Aisha Satiya Hasan dan Slaven Adeva Rafandi atau lebih dikenal dengan panggilan Aisha dan Deva, saling mengikat janji pada saat keduanya masih kecil untuk bersatu kelak jika mereka sudah dewasa.
Akan tetapi sebuah kecelakaan menimpa Aisha, sehingga Aisha kehilangan ingatannya dan tak mengenali Deva. Sampai pada suatu kesempatan mereka dipertemukan dan Deva berusaha mengembalikan ingatan Aisha.
Akankah ingatan Aisha kembali? Akankah mereka bisa melewati setiap rintangan dalam cinta mereka?
Semoga menghibur !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aisha Tersesat dan Ingatannya Perlahan kembali
Setelah selesai istirahat aisha pun memutuskan untuk mandi. sementara deva sudah lebih dulu bangun dan turun ke bawah untuk makan. Selesai mandi aisha turun ke bawah lalu membuat semua orang terpana ketika melihat penampilannya yg sangat polos tapi malah terlihat dengan sangat cantik. Dengan hanya menggunakan piyama tebal dan wajah tanpa pulasan make up sedikitpun.
"waah kau cantik sekali sayang!"puji ibu ratih sambil menghidangkan makanan pada deva.
"eh mama bisa saja. ayo mam kita makan saja dulu"ajak aisha sambil membantu ibu ratih menghidangkan makanan.
Suasana di meja makan menjadi hening semua hanya asyik dengan makanannya. hanya ada dentingan sendok yg terdengar.
setelah selesai makan deva memutuskan untuk mengajak aisha jalan-jalan ke luar sebentar untuk melihat pemandangan london. Aisha tampak sangat bersemangat untuk berjalan-jalan ia pun segera mengganti bajunya dengan celana kulot tebal warna hitam dan atasan yg terbuat dari wol karena sudah malam dan udaranya sangat dingin.
Deva mengajak aisha ke sebuah taman yg sangat indah dengan berhiaskan gemerlap lampu. Aisha yg terpana hanya bisa berdecak kagum
"Waahh pemandangannya indah sekali"sahutnya sambil mengeluarkan ponsel"deva!! kemarilah kita berfoto untuk kita jadikan kenang-kenangan selama kita disini"sambungnya. deva pun menghampiri aisha.
Mereka berdua mulai berpose dengan pose romantis layaknya seorang pasangan. Namun di pose yg terakhir ini sangat romantis dengan posisi deva yg memeluk aisha dari belakang akan tetapi bukannya nyaman mereka malah risih dipandangi banyak orang dan mulai berdebat kecil.
"deva lepaskan aku merasa risih seperti ini"bisik aisha ke telinga deva
"aisha kita ini disini dikenal sebagai pasangan biarkan saja!" perintah deva
"va! kita dikenal pasangan tapi tidak harus seperti ini" seru aisha dengan nada sedikit tinggi
"aisha! kita hanya berfoto saja lagipula apa salahnya ?" ucap deva dengan nada santai
"kita ini hanya bepura-pura di depan keluargamu deva! tapi disini tidak ada keluargamu!" bentak aisha memperingatkan deva
Deva yg sudah mulai emosi pun segera membalikan badannya lalu pergi meninggalkan aisha sendirian. aisha yg terkejut dengan kepergian deva pun merasa bersalah atas perkataannya tadi"ya ampun apa aku menyakitinya?ya tuhan knp aku mendebatkan hal sekecil ini"gumamnya merasa bersalah.
aisha pun lalu berteriak memanggil deva tapi deva tetap berjalan lurus sampai menghilang di balik tembok sebuah jalan kecil
"vaaaa....deva tunggu aku minta maaf!" teriaknya sambil berlari menyusul deva tapi betapa terkejutnya aisha melihat jalanan itu sangat gelap. dengan keberanian besar aisha menyusuri jalan itu untuk mencari deva tapi dia tidak menemukan apapun.
'kemana deva? knp jalanan ini gelap sekali. apa mungkin dia pulang ah iya lebih baik aku pulang saja semoga saja dia sudah ada di rumah'batin aisha lalu berbalik dan hendak pulang tapi tiba-tiba muncul beberapa orang yg seperti nya adalah sekelompok preman di daerah itu.
"hei gadis manis knp kau berkeliaran sendirian malam-malam disini!mari ku temani" ucap salah seorang pria itu berusaha memegang tangan aisha tapi aisha mundur,mundur,dan mundur hingga punggungnya menempel dengan sebuah tembok.
"hei jangan takut kemarilah gadis manis kepelukanku saja agar kau aman" ucap pria lainnya
aisha pun mulai ketakutan seketika dadanya bergemuruh dan diapun mulai meneteskan air matanya sambil sesenggukan menangis. sementara pria-pria itu mulai mengelilingi aisha dan menggoda aisha.
"hei jangan menangis cantik kami tidak akan menyakitimu sayang" ucap pria-pria itu dan berusaha menyentuh aisha tapi tiba-tiba. Bug pria itu terjantuh dan wajahnya tersungkur karena seseorang memukulnya dari belakang. Ternyata itu adalah deva,teman-teman pria itu lalu segera menyerang deva tapi deva berusaha melawannya hingga seketika dia lengah dan memukul deva dari belakang dengan balok kayu. Deva pun terjatuh dan kesakitan. Darah mengucur dari kepala deva,aisha pun segera menghampiri deva tapi dihadang oleh para pria preman itu lalu preman itu silih bergantian memukuli deva yg masih berguling-guling di jalanan. Aisha pun kebingungan dan sangat khawatir lalu ia menemukan sebuah balok kayu dan memukul salah satu preman itu.
Entah darimana keberaniannya datang dia menghadapi para preman itu dia mulai memukuli preman itu satu persatu hingga pada suatu kesempatan dia berhasil menendang bagian utama salah satu pria itu hingga mengerang kesakitan.
Dia pun segera menghampiri deva lalu memapah deva berjalan. setelah lama berjalan iapun akhirnya menemukan sebuah klinik yg masih buka.
"va ayo kita obati lukamu dulu di klinik itu" ajak aisha sambil masih memapah deva masuk ke klinik itu. tapi deva menolaknya dengan alasan hanya luka ringan saja.
"sudahlah ayo kita pulang ini hanya luka biasa dan ringan. biar aku mengobatinya sendiri" ucap deva meyakinkan aisha.
Merekapun berlalu pergi dan bisa menemukan jalan pulang dan juga mobilnya yg terpakir di area taman.
dalam perjalanan sesekali aisha hanya melirik deva saja dengan wajah cemas. tapi tiba-tiba ia merasakan sakit yg hebat di kepalanya. Deva memarkirkan mobilnya di pinggir jalan.
"knp aisha?" tanya deva cemas
"kepalaku sakit sekali entah knp... aduh... arrgghhhhh"ringis aisha lalu aisha tak sadarkan diri.
Deva yg sangat cemas segera melajukan mobilnya dengan kencang dan berhenti di sebuah rumah sakit besar. Para suster segera membawa aisha masuk lalu seorang dokter memeriksa aisha.
"apa dia mengalami amnesia?"tanya dokter itu menyelidik
"ya sudah bertahun-tahun" jawab deva
"kalau begitu ini adalah berita baik untu orang-orang terdekatnya"ucap dokter itu sambil tersenyum"perlahan-lahan memori ingatannya mulai kembali usahakan dia selalu berada di dekat orang-orang terdekatnya agar perkembangan menjadi lebih cepat" jelas dokter
"Benarkah itu ?" tanya deva berharap itu benar-benar nyata.
"Ya,ini benar-benar keajaiban lukanya sangat parah di kepalanya jarang sekali amnesia total bisa sembuh,tapi aku lihat kemungkinannya besar untuk sembuh jadi cobalah sedikit demi sedikit mengingatkannya akan apa ia sukai di masa lalunya agar ia mengingat kembali semuanya" jelas dokter lagi.
Deva sangat senang dan bersyukur sekali mendengar bahwa ingatan aisha akan segera kembali.
setelah aisha sadar deva segera mengajak aisha pulang untuk membiarkan aisha beristirahat karena besok adalah hari yg sangat sibuk mempersiapkan pernikahan susan.
"kau istirahatlah pasti kau lelah jika butuh sesuatu panggil saja aku dengan meneleponku" ucap deva sembari mengantar aisha ke kamarnya
Aisha pun mengangguk dan segera menutup pintu kamar. Sementara deva dia duduk di sofa depan kamar aisha dan merebahkan badannya disofa itu hingga rasa kantuk mulai menerpanya dan iapun tertidur nyenyak di sofa itu sampai hampir pagi.
Maaf ya kalo jalan ceritanya berbelit-belit 😂🤣 dan banyak flashbacknya. kalo gk suka jangan di baca ya apalagi sampai menghina..
jangan lupa buat yg baca kasih vote ya 😄😄😄
.btw aku mampir dan memberikan like dukung juga novelku cinta adalah sebuah perjalanan yang indah 🙏☺️
btw aku mampir dan memberikan like dukung juga novelku cinta adalah sebuah perjalanan yang indah 🙏