Ye Chenlong adalah aib terbesar Klan Ye.
Di hari ujian bakat, ia dinyatakan memiliki bakat kultivasi terburuk sepanjang sejarah. Tunangannya memutuskan pertunangan di depan semua orang, keluarganya mengusirnya tanpa belas kasihan, bahkan nyawanya hampir berakhir di hutan terlarang.
Namun, di ambang kematian...
Darah yang telah tertidur selama ribuan tahun akhirnya terbangun.
Bukan kekuatan yang langsung membuatnya tak terkalahkan, melainkan serpihan ingatan dari leluhur Naga Purba yang menuntunnya menuju teknik kuno, warisan yang hilang, dan rahasia yang sengaja dikubur oleh dunia.
Semakin jauh ia melangkah, semakin banyak kebenaran yang terungkap.
Mengapa Klan Naga Purba dimusnahkan?
Siapa yang memburu seluruh pewaris garis darah naga?
Dan mengapa namanya telah tercatat dalam takdir jauh sebelum ia dilahirkan?
Ketika seluruh dunia menganggapnya sampah...
Tak seorang pun menyadari bahwa naga yang mampu mengguncang langit telah membuka matanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CICAK rawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25 : PUSAT ALAM
ye ChenLong tak sempat bereaksi, saat iblis itu sudah berada di depannya.
ayunan tangan iblis itu mengayun ke arahnya tanpa belas kasih.
bahkan saat mengayun, aura pembunuh memenuhi lengan iblis.
tring.....
percikan api beterbangan kemana mana.
pedang usang yang tadi Henya melayang di udara, kini tampak menahan langsung lengan iblis.
sisik bagai baja berbenturan langsung dengan pedang hitam penuh karat itu.
bom....
bom.....
ledakan qi tak terlihat menyebar dari sana, bahkan iblis iblis di bawah banyak yang tumbang karena riak energi ini.
ye ChenLong baru bisa menyetabilkan diri setelah berada hampir 300 kaki kari benturan kedua ini.
ia menghapus sisa dara di mulutnya.
"sebenarnya iblis apa ini" batin ye ChenLong.
ye ChenLong terus memperhatikan dari jauh, kini pedang usangnya berulang kali berbenturan dengan iblis itu.
walau pedang usangnya tampak menebas ke tuh iblis tapi tak ada satu tetes darah pun yang mampu keluar dari sana, hanya bunyi nyaring dan percikan api yang terlihat.
ye ChenLong memperhatikan pedang di tangan, lalu beralih ke iblis itu.
cukup lama ia memperhatikan, sebelum ia menyipit.
"jadi begitu"
ye ChenLong sedikit merunduk.
dari kakinya, muncul petir petir kecil.
wus......
tubuhnya menghilang, menimbulkan siluet biru.
ye ChenLong tak langsung menuju ke arah iblis itu, dia malah berputar beberapa kali mengelilingi iblis.
"sekarang..."
bom....
ledakan riak energi terdengar dari kekosongan tempat ye ChenLong berpijak.
ini tidak sekali, tapi beberapa kali terjadi.
sampai membuat iblis itu menoleh.
baru saja iblis itu menoleh, kilatan biru sudah melewatinya.
serpihan baja berjatuhan ke bawah.
setelah berhenti, ye ChenLong menatap pedang di tangan yang hanya tersisa gagang pedangnya.
ye ChenLong hanya menggeleng, dan melepaskan gagang pedang itu.
bersamaan dengan gagang pedang yang terjatuh.
iblis yang tadi sudah kembali menatap ye ChenLong.
ia membuka mulutnya.
saat iblis itu hendak meraung.
ye ChenLong malah menyunggingkan senyumnya.
"teratai guntur" ucapnya.
bersamanya dengan ini, leher iblis itu muncul petir halus, bahkan itu tak berselang lama.
bom.....
tubuh iblis itu meledak, sebuah sebuah siluet teratai membesar di udara.
bahkan beberapa saat, tempat yang gelap ini, terlihat terang.
hal ini membuat, kelompok orang yang tengah bersembunyi di gua menatap ke luar.
"apa itu...."
"apakah itu bahaya yang di katakan para tetua"
para murid dari berbagai bukit mulai menebak nebak.
di tempat, mu tianxing.
dia malah mengepalkan tangannya dengan menatap penuh kebencian ke arah teratai petir.
dia tak terlalu lama menatap tempat itu, ia lebih memilih masuk kembali.
di sekelilingnya ada banyak mayat iblis, dan di tengahnya sudah ada cairan hitam yang menggenang.
dan di sana juga banyak mayat iblis yang mengambang.
ini adalah kolam darah, namun menggunakan darah iblis.
yang mu tianxing gunakan ini merupakan teknik iblis, yang ia dapatkan dari gulungan yang di temukan saat masuk lebih dalam ke gua.
mu tianxing mendekat ke arah kolam, ia menatap tangan yang sudah mengepal.
"ChenLong....."
"lihat saja nanti, aku akan membunuhmu dengan tanganku ini"
di gua tempat ye ChenLong sebelumnya juga tampak mu ling yang berdiri.
mata indahnya menatap khawatir ke kejauhan.
"kakak chen" gumamnya....
karena mu tianxing dan mu ling mengenal ye ChenLong, dan dekat dengan klan ye.
tentu mereka tau teratai apa itu.
itu adalah teknik terlarang dari klan ye.
walau teknik ini tampak kuat dan indah, tapi ada satu hal yeng membuat teknik ini menjadi teknik terlarang.
bukan karena efek setelahnya, bahkan tak ada efek apapun setelah pemakaiannya.
tapi teknik ini memiliki efek jangka panjang.
karena ini hanya bisa di pakai 3 kali seumur hidup, jika telah menggunakan 3 kali.
tek peduli se sehat apapun orang yang menggunakannya, dia akan tetap mati mendadak karena perjanjian teknik.
pedang usang melayang mendekati ye ChenLong.
"nak, apa yang kau lakukan" ungkap ye yuanzi.
"aku tak memiliki cara lain leluhur"
heh...
terdengar hembusan napas lemas dari ye yuanzi.
"sudahlah, semua sudah terjadi. lebih baik lanjutkan perjalanan saja"
ye ChenLong mengangguk.
mereka akhirnya melanjutkan perjalanan, kini ye ChenLong duduk bersila di atas pedang usang.
"senior...."
"senior naga kuno, apa kamu bisa mendengarku..."
hem.....
"tak usang memintaku untuk menyaring qi iblis yang baru kau dapat.."
"kenapa...?"
ye ChenLong tak mengerti, padahal qi iblis yang baru dia dapat tak lemah.
jika memurnikannya ye ChenLong yakin bisa naik 1 alam atau setidaknya 1 atau 2 tingkat.
lalu jika bukan naga kuno siapa lagi yang bisa memurnikannya.
"tak usah banyak tanya, menurut saja..."
"aku ingin tidur..."
naga kuno langsung memutus percakapan, kalo sudah begini ye ChenLong tak bisa berbuat apapun lagi jika begini.
jadi dia memilih diam.
tak lama setelah itu, mereka sampai ke sebuah gerbang besar, di luar gerbang banyak iblis yang sudah berkumpul.
awalnya ye ChenLong akan menyerang.
namun saat ye ChenLong dekat, para iblis itu malah membungkuk ke arahnya, seakan sedang menyambut kedatangan sang pemimpin..
ye ChenLong yang sudah siap menyerang menjadi terdiam.
"apa yang sebenarnya terjadi" batinnya.
hal ini membuatnya ragu untuk menyerang...
"ada apa nak"
"kenapa tak jadi menyerang" tanya ye yuanzi.
ye chenlong menunduk beberapa saat, lalu ia menggeleng.
"tidak leluhur, lebih baik kita tetap maju"
walau begitu ye ChenLong tetap tak mengendorkan penyebaran kekuatan jiwanya.
bukan merasa senang karena di sambut, tapi ye ChenLong tau jika memang bertarung langsung kesempatan menang sangat lah kecil.
bukan pengecut, tapi jika ada jalan yang lebih mudah kenapa harus melalui jalan yang sulit.
Tanpa ye ChenLong sadari, di kedalaman dantiannya naga kuno membuka sedikit matanya.
saat ini ya tersenyum tipis.
"bagus...."
"ternyata kau tak terlalu bodoh" ucap naga kuno tanpa ye ChenLong dengar.
tak sesuai dengan bayangan ye ChenLong yang melihat gerbang megah dengan ukuran emas bak istana.
di dalam gerbang malah terlihat sebuah reruntuhan.
di sana ye ChenLong juga melihat beberapa iblis menyerang sebuah lubang hitam.
ye ChenLong turun, ia memasukkan kembali pedang usang ke dalam cincin.
sama seperti sebelumnya, saat ye ChenLong mendekat, para iblis ini langsung menunduk.
bahkan yang tadinya tengah menyerang lubang hitam langsung berhenti.
ye ChenLong tak memperdulikan merek, dia tetap berjalan menuju lubang hitam.
salah satu iblis mendekat saat ye ChenLong sudah berada tepat di depan lubang itu.
"maaf tuan...."
"kami tak berhasil menerobos lubang ini"
ye ChenLong menoleh ke sosok itu, ye ChenLong sedikit menelan ludah.
setelah memperhatikan para iblis ini, ye ChenLong sadar kekuatan mereka hanya 1 tingkat di bawah iblis yang ia bunuh sebelumnya.
Jika dia memaksa menerobos sebelumnya mungkin dia telah mati sekarang.
walau begitu, ye ChenLong tak menunjukkan wajah panik sedikitpun, dia hanya mengangguk tipis untuk menanggapi kata kata iblis itu.
lalu kembali menatap lubang hitam di depannya.