NovelToon NovelToon
About Ziana

About Ziana

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Mafia / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Karir / Tamat
Popularitas:863.2k
Nilai: 4.4
Nama Author: Skyrhaa

Ziana Callista (27) CEO dari Callista group. Pintar, Cantik, Mandiri, dan Tegas. Ziana merupakan anak broken home akibat keegoisan kedua orangtuanya.

Trauma akan masa lalu membuatnya menjadi cuek terhadap orang yang baru dikenalnya.

Namun semua berubah ketika Ziana tidak sengaja menolong seorang anak kecil yang hampir tertabrak mobil.

Dah segitu aja dulu gak pandai membuat deskripsi 😂😂😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyrhaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

POV Ziana

Setelah menghadiri rapat aku dan Dita memutuskan untuk menjenguk ibu dulu dirumah sakit.

Ibu yang aku maksud disini adalah ibunya Dita, ibu Dewi namanya.

Sejak mengenal Dita aku juga dekat dengan keluarganya.

Dita adalah anak sulung dari 2 bersaudara, adiknya Dian masih duduk di bangku SMA, sementara ayahnya sudah meninggal saat Dita SMP.

Dan ibu Dewi yang berprofesi sebagai tukang jahit.

Tapi kini beliau hanya mampu terbaring di ranjang rumah sakit akibat kecelakaan yang di alaminya beberapa bulan yang lalu.

"Assalamualaikum Bu" aku dan Dita mengucap salam sebelum masuk.

"Ibu liat siapa yang datang" ucap Dita kepada ibunya sembari mencium tangan beliau takzim.

Ibu Dewi tersenyum kearah ku, aku pun balas tersenyum dan ikut mencium tangannya.

"Ibu maafin Zizi baru sempat jengukin ibu, karena Dita selalu ngasih aku kerjaan banyak" aduku kepada ibu.

Terlihat ibu mengangguk kemudian tersenyum.

Beliau memang belum bisa terlalu banyak bergerak pasca koma selama 3 bulan, bahkan untuk berbicara pun masih sulit.

"Dih enak aja kok aku sih yang jadi kambing hitam" elak Dita tidak terima.

"Kan emang kamu yang mengurus semua jadwal aku" ucapku lagi tidak mau kalah.

"Iya sih tapi kan.." belum selesai ucapan Dita aku langsung menyela.

"Tuh kan Bu, Dita sendiri yang mengakuinya" sela ku kemudian menjulurkan lidah kearah Dita.

Dita hanya memanyunkan bibirnya.

Ibu Dewi terlihat tersenyum lagi.

Tidak lama kemudian aku izin pamit keluar untuk bertemu dengan dokter yang menangani ibu Dewi.

Dokter menjelaskan bahwa kondisi ibu sudah lebih baik, bahkan jika terus seperti ini, Minggu depan sudah di perbolehkan untuk pulang, dengan syarat harus tetap rutin minum obat dan memperhatikan pola makanannya.

Setelah dari ruangan dokter aku berjalan kembali keruangan Ibu.

Namun disebelah kamar ibu aku melihat seorang gadis yang tidak asing.

Aku tidak salah lihat, gadis itu adalah Aruna, Tantenya Attar.

"Tapi ngapain dia dirumah sakit ini?" Tanyaku pada diri sendiri.

Pikiranku langsung tertuju kepada Attar, jangan-jangan anak tampan itu yang masuk rumah sakit.

"Kak Ziana" panggilnya membuyarkan lamunanku.

Aku menghampirinya, Aruna terlihat berdiri dari duduknya dan tiba-tiba saja berlari dan memelukku.

Aku kaget, namun tidak melarangnya sebab dia sudah menangis sesegukan.

Aku pun membalas pelukannya dan mengusap-usap pelan punggungnya yang bergetar karena menangis.

Setelah agak tenang aku mengajaknya untuk duduk kemudian menanyakan apa yang terjadi, siapa yang di rawat.

Ternyata papanya terkena serangan jantung dan keadaanya belum stabil.

Saat masih sibuk mengobrol seorang laki-laki datang menginterupsi obrolan kami.

Wajah laki-laki itu terlihat sangat mirip dengan Attar.

Namun sifat mereka sangat berbanding terbalik.

Bapaknya sangat kaku sementara anaknya sangat ceria dan  juga cerewet.

Ahh melihat wajah laki-laki tadi membuat aku merindukan anak kecil itu, sayang sekali dia tidak ikut.

Huufftt.. apa yang aku pikirkan ini kan rumah sakit, tidak baik untuk anak-anak.

Laki-laki itu pergi begitu saja tanpa menoleh, tampan sih tapi songong.

POV end

"Heemm pantesan aku jamuran nungguin kakak gak balik-balik ternyata ada disini" cerocos Dita.

"Apa sih Dit" omel Ziana.

"Yuk buruan 15 menit lagi kita ada meeting" ajak Dita.

"Dita bisa gak sih sehari aja gak usah ngasih gue jadwal padat gini" keluh Ziana.

"Gak bisa karena ini menyangkut cuan, yuk ah buruan" ucap Dita tidak sabaran.

"Ah gak asik lu cuan mulu otaknya" ucap Ziana sarkas.

"Bodo kak bodo" ledek Dita.

"Tapi gue belum pamit sama ibu" ucap Ziana.

"Gak usah udah mepet banget waktunya, lagian ibu sudah tau kalau kita ada urusan" beritahu Dita.

Ziana hanya bisa menurut kepada sang sekertaris.

"Aruna kami duluan ya" pamit Ziana.

"Iya kak makasih buat waktunya" ucap Aruna tulus.

Ziana mengangguk.

"Eh itu kan Tantenya si bocil" ujar Dita kaget.

Dibalas senyum oleh Aruna.

"Telat banget nyadarnya" gumam Ziana.

"Ayo katanya udah gak ada waktu" kini gantian Ziana yang mengingatkan sambil menarik sekertarisnya itu untuk meninggalkan area rumah sakit.

Aruna tertawa melihat tingkat mereka berdua..

*****

Note  : Ziana dan Dita memang tidak menggunakan Lo gue kalo lagi sama orang yang lebih tua, termasuk sama ibu Dewi, jadi jangan bingung lagi kalau bahasanya sering ganti-ganti..😊😊

1
Diah Susanti
ehh nama suamiku nongol, maklum nama pasaran 😁😁😁
Diah Susanti
namanya bikin belibet orang cadel😁😁😁
Arwondo Arni
kenapa harus meninggal
Skyrhaa_: udah takdirnya mungkin kak🥹
total 1 replies
AlienD
zara (telat banget jawabnya) 🤭
Arwondo Arni
kasihan hidup Greta sama Regan tolong Thor jgn bahayakan mereka biar hidup bahagia. musuh musnahkan saja
Teddy Aktadi
Luar biasa
Maria Ulfa
Ariana anak kakek Abian saat di bawa pergi istri pertama usia 2 tahun
Maria Ulfa
bos nya Bryan kan
Maria Ulfa
sakit kan Lucas makanya jangan main perempuan
Dewi Agustin
Luar biasa
Maria Ulfa
makin menarik aku suka mafia nya cewek
Zuny Achmad
terimksih kak critanya bgus aku suks,mskipun akhirnya q ampe mewek bombai 😭😭😭😭
terus brkarya
Teddy Aktadi
Luar biasa
N Wage
calon mantu ma calon mertua sdh mulai dikenal2kan oleh othor secara tdk sengaja😂
N Wage
A5😁...eh barangkali nama mamanya attar jg berawalan A,jd A6
Anha Ruheni
gak suka ending nya ,kenapa harus dibuat meninggal semua sih ??? arash-ziana ,Leon-aruna pisah selamanya , bahagianya juga kurang lama
Arwondo Arni: iya jd sedih
total 1 replies
Eko Ridho
asyik di episode awal
Kustriana Handayani
sopo Mane ituuu...gak abis2 musuhnya yak...
falea sezi
bagas bapak gendeng
falea sezi
ayah g tau diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!