Rahim Bayaran Sang CEO
Clarisa, seorang gadis desa yang berhasil merubah hidupnya dengan menjadi sekertaris di perusahaan besar.
Interaksinya dengan sang pemilik perusahaan membuat butiran cinta mulai tumbuh dihatinya.
Rasa cintanya mengantarkannya ke sebuah kegilaan dengan menerima tawaran sang CEO untuk menjadi istri kontrak sekaligus rahim bayaran.
Mampukah Clarisa meluluhkan hati sang CEO?
Apakah rencana tersembunyi Clarisa akan berhasil?
yuk simak novel ini!
Nb: dilarang plagiat!! apabila ada kesamaan nama tokoh, mungkin hanya kebetulan semata.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jangan Macam Macam
"Kamu lulusan anak kuliner ya?" Tebak mama Dina.
"Bukan tan, tapi dulu saat Risa tinggal dipanti memang ibu panti mengajarkan semuanya. Jadi Risa tau"
"Oh, jadi gadis ini dari panti" batin mama Dina.
"Eh, kayaknya papanya Dev udah pulang deh. Mama keluar dulu ya bentar" panitnya keluar dari dapur.
"Oh ya tan, tempat bahan kue sebelah mana?"
"Itu di rak atas"
Risa mengangguk paham
Mama Dina meninggalkan Risa begitu saja di dapur ditemani beberapa pelayan.
Risa mencoba meraih rak paling atas itu namun tidak sampai.
"Mbak, ini biasanya dibukanya gimana?" Tanya Risa pada pelayan disana.
"Biasanya pake kursi non"
"Ohh gitu ya"
"Ada apa?" Tanya Dev yang baru saja datang.
"Astaga, kau mengagetkanku" Risa mengelus dadanya.
Dev hanya mengangkat sebelah alisnya
"Tolong buka kan rak paling atas itu, aku mau ambil bahan kue"
"Segini saja kau tak sampai?" Cibir Dev karna Rak itu masih pendek menurutnya.
"Ya iyalah, kau kan tinggi" kesal Risa balik.
Risa melotot saat Dev mengambil bahan disana sedangkan Risa belum berpindah tempat.
Alhasil wajah Risa menempel pada dada bidang pria itu.
"Astaga, kalian ngapain?" Mama Dina kaget melihat adegan yang membagongkan itu.
Reflek Risa mendorong Dev
"Astaga, maaf tan, tadi Dev cuma mau mengambil bahan kue" Risa menjelaskan kesalahpahaman tadi.
"Ck kalian ini, awas kalau sampai macam macam. Kalian belum menikah" pesannya lalu kembali keluar dari ruang dapur itu.
",Tuh kan gara gara kamu" kesal Risa.
"Kamu lah"
"Kamuu"
"Kamu"
2 orang itu malah adu mulut. Risa seolah tak takut dengan Dev padahal kalau dikantor ia takut melihat kegalakan bosnya itu.
Dev segera menyingkir dari dapur daripada meladeni gadis yang selalu membuat hari hari nya suram itu.
Setelah beberapa saat, Kue buatan Risa sudah jadi.
Gadis itu menyiapkan semua masakan dimeja makan.
"Ah ya ampun, malah jadi merepotkan kamu" ucap mama Dina yang baru saja masuk dapur.
"Sepertinya dia memang cocok untuk Dev" batinnya.
"Ah, nggak papa tan"
"Panggil aku mama"
"Hah?" Risa bingung.
"Iya, kan kau pacarnya Dev kan? Panggil aku mama"
Risa tersenyum kikuk
"I iya ma"
Berselang 5 menit para
Berselang 5 menit para keluarga sudah datang.
"Wahh siapa ini?" Tanya Papa Adit melihat seorang gadis dimeja makan.
"Pacar Dev pa" jawab Dev singkat.
"Hah? Kak Dev punya pacar?" Seorang gadis sma yang baru saja datang kaget.
"Hehe iya, perkenalkan namaku Risa om, dek" Risa bingung memanggil apa pada gadis didepannya.
"Ini adiknya Dev, namanya Vina. Dia masih sma"
"Oh begitu ya, salam kenal ya dek"
Gadis itu hanya mengangguk
"Ayo semuanya makan"
Makan malam dimulai dengan beberapa obrolan.
"Ini semua tadi yang masak Risa loh" ucap Mama Dina.
"Wah, ternyata pinter masak juga. Kamu nggak salah pilih Dev" ucap papa Adit.
Dev hanya tersenyum tipis.
Hari sudah menunjukan pukul 9 malam
"Bos, aku pengen pulang. udah malem" bisiknya pada Dev.
"Hmm" Dev beranjak.
"Om, Tante, Risa pengen pamit pulang dulu ya Tan, om. Udah malem banget"
"Kok Tante lagi sih, kan udah dibilang panggil mama"
"I iya ma" Risa masih gugup dengan panggilan baru itu.
"Hati hati Dev, nggak usah ngebut ngebut"
Dev hanya berdehem
Sepanjang jalan, Risa dan Dev saling diam
Setelah selesai mengantarkan Risa, Dev kembali ke rumahnya.
"Jadi tadi pacarmu Dev?" tanya mama Dina
"Iya ma"
"Cantik, pinter masak juga. Mama suka" baru kali ini mamanya mengungkapnya sukanya pada gadis yang dibawa Dev.
"Hmm iya ma"
semangat KA..