NovelToon NovelToon
Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Misteri / Fantasi Timur
Popularitas:79k
Nilai: 5
Nama Author: Yoake-Sama

[Cover buatan salah satu pembaca baik hati yang mau membuatnya]


"Namaku Yaoma aku hanyalah bocah kecil, yang hidup bahagia, setidaknya itu menurutku sampai kehancuran akibat para Dewa di langit terjadi...."

"Peperangan para Dewa terlalu menghancurkan dunia, ibuku yang seorang Dewi kembali ke langit dan berusaha menghentikannya..."

"Tapi dia tidak pernah kembali, dan senyuman kebahagian keluargaku tidak pernah lagi terlihat..."

"Aku yang masih kecil terkadang berpikir begini 'Apa semua masih bisa kembali?' yah meski setelah melihat fakta hari itu harusnya mustahil yah."

(Authornya jarang off, sorry kalo jarang baca komen + ini novel uji coba. Semoga menikmati)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoake-Sama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12 "Cambuk Godaan Dan Fisik Iblis, Prt 2"

Chapter 12

"Cambuk Godaan Dan Fisik Iblis, Prt 2"

Langit di atas dunia bawah sudah sangat gelap dan bulan bersinar dengan terang di atas hutan yang berada di atas tempat Dunia Bawah.

Kembali ke keadaan sekarang yang berada di dunia bawah pertarungan Yaoma Vs Beellzebub dan Succubus.

"Silahkan lakukan itu Beellzebub!" perintah Yaoma sekaligus ajak Yaoma pada Beellzebub.

"Tentu saja! ayo Succubus!" jawab Beellzebub pada Yaoma sekaligus ajaknya pada Succubus.

"Yah!" jawab Succubus padanya.

"HAH....!!!" teriak mereka berdua sembari berusaha berubah.

Tubuh Beellzebub tidak berubah banyak hal namun rambutnya sedikit memanjang dan menjadi berdiri, dengan aura hijau yang perlahan menyelimuti tubuhnya.

Sedangkan Succubus pandangannya sempat berubah menjadi seperti binatang liar, meski hanya sekilas dan ia sedikit demi sedikit berubah mulai dari tingginya, kukunya dan telinganya.

"Sepertinya ini lebih kuat dari Micteulanica dan Dagon yah...," ucap Yaoma melihat bentuk perubahan mereka dan energi mereka yang terus bertambah.

Tinggi Succubus bertambah dan jauh lebih tinggi daripada saat ia menjadi loli, bajunya sobek dan berubah menjadi sebuah kulit naga, dan juga wajahnya berubah menjadi lebih elegan dan jauh dari kata imut dan di akhir perubahannya muncul sayap naga di punggungnya.

"Awekaning : Half Dragonic Girls" kata Succubus dengan elegan setelah perubahannya berhasil.

*Ilustrasi

Awekaning

[Half Human Dragon Girls]

Sedangkan Beellzebub, sekejap saja ototnya melebar dan kembali seperti semula dengan raut muka yang lebih serius dengan rambut yang berdiri ke atas dan aura hijau yang menyelimutinya.

"Awekaning : Full Green Demon Aura!" ucap Beellzebub setelah mengaktifkan awekaningnya.

*Ilustrasi

Awekaning

[Green's Demon]

"Ini berbeda dengan Micteulanica, dan Dagon yah. Terutama kau Succubus-chan," ucap Yaoma sembari mengarahkan telunjuknya ke arah Succubus.

"Yah, tapi berbeda dengannya. Tubuh ini adalah full untuk pertarungan jarak dekat karena aku tak ada api," jawab Succubus dengan elegan pada Yaoma.

"Suaranya juga menjadi elegan, cih loliku jadi hilang!" gerutu Yaoma dengan kesal.

"Yah, lihat saja perbandingan ini!" ucap Beellzebub sembari langsung menerjang ke arah Yaoma.

Yaoma berusaha menahan serangan Beellzebub cenah berusaha menggenggamnya seperti sebelumnya.

Beellzebub menerima tantangan Yaoma yang berusaha menahan serangannya dan dengan sengaja memukul tangan Yaoma yang berusaha menahan serangannya.

Yaoma menerima pukulan Beellzebub dan seketika tulang di dalam tangan Yaoma patah.

"Kekuatannya 4x lebih kuat dari sebelumnya!" gumam Yaoma yang merasakan sakitnya pukulan Beellzebub.

Beellzebub tidak memberi kesempatan Yaoma untuk berpikir dan langsung menyerang dengan tangan satunya lagi dan menghantam wajah Yaoma dengan keras sampai wajahnya setengah hancur.

"Sial.. sepertinya 10x...," pikir Yaoma dengan kesakitan sembari terpental di udara.

Succubus langsung terbang dengan sayapnya dengan kecepatan yang lebih cepat daripada terpentalnya Yaoma dan menyusulnya.

Succubus menginjak Yaoma dari udara dengan kaki naganya dan menjatuhkan Yaoma.

Yaoma berusaha menahan serangan Succubus berikutnya dan langsung menggunakan tangannya menjadi perisai untuk bertahan.

Succubus mencakar tangan Yaoma dengan kakinya yang lain dan berhasil menembus pertahanan tangan Yaoma.

Succubus langsung menginjak kedua tangan Yaoma dan langsung menunduk dan menggunakan tangannya untuk mencabik tubuh Yaoma dengan tanpa ampun.

Yaoma menggeliat untuk berusaha bebas dari serangan Succubus dan juga karena reaksi alaminya karena kesakitan.

"Sial, aku tak bisa lepas!" pikir Yaoma di tengah-tengah ia di cabik Succubus.

"Minggirlah, Succubus!" perintah sekaligus peringatan dari Beellzebub pada Succubus.

Succubus langsung menanggapi perkataan Beellzebub dan terbang ke atas dan melepaskan tangan Yaoma.

"Habisi dia!" perintah Succubus pada Beellzebub di udara.

"Death Kick!" teriak Beellzebub sembari menyerang Yaoma dengan melompat cukup tinggi ke arah Yaoma.

"Dark : Dark Speed!" Yaoma mengaktifkan skillnya dengan cepat.

Yaoma menghindari serangan Beellzebub dengan kecepatan kegelapan, sehingga Beellzebub menginjak lantai dan membuatnya rusak parah sampai pilar yang menopang tempat itu retak cukup besar.

"Dia lari yah!" gerutu Beellzebub dengan sedikit kesal.

Yaoma dengan cepat berada di belakang Beellzebub dan bersusah melakukan serangan balik.

Beellzebub langsung menyadari kehadiran Yaoma di belakangnya dan menunduk dengan cepat dan menendangnya dengan tumit kakinya dari belakang.

Serangan dari tumit Beellzebub mengenai bulu hati Yaoma dan Yaoma langsung memuntahkan darah sembari mundur dengan melompat ke belakang.

"Uargh...," kata Yaoma sembari memuntahkan darah kembali.

Yaoma memegang mulutnya dan membuatnya menjadi sasaran empuk.

"Sialan... sakit sekali...," ucap Yaoma sembari melihat tangannya yang penuh darah dari mulutnya.

Succubus tidak membuang kesempatan dari Beellzebub dan terbang dengan cepat menggunakan sayapnya ke arah Yaoma.

"Ini blom selesai kakak!" peringatan Succubus pada Yaoma dengan suara yang elegan sembari terbang ke arahnya dengan mempersiapkan kakinya untuk menendang.

Yaoma langsung melihat Succubus dan menyilangkan tangannya untuk berusaha menahan tendangan Succubus.

"Dragonic Kick!" ucap Succubus sembari terbang dan sekaligus menendang Yaoma.

Yaoma gagal menahan serangan Succubus dan terpental kebelakang kembali meski tubuhnya tidak terpental secepat sebelumnya.

"Gawat!" pikir Yaoma setelah gagal menahan tendangan Succubus.

Succubus langsung terbang dan bersiap menendang kembali Yaoma.

"Renzoku Dragonic Kick!!" Succubus mengaktifkan skill fisik naganya kembali dan menginjak tubuh Yaoma sampai terjatuh dengan bertubi-tubi.

Yaoma berusaha memberontak tapi sama sekali tak bisa bergerak karena serangan bertubi-tubi Succubus dan tubuhnya mulai hancur satu demi satu.

"Sialan apakah aku tak ada pilihan??" tanya Yaoma pada dirinya sendiri di dalam pikirannya.

"Dan ini lah yang terakhir!" peringatan Succubus sembari menginjak Yaoma.

Succubus menggunakan 1 kakinya untuk mengangkat tubuh Yaoma dan melemparnya ke atas langit-langit dengan cukup tinggi.

"Sial aku tak bisa bergerak!" gumam Yaoma di udara.

Succubus langsung terbang dengan cepat ke atas dan memegang kedua tangan Yaoma dengan kakinya.

"Jangan-jangan serangan terakhirnya!" pikir Yaoma dengan panik.

"Dragonic Hipparu No Tsume!" ucap Succubus mengaktifkan skillnya.

Seketika semua terlihat seperti hitam putih dan terasa hening, dan kedua tangan Yaoma di tarik sampai putus dengan kaki Succubus, dan tubuh Yaoma terjatuh ke bawah.

"Hehehe... aku menang!" ucap Succubus dengan senang di atas dalam keadaan terbang sembari melempar kedua tangan Yaoma ke bawah.

"Tanganku..." ucap Yaoma dengan perlahan sekaligus menahan rasa sakit.

Succubus mendarat dengan perlahan menggunakan sayapnya dan menghampiri tubuh Yaoma yang bergerak secara perlahan saja meski tangannya sudah putus.

Yaoma berusaha memaksakan tubuhnya untuk berdiri dengan tangan yang tidak ada dan tubuhnya yang setengah hancur.

Beellzebub berjalan dengan wajah yang kosong dan perlahan menghampiri Yaoma.

Yaoma berusaha menyeret tubuhnya dan kaki Beellzebub berada di depannya.

"Kau...," ucap Yaoma sembari melihat ke atasnya.

Beellzebub hanya diam dan langsung menendang wajah Yaoma sampai membuat tubuhnya berbalik.

"UARGHHHHH!" reaksi Yaoma dengan kesakitan.

Beellzebub mengangkat Yaoma dengan menarik kerahnya dengan tangan kirinya, dan melemparnya ke udara.

"Kau... BERTARUNGLAH DENGAN SERIUS!" teriak Beellzebub pada Yaoma dengan kesal.

"GREEN BLOW!!!" Beellzebub dengan kesal mengaktifkan skill fisiknya kembali.

Aura hijau menjadi berfokus pada tangan kanan Beellzebub dan memukul Yaoma dengan keras saat Yaoma tepat terjatuh di atasnya.

Yaoma terpental ke atas dan menancap di atas tembok dalam keadaan yang babak belur.

"Cih... baiklah...," jawab Yaoma pada Beellzebub.

"Dark : Dark Aura!" ucap Yaoma sembari mengaktifkan skillnya dalam keadaan menancap di dinding.

Kegelapan yang cukup besar menyelimuti tubuh Yaoma dan Yaoma turun dari dinding itu dan berdiri dengan tegak.

"Apakah itu belum cukup...?" tanya Succubus melihat Yaoma yang masih bisa berdiri.

"Yah..., monster memang seharusnya begini!" jawab Beellzebub pada Succubus.

Tubuh Yaoma beregernasi dengan cepat dan menyembuhkan seluruh luka Yaoma, yang berupa tangannya, wajahnya dan luka-luka saat ia di injak oleh Succubus.

Tangan Yaoma kembali dengan cepat, dan terlihat seperti instan dan mengetes tangannya dengan menggerakkan jarinya.

"Ini monster macam apa yang kita lawan...?" tanya Succubus dengan sedikit panik.

Beellzebub tidak menanggapi pertanyaan Succubus dan malah tersenyum dengan senang.

Yaoma menghirup nafas panjang dan tatapannya mulai berubah dan bicara pada mereka berdua. "Aku akan habisi kalian dalam waktu 2 menit jadi langsung serang aku dengan kekuatan fisik terbaik kalian," peringatan Yaoma pada mereka berdua sembari menatapnya.

"Kuhadapi! ayo Succubus!" jawab Beellzebub sekaligus mengajak Succubus untuk menyerang bersama.

"Super Speed Green!" Beellzebub berlari jauh lebih cepat dari sebelumnya menuju ke arah Yaoma.

"Flying Boost Dragonic!" Succubus juga mengikuti Beellzebub dan terbang jauh lebih cepat dari sebelumnya dan mengikuti kecepatan Beellzebub.

Mereka berdua langsung dengan cepat di depan Yaoma dan bersiap menggunakan kekuatan terbaik mereka.

"RENZOKU GREEN FULL POWER!!!!" teriak Beellzebub sembari menyerang Yaoma dengan pukulan super cepat, dan super kuatnya.

"SUPER SPEED POWER RENZOKU DRAGONIC KICK!!!" teriak Succubus juga menyerang Yaoma secara bersamaan dengan Beellzebub.

"DARK : SUPER DARK SPEED PUNCH!!!" teriak Yaoma juga dengan keras sembari menyerang mereka berdua.

"HEAAAAAAAAAAA!!!!!!!!" teriak mereka bertiga dengan saling mengadu serangan.

Tangan Yaoma berdarah efek menahan sekaligus menyerang mereka berdua.

"Ini tak akan tahan lama....," pikir Yaoma sembari memukul sekuat keadaannya sekarang.

Yaoma tersenyum di situasi sulitnya sambil berkata dalam pikirnya. "Tapi untungnya berdarah!"

Yaoma sengaja memundurkan tangannya dengan sekejap yang membuat mereka berdua terkejut.

"Apa!?" tanya mereka dalam pikirannya dengan bingung.

"DARK : DARK BLOOOD PUNCH!!!!" teriak Yaoma mengeluarkan skill terakhir untuk mengakhiri pertarungan ini.

Darah yang berada di tangan Yaoma berubah menjadi hitam dan berevolusi senang cepat menjadi kekuatan lebih di tangannya dan menyerang mereka berdua bersamaan dengan sangat cepat.

Succubus melihat sekilas pukulan Yaoma sembari berpikir. "Kita sudah ka____"

Yaoma memukul mereka dengan sangat keras sampai terpental ke belakang dan menghancurkan kedua pilar yang menopang ruangan itu karena efek terpentalnya mereka berdua.

"Ah... inilah fisik iblis sesungguhnya....," pikir Beellzebub sebentar sembari melihat Yaoma sekejap setelah terpental dengan sangat keras.

"Sepertinya kelasnya memang... berbeda....," pikir Succubus juga melihat Yaoma sekilas setelau terpental.

Mereka berdua terjatuh dan langsung tak sadarkan diri setelah terkena pukulan Yaoma.

"Hah... hah... pertarungan yang hebat!" puji Yaoma pada pertarungan yang baru saja terjadi.

Tubuh Succubus dan Beellzebub, mulai kembali menjadi normal secara perlahan.

"Tipe awekaning sangat banyak yah....," ucap Yaoma melihat mereka berdua kembali seperti semula.

Disisi lain, langit di luar dunia bawah, sudah semakin sangat gelap dan sepertinya sudah mulai tengah malam, kembali ke tempat Yaoma di dunia bawah.

"Syukurlah aku tak perlu keluarkan itu sekarang...," ucap Yaoma dengan lega sembari membalikkan badannya dan berjalan ke gerbang berikutnya.

"Tapi dengan begini ayah....

tersisa 8 lagi!"

Episode berikutnya "Darah Dan Teknik Pedang"

1
Doubley
KERENN! Semangat, Kak. Feedback ke novel saya dong, judulnya The Vengeance. Terima kasih.❤
Claire
kalo jadi sang penghancur pun pasti ada alasannya dan kau itu Eden alasan dia menjadi penghancur🙄
Li Permana
Semangat terus kak author!
fristaandini
baguss
fristaandini
bagus banget
Ishiba Yoake(Bangkit): Thanks~
total 1 replies
El Putri
wah author cover ny bagus sukses buat yang buat cover ny, sama author juga moga sukses
Ishiba Yoake(Bangkit): Terimakasih!
total 1 replies
Blacktedy
Yoake kapan up? :) ini dah kontrak masi aja males. kau dipecat tau rasa :)
Blacktedy: bacot:)
total 4 replies
Blacktedy
aku mau vote tapi vote ku abis
Rsya
halo min, karna saya sedang gabut. apakah mau dibuatin cover?
Rsya: wah sama sama kak, senang kalau authornya suka
total 5 replies
Dhina ♑
Thor, simak deh tulisan I Firmo, rapi bagus, dan Insya Allah jarang salah, tapi pernah typo juga 😂😂
Dhina ♑
Makin teliti dan rapi ya Thor, semoga makin sukses 👍👍
Dhina ♑
Sad dong
Dhina ♑
Semangat up, ga boleh mager
mich
ngeri dah brp bulan ngilang Thor wkwk
Blacktedy: gila gilaan matamu:)
total 2 replies
Blacktedy
jangan bercanda aku ini anaknya roste alscreia(?) sialan!

well tidak adanya tanda baca disana kau jadi seakan akan menghina ibumu sialan:)
Blacktedy
...perhatikan ketikanmu:)
Blacktedy
perhatikan ketikanmu!

kau ini mau pakai kalimat apa?! jangan dicampur seperti itu coba pelajari lagi tentang tata letak kalimat langsung tidak langsung. ada beberapa hal yg butuh penjelasan latar tapi sudah dilanjut ke adegan berikutnya.

mohon perhatikan lagi.
Blacktedy
terlalu banyak pengulangan kata!
kata yaoma dengan sedih.

yaoma dengan sedih ....bla bla..

tadi sempat kulihat sudut pandang tokoh aku di tengah sudut pandang penulis.
tolong kurang pengulangan kata. selain boros juga bisa membuat bosan! perhatikan juga latar waktu tempat dan keadaan! bukan hanya suasana.

selain itu. bagus.
Ishiba Aoi
Semangka othor yoke, next🤘
Xswag
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!