NovelToon NovelToon
HARGA DIRI SEORANG LELAKI

HARGA DIRI SEORANG LELAKI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:31.9k
Nilai: 5
Nama Author: S. Mia. t

Assalamualaikum readers ketemu lagi di novel Author lagi, semoga kalian tidak bosan membaca novel Author, Happy reading....

CINTA BISA BERTAHAN DALAM KESEDERHANAAN
TETAPI TIDAK DALAM PENGHINAAN
CINTA ITU SUCI DAN HARUS DI HORMATI
KETIKA RASA HORMAT DALAM CINTA MENGHILANG
CINTA ITU AKAN PERLAHAN PERGI.

Bastian Wirayudha pria berusia 33 tahun harus hidup seperti robot di dalam keluarga istrinya shopia Valentine Grace 30 tahun, kehidupan Bastian di istana mewah milik istrinya tak ubahnya seorang budak, ia harus mengikuti setiap perkataan ayah mertuanya yang dikenal seorang konglomerat yang memiliki kekuasaan yang besar di bidang ekonomi maupun pemerintahan.

Bastian bukanlah pria miskin, ia juga berasal dari keluarga pengusaha yang cukup mapan, tapi karena strata keluarga Bastian lebih rendah, maka Bastian seperti tidak ada harga dirinya di keluarga istrinya.

suatu hari ia bertemu gadis sederhana yang menyimpan sejuta rahasia, yang menyadarkan dia akan sebuah arti cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 12

Beberapa hari setelah kepulangan Bastian dari Kota X, suasana di PT Cakra Buana semakin tidak menentu.

Proyek kerja sama dengan perusahaan besar dari Surabaya yang selama ini dibanggakan Brandon Tan akhirnya berada di ambang kegagalan.

Rapat demi rapat dilakukan.

Telepon demi telepon dilakukan.

Namun hasilnya tetap sama.

Pihak Surabaya menolak melanjutkan pembahasan.

Alasan mereka sederhana namun sangat menyakitkan bagi beberapa orang di perusahaan.

Mereka kehilangan kepercayaan pada tim yang menangani proyek tersebut.

Dan yang lebih membuat keadaan memanas adalah satu kalimat yang disampaikan perwakilan perusahaan Surabaya.

"Jika Pak Bastian yang kembali memimpin negosiasi, kami bersedia mempertimbangkan ulang kerja sama ini."

Kalimat itu seperti tamparan keras.

Terutama bagi Arlon.

Karena proyek tersebut adalah proyek yang sejak awal ia usulkan sendiri, walaupun harus menggunakannya proposal milik Bastian.

Biasanya juga sering begitu, Arlon akan menggunakan ide dan Strategi Bastian dan Ia yang akan memimpin tim.

Dan yang bekerja mengurus segalanya adalah Bastian.

Arlon hanya duduk mengawasi perkembangan saja, dan jika berhasil maka namanya yang akan di unggulkan.

Dan kini, ia harus pontang-panting kebingungan, setelah Bastian lepas tangan.

Dan akhirnya ia gagal mempertahankannya.

Brak!

Pintu ruang kerja Bastian terbuka dengan keras.

Beberapa staf yang berada di luar langsung menoleh kaget.

Arlon masuk dengan wajah penuh kemarahan.

" Bastian!"

Bastian yang sedang membaca laporan hanya mengangkat pandangannya sekilas.

" Ada apa?"

" Ada apa?" ulang Arlon sinis.

" Kamu masih bertanya ada apa?"

Bastian menutup dokumen di tangannya.

" Aku sedang bekerja. Jadi katakan langsung."

Arlon melempar sebuah map ke atas meja.

" Proyek Surabaya gagal."

" Aku sudah dengar." sahut Bastian dingin.

" Mereka mau bernegosiasi ulang kalau kamu yang datang."

Bastian terdiam beberapa saat.

Kemudian ia menyandarkan tubuhnya ke kursi.

" Lalu?"

" Lalu kamu harus datang."

Nada suara Arlon terdengar seperti perintah.

Namun Bastian hanya menatapnya tenang.

" Tidak."

" Itu adalah proyekmu, aku tak ingin ikut campur dengan proyek yang kamu kerjakan"

Jawaban itu membuat wajah Arlon berubah.

" Apa?"

" Aku bilang, aku tidak akan ikut campur "

" Kamu sadar dengan apa yang kamu katakan "

" Iya " sahut Bastian singkat.

Arlon tertawa sinis.

" Ini menyangkut perusahaan."

Bastian mengangguk.

" kamu benar." jawab Bastian.

" Kalau begitu kenapa menolak?"

Bastian menatapnya lurus.

" Karena itu proyekmu."

Arlon mengepalkan tangan.

" Apa maksudmu?"

" Kamu yang mengajukan proposalnya."

" Kamu yang memimpin negosiasi."

" Kamu yang mengambil alih seluruh proses."

" Kamu yang memimpin proyek ini"

"Jadi kamu juga yang harus bertanggung jawab ketika gagal."

Ruangan mendadak sunyi.

Arlon menatap Bastian dengan amarah yang semakin jelas.

" Kamu sengaja ingin melihatku gagal?"

Bastian menggeleng.

" Tidak."

" Lalu?"

" Aku hanya tidak ingin terus membersihkan kesalahan orang lain."

Kalimat itu menghantam tepat sasaran.

Karena selama bertahun-tahun, memang seperti itulah yang terjadi.

Setiap kali Arlon membuat masalah.

Bastian yang diam-diam menyelesaikannya.

Setiap kali proyek bermasalah.

Bastian yang turun tangan.

Dan setiap kali proyek berhasil.

Nama Arlon yang mendapatkan pujian.

Namun kali ini berbeda.

Bastian sudah lelah memainkan peran itu.

" Dasar pengecut!"

" Ingat !!! siapa kamu sebenarnya "

bentak Arlon.

Beberapa karyawan di luar mulai saling berpandangan.

Suara dari dalam ruangan terdengar semakin keras.

Bastian tetap tenang.

" Aku ingat siapa aku "

" Dan kamu tidak perlu mengingatkan aku terus " kata Bastian.

Wajah Arlon sudah seperti kepiting rebus, dan pasti kepalanya sudah keluar asap .

" Kalau sudah selesai, silakan keluar, aku masih banyak bekerjaan " kata Bastian.

" Aku belum selesai!"

Arlon menunjuk wajah Bastian.

"Jangan berpikir dirimu hebat hanya karena mereka meminta namamu."

Bastian berdiri perlahan.

Tatapannya mulai berubah dingin.

" Dan jangan berpikir aku akan terus membiarkanmu melempar tanggung jawab kepadaku." sahut Bastian dengan tatapan tajam.

Arlon tertawa sinis.

" Kamu hanya menantu keluarga Tan, kalau bukan karena keluargaku, kamu bukan siapa-siapa "

" Kamu hanya seorang gelandang yang dipungut adikku, jangan melunjak kamu !!"

Kalimat itu membuat suasana berubah.

Bastian diam.

Sangat diam.

Namun justru itulah yang membuat Arlon semakin tidak nyaman.

Karena untuk pertama kalinya, ia melihat tatapan Bastian yang benar-benar dingin.

" Apa?"

tanya Arlon menantang.

" Tersinggung?"

" Tapi itu adalah kenyataan, kamu hanya menjual ketampananmu pada Adikku, kamu tak lebih dari seorang pengemis "

Bastian menatap nanar kakak iparnya.

Bastian melangkah mendekat.

" Aku tidak tersinggung "

" Sudah sering mendengar kata-kata itu dari mulut kalian "

" Lalu?" sahut Arlon.

" Aku hanya muak."

Arlon langsung mendorong bahu Bastian.

" Kalau muak, keluar saja dari keluarga kami!"

Dorongan itu membuat suasana semakin memanas.

Bastian menatapnya beberapa detik.

Kemudian berkata pelan.

" Tidak masalah, aku akan siap kapanpun kalian mengusirku, baik dari rumah maupun dari perusahaan ini "

" Apa !!! "

Arlon terkejut mendengar jawaban Bastian.

Arlon melihat tak ada rasa takut di mata Bastian.

" Sekarang keluarlah, karena hari ini aku masih menjadi direktur utama di sini "

" Aku tidak akan pergi, sebelum kamu menghubungi pihak Relasi kita "

" Sudah ku bilang, aku tak mau berurusan dengan proyekmu "

Arlon terlihat marah dan Arlon kembali mendorong Bastian.

Dan saat itulah kesabaran Bastian akhirnya habis.

Bukan karena hinaan.

Bukan karena ejekan.

Melainkan karena Arlon terus mencari keributan.

Bastian menepis tangan Arlon dengan keras.

Arlon yang sudah dikuasai emosi langsung melayangkan pukulan.

Namun Bastian berhasil menghindar.

Arlon mengambil vas bunga yang ada du atas meja dan melemparnya ke arah Bastian.

Bastian berhasil menghindarinya sehingga Vas itu mengenai meja kerjanya.

BRAK!!!

Suara benturan keras membuat seluruh staf di luar panik.

Beberapa orang langsung membuka pintu.

Dan mendapati kedua pria itu sudah saling berhadapan dengan wajah penuh amarah.

" Pak! Pak!"

Beberapa manajer buru-buru masuk.

Mereka langsung memisahkan keduanya sebelum pertengkaran berubah menjadi perkelahian yang lebih besar.

Arlon masih berusaha meronta.

" Lepaskan aku!"

" Biar dia bertanggung jawab!"

Sementara Bastian berdiri beberapa langkah jauhnya.

Napasnya masih teratur.

Tatapannya tetap dingin.

Berbeda dengan Arlon yang sudah kehilangan kendali.

Tak lama kemudian Brandon dan beberapa petinggi perusahaan datang setelah mendengar keributan tersebut.

Dan saat melihat keadaan itu, wajah Brandon langsung mengeras.

Namun kali ini, untuk pertama kalinya, banyak orang di ruangan itu menyadari sesuatu.

Masalah sebenarnya bukan pada Bastian.

Karena ketika Bastian berhenti membereskan kesalahan orang lain...

Barulah terlihat siapa yang benar-benar mampu bekerja dan siapa yang selama ini hanya hidup dari bayang-bayang keberhasilan orang lain.

#######

1
Teh Qurrotha
nah nah mau apa si mokondo
Teh Qurrotha
sabar ya Gin,
Yus Nita
ter nyata si PEBINOR..
Silvia
lanjut💪💪
dewi rofiqoh
Ghina kena virus kepo akut ini🤔🤔🤔
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
pelakor yang direstui readers
stnk
keponya Ghina khas netizen+62 banget...😄😄😄
Arin Payjemz
bagus keren
Hary Nengsih
lanjut
adelina rossa
vote buat ghina biar semangat ngejar bastiannya
nunik rahyuni
kepo tingkat dewa ghina jd harus dspat yg membuatnya penasaran klo g bakalan kena tantrum kelg kodok🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
jadi anak singkong donk masukin karung 😆😆😆😆
nunik rahyuni
blm lancar kh thor pln nya...di banjarmasin ada jg pemadaman tp 3 jm sj..di acak harinya....nasib jd rakyat ya thor..pln mati2 pdam mati2 gas melon kosong smua harga naik 🤔🤔gaji j yg g naik bisa bisa rakyat kita banyak yg naik jg 🤣🤣naik darting nya kebanyakn mikir..lbh baik mbc Nt drpd pusing ngurudi hrg cabe😅😅😅
cepat up lg ya thor biar g darting kbnyakan pikiran
Windi Rahayu
masih setia nungguin thorrr..udah bolak balik 1000x ini😆
Yus Nita
emang lahsi anak kodok..
Yus Nita
apakah yg di lihat Ghina itu si Shopia dan selingkuhan ny...
Yus Nita
lengkap sekali penderitaan Bastian
dengan nempunyai istri jalang, mertua dan klrga istri yg Diktator. merasa plg hrbat, padahal yg bekerja mati2 an Bastian. mwreka hanya ti ggal mengambil hasil pemikirn dan kerja keras ny 😔😔😔
Alfin Jambak
bastuan seceoatnya ceraikan shopia, rebut hak asuh Valen, dan lawan perusahaan mertuamu, dan kamu pasti menang
reza indrayana
Penasaran juga nich dengan profil keluarga kecil Kemal - Fajar & Maulana nichh... ( jodoh mereka bertiga belum tahu nichh..🥰🥰 ) apa Kemal jodoh dengan adik Maulana tuch yg dari dulu si gadang2 oleh Keamal.. 🥰🥰, kalau Maulana kan sudah pakai Stempel tuch si Arin.. dn Fajar jodoh dengan Khadijah putri dari ustad shaleh & Ning Tutik 🥰🥰
Seru banget ngikutin kisah keluarga Dio Cs - Kendaru Cs. & Narendra Cs.
pokoknya Baper abiiisss... 👍🏻👍👍🏻💙💛💙😘😘😘
Vie
siap2 ken semprot papa kodok... 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!