NovelToon NovelToon
GURUKU ADALAH TUAN MUDA

GURUKU ADALAH TUAN MUDA

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:736.8k
Nilai: 5
Nama Author: rizkianda

Fina adalah gadis yang ceria dan mandiri. Dia anak ke 2 dari 4 bersaudara. Fina mendapatkan beasiswa ke sekolah elit ternama di ibukota yang mengharuskan dia pindah tempat dari kampung halamannya ke kota. Fina berasal dari keluarga yang sangat sederhana, saking sederhananya dia harus sekolah di pagi hari dan bekerja pada sore hari. Semua itu untuk memenuhi kebutuhan nya selama tinggal dikota, dan membantu biaya ibu dan adik-adiknya di kampung. Sementara kakak pertamanya bernama herman tinggal bersama fina 1 atap di kontrakan kecil, dia(herman) berkata akan menjaga fina selama di kota dan membantu meringankan biaya fina dengan bekerja juga. Padahal kakak fina kerjaannya mabuk-mabukan berjudi dan meminjam duit, yang nantinya tentu finalah yang harus membayar hutang-hutang kakak nya yang menyusahkan itu. Kehidupan fina yang sungguh jauh dari kata layak. Sampai dia bertemu dengan pangeran yang bisa menyelamatkan kehidupannya beserta keluarganya.Tapi, malang nasib Fina yang di jadikan jaminan bayaran hutang oleh kakaknya ke tuan muda yang tidak Fina ketahui asal usulnya. Bagaimana kisah kehidupan Fina dan cintanya tuan muda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizkianda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fina dan Tuan muda

"Tring... tring..." telfon berbunyi.

"Ya Halo kak, ada apa menelfon?..."

"Apa kakak sudah gila, untuk apa uang padaku, aku tidak punya uang, bukankah kakak meminta uang banyak pada tuan Haru di saat pernikahan." Bentak Fina, dan langsung menutup telfonnya.

"Kapan kamu berubah kak...", sambil menghela nafas dalam, tak terasa air matanya jatuh, mengingat kelakuan kakaknya yang tidak berubah.

"Siapa yang berubah", Haru sambil mengambil ponsel punya Fina, hingga membuat Fina kaget. Fina buru-buru menghapus air matanya.

"Tuan sudah pulang, biar saya sediakan air hangat untuk tuan mandi."

"Hemm..." jawab Haru sambil memainkan ponsel milik Fina.

Sementara Fina menyiapkan Air hangat untuk Haru mandi, diluar Haru mengotak ngatik ponsel Fina sambil duduk di kursi.

"ponsel jaman kapan ini, kenapa tidak ada applikasi dan game, tampilannya jadul sekali. " Lalu Haru membaca satu persatu pesan di kotak tersimpan Fani. Haru tertuju pada nomer xxxx yang mengirim pesan pada Fina.

"Hai... Apa kabar?"

"Fin, kamu sudah berangkat sekolah?

" Fin, hari ini kamu sekolah?

" Fin, tadi kamu ke ruangan pak Haru, apa ada yang terjadi?, kenapa lama sekali.

Begitulah isi ponsel Fina di dalam pesan kotak masuknya.

" Tuan, air nya sudah siap," Fina.

Haru menghampiri Fina dan memberikan ponselnya ke Fina.

"Berhati-hatilah menggunakan ponsel, jangan pernah membangunkan macan sedang tidur..!" Haru berbisik ke telinga Fina lalu pergi membersihkan diri dan meninggalkan Fina mematung karna syok dengan ucapan Haru.

"Kenapa dia mengatakan hal itu, apa maksudnya membangunkan macan yang sedang tidur?" Fina duduk rebahan di sofa.

Haru selesai mandi dan minta Fina mengeringkan Rambutnya. Setelah selesai, Haru pergi ke ruang kerjanya di bawah bersama sekertaris Har, setiap malam Haru bekerja di ruang kerjanya bersama sekertaris Har.

" Katakan...!, Perintah Haru.

" Baik tuan, ini berkas lengkap tentang perusahaan baru kita di Mega mall wijaya group, ada 3 orang yang jd tersangka dalam kasus korupsi. Kami akan membereskan mereka supaya proyek Mega mall cepat selesai.

" Hemm, " jawab Haru.

" Rrrr...rrrr...!" telfon bergetar.

" Ada apa?...... Brakk...! " Haru membantingkan ponselnya ke lantai hingga ponselnya hancur berantaka

Haru merebahkan diri di kursi sambil memegang kepalanya dan mengambil nafas dalam-dalam.

"Tugasmu sudaj selesai, pulanglah" Haru menyuruh Har pulang.

"Baik tuan," Har sambil pamit ketempat asalnya.

Sementara Fina sibuk memainkan ponselnya di kamar sambil tiduran di kasur.

"Fin, lusa kita jalan-jalan yuk? Ada pembukaan taman disana loh, pasti banyak makanan," ajak Lyla.

"mmm, aku liat dulu kondisi ya La" jawab Fina.

"Kenapa harus liat kondisi, ijin saja dulu sama bos mu libur kerja ya

"Aku ingin sekali kesana, tapi mana mungkin Tuan Haru mengijinkanku, Huff..." Fina menghela nafas, sambil berguling-guling di sofa.

Memang semenjak Fina menikah, dia tidak di perbolehkan bekerja lagi. Tugasnya hanya melayani Haru, memastikan setiap dia pulang tidak ada yang terlewat.

Sementara Fina sibuk dengan segala keluhan yang ada di otaknya, Haru sudah berdiri mematung melihat tingkah Fina.

"Kenapa aku bisa menikahinya?. Lihat, dia berguling-guling tak karuan. Membuatku gemas sendiri melihatnya." Haru dalam hati diiringi senyuman karena melihat tingkah Fina.

"Ah...! tuan sudah datang," buru-buru Fina merapikan diri dan duduk.

"Aku ingin tidur...!" sambil melangkah duduk di sebelah Fina dan menyenderkan kepalanya di paha Fina. Membuat Fina canggung.

"Tu, tuan, jika ingin tidur pakai bantal biar nyaman." usul Fina

"Tidak mau..! aku ingin tidur disini sampai pagi, ini sebagai hukuman mu karna chattan dengan pria lain." Tegas Haru.

"chat dengan pria lain? Fina berfikir pria mana yang tuan muda maksud?"Gumam Fina.

"Oh maksud tuan si Heri, ketua kelas kami? Hahhaha", Fina tertawa dan mengatakan bahwa mereka hanya berteman.

"Begitu, apa kamu yakin kalau pria itu menganggapmu sebagai teman, atau... ?" Haru bangun dan mendekatka wajah Fina.

"Jangan pernah mengkhianati suamimu ini, atau kamu akan menyesal". Sebuah ciuman mendarat di bibir Fina, membuat Fina kaget bukan main.

"Dengarkan itu baik-baik," jelas Haru.

Fina hanya terdiam bengong, tidak bisa berkata-kata.

"Apa barusan tadi? di, dia mencium bibirku, First kiss ku... Dia mengambil First kiss ku, bagaimana bisa dia menciumku seperti itu. Padahal dia sendiri yang mengatakan tidak tertarik dengan wanita sepertiku." Fina sibuk dengan Fikirannya, sementara Haru sibuk dengan tangannya memainkan baju tidur Fina dan rambutnya. Lalu memeluk Fina dan membenamkan kepalanya di dada Fina.

"Tu, tuan jangan seperti ini." sanggah Fina. Tapi Haru mengacuhkannya.

"Bagaimana ini, jantungku berdebar kencang sekali, apa dia bisa mendengarnya?" perasaan Fina tidak karuan.

"Tidurlah, jika tidak kamu akan kesiangan besok. Atau ingin aku yang menidurkanmu?" Haru menggoda dengan membuka 2 kancing baju Fina.

Fina buru-buru tersadar dan menutup dadanya dengan kedua tangannya.

"Ba, baik saya akan tidur" jawab Fina, walau sebenarnya dia tau tidak akan bisa tidur dengan mudah setelah sebuah ciuman hangat mendarat di bibirnya.

Bersambung....

1
Mainah Inah
udah ku duga
Sandisalbiah
keduanya lemah dan gak bisa bersikap tegas.. hah..
Sandisalbiah
Fina lemah banget..
Mainah Inah
katanya pewaris tunggal,katanya banyak perusahaan, katanya ketua geng yang disegani kok takut? dasar cemen
Sandisalbiah
pecundang... itu lah haru.. gak bisa menentukan sikap.. cinta tp menyakiti.. cemburu dgn perlakuan Hari ke Fina lalu dia sendiri gimana.. manusia munafik...
Sandisalbiah
Haru pernah bermonolog kalau dia sengaja menjebak Herman agar bisa memiliki Fina itu artinya Haru emang mencintai Fina tp yg jd pertanyaan kapan Haru pertama melihat fina..?
Sandisalbiah
kalau Rere bukan kekasih Haru lalu siapa.. mereka sangat dekat.. apa sepupu, adik.. atau mantan.? .
Sandisalbiah
ternyata Fina ceroboh dan naif.. hah.. harusnya jd perempuan yg sudah biasa kerja keras dia itu jd org yg teliti dan waspada.. ini kok berbanding terbalik...
Sandisalbiah
utk org sekelas tuan muda harusnya masalah Fina dan kekasihnya ini hanya hal sepele tp kalau udah melibatkan hati jd ribet urusannya
Sandisalbiah
dr sikap Haru di sini menandakan kalau dia peduli dgn Fina.. tp kenapa perlakuannya sok bossy
Mainah Inah
😦😦😦😦
Mainah Inah
hadeeeh ngarep
Sandisalbiah
bener² pengisap alterego si Haru.. tp tunggu gak mungkin org kaya kek dia gak punya wanita pujaan alias kekasi.. jd Fina beneran cuma di jadikan mainan ini..
Sandisalbiah
sikap Haru sangat mencurigakan..
Sandisalbiah
Fina hanya korban dr keegoisan kakaknya dan Haru yau pasti itu, seharusnya dia tdk bersikap kassr pd dina apa lagi dia kini udah jd istrinya..
Sandisalbiah
lela X SMA, Fina udah berusia 17 thn.. apa dia dulunya telat masuk sekolah.. harusnya usia segitu udah kls XI
Sandisalbiah
Haru ber kepribadian ganda.. saat jd guru bersikap kalem dan di rumah galak seperti rentenir
Sandisalbiah
jd Fina di jadikan jaminan hutang di Herman pd Heru
Sandisalbiah
neg dgn kelakuan kakak Fina..
Sandisalbiah
Dina langsung ketemu calon jodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!