NovelToon NovelToon
Sistem Kuliner Absolute Sang Raja Dapur

Sistem Kuliner Absolute Sang Raja Dapur

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Arka kehilangan segalanya dalam satu malam ketika warung makan peninggalan almarhum orang tuanya dihancurkan oleh lintah darat dan kekasihnya meninggalkannya demi pria kaya yang sombong. Di ambang keputusasaan saat mencoba memasak seporsi nasi goreng terakhir di tengah puing-puing warungnya, sebuah suara mekanis misterius tiba-tiba bergema di dalam kepalanya. Berbekal Sistem Kuliner Sakti yang memberinya hadiah uang tunai dan keterampilan tingkat dewa setiap kali pelanggannya merasa puas, Arka memulai langkah balas dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Pagi hari menyapa kota dengan semburat jingga yang indah di ufuk timur.

Arka sudah kembali dari pasar subuh dengan membawa bahan-bahan segar yang jauh lebih banyak dari kemarin.

Hari ini ia tidak hanya membawa beras, tetapi juga puluhan bungkus mie telur kuning dan beberapa ekor ayam potong.

Semua bahan itu akan menjadi panggung pertunjukan bagi Resep Rahasia Bumbu Serbaguna yang baru ia kuasai semalam.

Ia segera mencuci ayam-ayam itu hingga bersih dan memotongnya menjadi bagian-bagian yang presisi dengan pisau dagingnya.

Tak tak tak tak!

Suara irisan pisau kembali menggema di bawah tenda warung yang sederhana itu.

Arka melumuri potongan ayam itu dengan campuran Bumbu Serbaguna dan membiarkannya meresap selama beberapa menit.

Warna daging ayam yang pucat perlahan berubah menjadi kekuningan dengan aroma rempah mentah yang sudah tercium tajam.

Jam menunjukkan pukul enam pagi ketika pelanggan pertama mulai berdatangan.

Mereka adalah bapak-bapak dan ibu-ibu yang kemarin sempat tidak kebagian nasi goreng karena kehabisan porsi.

"Pagi Mas Arka, hari ini saya pesannya dua porsi ya biar tidak menyesal lagi." Sapa seorang bapak berdasi yang hendak berangkat ke kantor.

"Wah, kebetulan sekali Pak, hari ini saya punya menu baru yaitu Mie Goreng Spesial dan Ayam Goreng Krispi." Arka menawarkan dengan senyum ramah.

"Boleh deh Mas, saya coba mie gorengnya satu dan nasi gorengnya satu." Balas bapak itu tanpa ragu sedikit pun.

Arka mengangguk mantap dan langsung menyalakan kompor gasnya dengan kekuatan penuh.

Wushhh!

Lidah api biru menjilat dasar wajan baja yang sudah diberi sedikit minyak bawang.

Arka memasukkan telur, sayuran, dan mie basah, lalu menaburkan bubuk Bumbu Serbaguna ke atasnya.

Srenggg!

Seketika itu juga, ledakan aroma magis yang sangat luar biasa menyapu seluruh area warung tenda tersebut.

Wanginya jauh lebih pekat dan menggoda daripada wangi nasi goreng kemarin.

Beberapa pelanggan yang sedang duduk langsung berdiri dari kursi mereka karena kaget dengan wangi yang tiba-tiba menyerang hidung mereka.

"Ya ampun, bumbu apa yang Mas pakai itu, wanginya sampai membuat perut saya perih karena lapar!" Seru seorang ibu-ibu sambil memegangi perutnya.

"Ini bumbu rahasia warisan keluarga Bu, dijamin rasanya tidak akan mengecewakan." Arka menjawab sambil terus mengayunkan wajannya dengan ritmis.

Klang klang klang!

Dalam waktu singkat, seporsi mie goreng berwarna cokelat keemasan yang mengkilap tersaji di atas meja.

Bapak berdasi tadi langsung mengambil garpu dan menyuapkan mie itu ke dalam mulutnya yang sudah penuh air liur.

Nyam.

Mata bapak itu langsung melotot lebar seolah baru saja tersambar petir di pagi hari.

"Ini gila, mie goreng ini rasanya seperti masakan koki istana!" Bapak itu berteriak kegirangan tanpa mempedulikan gengsinya lagi.

Ia langsung menyantap mie itu dengan rakus, membuat pelanggan lain yang melihatnya menelan ludah dengan susah payah.

[Ding!]

[Satu porsi menu baru berhasil terjual dengan penilaian Sangat Puas.]

[Kemajuan Misi Kedua: 1/100 Porsi]

Suara mekanis dari sistem menjadi penanda bahwa hari yang sibuk telah resmi dimulai.

Berita tentang menu baru warung Arka menyebar dari mulut ke mulut dengan sangat cepat di antara para pekerja kantoran dan warga sekitar.

Dalam waktu kurang dari dua jam, lima puluh porsi mie goreng dan ayam krispi telah ludes terjual.

Antrean kembali mengular panjang hingga ke bahu jalan, bahkan lebih ramai dari saat jam makan siang kemarin.

Arka tidak berhenti bergerak, tangannya terasa seperti mesin yang tidak kenal lelah berkat energi dari sistem.

Setiap kali ayam goreng krispi diangkat dari penggorengan, aroma gurihnya selalu berhasil menarik pejalan kaki yang kebetulan lewat.

Di tengah keramaian itu, sebuah mobil MPV hitam mewah berhenti tepat di belakang antrean pelanggan.

Pintu mobil terbuka dan turunlah seorang pemuda dengan rambut dicat warna-warni yang mencolok.

Pemuda itu mengenakan kacamata hitam berukuran besar dan memegang sebuah tongkat swafoto yang terpasang ponsel canggih.

Di belakangnya, ada seorang kameramen yang membawa kamera profesional dan lampu sorot portabel.

Pemuda itu adalah Rio, seorang food vlogger terkenal dengan nama akun Rio Makan Bang yang memiliki setengah juta pengikut.

Rio adalah orang bayaran yang disewa oleh Dimas semalam untuk menghancurkan reputasi warung Arka lewat siaran langsung.

"Halo sobat lapar semuanya, kembali lagi bersama Rio Makan Bang di siaran langsung pagi ini!" Rio mulai berbicara ke arah ponselnya dengan suara yang dibuat-buat agar terdengar ceria.

"Hari ini banyak banget netizen yang minta Rio buat review sebuah warung kaki lima yang katanya lagi viral di depan restoran bintang lima."

Rio mengarahkan kameranya ke arah warung tenda Arka yang terlihat sesak oleh pelanggan.

"Tapi lihat deh sobat lapar, tempatnya kumuh banget kan, tendanya saja ada yang robek-robek begitu." Rio mulai melancarkan narasi negatifnya sesuai dengan naskah dari Dimas.

"Jujur saja, Rio agak ragu sama kebersihan makanan di sini, jangan-jangan air cucian piringnya dipakai berkali-kali." Ucap Rio sambil menutupi hidungnya dengan gaya berlebihan.

Komentar di siaran langsung Rio mulai bermunculan dengan cepat.

Banyak pengikutnya yang ikut-ikutan merasa jijik dan menyuruh Rio untuk berhati-hati.

Rio tersenyum licik melihat reaksi penontonnya yang sangat mudah dipengaruhi.

"Tapi demi sobat lapar semua, Rio rela berkorban nyawa untuk mencicipi makanan sampah ini." Rio berjalan menerobos antrean tanpa rasa bersalah.

"Permisi, permisi, kasih jalan buat konten kreator dong!" Kameramen Rio mendorong beberapa pelanggan agar menyingkir.

Arka yang sedang fokus memasak menoleh dan mengerutkan kening melihat keributan yang dibuat oleh dua orang asing itu.

Namun begitu melihat ponsel yang sedang menyiarkan siaran langsung, Arka langsung teringat pada syarat misi keduanya.

"Sistem meminta ulasan positif dari food vlogger dengan pengikut lebih dari seratus ribu, apakah orang badut ini memenuhi syarat?" Batin Arka penuh harap.

[Ding!]

[Target terdeteksi: Rio Makan Bang.]

[Jumlah pengikut: 500.000+.]

[Status: Memenuhi syarat untuk penyelesaian misi.]

Senyum tipis perlahan mengembang di wajah Arka yang berkeringat.

Ia tahu ini adalah kesempatan emas, meskipun niat kedatangan vlogger itu terlihat sangat mencurigakan dan sombong.

"Hei penjual, aku pesan menu andalanmu yang paling mahal di sini, cepat buatkan karena aku sedang siaran langsung ditonton puluhan ribu orang!" Rio menggebrak meja dengan arogan.

"Tentu saja Mas, silakan duduk, saya akan buatkan Mie Goreng Spesial dan Ayam Krispi Bumbu Rahasia." Arka menjawab dengan sangat tenang.

Rio duduk di kursi sambil terus mengoceh menjelek-jelekkan meja plastik yang menurutnya lengket dan bau.

Arka tidak mempedulikan ocehan itu dan mulai menyiapkan masakannya dengan konsentrasi penuh.

Wushhh!

Srenggg!

Begitu Arka menaburkan Bumbu Serbaguna ke dalam wajan, asap harum langsung mengepul dan tertiup angin tepat ke wajah Rio.

Seketika itu juga, mulut Rio yang tadinya sibuk mencela langsung tertutup rapat.

Matanya di balik kacamata hitam itu membulat sempurna mencium aroma surgawi yang belum pernah ia temui di restoran termahal mana pun.

Air liurnya tiba-tiba menumpuk di dalam mulut hingga ia harus menelannya dengan susah payah agar tidak menetes.

"Wangi apa ini, kenapa rasanya menggoda sekali?" Batin Rio yang mulai merasa panik karena tubuhnya merespon aroma itu di luar kendali.

Namun ia segera menggelengkan kepalanya untuk mengusir pikiran itu.

"Sobat lapar, wanginya sih lumayan, tapi biasanya makanan pinggir jalan yang wanginya berlebihan itu pakai micin murahan sekilo!" Rio kembali memfitnah ke arah kamera dengan senyum sinis.

Hanya butuh tiga menit bagi Arka untuk meletakkan sepiring mie goreng dan sepotong ayam krispi yang masih mengepul di depan Rio.

"Silakan dinikmati Mas Vlogger." Ucap Arka sambil tersenyum penuh arti.

Kamera menyorot hidangan itu secara dekat dan jelas.

Tampilannya sangat cantik, mie yang mengkilap keemasan dan ayam krispi yang kulitnya terlihat sangat renyah.

Bahkan para penonton di siaran langsung mulai memuji tampilan makanan itu di kolom komentar.

1
Ponny Sagita
serius thor? restoran mahal pake kursi plastik?
Ponny Sagita
kok masih pinggir jalan? othor niiih yaaa
Nissa Safira: mungkin iyaa outdoor kak, soalnya si Arka lagi proses membangun restoran mewahnya sendiri kak🤣
total 1 replies
Ponny Sagita
masak nasinya kan baru pagi pagi, kok bisa didinginkan semalaman?
Nissa Safira: hahaha dari semalem nasi nya belum habis kak gara2 malem nya di datengi preman🤣
total 1 replies
Wega Luna
keterlaluan udah hutang bunga tempat dagang dirusak ,itu bisa dilaporkan, loh
Nissa Safira: hahahaa namanya juga utang sama rentenir sadis kak😅
total 1 replies
Mohd Harmizi
berhasil jual 3 ribu kok poin kepuasan hanya 500?
Nissa Safira: iyaa juga iyaa.. kelupaan kak🤣
total 1 replies
m_reynaldi
mantapp.. update bab yg banyak thorr 😍
Fariq Banafsaj
lanjut🤩
Dewa Naga 🐲🐉
mantappp.. lanjut...💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!