Awal pertemuan dengan seorang gadis cantik bernama FIONA GAZZANI yang tidak di sengaja dan berkesan menyebalkan malah membuat GERALD ADITYA GUNAWAN seorang CEO muda yang sangat tampan itu terus bertemu dengan gadis itu yang ternyata adalah sekretaris rekan bisnisnya sendiri yang akhirnya menimbulkan benih-benih cinta di antara mereka berdua.
"cinta memang tak terduga" itulah kata mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NYR05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMINTA NOMER HP
seminggu telah berlalu chiko yang sudah menyelesaikan urusan di luar kota akhirnya kembali bekerja di kantornya, dia tengah berjalan menuju ruangannya sebelum masuk keruangannya dia memasuki ruangan fiona terlebih dahulu.
tok tok tok
chiko mengetuk pintu ruangan fiona "masuk" jawab sang pemilik ruangan.
"eh pak chiko sudah pulang ?" tanya fiona yang berdiri dari duduknya.
"iya aku baru sampai kemarin sore" chiko menjawab pertanyaan fiona.
"saya hanya ingin menanyakan jadwal hari ini fi" tanya chiko menjelaskan kedatangannya.
"kenapa bapak tidak menelpon saja sampai harus repot-repot keruangan saya"
"untuk jadwal hari ini hanya cek lokasi saja pak, melanjutkan pekerjaan minggu kemarin dan melihat perkembangannya" fiona menjelaskan jadwal pekerjaan hari ini.
"tidak apa-apa fi saya sekalian lewat makannya saya mampir keruangan mu"
"hari ini biar saya saja yang cek lokasi kesana fi, kamu di kantor saja handle urusan disini" chiko menjelaskan pada fiona untuk hari ini dia yang akan mengecek perkembangan disana.
"baiklah kalau begitu pak, ini berkas yang harus bapak bawa kesana" fiona memberikan berkas kepada chiko.
"terimakasih fi, kalau begitu saya permisi" chiko keluar dari ruangan fiona.
setelah chiko masuk keruangannya dan bersiap untuk mengecek lokasi dan melihat perkembangan disana.
tak sengaja gerald dan chiko datang berbarengan di lokasi tersebut, gerald yang melihat chiko yang keluar dari mobil sendirian merasa sedikit kecewa karna bukan fiona yang menemaninya hari ini bahkan fiona pun tak ikut dengan chiko.
"selamat pagi pak gerald" sapa chiko kepada gerald sambil menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan.
"pagi pak chiko,anda hanya sendirian ?" jawab gerald dan bertanya kepada chiko sambil membalas jabatan tangannya.
"iya saya sendirian pak gerald" jawab chiko.
"yasudah mari kita mulai saja untuk berkeliling" ajak gerald kepada chiko.
"mari" jawab chiko.
mereka pun berkeliling melihat perkembangan pembangunan disana tanpa ada kendala sedikitpun, tiba-tiba gerald membuka obrolan di luar pekerjaan.
"pak chiko saya boleh bertanya, tapi ini di luar kerjaan" tanya gerald ragu-ragu.
"silahkan tanyakan saja pak"
"bapak punya nomer hp fiona ?" masih dengan ragu gerald bertanya.
"aaah saya kira ada apa, tentu saja saya punya dia kan sekretaris saya" ucap chiko sambil tersenyum.
"kalau boleh saya mau minta nomer hpnya pak" gerald menggaruk lehernya yang tak gatal merasa malu.
"boleh ko, saya kirim by wa ya kontaknya" jawab chiko.
"pak gerald menyukai fiona ya ?" tanya chiko kembali sambil sedikit merayu.
"ah ini pak, tidak itu untuk mamah saya pak" jawab gerald malu-malu yang masih menggaruk lehernya yang tak gatal itu.
"mamah anda mengenal fiona ?" tanya chiko sedikit kaget.
"iya waktu itu fiona menolong mamah saya yang pingsan di toilet makannya mamah saya mengenalnya"
"oh seperti itu, tapi kalau saya liat-liat pak gerald cocok ko sama fiona, pak gerald masih single kan ?" tanya chiko sambil tersenyum.
"tunggu, bukannya pak gerald kemarin sering bersama fiona untuk cek lokasi ya, kenapa tidak memintanya langsung saja kepadanya" tanya chiko heran.
"saya lupa waktu itu pak"
"ah pak chiko bisa saja, iya saya masih single pak, bukannya fiona sudah mempunyai pacar ya ?" tanya gerald lalu menyadari apa yang telah ia ucapkan barusan.
"naaah kan cocok, setau saya sih fiona masih single karna saya tidak pernah melihatnya bersama laki-laki"
"bahkan saya gak pernah liat dia di jemput atau di antar laki-laki, setiap ada acara pun selalu datang sendiri" chiko menjelaskan yang dia tau tentang fiona.
"lalu siapa laki-laki yang berpelukan dengannya di restoran waktu itu" batin gerald bertanya-tanya.
gerald sudah mendapatkan nomer hp fiona dan urusan dia disana pun sudah selesai mereka kembali ke kantor masing-masing.
gerald sudah berada di kantornya dan langsung menaiki lift menuju ruang kerjanya, betapa terkejutnya ternyata mamahnya berada di ruangannya sedang duduk di sofa yang di sediakan disana.
"mamah kenapa mamah ada disini ?" gerald bingung tumben banget mamahnya mau ke kantor.
"eh kau sudah kembali ger" tanya mamahnya.
"iya aku baru selesai cek lokasi, karna baru jam 2 siang jadi aku memilih untuk mampir ke kantor dulu sebelum pulang" ucap geral menjelaskan.
"oh gitu, gimana sudah dapat belum nomer hp fiona ?" tanya mamahnya sangat antusias.
"sudah mamah tenang saja" ucap gerald malas.
"bagus ini baru anak mamah, kau memintanya langsung kan ?" tanya mamahnya kembali.
"tidak, aku mendapatkannya dari bosnya karna hari ini yang cek lokasi bosnya" ucap gerald kembali memjelaskan.
"gapapalah biarpun kamu tidak meminta langsung yang penting sekarang kamu sudah dapat nomernya" ucap mamahnya gerald sambil tersenyum.
"yaudah sana telpon dia, ajak dia main kerumah" ucap mamahnya kembali antusias.
"ini masih jam kerja mah dia pasti sibuk" jawab gerald beralasan, karna dia bingung apa yang akan dia katakan ketika fiona menerima telponnya.
"ah kau benar ger, yaudah kalo gitu nanti malam saja telpon dianya deh" suruh mamahnya kembali.
"hmm" gerald hanya menjawab singkat.
"mamah pulang bareng kamu ya ger, abis mamah bosen kalau harus pulang kerumah sekarang" pinta sang mama, karna ayahnya gerald sedang berada di luar negeri dan mamahnya lebih memilih untuk tidak ikut bersamanya.
"iya mah" jawab gerald kembali.
siang berganti sore mununjukan jam pulang kerja, gerald dan mamahnya pun beranjak untuk segera pulang kerumah.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
-"AFFAIR WITH UNCLE++"
-My best friend's Daddy is my husband
-Pengantin Pengganti Tersakiti