NovelToon NovelToon
Istri Terbuang Tuan Impoten

Istri Terbuang Tuan Impoten

Status: tamat
Genre:Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Obsesi / Penyesalan Suami / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:825.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ridz

Nyaris dijadikan wanita malam oleh ayahnya sendiri, Diajeng malah menjadi istri dari Danu, seorang pria lumpuh dan impoten yang arogan dan kejam.

Akankah Diajeng bisa merubah hati suaminya atau malah menyerah dimana saat itu ada seorang pria lain bernama, Damar yang masih menunggu cinta dari Diajeng.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12. Perlakukan Dengan Baik

..."Mengerti akan arti kesempurnaan adalah sebuah kesempurnaan."...

...- Anonymous....

"Selamat siang, Tuan Artonegoro," sapa seorang satpam yang sedang berjaga di depan pintu utama kantor Danu.

Memanggil atasan dengan panggilan nama bslakangnya sudah menjadi kebiasaan bagi dunia pekerjaan seperti yang terjadi pada Danu yang biasa disapa Artonegoro.

Danu tidak menghiraukannya, dia hanya memasang ekspresi datar sembari Diajeng mendorong kursi rodanya masuk ke dalam.

Sesampainya didalam staff kantor langsung berdatangan menyambut kehadiran Danu, CEO Perusahaan msreka.

Disaat penyambutan itu, seorang cleaning servis berjalan tergopoh-gopoh mendatangi Danu ingin ikut menyambutnya tapi dia malah terjatuh di hadapan Danu.

Melihat itu membuat Glen mengode cleaning servis wanita itu untuk segera menjauh namun Diajeng langsung menahannya.

"Tunggu!"

Semuanya terdiam, termasuk cleaning servis wanita itu karena dia tahu bahwa Diajeng adalah istri CEO di perusahaan ini.

Diajeng melangkahkan kakinya ke arah cleaning servis itu dan menatap serius dirinya. "Kamu gapapa?"

Cleaning servis wanita itu menundukkan kepalanya kemudian menganggukkan kepalanya.

"Kamu pucat, kamu belum makan?"

Tidak ada jawaban, Diajeng beralih menatap Glen yang merupakan penanggung jawab disana selagi Danu tidak dikantor.

"Glen!" panggil Diajeng yang membuat Glen berjalan ke arah Diajeng.

Danu tidak bisa mencegah karena yang sudah Renata atur, Diajeng memiliki hak yang sama dengan Danu dalam terms sebagai istri seorang CEO.

"Kenapa karyawan disini semuanya agak pucat yah, apakah mereka tidak disediakan makan siang oleh pihak kantor?"

Glen terdiam. "Disediakan, Nyonya."

"Lantas? Kenapa bisa kejadian begini?"

"Peraturan dikantor sudah menuliskan bahwa selagi pekerjaan tidak selesai, tidak ada yang boleh mengambil istirahat walaupun sudah masuk istirahat," jawab Glen.

Diajeng terdiam, peraturan macam apa itu, ini sama saja menindas apa yang sudah menjadi hak seorang pekerja.

"Siapa yang membuat peraturan ini?"

"Tu-Tuan Artonegoro," jawab Glen yang membuat Diajeng menatap Danu suaminya.

Danu membuang muka malas meladeni tatapan mata istrinya yang bak elang menusuk dirinya.

Diajeng menghela napas kemudian berpikir sejenak.

"Dengar Glen, saya mau kalian semua istirahat makan siang dulu karena ini sudah lewat jam makan, siang mengenai peraturan tentang ini saya akan obrolkan bersama suami saya dan ipar saya, kalian bisa bubar saja," ujar Diajeng yang membuat semuanya bubar untuk mengambil istirahat.

"Glen! Kamu sudah makan siang?" tanya Diajeng yang membuat Glen mengangguk.

Diajeng kemudian meminta Glen kembali melanjutkan apa yang harus Danu pantau di kantor ini sehingga membuat Danu harus naik lift dulu untuk ke lantai dua.

"Saya naik, Tangga darurat saja Nyonya, Tuan," ujar Glen yang membuat Diajeng mengangguk.

Diajeng menekan tombol lift yang membuat pintu lift itu tertutup dan bergerak naik.

"Maksud kamu apa, merubah peraturan yang saya buat?"

"Kamu boleh arogan dan kejam Mas, tapi jangan sampai lupa atas hak-hak orang lain."

"Maksud kamu?" tanya Danu pada Diajeng yang berekspresi serius.

"Mereka pekerja kamu, mereka bekerja untuk kamu."

"Saya membayar mereka, Diajeng!"

"Tapi bukan itu hal utamanya, Mas, kalau kamu gak bisa memperlakukan mereka dengan baik setidaknya perlakukan mereka seperti manusia, jadilah manusia yang memanusiakan manusia lainnya," jawab Diajeng yang membuat Danu merasa tertampar.

Obrolan mereka terhenti saat pintu lift terbuka dan Glen sudah menunggu mereka, Diajeng lanjut mendorong kursi roda Danu menuju ruangan kerja Danu dimana disanalah Glen akan menjelaskan perkembangan terbaru tentang perusahaan mereka.

TBC

1
TRIDIAH SETIOWATI
bagus
erviana erastus
bapak durjana
@bimaraZ
outhor Ritz trmsk daftar favoritku,,meskipun masih muda karyamu selalu bikin candu
semangat berkarya....
Puji Rahayu
iya sbnrnya kl mo di bilang ya lelah
prasaan org lain gk da cobaan berat kyk yg ku alami.
hidupku penuh rintangan.masalah silih berganti.cobaan trs menerus.
tiap hr ni otak di jak berpikir rodi.
tp hidup itu pilihan.
qt hrs bs melewati tantangan hidup
bahagia itu bs qt ciptakan.
krn hidup gk cm diam d t4 aja.
qt hrs kuat n sabar.
jd ttp semangat hidup demi ank2..
yeeee....hidup mommyyy....😗👏👏
Puji Rahayu
satu kosong....😄😄😄
Puji Rahayu
kok brasa danu yg mw di perkosa...
auto ngakakkk...😃😃😃
Fie Lian
Luar biasa
Sinta Dewi
ceritanya bagus Thor tetap 💪💪🥰 berkarya ya. jangan patah semangat ya 💪. ditunggu karyamu yg lain. klw bisa cerita ini ada sambungan nya.😀
Rita Tanti
Luar biasa
Dyah Oktina
terima kasih ya nak author... Ibu sdh hampir baca semua cerita mu yg sdh ending..... semangat terus berkarya💪😍👍🏻
Dyah Oktina
sabar ya thor. .. banjir itu kesalahan manusia
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah......keren thor... kang2 jualan depan rumah author pd punya pemikiran bijak 👍🏻🤭😍
Dyah Oktina
ternyata cinta datang ngak perlu waktuyg lama
Dyah Oktina
ih... kok d kasih uang lagi sih.. dah tau matre 😠
Dyah Oktina
Mangga batagor deket rumah author. .. punya kata2 bijak... keren
Dyah Oktina
sedekah dari nulis thor.... ikhlas kan ya..
Dyah Oktina
positif lah... kla sdh d unboxing sm pa suami... 🤭
Dyah Oktina
gugup kali thor.... bukan gugur... jd selfok nih... ✌️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂 itu ada subtitle bhs korea 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!