah menungguku di depan rumahku.
Aku mendekati mobilnya yang parkir di pinggir jalan itu dan masuk ke mobilnya.
" maaf hari ini membuatmu naik bis, aku ada pertemuan di luar kantor. " bos meminta maaf karena hal itu, apa gak salah ya.
" tidak apa - apa bos, " aku harus bilang apa setelah ini.
" kamu sudah bekerja dengan keras, bagaimana hasil hari ini ?".
" maafkan akau boss", aku menangis karena ketakutan.
" kenapa ? kenapa kamu menangis ? ada apa? katakan lah ?" panik nya padaku sampil memegangi kedua pundaku.
" maafkan saya bos, "
" iya kenapa, kenapa minta maaf ?".
" jangan takut, katakan padaku " .
" pak jhon mengajaku keluar untuk makan, aku takut itu hanya alasan bahwa dia mengetahui kalau aku telah mengawasinya .. huu. huu.. huuu... "
" uwh jadi pak jhon mengajakmu jalan, " berani nya dia mengajak anitak jalan. " akan ku tangani masalah ini, kamu tenangkan dirimu dulu " .
Dia segera menelfon seseorang, entah itu siapa, tapi intinya dia meminta pada orang dalam telefon tersebut untuk memindahkan pak jhon ke cabang perusahaan pt. wijaya yang berada di luar daerah. Dengan perintah nya yang kejam seseorang dalam telfon tersebut hanya bisa menyetujui nya walau bagai mana cara membuat alasan yang tepat untuk memindahkan pak jhon.
" sudah, kamu tenang, kamu tidak akan melihat nya lagi besuk " menenangkan kuyang masih terisak - isak.
" ingat kalau ada yang mengajakmu jalan lagi bilang saja sama aku langsung "
Sebenarnya ada beberapayang mengajaku jalan, tapi jika ku beri tahu kan semua nama itu pada nya dengan sikap nya yang seperti ini akan menimbulkan masalah kan.. Sudah lah aku diam saja.
" atasanmu sedang memberi perintah padamu, kenapa kamu tak menjawab nya !!!!" suaranya terlalu lantang untuk ku dengar, apa dia sedang marah.
" iya pak, "
" maaf aku terlalu emosi, aku terlalu cemas. apa aku terlalu santai dengan mu?. walau kamu gak tau kenapa aku bersikap seperti ini padamu, kuharap kamu bisa memaklumi sikapku yang seperti ini. Sudah jangan menangis lagi, aku sedih melihatmu menangis." ( dia menghapuskan air mataku )
Tiba - tiba jantungku berdegup kencang, ahh dia bersikap manis padaku, biasa nya kalau dalam drama korea waktu seperti ini akan berlanjut ciuman. Uuwh apakah dia akan menciumku. Mukaku memerah karena mengingat hal itu.
" sekarang biar ku antar kau pulang, sudah malam "
perintahnya.
Namun ternyata dia menyetart mobilnya dan melaju. Apaan sih aku, terlalu berhkayal tinggi. Uuwh malau nya aku karena mengkhayalkan yang tidak - tidak akan terjadi.
Dan sampai depan rumah ku, seperti biasa dia selalu menungguku masuk ke apartemen baru beranjak pergi. Aku yang diam - diam kembali untuk melihat nya pergi merasa terpesona dengan apa yang dilakukan nya tadi. Sungguh manis nya dia berlaku seperti itu, sudahlaah aku harus masuh dan tidur untuk menghadapi hari besuk. Entah apa yang akan terjadi di hari esok.
BERSAMBUNG....
Seperti biasa mohon maaf apabila ada kalimat yang salah. Jangan lupa like, comen, dan vote nya..
trimakasih sebelum nya..