NovelToon NovelToon
JODOH! KAPAN KITA AKAN BERJUMPA?

JODOH! KAPAN KITA AKAN BERJUMPA?

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:287.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: $MONEY

Kenapa, Tuhan begitu kejam? Tuhan telah merenggut seseorang yang membuatku merasakan hidup ini memiliki arti. Kenapa Tuhan merenggut seseorang yang membuatku merasakan kasih sayang dengan tulus yang tidak ku temukan di dalam keluargaku sendiri? Aku ingin membenci Tuhan, tapi mengapa tidak bisa kulakukan? Kenapa hatiku menjerit meminta tolong Pada-Mu lagi oh Tuhan. Semuanya kenapa harus berakhir dengan pertanyaan yang tidak akan ku mengerti jawabannya, aku tidak ingin berandai-andai, tapi mengapa aku harus merasakan sakit dari seseorang yang tidak pernah kucintai.



KARENA CERITA INI UDAH TAMAT, MARI KITA PINDAH KE CHANNEL LAIN. DI SEBELAH ADA SATU NOVEL LAGI YANG JUDULNYA...

'KEPONAKAN GRAND DUKE'

SEMOGA KALIAN SUKA😉

CERITA INI HANYA IMAJINASI PENGARANG!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon $MONEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Gratis

"Kok gue bisa pelupa banget gini sih!!" kesalku pada diri sendiri sambil memukul-mukul pipi

Aku masih berusaha mengingat apa yang ingin kulakukan sebelum mandi barusan. Tapi sepertinya ingatanku sangatlah payah, hingga tidak mengingat apa-apa lagi. Hmmm... aku hanya bisa mendesah kesal, karena sifat pelupa ini sangat mengusik kehidupanku yang tenang.

Di depan sana kulihat ketiga sejoli sedang tertawa-tawa bahagia, sedangkan aku disini sedang duduk berusaha mengusir ketakutan. Tapi melihat ketiga pasangan itu membuatku sedikit terhibur, karena akhirnya Roni si laki-laki kagak laku itu akhirnya punya pasangan. Malangnya aku menyadari satu hal, jika sekarang hanya akulah orang yang tidak memiliki pasangan di dalam rumah ini. Pengen ketawa ngakak rasanya saat menyadari kesendirian diriku yang emang kagak mau pacaran ini. Gimana sih maksudnya? kagak jelas hidup gue mau gimana dan bagaimana.

"Hei... Ngapain disini?" tanya Roni setelah menghampiriku

"Eh... hah... kenapa?" tanyaku yang tergagap

"Hah... heh... hah... heh... gue nanya Lo ngapain disini?" ejek Roni sambil menjitak jidatku

"Apaan sih Lo! bukannya ngucap salam malah jitak jidat gue!" kesalku padanya

"Assalamualaikum... " katanya disertai yang lain

"Wa'alaikumsalam... ada bawa makanan kagak?" sahutku dengan senyum bahagia berharap mereka bawa makanan

"Eh... perasaan Lo kagak minta bawain makanan deh!" kata Dewi

"Yaelah... kagak peka amat Lo jadi kawan!" kesalku dan cemberut

"Kalian laper? gimana kalo kita nyari makan di luar?" usul Evan minta persetujuan yang lain

"Yah... gue lagi nggak pegang uang nih! kalian aja ya!" tolakku jujur lagi kagak punya duit

"Gue yang traktir!" kata Evan dan Jali bersamaan

"Tuh Ru! udah ada yang mau neraktir! ikut aja ya!" bujuk Dewi dan Vina penuh harap

"Sip sip... kalo ada yang bayarin mah gue ngikut terus!" kataku dengan senyum cerah

"Ye... kebiasaan! kalo urusan gratis aja cepat..." kata Roni menarik ujung jilbab ku pelan

"Ye... biarin! yang penting perut kenyang!" kataku dan mengejeknya dengan menjulurkan lidah

"Kita mau berangkat sekarang?" tanya Sierra di sampingku

"Emm... mau sekarang juga bisa... emang kenapa sayang!" kata Roni pada Sierra lebay

"Hoekkk... sembarangan manggil temen gue! jijik tau!" kataku yang geram dengannya

"Ye... biarin! Sierra kan udah jadi pacar gue!!" katanya dan mengejekku dengan menjulurkan lidah

"Ra! emang Lo mau pacaran sama cowok aneh kayak gini?" tanyaku yang di balas senyuman manis dari Sierra yang menunduk malu

"Eh... pantesan tadi di jalan soswiet banget! ternyata udah jadian ya? selamat ya say..." kata Dewi memberikan selamat kepada Sierra Yeng semakin merona malu

"Yuhu... hanya tersisa satu manusia jomblo aja lagi nih! selamat ya Ra!!" kata Vina ikut memberi selamat setelah mengejekku

"Apaan Lo? sok-sokan ngefek gue... siapa tau ntar gue yang pertama sampai di pelaminan sama jodoh gue!!" kesalku padanya yang sedang menahan tawa bersama yang lain

"Aminnn...." teriak mereka semua padaku

"Yaelah bercanda kali!" kataku sambil mengusap telinga yang berdengung karena teriakan mereka

Semuanya masih melanjutkan candaan, saat tiba-tiba aku dan Roni menyadari jika Sierra menjadi diam dan pucat. Perasaanku juga udah mengarah pada setan yang nyari gara-gara barusan di dalam. Aku dan Roni saling bertatapan, mata Roni seakan-akan penuh kekhawatiran pada Sierra.

"Guys... kita pergi sekarang yuk!" ajakku pada semuanya agar segera pergi dari kosan angker ini

"Ra!" panggil Roni membuyarkan lamunan Sierra

"Hmmm..." sahutnya dan tersenyum kikuk

"kamu kenapa?" Tanya Roni khawatir

"Nggak apa-apa... Astaghfirullah..." kata Sierra dan menarikku segera menjauh dari pintu

"Guys... kita cabut yuk!" kata Dewi dan Vina yang juga menyadari jika ada yang aneh dengan Sierra

Kami bertujuh segera menjauh dari kosan yang terasa begitu mencekam. Ketiga cowok ini hanya saling bertatapan bingung mendapati tingkah aneh kami berempat yang tiba-tiba menjadi sepi. Mereka belum tau kalo kosan kami angker dan mereka juga kagak tau kalau Sierra bisa liat makhluk halus. Jadi mohon di maklumi aja ya kalo mereka bertiga keliatan bingung dan saling tatap-tatapan.

Namun setelah keluar dari komplek perumahan, kami kembali asik berceloteh dan melupakan kejadian angker barusan. Saranku di terima semuanya, jadi kami akan makan di warung sederhana Mak Haji langganan kami anak kosan. Selain enak, semua hidangan disana juga terbilang murah dan higenis, makanya anak kos rela ngantri untuk makan disana. Siang ini warung Mak Haji agak sepi, jadi lebih memudahkan kami mencari tempat duduk.

Sambil menunggu pesanan kami bertujuh sibuk membahas beberapa rencana muncak kedepannya. Kata Mereka ingin sekali pergi muncak dekat air terjun Haratai yang ada di Loksado. Aku sih ngikut aja kemana mereka mau pergi, yang penting mereka bawa banyak makanan.

"Kursi buat siapa?" tanya Vina pada Evan yang meletakkan sebuah kursi di antara aku dan Dewi yang kebetulan sedikit lapang

"Buat Haris! kebetulan dia juga lagi mau nyari makan ke luar, jadi aku ajakin kesini aja... nggak masalah kan?" tanya Evan meminta pendapat kami

"Santai aja kali... sepupu Lo temen kita juga!" kata yang lain bersamaan

Aku sih iya aja! yang penting selagi makanan di bayarin mah bukan masalah mau siapa yang datang. Presiden sekalipun yang datang kesini aku mah iya aja juga, yang penting makan gratis. Maaf ya semuanya, otakku saat ini hanya terisi oleh makanan dan makanan, yang enak! kalo kagak enak mah ogah.

1
Fuziie_aN
Lumayan
Sri Winarti
da lanjutanya lgi GK lgi seru nich
R. Yani aja
si blacky suka martabak telor juga... 😅
R. Yani aja
aku mampu kk
Anni Zakiyani
wanita cukup ganti itu maksudnya wanita yg bagaimana ya
AwanMendung26: Halo, kak. Jika berkenan mampir di cerita aku juga, yuk! Judulnya Jodoh Untuk Syakayla. 🌻

Terima kasih. 🌻
total 3 replies
Nurma
ceritanya seru ih. suka❤️
Nurma
seiman tapi tidak senasib🤣
Nurma
teman-teman luknat, kagak bisa liat teman punya banyak porsi makan, bawaannya pengen di jahilin Mulu🤣
Nurma
kok serem sih
aku suka sekali
kocak, kocak, kocak
Darah Biru (Bangsawan)
👍👍
Hum@yRa Nasution
terpaksa menikahi kepsek kejam hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
Hum@yRa Nasution
suamiku berubah karena mantan hadir memberi dukungan kak 👍🙏💪👍
Hum@yRa Nasution
cinta sejati yang tak berujung hadir memberi dukungan kak 🙏🙏
Hum@yRa Nasution
terjebak antara dua Cinta hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
Hum@yRa Nasution
CINTA dalam luka hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
ngeri-ngeri asem😅
Darah Biru (Bangsawan)
semangat thor
Darah Biru (Bangsawan)
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!