NovelToon NovelToon
My Cold Senior

My Cold Senior

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti Nursholihah

Budayakan Follow sebelum membaca💜

"Yang jadi milik gue, akan tetap jadi milik gue!"
~Arva Syahreza.

"Nggak, aku nggak mau menderita karena jadi milik kamu!"
~Mikaela Nafisha.

Ketenangan dalam hidup Mikaela, kini seakan hanya menjadi angannya saja. Sungguh, tidak terbayang dalam hidup Mikaela, ia akan masuk ke dalam dunia Arva yang penuh rahasia.

(proses revisi penulisan)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Nursholihah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

prepare

Follow instagramnya @lovelyliy_ untuk tau info tentang cerita yang aku tulis ini😉

Tinggalkan vote dan komentarnya ya

Agar author semangat lanjut ceritanya 😘

Happy Reading ♡♡

Mikaela dan Rani berencena untuk mencari pakaian selepas pulang kuliah. Dan sejak pagi hingga kini Arva benar-benar seperti di telan bumi, gak nampak seujung hidungnya pun selain di kantin tadi

Mikaela berusaha menyingkirkan pikirannya. Berusaha Mengikhlaskan ciuman pertamanya, "tidak .. itu bukan ciuman pertamaku" batin mikaela membantah. Bahkan ciuman itu tidak sedikitpun dibalasnya, Arva itu pemaksa

"Keliatannya lo ga mood Arv.. jangan bilang besok malam lo gakan dateng" ucap Vino menebak

Arva hanya mengngkat kedua alisnya dengan senyum smirk khasnya

"Tapi gue denger si Mikaela bakal dateng" ujar Rendra

"Gadis polos itu?" Batin Arva

"Yang bener? Gue ga nyangka dia anak club juga haha" ucap Vino

"Tadinya dia nolak tapi temennya maksa gitu" jelas Rendra lagi

"Lo tau dari mana?" Tanya Arva yang mulai mengeluarkan suara mahalnya

"Bersuara juga lo" ejek Vino

"Tadi gue denger obrolan mereka" ucap Rendra

"Mustahil"

"Lagian kan ini setaun sekali, gada salahnya dong gadis polos juga ikut. Tapi gue takut aja dia dimanfaatkan cowok brengsek kayak lo" tuduh Rendra melirik ke atah Vino

"Sialan lo. Sedetik kemudian gue mati di tangan dia" ucap Vino melirik ke arah Arva dan diikuti dengan tawa yang bersautan kecuali Arva

Arva tetap dengan diamnya. Jangan nyangka Arva bener-bener diem ! Tubuhnya emang gak gerak tapi otaknya itu lagi muter hebat bekerja keras

______________________

Mikaela dan Rani saling bersautan di sela-sela langkahnya. Pokoknya kalo mereka berdua udah ngobrol, semua keresahan yang ada di benak seakan hilang

Arva menghentikan langkahnya ketika melihat siapa yang ada di depannya yang lagi-lagi tak memperhatikan jalannya karena obrolan asiknya

5 meter lagi tubuh itu bakal nabrak tubuhnya

"Arv.." panggil Vino setengah berbisik

Deg

Rani tiba-tiba menghentikan jalannya dan tidak lama Mikaela pun terhentak, langkahnya terhenti merasa ada sesuatu menahan jidatnya

Arva menahan jidat Mikaela dengan telunjuknya. Tanpa bergeming Arva melanjutkan langkahnya kembali, meninggalkan gadis yang sedang berdiri mematung

"Mikaa.. lo gapapa kan?" Tanya Rani menambah langkahnya mensejajarkan dengan posisi Mikaela

Mikaela hanya menggelengkan kepalanya dengan tatapan kosong. Secepat itu manusia berubah, Mikaela bingung dengan perasaannya yang tidak seperti biasanya. ia menepuk-nepuk dadanya menghilangkan rasa yang mengganggunya

"Ko lo beda Arv.." ucap Vino

"Kemaren lo agresif sama gadis itu" tambahnya

Arva mengernyitkan keningnya "dia bukan tipe gue"

"Tepattt. Gue juga mikir gitu" ucap Rendra

"Tapi ko kemaren lo grecep banget si"

"Maksud lo apa gue ga ngelakuin apapun" sanggah Arva dengan segala tuduhan temannya yang gak masuk akal

Vino dan Rendra hanya saling melempar tatap tak paham. Atau mungkin temennya ini lupa? dia emang cepet ngelupain orang sih. Gada cewe yang tahan lama sama dia, selain Vanya itu. Satu-satunya cewe yang masih sanggup bertahan dan menempel kayak perangko

"Hayy.. besok malem kita jadi pasangan yaa" ajak Vanya yang tiba-tiba muncul di hadapannya udah kayak hantu

"Gak" tolak Arva tanpa ragu

"Kenapa.."

"Gue gakan dateng, lo pilih salah satu antara mereka aja" Arva mendorong tubuh kedua teman yang mengapitnya lalu memutar tubuhnya dan berlalu gitu aja

"Sama gue aja yu" ajak Rendra sambil mengedipkan sebelah matanya

Vanya berekspresi jijik dan bergidik merinding lalu menyusul Arva yang sudah hilang entah kemana.

______________________

"Lo yakin?" Tanya Mikaela sekali lagi.

"Yaampun Mika lo bisa diem ga? Gue yakin lo minggir" ucap Rani jengah. Entah keberapa ratus kali pertanyaan itu terucap darinya. Yakin ? Yakin ? Emang dia pikir ini lagi acara kuis apa?

Rani menggeser tubuh Mikaela yang menghalangi pintu rumahnya.

"Malem om.." sapa Rani yang langsung berhadapan dengan lelaki paruh baya yang sedang membaca koran di sofa

Rani menyenggol lengan Mikaela yang maaih terpaku ragu. Masa harus ngenalin sendiri? Si Mika parnoan emang, padahal kan pamannya keliatannya baik ko tapi kenpa dia segan banget kayaknya

"Emm i ini Rani temen aku, paman" ucap Mikaela

"Oh silakan duduk.. kenapa baru pulang? Udah hampir jam 8 loh" tegurnya

"Maaf paman, tadi kami ada keperluan jadi pulang telat" jelas Mikaela lalu dibalas anggukan paham pamannya

"Begini om sebenernya saya kemari itu untuk minta izin, besok ada acara kampus tapi acaranya malem. Kan Mikaela gapernah keluar malem nih jadi takutnya om kurang percaya gitu. tenang aja om ada saya ko" ucap Rani panjang lebar

Paman Mikaela tertawa renyah mendengar ucapan Rani yang berusaha meyakinkan

"Kenapa om?" Tanya Rani heran

"Iya.. kamu ajak aja Mikaela. Om takut dia jadi kuper" ucap paman lalu tertawa lagi

"Paman ngizinin?" Tanya Mikaela tak percaya

"Kamu kan sudah besar" ucap paman

"Paman yakin? Gak takut aku kenapa-kenapa? Acaranya malem loh" ucap Mikaela meragukan

Paman mengernyitkan keningnya "kalo kamu gamau ikut yasudah jangan" ucapnya

"Hahaha Mika pengen banget ikut ko om, tadi dia paling exited banget cuman gaenak sama om katanya" sanggah Rani cepat

Mikaela mendengus, padahal dia gamau ikut sebenernya tapi Rani yahh yaa cuman karena dia. Acara begituan itu bukan Mikaela banget. Pernah kejadian Mikaela ikut acara serupa waktu masih di london, ga lebih dari 10 menit ia langsung pulang. Pening, entah musik ataupun suasananya bikin ricuh.

_________________________

Gelap

Arva duduk di sudut kamarnya yang hanya diterangi cahaya bulan yang memantul dari jendela.

Lagi-lagi ia merasakan sakit yang amat sangat di kepalanya. Sprei dan segala yang berada di atas kasurnya sudah berhamburan di lantai tak karuan

"Aaakkkkk" Arva menjambak rambutnya sendiri berharap sakitnya berkurang.

Tingggg

Suara nyaring menusuk pendengarannya sampai kedalam dan tak tertahankan.

Bruk

Tubuhnya ambruk di lantai dengan hembusan angin yang masuk melewati jendela menyapu helaian rambutnya

Tok tok

"Den.."

Tok tok

"Den Arva.. dipanggil nyonya" ucap ART nya lagi sedikit menambah volume suaranya

"Iya" jawab Arva

Arva bangun dari ketidak sadarannya beberapa menit yang lalu. Lensa mata seolah berubah memerah semakin menambah kesan tajam pada sorot matanya.

"Arva .." sapa Shopia hangat penuh kerinduan. Hampir 6 bulan ia tidak bertemu dengan anak semata wayangnya demi mengikuti langkah kerja gila suaminya

"Masih inget ada saya ? Syukurlah" ucap Arva dingin. Singkat tapi penuh makna

"Maksud kamu apa nak? Kenapa ngomongnya formal gitu? Kayak sama.."

"Udah tatap muka kan? Arva capek mau tidur" ucap Arva lalu kembali menaiki tangga menuju kamarnya

Shopia tertegun dengan sikap anaknya yang tidak seperti biasanya. Arva gak pernah ngomong kayak gitu sebelumnya.

"Mih .. kenapa bengong?" Tanya Danu yang baru membawa beberapa dokumen yang ketinggalan di mobilnya tadi.

"Arva pih, kenapa sikap dia sama mami begitu ya?"

"Begitu gimana?"

"Ya gak kayak biasanya pih.." Shopia menautkan kedua tangannya

"Mungkin Arva capek mih, udah gausah dipikirin ya" ucap Danu menenangkan lalu menggiring istrinya ke kamarnya

__________________

Hari yang cerah bagi jiwa yang cerah. Mikaela kembali dengan senyum lebarnya membuat matahari pagi ini iri karena merasa tersaingi

"Mika.." panggil Melvin

"Iya" Mikaela memutar kepalanya ke arah suara

"Nanti malem ikut kan?" Tanya Melvin

"Emmm kayaknya iya deh" Mikaela menggaruk leher belakangnya. Sikap yang aneh, harusnya dia begitu kalo jawabannya "kayaknya enggak deh" tapi ini? Ya itu dia harus digaris bawahi, Mikaela mau cuman karena ajakan Rani

"Ko kayak yang ga seneng gitu sih?" Tanya Melvin heran. Karena obrolan semua cewek yang ia lewati sedari gerbang tadi seputar kostum buat nanti malam dan gandengan yang akan dibawa. Tapi kayaknya Mikaela bukan salah satu diantara mereka

"Mau jadi pasangan gue disana?" Tawar Melvin

"Emang harus berpasangan ya?" Tanya Mikaela

"Yaa gak juga sih tapi.."

"Lo sama gue" potong seorang pria. meraih tangan Mikaela untuk menjauhkan posisi tubuhnya yang dekat dengan Melvin

Please like dan comment !!

1
anselma Felisitas
Kecewa
anselma Felisitas
Buruk
emmiliana harwin
kayanya nih cowok berkepribadian ganda
Sri Mulyati
visualnya biar tambah seru
Arik Kristinawati
mikhaela kok jgkelin sih....udah tipu mrtua tu...bilang dsuruh minum ma arva...kna usir baru tau rasa....hmil2 sa...entar gmna2 kinsul dokter
Arik Kristinawati
msak mikhaela g bisa bhs asing sih...kan tnggal d luar negeri....hrusnya lbih jagolah...
Arik Kristinawati
disini yv bego tu authornya yg g bisa selesein critanya g bisa cari jln kluarnya mubeng trys disitu...menclok sana mnclok sini..gih sekolah bhs lgi biar mood buat novelnya
Arik Kristinawati
mndingan mika pergi cari kja...msak ibu mika g da sodara lgi selain pmannya tu...ni jga pman koclok g cari ponakannya
Arik Kristinawati
gimana ni hbis tidur ma arva...gnti tdur ma rendra...entar tdur ma vino...brgilir sja jijai
Arik Kristinawati
pria yesman... sesuai dg otak gilanya...mudah2an gila bneran....habis nidurin mika....trus g ingat...balik lgi ke bgke jalang ....crita gak bagus mbulet crita orgil mgkin ini
Arik Kristinawati
kalo g mau miliknya dganggu ksih bodyquard dong....ini ni dah cweknya lemah,g py kekuatan pa apa...yatim piatu adehhh....
Arik Kristinawati
critanya ni cewek n cowok g bener semua sprti alurnya...amburadul semua sbntar ini sentar itu....semua cewek n ckwok pda jalang smua apkah dunia smkin hncur...😭😭😭
Arik Kristinawati
buat mikhaela jgn lemah leo ding....hrus hjar balik tu...dah hidup dluar negeri lbih keras msak g bisa tendang balik si valak vanya....spya jalang sok kcntikan takut ma mikhaela dong
Arik Kristinawati
kok critanya ketemu trus brtengkar dg melvin n mikhaela nangis gituuuuuu2 treus trus kpan solusibya mbulet kek rambur
Arik Kristinawati
suka sih dgn org yg lgsung2....jgn yg harus mnta ijin u ciumlah....tpi gak suka ma sifatnya yg tukang celap celup sini sana hasilnya wnita utamanya dpt bekas
Arik Kristinawati
crita kok bingung mju mndur trus mles ada pov2 si a....si b....
Dewi Agustin
Lumayan
Adreena
Arva kenapa dekat nenek lampir itu ya...jangan2 di paksa papanya lagi ..jahat
Adreena
gara2 gatel itu
Adreena
Laki2 tidak punya komitmen jelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!