HIDUP KEMBALI!!! atau lebih tepatnya mengulang kembali, siapa yang percaya akan hal ini, hanya orang tidak waras saja yang percaya.
Tetapi percaya atau tidak percaya itulah yang Viola rasakan sekarang, gadis bernama lengkap Viola Arayla Queensya berusia 22 tahun itu hidup kembali setelah dirinya mengalami kematian akibat ke perbuatannya sendiri.
Di kehidupan sebelumnya Viola adalah gadis yang sangat jahat dan suka menyelingkuhi suaminya yang bernama Sean Algala Frendolem, bahkan dia dan kekasih selingkuhannya yang bernama Deanra berniat ingin menyingkirkan Sean.
Sedangkan Sean adalah pria yang menaruh semua perasaannya pada Viola, Sean rela melakukan apapun agar Viola bisa mencintainya. Tetapi perasaan cintanya itu di balas dengan luka, Viola bahkan secara terang-terangan selingkuh di depannya. Dengan kembalinya Viola ke masa lalu, apakah dirinya bisa memperbaiki semuanya atau tidak?
Selamat membaca..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Iblis Berkedok Malaikat
Malam harinya terlihat Viola yang memakai gaun dengan lengan panjang, tentu itu permintaan Sean yang tidak ingin kulit istrinya dilihat oleh siapa pun, beruntungnya gaun yang dipilih Sean tidak begitu buruk untuknya.
'Apa kamu tidak bosan menatap ku sedari tadi?" tanya Viola sedikit risih dengan tingkah suaminya
'Tidak sayang, bagaimana kalau setelah acara ini kita buat Sean junior lagi" ucap Sean sambil tersenyum manis tetapi dimata Viola senyumannya itu begitu mengerikan
'Apa harus malam ini?" tanya Viola memastikan karena dia ingin menghabiskan banyak waktu bersama kedua orang tuanya
'Tentu saja, semakin cepat Sean junior hadir maka semakin kuat juga pengikat kita" balas Sean menarik Viola ke dalam pangkuannya sambil mengecup lembut bibir Viola
'Apa pernikahan ini belum cukup kuat untukmu?" tanya Viola sambil menggelengkan kepalanya
'Bukan begitu sayang, kamu jelas ingat bagaimana teman saudara ku ingin merebut mu dariku, itu membuatku takut kehilanganmu" ucap Sean sedih
'Baiklah, terserah kamu saja" pasrah Viola membuat Sean tersenyum bahagia karena rencananya berhasil ingin lebih lengket lagi dengan Viola
'Sebaiknya kita turun sayang, ku pikir tamunya sudah berdatangan" ajak Viola dan Sean pun menyetujuinya
Kedatangan keduanya begitu menjadi sorot perhatian bahkan ada beberapa yang menggosipkan Viola yang durhaka kepada kedua orangtuanya.
'Tidak perlu di dengarkan sayang, mereka hanya iri padamu" Sean menutup rapat telinga Viola membuat Viola terharu akan sikap Sean
'Terimakasih sayang, aku tidak apa-apa kok" Viola tersenyum manis pada Sean padahal dalam hatinya dia begitu mengutuk perlakuannya yang egois di kehidupan lamanya
'Mama, papa" panggil Viola pada kedua orangtuanya
'Kamu sudah datang sayang? Kamu sangat cantik" puji sang Mama membuat Viola senang
'Benarkah? Sean yang pilih gaunnya ma" Viola membanggakan gaun pilihlah Sean
'Mama bilang kamu yang cantik bukan gaunnya sayang" kekeh Sean membuat ketiganya tertawa lucu kecuali Viola yang malu
'Tentu cantik, karena mama juga cantik dan sudah pasti putrinya cantik" balas Viola tidak mau di tertawakan
'Sudah, sebaiknya kita mulai acaranya, tamu yang lain juga pasti sudah menunggu sedari tadi" ajak papa Juanda
Papa Juanda pun memberikan aba-aba agar pembawa acara membuka acaranya.
Dan terlihat papa Juanda yang membacakan kata-kata menyentuh untuk mama Miara yang sangat dia cintai, bahkan kata-kata untuk Viola dan Sean juga ada sehingga membuat suasana nampak haru, beruntungnya pembawa acara begitu lihai dalam berkata-kata sehingga acara kembali nampak hidup.
'Apa kamu mau kuenya?" tanya Sean menatap Viola yang sedari tadi melihat ke arah kue anniversary papa Juanda dan mama Miara
'Mau" ucap Viola cepat dengan wajah berbinar-binar
'Apa Sean junior sudah hadir di perutmu Sayang? apa kamu sedang ngidam? bukankah kita baru semalam melakukannya? Ternyata cairanku begitu bagus sehingga dalam satu malam langsung berhasil" gurau Sean sambil menggoda Viola yang kini cemberut
'Nyebelin banget sih!" kesal Viola
'Aku hanya bercanda sayang, baiklah biar aku ambilkan untukmu" Sean pun pergi mengambilkan kue yang diinginkan oleh sang istri
Setelah Sean pergi tiba-tiba seseorang duduk di samping Viola, mata Viola membulat melihat sosok di sampingnya.
'Kamu?" Viola menatapnya tajam
'Apa kamu mengenal ku?" tanya orang itu dengan suara lembutnya sambil tersenyum manis
'Tentu aku mengenalmu, kamu dan Deandra adalah iblis" batin Viola
'Tidak" balas Viola cuek seolah-olah tidak mengetahui wanita di sampingnya
'Perkenalkan, namaku Tiara lestari Handoyo putri dari kolega papa kamu" kenal Tiara tersenyum semanis mungkin tetapi Viola tau jika itu hanya senyuman palsu
'Oh ya? saya Viola Arayla Queensya" Viola menahan diri agar tidak menjambak wanita di depannya
'Ku dengar kamu sudah menikah dengan Sean, Sean adalah teman kecilku" Tiara nampak tebal muka membuat Viola semakin kesal
'Tentu saja kami sudah menikah, dan sebentar lagi Sean junior akan hadir disini" Viola mengelus perutnya dan terlihat respon Tiara yang kelihatan marah
'Oh ya? aku tidak tau itu, dulu saat kami masih kecil Sean berjanji akan menikah dengan ku tetapi setelah besar dia lupa akan hal itu" Tiara menampilkan wajah sedihnya
'Baguslah dia tidak menikahi kamu, kamu itu kan iblis berkedok malaikat" batin Viola
'Kupikir itu hanya janji anak kecil, mengapa kamu begitu serius?" balas Viola santai
'Tapi aku sudah sangat berharap" Tiara bahkan meneteskan air matanya
'Aku tidak perduli sih, jujur saja itu masa kecil kalian, sekarang bukan zaman dimana kalian masih kecil jadi tidak perlu bahas kehidupan kecil kalian" Viola memutar bola matanya malas
'Maaf aku lama sayang" ucap Sean datang tiba-tiba
'Eh sayang, ini Tiara teman kecil kamu dulu, katanya kamu pernah bilang waktu kecil akan menikahinya" kekeh Viola tersenyum licik sedangkan Tiara nampak kelabakan
'Dia memang teman masa kecilku, tetapi aku tidak pernah mengucapkan kata-kata itu" balas Sean menampilkan wajah garangnya hal itu membuat Viola bahagia sedangkan Tiara nampak pucat
'Umm... mungkin aku lupa" elak Tiara
'Jangan mengatakan kata-kata yang tidak benar pada istriku, kita juga tidak sedekat itu sejak kecil, jangan mencoba memprovokasi antara hubungan kami!" Sean menatap Tiara tajam
'I..iya sepertinya aku yang berpikir macam-macam, kalau begitu aku pamit" Tiara pun pergi meninggalkan Sean dan Viola yang tersenyum bahagia karena tanpa berbuat apapun Tiara pergi dengan sendirinya
'Sayang, kamu percaya dengan ku kan?" tanya Sean menatap Viola takut
'Aku percaya sayang, mana kuenya" Viola begitu bersyukur mendapatkan suami terbaik seperti Sean
'Ini, makanlah" Sean menyerahkan piring berisi kue pada Viola
'Makasih sayang" Viola begitu senang melihat kue yang diberikan Viola
'Terimakasihnya nanti saja di kamar" bisik Sean membuat Viola malu
'Baiklah" balas Viola
Viola menyuapkan kue tersebut ke dalam mulutnya sesekali menguapi Sean yang begitu bucin padanya.
Hingga tidak terasa acara pun berjalan dengan lancar sampai selesai.
'Sebaiknya kalian istirahat, papa sama mama juga mau istirahat" ucap Papa Juanda
Sesampainya di kamar keduanya membersihkan tubuh masing-masing.
Terlihat Sean yang baru keluar dari kamar mandi dan melihat Viola yang kini tertidur di ranjang membuatnya terkekeh.
'Kamu sudah janji kalau kita buat Sean junior malam ini, baiklah kali ini aku berikan istirahat tetapi kedepannya jangan harap sayang" ucap Sean sambil membenarkan posisi tidur Viola
Sean memandangi wajah cantik Viola, wajah yang begitu menarik perhatiannya bahkan wajah yang membuatnya jatuh cinta, di awal pernikahan memang terasa berat tetapi kini Sean tidak mau mengingat hal itu, sekarang fokusnya hanya untuk masa depan.
'Aku mencintaimu sayang, sampai kapan pun, jangan meragukan cintaku" ucap Sean sambil mengecup kening Viola setelah itu Sean pun tertidur
⚫⚫⚫
Pengen jugalah dapat suami bucin seperti Sean, pasti senang banget...
riri-can