NovelToon NovelToon
KAISAR PERANG

KAISAR PERANG

Status: tamat
Genre:Petualangan / Kebangkitan pecundang / Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi / Mengubah Takdir / Raja Tentara/Dewa Perang / Tamat
Popularitas:53.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dimas upss

Harga Diri dari seorang Pria tidak akan bisa dibeli dengan Harta apapun. Kisah ini menceritakan perjalanan Xiao Yuan yang merupakan seorang sampah yang cacat mencapai Puncak Dunia.

Nasib Buruk dirubah menjadi keberuntungan dan menciptakan segala macam peluang untuk masa depanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dimas upss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 - Tempat Rahasia

Xiao Yuan akhirnya mencapai kesepakatan dengan Ban Ra dan Hei So, mereka bertiga masuk lebih jauh kedalam Pegunungan dan berniat untuk membunuh Harimau Darah Besi.

Beast Harimau Darah Besi terkenal hebat dengan kekerasan tubuhnya. Sebenarnya Xiao Yuan sendiri ingin melakukan pertaruhan dan mengikuti skema jahat dari Ban Ra.

Tetapi dia sedikit tidak mengerti mengapa Hei So seperti menolak dirinya. Sepertinya mereka berdua tidak satu pemikiran dan berpikir kalau dirinya hanya akan menjadi beban untuknya.

Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai didepan mulut Gua. Ban Ra tersenyum dan berkata, "Saudara Xiao... Gua itu adalah sarang dari Harimau Darah Besi, sisanya akan kuserahkan kepada Saudara Xiao dan kami akan bersembunyi diatas Pohon !"

Xiao Yuan mengangguk dan mengambil Pisau dari keranjangnya. Ban Ra ingin tertawa melihat tindakan yang dilakukan Xiao Yuan, sedangkan Hei So sedikit khawatir dengan keselamatan Xiao Yuan.

Xiao Yuan mengambil sebuah batu seukuran kepalan tangannya dan melemparnya masuk.

*Groar.*

Tiba-tiba raungan keras keluar dari dalam Gua dan Harimau setinggi dua meter berjalan keluar, tapi apa yang mengejutkan adalah bukan satu Harimau yang keluar melainkan dua Harimau Darah Besi.

Ban Ri yang melihat ini sedikit terkejut pasalnya informasi yang mereka dapatkan adalah hanya satu keberadaan Harimau Darah Besi di Gunung ini.

Sekarang muncul dua Harimau Darah Besi dan hal ini membuatnya sedikit cemas. Ban Ri menatap Hei So dan berkata, "Junior... ayo kita pergi... menghadapi dua Harimau Darah Besi terlalu berlebihan untuk kita !"

"Tapi orang itu..." Hei So sedikit tidak tega meninggalkan Xiao Yuan.

"Bodoh... biarkan dia menjadi umpan, kalau kita tetap disini maka kematian yang akan datang kepada kita. Sejak awal aku juga tidak berharap kalau dia hidup, terserahlah... jika kau ingin tetap disini maka lakukanlah !" Ban Ri memutar tubuhnya dan pergi.

Hei So sedikit tidak tega untuk meninggalkan Xiao Yuan sendirian, tetapi apa yang dikatakan Ban Ri itu sama sekali tidak salah. Jika mereka tetap tinggal maka hanya ada kematian didepan mereka, dengan enggan Hei So mengikuti Ban Ri dari belakang dan melarikan diri.

"Sialan kalian berdua... tunggu saja... jika aku berhasil lolos dari sini maka aku akan mencari kalian secara pribadi !" Xiao Yuan menatap diarah Pohon tempat mereka bersembunyi dengan marah.

Xiao Yuan melempar Pisau ditangannya dan Cakar Harimau Darah Besi dengan mudah menepisnya. Segera tanpa pikir panjang Xiao Yuan segera pergi dari tempat itu demi keselamatan hidupnya, kedua Harimau itu melihat Xiao Yuan yang lari dan mengejarnya dengan gigih.

Setelah mempelajari Teknik Pengejar Awan gerakan dan kecepatanya menjadi lebih gesit, berlari dan melompat kesatu pohon ke pohon lainya adalah hal yang mudah untuknya.

Tetapi yang membuatnya kesulitan adalah Xiao Yuan memiliki batasan pada dirinya, sedangkan kedua Harimau dibelakangnya masih mengejarnya dengan gigih.

Xiao Yuan melihat sebuah Danau Kecil didepan dan melompat kedalamnya. Harimau Darah Besi berhenti dan menunggu Xiao Yuan keluar dari Danau itu.

Tetapi Xiao Yuan memilih untuk berenang memutar, kecerdasan Harimau Darah Besi ini tidak terlalu baik dan dirinya hanya perlu sedikit memikirkan cara untuk menghilang dari pandanganya.

Xiao Yuan muncul dipermukaan dan akhirnya dia bisa bernafas dengan lega. Matanya memancarkan amarah yang luar biasa dan kebenciannya terhadap kedua orang itu sangat besar.

Xiao Yuan menyandarkan tubuhnya disebuah batu besar ditengah Danau, dia baru saja lolos dari kematian dan butuh waktu untuk mengistirahatkan tubuhnya.

"Hah... aku beruntung dapat lari dari kejaran mereka, kalau tidak mungkin tidak akan ada akhir yang baik untukku." Xiao Yuan merasa kesal dan memukul batu didepanya.

Tiba-tiba Batu itu mulai berdengung dan sebuah Pintu terbuka, udara yang sangat kuat menghisap Xiao Yuan dan memaksanya untuk masuk.

"Argh..." Xiao Yuan berteriak dengan keras dan mengutuk keberuntungannya.

Dantian miliknya baru saja sembuh dan belum sempat untuk berkultivasi, dia tidak tahu kemalangan macam apa yang dihadapinya sekarang.

Setelah terjatuh untuk waktu yang lama Xiao Yuan mulai mencapai dasar, tubuhnya masuk kedalam kolam yang jernih dan Xiao Yuan bersyukur masih bisa hidup.

Jika dia jatuh dari ketinggian seperti itu mungkin tubuhnya akan hancur dan berakhir mati. Setidaknya Dewa masih baik dan mau menolongnya dari kemalangan ini.

Xiao Yuan keluar dari Kolam dan berkata, "Tempat apa ini... sepertinya tempat ini sengaja dibuat seseorang, apakah ada sesuatu yang berharga didalam sana !"

Tanpa pikir panjang Xiao Yuan masuk kedalam lorong, matanya selalu mengawasi perubahan sekitar dan tetap menjaga kewaspadaannya.

Lagi pula dirinya juga tidak tahu dimana jalan keluarnya dan lebih baik untuk memeriksa tempat ini. Xiao Yuan sedikit berharap untuk menemukan harta yang bagus untuknya, tetapi dia juga khawatir kalau ada keberadaan pemilik tempat ini.

Seseorang yang menciptakan tempat ini pastilah sangat kuat. Mungkin tempat ini merupakan rumah atau tempat latihan yang bagus untuknya mengingat tempat ini sangat sunyi dam tersembunyi dari keberadaan orang luar.

Xiao Yuan terus berjalan kedepan mengikuti lorong, setelah beberapa waktu dia sampai diujung lorong dan melihat sebuah Batu Besar dengan Aura yang mengerikan.

Sebuah Pedang yang terlihat berkarat ditancapkan tepat didepan Batu itu. Xiao Yuan memperhatikan sekali lagi dan di Batu itu memiliki ukiran yang merupakan beberapa kata yang dia pahami.

1
Paman Sam
lho setengah tahun pingsan , waaa kelahiran (baru cerita ini) begitu lama pingsan minum obat ..... kelebihan bumbu 😂😂
Paman Sam
salah pengertian dan salah paham kan sama.....koq ditulis ulang judulnya 😇😇
Paman Sam
dari mulai tidak pulih kan cacat/lukanya , untung tidak ada musuh
... cepat sembuh kan 😇
Paman Sam
yaaa tidak dapat itu bunga Awan , malah tubuh cacat lagi..... kasihan 😓
Paman Sam
kalau begitu sana , cepat mati ...... hehehehe 😄
Rino Wengi
peningkatan kultivasinya sangat lambat😇😇😇
Paman Sam
tulis cuma 4hsri harus keluar dari dunia terpencil , kenapa sudah 24 hari/,2 Minggu 😇 harus dapat bonus dari penerbit ini 😄
Paman Sam
berhubung jarak tanaman obat dengan kadal beracun sudah jauh di Xiao Yuan bisa mengambil dulu - urusan lain kemudian 💪
Paman Sam
artefak ban ra , tidak perlu jangan di buang bos tapi di jual biar benar saya 😓
Paman Sam
rampas cincin ruang milik ban Ra itu , kan lagi butuh banyak harta ...😄
Franz Permana
iklannya sangat mengganggu
Paman Sam
cepat ambil buah itu sama mayat kera spi biar di jual dapat batu roh , jangan ke buru datang orang 😓
Paman Sam
minta pil peningkat level , biar cepat naik 🐜🐜
Paman Sam
di tolak cairan obat , padahal lagi butuh buat naikin level (gengsi) 😇
Borneo
anak dr pencipta alam semesta, bersrti anak tuhan dong 🤣🤣🤣
Borneo
hanya lapisan kedua katanya tdk ada yg menandingi, pdhl ketua pnyembah naga lapisan ke tiga..
PREETTT
Rino Wengi
meledak dengan gila? preeet ...satu tingkat doang dilebih lebihkan kalimatnya
Osek Naneng
lànjut membaca
Rino Wengi
katanya semua di tingkat langit, cuma Xiao Yuan yg tingkat bumi.. kok cuma tetua yg tingkat langit?
Rino Wengi
memang mampu? pengecut bisanya cuma adu domba tak berani melawan sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!