NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Arin adalah gadis tomboi yang suka bercanda, sebagai anak SMA yang merayakan kelulusan. Arin atau Rin Rin bertamasya bersama rombongan sekolah nya, tanpa sengaja Arin menginjak kucing berbulu putih yang begitu cerah, setelah itu sebuah kejadian membuat Rin Rin terjatuh di sebuah lubang yang membawanya kesebuah dimensi lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di bawa ke kerajaan Bumi.

"Hihihi..., ternyata dia tidak berani." gumam Arin dalam hati.

"Yang mulia, apakah kita melihat perbatasan lagi?" tanya pengawal Zeros.

"Tidak, kita kembali ke istana." jawab kaisar Qianro.

"Baiklah kalau begitu, aku juga mau pergi juga." ucap Arin yang hendak pergi.

"Kamu mau kemana?" tanya kaisar Qianro.

"Eeee..., pokoknya aku mau pergi, kemana dan di mana nanti aku pikirkan." jawab Arin yang melepaskan pelukan Kaisar Qianro.

"Mau pergi ya?" tanya kaisar Qianro sembari tersenyum.

"Iya." jawab Arin. Setelah itu dia bersiap untuk pergi, namun sayangnya tiba-tiba kaisar Qianro merapal kan sebuah mantra yang membuat Arin perlahan tidak sadarkan diri.

"Huff..,"

"Bug..," Arin pingsan.

"Yang mulia." panggil pengawal Zeros.

"Aku akan membawanya ke istana." kata kaisar Qianro.

"Tapi yang mulia." ucap komandan Yong-an yang kemudian terdiam.

"Apakah aku harus menuruti perintahmu, komandan?" tanya kaisar Qianro.

Komandan Yong-an terdiam, dia tidak berani berkata apapun.

Arin di bawa ke kerajaan Bumi oleh kaisar Qianro, pria penguasa kerajaan manusia itu ternyata sudah terpesona oleh kecantikan Arin.

*Kerajaan Bumi*

ketika Kaisar Qianro membawa seorang wanita ke kerajaannya, tentu saja bisikan bisikan mengganggu langsung terdengar di telinga para istri sang Kaisar.

*istana Harem*

kabar sang kaisar yang membawa pulang seorang wanita langsung didengar oleh para istri Kaisar Qianro, salah satu istri yang selalu menguasai istana harem atau istana para wanita itu mendapatkan kabar dari salah satu pelayan.

"Ratu." panggil pelayan.

Seorang wanita yang bernama Zivara, istri yang selalu memerintah di istana harem itu tentu saja juga sangat terkejut dengan kabar yang sudah beredar di istana.

"Apa kamu yakin dengan apa yang kamu laporkan itu?" tanya Zivara.

"Tentu saja ratu, hamba sangat yakin dengan apa yang saya laporkan, sekarang wanita itu sudah berada di istana Kaisar." jawab si pelayan wanita.

Zivara mengepalkan tangannya, dia kemudian langsung berdiri dan pergi menuju istana sang Kaisar.

*Istana Utama*

Di istana utama atau istana milik Kaisar Qianro, pria itu sedang membaringkan Arin di ranjang super megahnya.

"Dia benar-benar istimewa." ucap kaisar Qianro. Tangannya mengusap lembut wajah Arin dengan lembut.

"Emmmm...,"

Arin menggeliat. Dia mulai terbangun dari pingsannya. Kedua matanya terbuka perlahan, setelah itu dia menatap pria yang ada di depannya itu, pria yang ada di rumah makan dan menolongnya dari serangan komandan Yong-an.

"Tuan, kenapa kamu ada di sini?" tanya Arin ketika melihat Kaisar Qianro berdiri di sampingnya.

Tak ada jawaban, namun pria itu tersenyum begitu lebar ketika melihat Arin sudah terbangun. "Kamu sudah bangun rupanya, aku akan meminta para pelayan untuk membuatkan makanan untukmu." ucapnya. Kaisar Qianro kemudian keluar dari kamarnya dan meminta salah satu pelayan untuk membuatkan makanan.

Arin sudah terbangun, dia terduduk sembari menatap tempat keberadaannya. Tempat asing yang tiada dia kenal sama sekali. "Ini di mana?" ucapnya bingung. kedua matanya terus memperhatikan tempat keberadaannya sekarang.

"Aku meminta pelayan untuk membuatkan kamu makanan." kata Kaisar Qianro.

Arin semakin bingung, dia tadi tiba-tiba pingsan, sekarang dia tiba-tiba berada di tempat asing. "Maaf ya tuan, Kamu ini sebenarnya siapa sih? dan saat ini aku ada di mana!" tanya Arin penuh kebingungan.

"Saat ini kamu berada di tempatku." jawab Kaisar Qianro dengan nada yang begitu lembut. tangannya hendak menyentuh pipi Arin namun Arin sendiri langsung menarik wajahnya.

"Di rumahmu? kenapa aku bisa ada di rumahmu?" tanya Arin yang tidak mengerti kenapa sekarang ini dia berada di rumah pria asing yang menolongnya itu.

Tak berselang lama datang beberapa pelayan yang membawakan makanan untuk Arin, beberapa hidangan yang baunya begitu menggugah selera.

"Makanlah dahulu, setelah kamu makan Kamu akan tinggal di sini." kata Kaisar Qianro.

Arin mengerutkan keningnya, dia tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh kaisar Qianro. "Apa maksudmu, tuan? kenapa aku harus tinggal di sini?" tanya Arin.

Para pelayan berdiri di depan ranjang Arin.

sang Kaisar tidak menjelaskan dengan detail, pria itu kemudian meminta para pelayan untuk melayani Arin. "Layani calon ratu kalian dengan baik, jika sampai kalian melakukan kesalahan maka kalian akan aku hukum." ujar Kaisar Qianro.

para pelayan itu langsung membeku, mereka menganggukkan kepalanya kemudian menatap sosok seorang gadis muda yang sekarang ini tidur di ranjang sang Kaisar.

"Mari nona, salah satu pelayan kemudian melayani Arin.

"Kalian ini siapa?" tanya Arin.

Salah satu pelayan kemudian memberanikan diri untuk memperkenalkan diri mereka. Pelayan bernama Xan-bium itu kemudian menceritakan mengenai keberadaan Arin.

"Kerajaan bumi? kerajaan apa lagi?" tanya Arin.

Pelayan bernama Xan-bium itu kemudian menceritakan mengenai kerajaan satu-satunya yang ada di dataran manusia, dulu ada beberapa kerajaan namun beberapa kerajaan itu sekarang berada di bawah kekuasaan Kerajaan bumi.

"Tambah pusing aku mendengar cerita ini, ini dunia apaan sih? dunia yang sangat membingungkan. Orang pusing tambah pusing mendengar cerita mereka." ucap pelan Arin yang nampak memijit kepalanya. "Oh ya, pria itu tadi siapa?" tanya Arin yang menanyakan mengenai Kaisar Qianro.

"Dia adalah yang mulia Kaisar Qianro, Kaisar pemimpin klan manusia." jawab Arin.

"Ada lagi pakai nama clan, di dunia ini kenapa ada banyak cerita sih.. dunia manusia, dunia siluman, dunia iblis dunia makhluk halus lalu ada dunia apalagi? di tempatku aja cuma ada setan sama manusia. Tapi lebih jahat manusia daripada setan." gumam Arin yang nampak sudah tidak betah berada di ranjang.

Tak berselang lama beberapa pelayan kembali masuk ke kamar sang Kaisar, para pelayan itu membawa pakaian untuk ganti Arin.

Hari itu Arin mau tidak mau harus berada di tempat yang asing, sedangkan si kembar dua siluman beruang itu nampak sangat kebingungan. Mereka benar-benar sedih karena kehilangan Arin.

"Ibu.. tolong kakak cantik, aku tidak mau kakak cantik berada di dunia orang-orang jahat itu." rengek Fan.

"Kita tidak boleh gegabah, kalau kita langsung ke dunia manusia dan ada orang yang bisa mencium bau siluman kita.. bisa-bisa kita dibunuh oleh mereka." jawab nyonya beruang.

"Iya, lagian kalian ngapain sih berada di ladang besar? sudah aku bilang jangan ke sana, tempat itu adalah batas dunia manusia dan dunia siluman!" bentak paman kerbau.

"Kami tadi itu memancing, saat kami memancing nggak tahunya tiba-tiba Arin tercebur di aliran sungai. dan aliran sungai itu membawanya ke dunia manusia." Hu-bao mencoba untuk menjelaskan situasi yang terjadi.

"Ibu.. pokoknya tolong kakak cantik, aku tidak mau kakak cantik disiksa oleh mereka." si kembar terus merengek dan meminta ibunya untuk menyelamatkan Arin.

*bersambung*

1
Zheyra
lanjut terus kak
Zheyra
Ternyata udah beristri🤭
Zheyra
lanjut kak
Zheyra
lanjut
atiyah
hallo thor ketemu lagi.semangat terus 💪
shafrilla: terima kasih kak.😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!