NovelToon NovelToon
Istri 30 Trillion Mr. Mafia

Istri 30 Trillion Mr. Mafia

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Pengganti / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

TAMAT

"Ingat, kau milikku Kiar!" Sorot menusuk dari mata hazel Tuan mafia menyandera gejolak gadis itu.

Adalah Kiara Elga, nama janda kembang berusia 20 tahun. Sebuah peristiwa menakutkan membawa gadis malang itu kepada seorang mafia.

Dave Myles nama dari ketua sekumpulan rahasia yang terkenal dengan pengaruh besarnya di bidang politik, 28 tahun usianya, sukses, tampan, gagah, tapi sialnya adalah Kiara hanya istri sirinya.

Bukan main, hanya dalam waktu satu hari saja, Kiara mampu membeli berhektar-hektar tanah sawah di kampung halamannya.


Welcome para pembaca baru karya ku, Yeay, anda telah memasuki zona bucin akut beracun🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Telepon

Ruangan yang dikelilingi kaca-kaca transparan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Ini ruang formal milik Dave yang difungsikan untuk mengatur pertemuan.

Dave duduk pada kursi utama ruang meeting miliknya. Pertemuan penting dengan beberapa relasi telah dimulai.

Relasi Dave datang dari berbagai sumber, salah satunya orang-orang politik yang masih berada di bawah perlindungan ilegalnya.

"Reynolds, juga akan ikut menjadi kandidat. Dan pastinya dia akan melakukan segala cara untuk duduk di kursi perdana menteri." Albert menginformasikan fakta tersebut.

"Kandidat kali ini berat Bos. Reynolds lebih kuat dari lawan-lawan sebelumnya." Marvin berujar demikian demi memeringati atasannya.

"Apa kau yakin, akan terang-terangan bertarung dengan Kakak tiri mu sendiri Bos? Aku rasa, kita tidak perlu menyulut api terlalu banyak lagi." Tambahnya dengan bahasa Indonesia.

Marvin memang pribumi, tapi ia mempelajari bahasa Indonesia, demi mempermudah komunikasi mereka saat isi pembicaraannya tak ingin di ketahui banyak orang.

Setelah cukup lama duduk berpikir, Dave menatap laki-laki berdasi biru itu. Seperti biasanya, Wilson datang ke sini untuk mengajak kerjasama, meminta dukungan untuk pemungutan suara.

"Aku sudah putuskan, untuk tidak melakukan penyerangan pada Reynolds. Untuk kali ini, Dave Myles tidak bisa memberikan dukungan padamu Tuan Wilson." Dave pada akhirnya mengatakan penolakan.

Bagaimana pun, Reynolds yang menjadi lawan Wilson ini masih anak dari ayah kandung Dave. Kendati hubungan mereka tidak baik-baik saja, Dave masih menghargai silsilah darahnya.

"Lalu, apa kau akan berpihak pada Kakak tiri yang membuang mu?"

Dave terkekeh. "Dave dan Reynolds ada karena ayah yang sama, aku hanya tidak ingin memperlebar jarak kami dengan permusuhan politik. Aku minta maaf." Dave bangkit dari duduk, ia tersenyum kecil sembari membetulkan kemejanya.

"Di luar sana. Masih banyak yang akan bisa membantumu Tuan." Dave melenggang pergi setelah mengatakan itu.

"Tapi, ..."

"Saya juga permisi Tuan Wilson!" Marvin menyela ucapan Wilson, lalu berpamitan. Satu persatu orang-orang Dave juga ikut undur diri dari meja meeting.

Marvin bergegas menyejajarkan langkahnya dengan kaki-kaki Dave yang sudah keluar dari ruangan. "Aku setuju keputusan mu Bos, jarak mu dengan Reynolds, semoga tidak terlalu jauh lagi."

"Bagaimana istri ku? Aku mau tahu kabarnya hari ini." Tak mau membahas Reynolds sang Kakak tiri, Dave justru menanyakan Kiara.

"Aku lihat CCTV nya dulu."

Segera Marvin mengeluarkan ponsel dari saku celananya. Ia membuka file rekaman dari kamera pengawas yang terpasang di sudut-sudut rumah Dave.

"Apa yang dia lakukan hari ini?" Dave bertanya sambil melangkah menaiki tangga eskalator diekori tangan kanannya.

Menatap seksama layar ponsel, Marvin membulat matanya. Hari ini Kiara memasak, makan banyak, bahkan melakukan hal yang tidak ingin Dave dengar.

Dave menoleh penasaran. "Aku bertanya padamu Marvin!" Ketusnya.

"Hehe." Marvin menoleh menyengir. "Maaf, Mora mengirim pesan." Kilahnya.

"Cek kegiatan istriku hari ini!"

"Aman, aku lihat hari ini Nyonya muda cukup aktif, dia membaca beberapa buku cerita yang kau belikan, berjemur cantik, menari zumba dan lainnya. Seperti yang kau inginkan." Marvin berbohong demi membuat Kiara tidak tertekan.

Dave manggut-manggut. "Bagus. Hari ini sudahi temu janji, aku merindukannya."

"Ok."

...⭕⭕⭕...

Malam hari yang sunyi. Kiara duduk termenung menatap sepatu-sepatu heels baru yang dikirim suaminya.

Kaki sudah lecet-lecet, tapi Dave selalu membelikan sepatu hak tinggi. Matanya kian memerah akibat softlens yang selalu dipakainya.

Kiara harus selalu tampil cantik dengan cara yang Dave mau. Michelle, stylish khusus yang terus mendadani Kiara setiap harinya.

Kiara mendengus pelan. Menjadi kaya raya rupanya tidak semudah bayangannya. Masih banyak hal yang perlu penyesuaian.

Buku-buku novel harus pura-pura ia baca, demi membuat Dave tak lagi kecewa. Entah apa alasannya, Kiara menurut saja.

Dua bulan Kiara tinggal di rumah ini, ia sering diam-diam memasak sendiri. Perut sering melilit karena salad tak cukup membuatnya kenyang, tapi Dave selalu meyakinkan bahwa dirinya menyukai wanita yang menjaga berat badan.

"Sayang." Di tengah keheningan, sentuhan lembut melingkar di perut. Sepertinya Dave sengaja tak menyuarakan langkahnya. Ia selalu memberikan kejutan saat pulang.

"Gimana kabar mu hari ini?"

"Aku tidak baik." Kiara tak pernah bisa berbohong lama-lama. Ia pasti akan mengatakan kebenaran jika sudah tak kuasa menahan sesaknya.

"Kenapa?" Dave memutar tubuh Kiara untuk menghadap padanya. "Apa keluhan mu?"

Kiara menelan saliva pelan, kemudian menghela napas. Ia berusaha setenang mungkin membicarakan masalah ini.

"Aku kesepian di sini. Aku selalu sendiri, kamu memang memberikan aku uang dan fasilitas, tapi tak memberikan ku ruang bernapas." Kiara mengeluarkan unek-unek.

Dave terenyuh. "Maaf, tapi di sini tempat yang paling aman untuk mu. Percayalah." Ia dekatkan bibirnya pada wajah cantik istrinya yang berpaling.

"Orang-orang Erick mungkin masih mengincar mu. Belum lagi, musuh-musuh ku yang lain."

"Memangnya siapa kamu ini? Kenapa banyak sekali musuh mu?" Kiara mendorong Dave hingga menjauh.

Dave menggeleng. "Aku memang bukan orang baik-baik. Tapi percayalah, untuk urusan hati aku tidak main-main."

"Apa buktinya?" Kiara mencuatkan wajahnya.

"Semua yang aku berikan padamu, itu bukti aku sangat membutuhkan mu." Cetus Dave.

"Kenapa kita tidak menikah secara terang-terangan? Kenapa aku selalu kamu kurung? Apa aku tidak pantas kamu pamerkan?"

"Jangan bicara seperti itu, kau tahu tak mudah bagiku memiliki wanita seperti mu, aku tidak mau ada yang mengambil mu dariku!" Dave membentak.

"Kamu selalu meninggikan suara mu!" Kiara berkaca-kaca jika sudah seperti ini.

"Maaf." Dave selalu hilang kendali, tapi kemudian sesal menguasai diri.

"Aku hanya ingin membuat mu paham dengan situasi ku." Dave lirih saat melabuhkan kecupan sebagai tanda permintaan maaf.

"Maafkan aku." Bisiknya di telinga.

Kiara hanyut saat raba tangan Dave menguasai sela-sela rambutnya. Dave menyerang lehernya dengan kecupan dan goresan jambang tipisnya.

"Ough." Kiara tak pernah mampu menolak, saat suaminya meminta hak. Ia menyukai, ia menikmati, ia candu pada laki-laki ini.

Kiara tarik gesper suaminya, tapi kemudian telepon seluler berdering.

Trrruuuutt....

Kiara hapal sekali, Dave tak pernah mengacuhkan panggilan dari nada dering itu. Ia berusaha menguasai Dave dengan menarik paksa kemeja suaminya.

"Tunggu Sayang." Dave melerai penyatuan bibirnya. Ia meraba saku celananya, meraih ponsel dari dalam sana.

Kiara mendengus. "Siapa lagi yang menelepon? Kamu baru pulang Dave!"

"Tapi ini penting. Aku angkat sebentar, kamu tunggu di sini. Aku kembali setelah selesai."

"Sebenarnya apa yang tidak boleh aku tahu?" Tuntut Kiara.

"Tidak ada, Sayang." Dave mengusap lengan istrinya sebelum kemudian ia pergi keluar dari kamarnya.

1
lia rahma
semoga ceritanya tambah banyak, aamiin...
Alvia Vi
sejenis Reina ini tidak punya syukur,
bibit pelakor 😏
Alvia Vi
aku baru Nemu novel inii
gemes
Mivie
untung cuma d cerita coba d kenyataan,, 😱😱😱
Deswita
🙏🙏
Deswita
🙏
Ria Ningroem
Mas² Londo🤣🤣🤣
retno❤️
Keren banget ceritanya Kak... cerita satu dg yg lainnya nyambung... untung sdh baca cerita squel yg lainnya, jadi gak terlalu bingung... hebat banget Kak Pasha ini, gak pernah gagal, novelnya selalu bagus... semangat terus berkarta ya Kak... sukses selalu 👍🏻🥰
IbuNa RaKean
c Rega kena hukum karma atas omongan ny sndiri,Dy JD om om dan nikahin Vanesa yg masih abegeh🤣🤣
Rabiah Anggraeni
menarik, Dave suami idaman, kesetiaany pada Kiara dapat 100bintang....
semangt Thor...aku suka karya²mu - TDK ada yg terlewatkn, sehat selalu BSM klurga. aku slalu menanti karya2mu....semangt💪🏻💪🏻💪🏻💖
YuWie
Luar biasa
neng ade
seru dan menegangkan
Inooy
cerita nya simple,,sesimple bab nya yg pendek bgt menurut aq..biar simple dn pendek bab nya, tidak mengurangi ke'epikan nya, keapikan nya dn kecantikan nya..benar2 bagus nih cerita walaupun menceritakan tentang mafia dn kehidupan barat tp.masih sopan 👍👍
awal nya aq ragu utk membaca novel ini, tp karena penasaran aq lanjut sampe akhir..ternyata cerita nya g mengecewakan 👍👍👍👍
Renesme
Baguss 👍👍
Renesme
Dan sampe tua Rega tetep aneh, tapi itu yang menjadikannya menarik 😀
Renesme
Pantesnya ini yang jadi Kiara, putih dan agak bulet, khas gadis Priangan
Irma
Luar biasa
Riris riris
bagus , menarik 👍👍👍👍
Mifdatul Wiji
Luar biasa
Misna Mii
aku suka perbucinan suami istri loh thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!