NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Sahabatku

Terpaksa Menikahi Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: putri sulis

Kerap kali persahabatkan akan menumbuhkan ras cinta, terlebih jika persahabatan antara laki - laki dan perempuan.

Seperti yang aku alami, aku dan Arjuna sudah bersahabat sejak lama tepatnya sejak SMP. Usiaku memang lebih muda dua tahun darinya. Tapi karena keenceran otakku aku bisa tinggat dengannya.

Dan ini kisahku dengan sahabatku Arjuna, yang terpaksa menikah karena suatu alasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri sulis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maaf, maa 2.

Ku beranikan diri menghampiri mama mertuaku yang sibuk didapur mempersiapkan makan malam. Sekali lagi akan kucoba mencari simpati beliau padaku.

" Maa, Hana bantuin yaa?" tanyaku lirih lalu mengaduk panci diatas kompor itu.

Mama diam, masih enggan melihatku.

" Maa, jangan gini, Hana jadi nggak enak. Marah saja ma, kalau mama mau marah, " ucapku pelan berharap beliau akan melunak.

" Terus mama harus bagaimana Han, apa mama harus seneng liat kelakuan kalian? Apa kamu nggak liat Farhana, diluar sana banyak pasangan yang sudah hamil sebelum mereka menikah. Tapi, kalian malah.... Yaa Allah." Mama menggelengkan kepala.

" Dunia memang sudah terbalik.!" sambungnya.

Aku menggigit bibir bawahku, mata kini mulai memanas karenanya. Diomeli itu rasanya sangat tidak enak. Namun, ini lebih baik dari pada didiamkan.

" Nggak seharusnya kamu bilang geli, sama suami sendiri meskipun belum ada cinta diantara kalian. Semua itu tipu daya setan. Kamu ngerti, nggak?"

" Maaf, ma " kataku menunduk.

Mama menghembuskan nafas kasar. " Kamu tahu kalau ini salahkan, Han.?"

Aku menggigit bibir, orang tua memang tak bisa dibohongi, sangat peka terhadap permasalahan anak - anaknya.

" Farhana memang salah. Maaf, Ma!"

" Masi mau alasan kalau semuanya gak mudah? Makanya saat ini masih belum juga berhubungan dengan suami sendiri? Dia suami kamu, bukan lagi hanya sekedar sahabat kamu lagi , Farhana.!"

Diam - diam aku menghapus air mata yang meleleh dipipi.

" Nggak seharusnya bilang geli sama suami kamu. Itu aib ranjang, Farhana."

" Maaf, ma!" kataku menunduk.

Mama menghembuskan nafas kasar.

" Kamu tahu kalau ini salah kan, Han.?"

Aku menggigit bibir, orang tua memang tak bisa dibohongi, sangat peka permasalahan anak - anaknya.

" Farhana, memang salah ma, maaf ma."

" Masih mau alasan kalau semua nggak mudah? Makanya sampai saat ini masih belum juga berhubungan dengan suami sendiri? Dia sekarang suami kamu, bukan hanya sahabat kamu lagi, Farhana."

Diam - diam aku menghapus air mata yang meleleh dipipi.

" Nggak seharusnya bilang geli, aneh atau apaun itu pada suami kamu. Itu aib ranjang, Farhana."

" Iya, Ma."

" Ini salah ! Kalian kalau belum bisa juga pisah.! Mumpung pernikahannya belum didaftarkan."

Deg! Lagi - lagi hati ini terasa nyeri, seperti disayat belati. Pedih. Hingga air mata ini semakin lama semakin bertamabah deras. Aku mengusap wajah dengan tangan. Lalu mengangguk.

" Jadi belum didaftarkan, ya?" suaraku bergetar.

" Berusahalah, gimana caranya agar Arjuna melihatmu sebagai wanita.!" suara mama mulai melunak.

" Iya, Ma." jawabku aku tak tahu harus membela diri seperti apa. Aku terpojok.

" Kalau memang nggak bisa, jangan dilanjutkan lagi.! ujarnya tegas.

Menghela nafas dalam, " Hana butuh waktu mikirkan semua ini ma.!" menatap mama dalam.

" Yaa, sudah.!" ucapan mama terdengar pasrah.

Air mataku masih mengalir dari pelupuk mata.

" Jangan menangis, gimana kalau Oma melihat, beliau masih syock karena penjelasan mama dan papa tadi. Jadi jangan membuat Oma semakin sedih.!"

Aku mengangguk pelan sambil membalik ikan dalam pengorengan didepanku. Hatiku rasanya kebas, setelah omelan mama barusan.

**

Saat makan malam, suasana mendadak hening. Tak ada yang bersuara, terlebih Oma yang masih terlihat kecewa. Ahh, jadi ngeri sendiri.

" Arjuna, apa kamu serius dengan pernikahan ini.?" tanya Oma yang mengagetkan semua orang terlebih aku.

Kulirik Arjuna disampingku, ingin tahu jawaban apa yang akan dia berikan. Karena pertanyaan itu juga yang selalu menghantui pikiranku selama ini.

Arjuna mendehem, semua orang menatap dan menantikan jawaban apa yang akan keluar dari mulutnya. Namun, aku lihat keraguan dimimik wajahnya. Haah, benar kata mama lebih baik pisah.!

" Juna, serius Oma." Jawab Arjuna , aku tersenyum ada sedikit rasa lega dan hati yang menghangat mendengar itu.

" Hana sudah berkorban banyak untuk keluarga kita. Aku tidak mungkin menyia - nyiakan pengorbanannya, apalagi keluarga kita akan malu lagi jika kami membatalkan pernikahan ini.!"

Deg, jantungnya seperti tertusuk jarum beracun saat itu. Ternyata memang nama baik keluarga yang menjadi alasan mempertahankan semua ini. Uuhh, rayanya aku sudah dibawa terbang lalu dijatuhkan kembali dengan sakit yang luar biasa.

" Selesai makan ikut Oma keruang kerja. Kamu Aryo dan Sinta kalian juga.!" tegas Oma lalu meninggalkan meja makan.

Setelah makan malam penuh drama itu, aku membersihkan diri sebelum beranjak tidur. Udara terasa sangat dingin disini. Namun, saat menutup tirai jendela, aku melihat keluar. Pemandangan malam hari sungguh sangat indah.

Dari balkon kamar aku bisa melihat bukit - bukit penuh dengan cahaya lampu dari rumah - rumah penduduk. Langit pun penuh bintang, sungguh indah ciptaanMu yaa Allah.

Aku mengusap lenganku, udara diluar sungguh sangat dingin. Hingga jaket yang ku tak dapat membuat kulitku sedikit hangat. Tapi, aku masih ingin menikmati pemandangan indah ini.

" Disini dingin. Masuklah.!" ajak Arjuna yang baru saja datang. Lalu berdiri disampingku.

Aku hanya mengangguk, tak ingin menanggapi apapun apalagi melihat wajahnya. Hatiku masih sesak dengan perkataannya tadi. Haah, sudahlah berharap pada selain Allah, memang hanya akan membuat sakit hati.

" Diam aja, sariawan yaa.?"

" Malas, " jawabku ketus.

" Dingin gini enaknya ngapain yaa.?"

Sesaat pikiranku menerawang omelan mama tadi sore didapur, kekecewaan mama yang mambuat ku sesak.

Mengapa hanya aku yang didesak, hanya aku yang dimarahi mama. Harusnya Arjuna juga. Dia sebagai laki - laki yang memintaku hari itu, lebih bersalah dalam hal ini.

" Sudahlah, aku mau tidur.!" sahutku cepat.

Aku langsung masuk, merebahkan tubuhku diatas ranjang dan menarik selimut sampai leher untuk menghalau udara dingin yang menusuk kulit.

Ingin rasanya marah pada Arjuna, tapi aku juga iba padanya. Tak terbayangkan bagaimana perasaan Arjuna yang harus berhubungan intim dengan istri sahnya, namun hatinya masih pada wanita lain.

Ahh, pasti berasa jajan diluar menyalurkan hasrat pada perempuan murahan diluar sana.

Sementara aku, pasti serasa p****ur yang rela melayani nafsu birahi seorang laki - laki. Melakukan hubungan suami istri tanpa cinta, tak terbayang rasanya. Geli, aneh dan menyakitkan. Pasti.

Terima kasih,

Sehat selalu semua.

1
vivit nurhidayah
Luar biasa
Aulia Ananda
seru bgt ceritanya
Ade Diah
kok gitu...
Ade Diah
Baguslah ceritanya ampe nangis tadi...
Ade Diah
Baguslah ceritanya ampe nangis tadi... pas baca yang Juna bilang sepupu
Ade Diah
Luar biasa
Ade Diah
Banget ampe netes air mata saking sakitnya.
Elizabeth Zulfa
ini si kembar blm dikasih nama loh.. tpi udah gak up lgi smpek skrg..
IndraAsya
jejak 🐾
Intan Reni Agustina
bagus
Rha Shantika
good
Olivia Jasmine Arsend
alur ceritanya bikin aku nyesek thor.. jd ingat masa lalu 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Olivia Jasmine Arsend
cowok emang susah minta maaf klo punya salah yg ada kita yg kena omelnya
Olivia Jasmine Arsend
cowok emang susah minta maaf klo punya salah yg ada kita yg kena omelnya
Indrijati Saptarita
lanjuuuuuuuuutttt udah setahun lebih tuuu.....
Indrijati Saptarita
ngeselin amat yaa....
Bunda Salma
egois sekali nih orang tua, kenapa gak anak kamu yang kamu cecar... dia yang gagal move on dari mantan calon istrinya koq yg disalahin hana?
Dafina Delisha
sebel sama si Juna.. Kurang apa pengorbanan hana 😡😡
miramiramp
bikin baper, ceritanya bagus banget thor
Rully Salahudin
CCTV, Thor... bukan sisi TV
D€LLANØ ARZZ: typo nya kejauhan njirr😭🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!