NovelToon NovelToon
Cinta Tulus Seorang Mualaf

Cinta Tulus Seorang Mualaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:230.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ria Diana Santi

Kisah ini menceritakan tentang seorang laki-laki Jepang yang tulus mencintai seorang dokter cantik berkerudung yang taat pada agamanya.

Kaguro Hitoshi, itu adalah namanya. Hampir tiga tahun menjalin hubungan dengan sang istri. Tak membuatnya merasakan kesulitan saat ini.

Bahkan, kini mereka telah memiliki dua jagoan cilik yang menghiasi kehidupan sehari-hari mereka.

Tak hanya itu, mereka juga kedatangan tamu istimewa dalam hidup mereka. Yaitu, tiga gadis cantik yang masih muda.

Penasaran, siapakah mereka? Yuk, simak kisah "Cinta Tulus Seorang Mualaf!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ria Diana Santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Niat Buruk Sora Buat Nelangsa

Niat buruk selalu membawa kehancuran

Yang berlangsung berkepanjangan

Hati yang di penuhi rasa dendam

Akan membuat mu tenggelam

Tenggelam pada sumur penyesalan

Yang sulit bangkit dari kesedihan

Membuat hati semakin tersakiti

Hingga kita lupa pada Sang Ilahi Rabbi

Ada kalanya menerima itu lebih baik

Ketimbang memperjuangkan hal yang salah

Ada kalanya mengalah itu jadi bijak

Ketimbang berjuang menambah masalah

Hidup kita yang jalani

Akan kemana arah dan tujuan?

Kitalah yang harus mengetahui dengan pasti

Jadilah orang yang berpendidikan!

Agar tak tersesat di jalan

...----------------...

......................

...----------------...

Setelah kemarin merasa di permalukan oleh adik Kaguro. Hal itu sungguh membuat Sora menggebu-gebu marah yang semakin memuncak ke ubun-ubu nya. Ingin rasanya saat itu juga dia membalas sikap adik Kaguro itu padanya. Tapi, dia kembali berlagak jadi Sora yang di kenal oleh Kaguro. Tak mungkin rasanya dia menunjukkan sisi negatif dirinya pada Kaguro. Jika dia melakukan hal itu, dia takut Kaguro malah makin menjauh darinya.

Pagi ini, Sora sudah duduk di depan meja riasnya. Meja rias yang di penuhi oleh berbagai macam jenis make-up yang sangat berkelas. Dia tahu apa yang harus dia lakukan hari ini.

Sepertinya biasanya, dia mulai memoleskan berbagai macam jenis make-up tersebut pada wajah nya. Sungguh, dia merasa setelah dirinya berdandan, dia kembali percaya diri.

"Kitto! Watashi no utsukushi-sa wa Kaguro o hizamazuka semasu! Kare wa dareda to omoimasu ka? Kare ga watashi kara Kaguro o ubau nante aete. Yōsu o miyou! Kinō kanojo ga watashi ni shita koto ni taishite, chīsana on'nanoko mo okane o harau yō ni shimasu!" ujar Sora, seraya menyunggingkan senyuman penuh arti di depan cermin.

(Aku yakin sekali! Kecantikan ku akan membuat Kaguro bertekuk lutut padaku! Dia pikir dia siapa, hah? Berani-beraninya dia merebut Kaguro dariku. Lihat saja! Akan aku pastikan gadis kecil itu juga membayar perbuatannya padaku kemarin!)

Sora menuruni tangga, dia berjalan menuju pintu keluar. Dandanannya yang menyilaukan mata, membuat orang tua angkatnya menjadi bertanya-tanya.

"Sora! Musuko-san, dokoheikuno?" tanya mamanya pada Sora.

(Sora! Kamu mau kemana, Nak?)

"Mama, mōru ni ikimasu. Anata wa nani ga hitsuyōna nodesu ka?" sahutnya dengan ramah dan santun, serta menanyakan balik sang ibu angkat.

(Aku mau ke mall, Mama. Apa Mama butuh sesuatu?)

"Sōde wa arimasen. Mama wa nani mo hitsuyō arimasen. Watashi wa anata ni saisho ni chōshoku o tabete hoshī dakedesu! Anata ga shigoto ni iku mae ni, Musuko." ucapnya penuh perhatian pada sang anak angkatnya itu.

(Tidak. Mama tidak butuh apa-apa. Mama hanya ingin kamu sarapan lah terlebih dahulu! Sebelum kamu pergi bekerja, Nak.)

"Atode, mama!" ucapnya singkat.

(Nanti saja, Mama!)

"Demo, Sora …," perkataan nya tak usai, namun Sora telah melenggang pergi begitu saja.

(Tapi, Sora ...,)

"Ano ko wa itsumo sōdatta. Ā, tabun watashi wa zutto kanojo o amayakashi sugite ita nodarou!" keluhnya lirih atas sikap sang putri angkatnya yang sudah berlebihan itu.

(Anak itu selalu saja begitu. Hah, mungkin aku sudah terlalu memanjakannya selama ini!)

...*****...

Saat ini, Sora melakukan perjalanan menuju ke rumah Kaguro. Tentu saja alamat rumah Kaguro dia ketahui atas kontrak kerjasama diantara mereka.

Jadi, amatlah mudah bagi Sora untuk berkunjung ke kediaman Kaguro. Entah niat buruk apa yang tengah di pikirkan oleh Sora saat ini. Hanya dialah yang tahu persis nya!

"Kaguro. Kimasu!" ucapnya dalam hati dengan sangat senangnya.

(Kaguro. Aku datang!)

Tepat di depan rumah Kaguro, Sora menghentikan mobilnya dan keluar dari dalam mobilnya.

Kaguro yang kala itu telah bersiap-siap untuk pergi ke pabrik. Tak menyadari, bahwa Sora telah menunggunya di luar pagar rumahnya.

"Dokcan, Sayang! Ayo, kita pergi bekerja bersama! Aku akan mengantarkan kamu sampai stasiun kereta.

"Oke, aku akan menuruti semua perkataan mu, Kangguru ku!" ucap Rahayu dengan penuh semangat.

Ya, syukurlah baby sitter anak mereka telah tiba kemarin malam. Jadi, mereka tak perlu lagi merepotkan Bi Wina.

Saat Kaguro membuka pintu pagar rumah nya. Betapa terkejutnya ia mendapati Sora telah stay di sana.

"Good, morning!" sapa Sora pada Kaguro.

"Sora! Itsu kara koko ni kita no, Sora?" tanya Kaguro yang kaget akan keberadaan si Sora di depan rumahnya saat ini.

(Sora! Sejak kapan kamu di sini, Sora?)

"Sora!" ucap Rahayu lirih dalam gumaman nya.

"Kenapa wanita ini ada di depan rumah kami? Mau apa, sih dia sebenarnya?!" batin Rahayu geram.

"Tada. Issho ni anata no kōjō ni ikemasu ka?" tanyanya pada Kaguro.

(Baru saja. Bisa kita pergi ke pabrik mu bersama-sama?)

Mendengar penuturan Sora, tentu saja Rahayu merasa geram di buatnya.

"Kangguru! Aku, nggak mau pergi sama dia! Aku harap dia nggak akan satu mobil dengannya!" bentak Rahayu yang langsung protes Rahayu detik itu juga.

Mendengar Rahayu berbicara menggunakan bahasa Indonesia. Tentu saja Sora tak mengerti akan apa yang di katakan oleh saingannya itu.

"Iya, Dokcan! Nanti, aku akan bilang ke dia, ya?! Kamu jangan, marahi aku, dong Sayang! Mana aku tahu kalau dia tiba-tiba muncul pagi-pagi buta ke sini! Ngomong-ngomong, dia udah kayak hantu aja, ya?! Hehehe ...!" ledek Kaguro di akhir kalimatnya untuk si Sora.

Sontak saja, Rahayu langsung tertawa geli mendengar ucapan suaminya barusan. Sedangkan, Sora dia hanya mematung tak tahu apa-apa.

Jika dia tahu pasangan suami istri itu tengah mentertawakan dia. Sudah pasti, dia akan sangat marah dibuat nya.

"Jissai, karera wa nani ni tsuite hanashite iru nodesu ka? Naze, watashi no kokoro wa karera ga watashi o waratte iru to itte imasu ne?" batin Sora berdialog.

(Sebenarnya, apa yang sedang mereka bicarakan? Mengapa, hatiku mengatakan kalau mereka sedang mentertawakan aku, ya?)

"Kaguro!?" panggil Sora pada Kaguro.

"Hai, sorehanandesuka, Sora?" sahut Kaguro.

(Ya, ada apa, Sora?)

"Issho ni kuruma ni notte mo īdesu ka?" tanya Sora dengan percaya diri.

(Bolehkah aku ikut pergi satu mobil dengan mu?)

"Sumimasen, sora! Shitakunai to iu wakede wa arimasen. Shikashi, watashi wa saisho ni tsuma o tsurete ikanakereba narimasen. Sō, ...," ucapan Kaguro langsung di sambar oleh Sora dengan secepat kilat.

(Maaf, Sora! Bukannya aku tidak mau. Tapi, aku harus mengantarkan istriku terlebih dahulu. Jadi, ...,")

"Kamaimasen yo! Riyū wa wakarimasenga, totsuzen watashi no kuruma ga koko de koshō shimashita. Sonotame, seibi-shi ga shūri surunoni nagai jikan ga kakarimasu. Shūri-ten ni denwa shimashita. Tabun karera wa sugu ni kurudeshou. Issho ni kite mo īdesu ka?" ujar Sora, sebisa mungkin ia membuat alibi yang sempurna dan apik. Agar, Kaguro bersimpati padanya.

(Tidak, apa-apa! Entah mengapa, tiba-tiba saja sampai disini mobilku rusak. Jadi, akan butuh waktu lama untuk montir memperbaikinya. Aku sudah menelpon bengkel. Mungkin, sebentar lagi mereka akan datang. Bolehkan, aku ikut bersama kalian?)

Kaguro bertanya pada Rahayu, apakah dia boleh ikut bersama mereka atau tidak.

"Dokcan, bagaimana menurut mu, hem?! Kasihan juga kalau dia harus menunggu lama disini. Aku jadi tak tega melihat dia seperti itu. Apa lagi, dia itu adalah temanku, Dokcan!" ucap Kaguro mencoba menjelaskan, agar Rahayu tak salah memahami niat baiknya itu terhadap Sora.

Dengan sangat terpaksa, akhirnya Rahayu mengizinkan si Sora itu untuk ikut pergi bersama mereka.

"Baiklah, terserah kamu saja!" Rahayu pun langsung masuk ke dalam mobil karena kesal pada Sora.

"Awas saja kalau dia sampai macam-macam, nanti! Jangan, bilang kalau aku tidak pernah kasih peringatan padanya! Harusnya, dia mengerti bahwa aku dan Kaguro telah menikah. Dia hanya teman! TEMAN! gumam Rahayu dalam hatinya dengan menekankan kata teman pada ucapannya.

Tak lama setelah Rahayu masuk, Kaguro pun mempersilahkan Sora untuk masuk juga.

"Sā, Sora!" ucap Kaguro yang langsung di terima dengan baik oleh Sora.

(Masuklah, Sora!)

Akhirnya, Sora mendapatkan kesempatan untuk pergi bersama mereka. Betapa senangnya ia saat ini. Ya, walaupun saat ini dia duduk di kursi belakang. Tapi, kebahagiaan nya tak langsung memudar begitu saja.

Saat ini, Sora merasa sedang jatuh cinta layaknya seorang anak remaja pada umumnya. Jantung nya tak henti-hentinya berdetak sangat kencang dan cepat. Membuat dia sulit sekali mengatur nafasnya.

Sedangkan, sang supir yang di tinggalkan oleh Sora. Dia merasa heran akan sikap majikannya itu. Setelah tadi Sora memberikan instruksi padanya. Kini, dia pun menjalankannya sesuai dengan instruksi sang majikannya itu.

Supir itu sempat geleng-geleng kepala atas sikap majikannya itu. Pasalnya, selama dia bertahun-tahun bekerja pada keluarga Sora. Baru kali ini, dia melihat Sora sebahagia itu.

Tapi, ada yang aneh menurut si supir. Namun, dia tak berani memberikan saran pada Sora. Apalagi, harus mengkritik sang majikan. Bisa-bisa, dia langsung di pecat nantinya.

"Sora-san, kyō wa hontōni hen'na engi! Sā, tebanasu! Watashi wa jibun no bijinesu o ki ni shita hō ga īdesu. Watashi ga koyōshu no jigyō ni kanshō suru no wa yoku arimasen." ucapnya sebelum pergi meninggalkan kediaman Kaguro.

(Nona Sora, benar-benar bersikap aneh hari ini! Sudahlah, biarkan saja! Lebih baik aku mengurusi urusan ku sendiri. Tak baik bila aku ikut campur urusan majikan ku.)

Setelah ia benar-benar telah memastikan mobil Kaguro tak terlihat lagi. Maka, pada saat itu lah supir itu segera pergi dari rumah Kaguro.

...*****...

Sepanjang perjalanan menuju stasiun kereta, Rahayu diam seribu bahasa dan tak ingin melihat sang suami tercintanya. Entah mengapa, dia merasa kesal saja jadinya pada Kaguro.

Padahal, Sora lah yang membuat masalah. Tapi, Kaguro juga jadi pelampiasan karenanya.

"Benarkah? Benarkah, mobilnya itu benar-benar rusak? Atau ini hanyalah alibinya semata?! Kalau sampai aku tahu bahwa ini hanyalah alibi saja. Awas kau Sora! Sayangnya, aku hanya bisa menduga-duga saja. Andaikan, aku punya cctv pasti aku bisa buktikan pada Kaguro. Bahwa, Sora itu telah menipu dia. Hanya demi bisa dekat lagi dengannya. Eh, tunggu! Kenapa, aku tidak pasang cctv saja di rumahku?! Aish, mengapa tiba-tiba aku jadi sangat pintar?! Hehehe ..., lain kali kau tidak akan bisa naik mobil suamiku lagi, Sora!" ujar Rahayu berdialog dengan sangat panjang di dalam hatinya.

Ketika, Kaguro melirik ke arah sang istri. Di dapati nya sang istri tengah tersenyum-senyum tak jelas.

"Dokcan?! Mengapa, kamu senyum-senyum sendiri begitu, hem?! Apakah ada hal yang membuat kamu sangat bahagia, Sayang?" tanya Kaguro penasaran.

"Em, kenapa? Ada apa, Kangguru? Maaf, aku tidak mendengar ucapan mu barusan! Tadi, kamu bilang apa?" tanya Rahayu yang memang tidak bisa mendengar dengan jelas ucapan sang suami padanya barusan.

"Aku bilang, kenapa kamu senyum-senyum sendiri seperti itu, hem?" tanya Kaguro lagi.

"Oh, tidak apa-apa! Nanti, kamu juga akan tahu, Kangguru ku!" ucap Rahayu seraya membelai mesra pipi suaminya tersebut.

Sora yang melihat kemesraan diantara Kaguro dan Rahayu itu. Dia sungguh terbakar api cemburu yang amat sangat dahsyat.

"Semoga, kamu melihat betapa mesra kami, Sora! Hem, jangan pikir aku akan menjadi wanita lemah yang tak dapat menjaga suaminya sendiri. Apalagi, melindungi suamiku dari wanita jelek seperti dirimu!" batin Rahayu puas dengan aksinya barusan.

Melihat kemesraan mereka, Sora berkata dalam hatinya,

"Atode mite mimashou! Eki ni tsuitara. Kaguro ga watashi ni chikadzuku koto o kakunin shimasu! Nante meiwakuna on'nada!" gumam Sora kesal.

(Lihat saja nanti! Saat kamu telah tiba di stasiun kereta. Akan aku pastikan, bahwa Kaguro akan lebih dekat lagi dengan ku! Dasar wanita menyebalkan!)

Kaguro yang merasa canggung, sekaligus tertekan atas apa yang menimpa dirinya saat ini. Dia hanya bisa pasrah dan berdoa saja dalam hatinya.

"Ya, Allah! Semoga, semua ini segera cepat berlalu! Hamba tidak ingin istri hamba menjadi orang yang tidak baik nantinya. Semoga saja, Sora juga berhenti bersikap seolah aku dan dia pernah menjalin hubungan yang lebih dari teman. Amin!"

...*****...

Stasiun kereta ...

Setibanya mereka di stasiun kereta, Rahayu segera keluar dari mobilnya. Lalu, ia mulai deg-degan tak karuan.

Bagaimana, tidak coba? Jika, si Sora hanya tinggal berdua saja dengan suaminya di dalam mobil. Tentu saja hatinya jadi menerka-nerka tak karuan!

Kaguro pun keluar, lalu Sora juga ikut keluar dari mobil. Sebelum pergi, Rahayu biasanya selalu menyalami tangan sang suami tercinta. Dan lagi, Sora akan melihat hal yang akan membuat dirinya cemburu.

"Aku pergi, ya! Assalamualaikum!" pamit Rahayu.

"Iya, Waalaikumsalam, Dokcan!" sahut Kaguro pula.

Tiba-tiba saja, Rahayu yang tadinya sudah berjalan. Dia balik lagi dan memberikan satu buah ciuman manis di pipi sang suami tercinta.

Melihat hal itu, semakin menjadi-jadi lah kemarahan di dalam hatinya si Sora. Bahkan, Rahayu sempat berbisik tepat di telinga sang suami tercinta nya itu.

"Sayang, jangan biarkan siapapun duduk di kursi ku, ya! Aku percaya padamu, Sayangku!" bisik Rahayu lirih di dekat telinga Kaguro.

Entah bagaimana lagi caranya Kaguro mengekspresikan perasaan nya saat ini. Dia benar-benar merasa sangat bahagia. Pasalnya, Rahayu tak pernah bertingkah seperti itu sebelumnya.

"Em, baiklah, Sayangku! Aku akan menjaga tempat mu di mobil maupun di hatiku!" jawab Kaguro.

Entah ada angin apa yang membuat Kaguro terdorong untuk juga mencium sang istri tercintanya tersebut. Dia pun memberikan kecupan manis tepat di pipi bagian bawah sang istri. Sedikit lagi, bibirnya akan mengecup bibir sang istri.

Lalu, tiba-tiba saja Sora beraksi dengan berdehem sekuat mungkin. Bahkan, dia sampai terbatuk-batuk. Sepertinya, dia sengaja melakukan hal itu. Dia membuat-buat batuk, agar pasangan suami istri itu segera berhenti dengan aktifitas mereka saat ini.

"Ekhem ..., uhuk ..., uhuk ... uhuk ...!" Sora berlagak batuk.

Tapi, Rahayu dan Kaguro tidak menghiraukan tingkah Sora yang sengaja memancing mereka untuk bersimpati padanya. Mereka tetap melanjutkan ritual pamitan mereka.

"Ya, udah. Kalau gitu, aku pamit, ya! Assalamualaikum!" ucap Rahayu, seraya tersenyum manis.

"Waalaikumsalam, Sayangku! Hati-hati!" balas Kaguro yang tak kalah mesranya.

Setelah kepergian Rahayu, Sora berencana untuk duduk di depan di samping Kaguro. Dengan sangat sigap, Kaguro menolak keinginan Sora tersebut.

Baru saja Sora membuka pintu mobilnya, Kaguro langsung menghentikan nya.

"Sumimasen, Sora! Anata wa ushiro ni iru hō ga īdesu! Tsuma ni watashi to anata o gokai sa setaku arimasen." ucap Kaguro tegas.

(Maaf, Sora! Sebaiknya, kamu tetap duduk di belakang! Aku tidak mau istriku salah paham lagi padaku dan kamu.)

"Demo, Kaguro ...," ucap Sora yang tak di gubris oleh Kaguro sama sekali.

(Tapi, Kaguro ...,)

Lalu, Kaguro membukakan pintu belakang untuk Sora. Kemudian, setelah Sora kembali lagi ke belakang mengikuti keinginan Kaguro. Mereka pun segera pergi menuju pabrik bersama-sama.

...*****...

1
♡ANNAILLA♡
semangat kak RIA!!!!
♡ANNAILLA♡
semangat buat novel nya kk ku☺
Fira Ummu Arfi
likeeeeeee
Fira Ummu Arfi
kakkk ak hadirrrrr
Fira Ummu Arfi
lanjutttttttt 💃💃


tinggalin jejak juga di novel ku kak ASIYAH AKHIR ZAMAN, mksh 😊
Fira Ummu Arfi
likeeeeeeee
Rini Antika
Sari judul sama covernya bikin aku ketarik ke cerita kakak..🤭 Salken ya, smg berkenan mampir jg ke ceritaku..🙏
Rinjani
bacanya agak mumet nih keputus2🤭🤭🙏tp seruu
Ria Diana Santi: Hehehe ... makasih kakak. 🤭🙏🏻
total 1 replies
Isrhay
syukur Alhamdulillah akhirnya kaguro siuman juga & semoga cepat sehat & pulih lgi
Ria Diana Santi: Aamiin... makasih doanya kakak. by Kaguro n family. 🥰🙏🏻
total 1 replies
Isrhay
tolong segera sadarkan thor kaguro kasian mereka sedih semuanya 🙏😢
Ria Diana Santi: Iya kak. 🥰
total 1 replies
Isrhay
kasih bunga rahayu kaguro😄
Ria Diana Santi: Siap kak. 😸👍🏻
total 1 replies
Isrhay
merasa aman juga klo cony punya bodyguard biar sisorai tak berani nyulik lgi
Ria Diana Santi: Setuju kak. 🤭
total 1 replies
Isrhay
emang harus tegas jadi suami aku salut sama kaguru Alhamdulillah bisa menjaga hati & perasaan isterimu.rahayu👍👍
Ria Diana Santi: Alhamdulillah iya kakak. 😊
total 1 replies
Rinjani
dokcan u Rahayu...Kangguru u Kagoru ooo ala hewan loncat hahaha
Ria Diana Santi: 😆😆 Iya, si Rahayu mah itu yang kasih nama kak. Mereka saling melengkapi ceritanya itu kak. 😅
total 1 replies
Rinjani
Kenzo kaya kok punya ART ma Bodyguard lo Kagoru ma Rahayu gK punya yaaa🙏🙏🙏
Ria Diana Santi: Kak Kenzo kan mantan Mafia kelas kakap kak. Wajar kaya. Kalau Kaguro anak panti asuhan kak. 🤧 Jadi, dia beruntung banget bisa punya kakak kayak Kenzo meskipun nasib mereka beda. 😊
total 1 replies
Noviyanti
keren banget bahasa jepangnya, aku aja dulu belajar tak sepandai ini hiks 🤧 semangat thor aku kirim like dan bunga untuk mu
Ria Diana Santi: Sugoi, un'ne-chan! 👍🏻
total 3 replies
AI💔
kak Rahayu jangan berpikir untuk jadikan adek sendiri jadi koki ya.bisa demo koki yang ada 🙊
Ria Diana Santi: 😆 jadi ketularan doi.
total 3 replies
Titin Djoko
👍👍
Ria Diana Santi: Makasih kak... 🙏🏻🥰
total 1 replies
AI💔
emang enak.
makanya jagan kebanyakan tebar pesona. untung coni yang bertindak, jika kak rahayu pasti di kirim ke pluto 😂
Ria Diana Santi: 😅🤭 boleh juga tuh moto pelakor. Tapi, super nyebelin. Yuk lah kita basmi aja semua pelakor di bumi ini, Mel.
total 3 replies
AI💔
wahh... keren kak rahayu.
sudah dokter plus ibu rumah tangga.
jika d banding kondisi real,
dokter2 banyak pakai jasa ART.
pokoknya keren kak rahayu.

btw....

minal aidin wal faaizin y kak thor n seluruh kru artisny
Ria Diana Santi: Iya Kak
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!