NovelToon NovelToon
Ketika Benci Berubah Manis

Ketika Benci Berubah Manis

Status: tamat
Genre:Vampire / Vampir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:8.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rey

Arana tidak menyangka jika pertemuannya dengan pria tampan dan dingin bernama Harajuna menjadi awal terjalinnya sebuah cerita cinta. Pertemuan yang diawali kejadian yang tidak baik itu membuatnya harus menjadi milik seorang Harajuna. Padahal di saat itu dia sedang menanti sang kekasih yang telah berjanji akan melamarnya. Namun, tiba-tiba Harajuna pria yang dijuluki sebagai tuan Vampire oleh Arana datang lebih dulu membawa lamaran untuk menikahinya.

Bagaimana perasaan sang kekasih jika tau Arana telah lebih dulu dimiliki oleh orang lain?

Dan akankan pernikahan mereka akan berjalan dengan bahagia, di mana Arana belum ada perasaan cinta terhadap Harajuna?

Salam kenal dan terima kasih sudah membaca cerita pertamaku di sini.Selamat membaca dan semoga jatuh cinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ponsel

Harajuna berjalan dengan langkah cepatnya masuk kedalam kamarnya dia membanting pintu agak keras. "Shit!" umpatnya kesal. Di matanya masih terbayang-bayang bagaimana tangan Bruno menyentuh Arana.

"Pemuda itu benar-benar membuatku kesal, ingin sekali aku memisahkan tangan pemuda itu dari tubuhnya karena sudah berani menyentuh wanitaku." sekali lagi dia berdialog sendiri.

Mata Harajuna menangkap suatu benda yang ada di atas nakas dekat dengan ranjang tempat tidurnya. "Itu ponsel siapa?" ucapnya.

Harajuna berjala dan mengambil ponsel berwarna biru laut yang ada di atas nakas, dia menyalakan ponsel yang ternyata mati itu. Harajuna mengingat tentang ponsel itu.

"Oh ...!" dia tersenyum mengingat kejadian malam itu saat dia tengah berada di puncak kenikmatannya ponsel yang ada di atas nakas itu berdering dan dengan gerakan yang cepat dia mengambil dan mematikan dayanya.

Mata Harajuna membelalak dengan senangnya melihat ada foto Arana di tampilan wallpaper depan ponsel itu. Foto Arana yang sedang duduk sendiri di sebuah cafe dengan memangku tangan dan tersenyum. "Cantik," ucapnya lirih.

"Jadi ini ponsel milik Arana!" Harajuna berpikiran sebentar. Dia sebenarnya bukan orang yang lancang, tapi jiwa keingin tahuannya lebih kuat terhadap wanita yang sekarang dia klaim telah menjadi miliknya.

Tangan Harajuna mulai membuka galeri yang ada pada ponsel milik Arana. Dia melihat beberapa foto yang ada di ponsel Arana.

"Kenapa dia ceroboh sekali tidak memberi sandi pada ponselnya," Monolognya sambil terus mengotak-atik ponselnya.

Mata Harajuna berubah tajam saat dia melihat ada foto seorang laki-laki yang juga banyak sekali berfoto dengan Arana. Lelaki itu sedang memeluk Arana.

"Dia?"

"Apa lelaki ini yang dimaksud adalah kekasih dari Arana?"

"Shit ...! aku lama mencari kamu dan ternyata aku menemukan kamu dengan mudah." Rahang Harajuna mengeras seketika.

"Jika dia memang kekasih dari Arana, aku tidak akan membiarkan dia bersama dengan wanitaku, karena sekarang Arana adalah milikku. Hanya milikku! dia mau atau tidak aku tidak peduli." sorot mata Harajuna memandang tajam.

Tlit ...

Tlit ...

Ponsel Harajuna berdering dia melihat ke dalam layar ponselnya, nama Lorena ada di sana. "Ada apa dia selalu menggangguku?" gerutunya kesal.

Harajuna tidak menjawab panggilan Lorena dia malah memutuskan panggilannya dan ganti menghubungi nama Tommy asisten pribadinya.

"Halo, Bos ada apa?" jawab Tommy santai di seberang telepon.

"Tom, apa Lorena masih bersama dengan kamu?"

"Dia sudah pergi dari tadi, dan dia bertanya padaku di mana kamar kamu menginap, memangnya kamu menginap di kamar nomor berapa sih, Bos?" tanya Tommy sedikit kesal.

"Kamu tidak perlu tau, Tom."

"Bahkan resepsionis di sini saja tidak mau memberitahu keberadaan kamar kamu sama aku, padahal aku kan asisten pribadi kamu." lanjutnya.

"Tentu saja, dia tidak akan berani karena jabatannya sebagai jaminannya. Kalau sampai ada yang memberitahu kamar di mana aku menginap mereka bisa keluar dari pekerjaannya dan aku tidak akan main-main."

"Hem ... pantas mereka menurut sekali, kamu ngancemnya begitu. Oh ya! ada apa? aku masih menunggu kamu turun untuk bertemu dengan tuan Smith."

"Tom, carikan aku ponsel baru dengan type dan warna yang aku nanti kirimkan sama kamu, dan aku mau sekarang," ucapan Harajuna terdengar seperti perintah yang harus segera dilakukan.

"Ponsel untuk apa, Bos? bukannya ponsel kamu juga barusan beli, dan itu keluaran terbaru, Kan?"

"Jangan banyak tanya, lakukan saja. Kalau kamu sudah membelinya aku akan turun dan kita bisa berangkat bertemu tuan Smith." Harajuna memutuskan panggilannya.

Dia mulai mengirim type ponsel yang ingin dia beli dan mengirimkannya kepada Tommy.

Tit ...

Tit ...

Satu pesan masuk pada aplikasi whatsApp Tommy. Saat melihat type ponsel dan warnanya mata Tommy sedikit menyipit dan mukanya terlihat bingung.

"Sebenarnya si bos minta di belikan ponsel ini mau dia kasih buat siapa, Sih? aneh bener. Apalagi warnanya biru? si bos kan sukanya warna hitam kayak dia sangar. Wakakka!" Tommy malah berdialog dan terkekeh sendiri.

"Sebaiknya aku segera membelikannya dari pada aku nanti kena marah dia lagi." Tommy beranjak dari tempat duduknya dan segera pergi ke toko ponsel untuk mencari yang diminta oleh Harajuna.

Di dalam kamar yang sangat bagus seorang wanita sedang duduk dengan kesal dan ada segelas wine di tangannya, dia terlihat sangat kesal.

"Berengsek, kenapa Harajuna selalu bersikap dingin terhadapku, dan tadi dia bilang, Apa? semua akan lain jika dia bisa membawa calon istri untuk diperkenalkan kepada kakek Bisma?" Mimik wajah Lorena terlihat berkerut.

"Aku tidak akan membiarkan orang lain menggantikan posisiku sebagai calon istri dari Harajuna. Harajuna harus menjadi milikku karena aku sangat mencintai Harajuna." tangannya memegang erat gelas yang seolah ingin dia remukkan.

"Sebaiknya aku menghubungi kakek Bisma, hanya dia orang yang bisa membantu aku menangani Harajuna."

Setelah beberapa menit Lorena berbicara dengan seseorang di telepon terlukis senyum dari sudut bibirnya. Senyum itu bukan senyuman yang indah melainkan lebih tepatnya senyuman licik yang dia tunjukkan.

"Harajuna sayang, aku akan membuat kamu menjadi milikku. Apa yang aku lakukan selama ini tidak akan sia-sia, kamu akan menjadi miliknya." Wajah Lorena terlihat seram.

Tlit ...

Tlit ...

Suara bunyi ponsel seseorang. Wajah pria tampan itu mendadak berubah tidak enak dilihat saat dirinya menatap layar ponselnya.

"Ada apa kakek menghubungi ku?" Harajuna berdialog sendiri.

"Halo."

"Halo, Cucu kesayangan ku! kenapa kamu lama sekali tidak pernah menghubungi kakek kamu ini?" suara pria paruh baya itu terdengar sangat berat.

"Huft ...!" suara helaan napas pelan Harajuna.

"Hei ...! jangan lakukan helaan napas seperti itu! apa kamu tidak suka mendengar suara kakek?" tanyanya sedikit kesal.

"Aku sedang sibuk, Kek! lagian aku kan baru kemarin lusa berbicara dengan kakek, kenapa seolah-olah aku tidak pernah menghubungi kakek." gerutu Harajuna kesal.

"Kakek kan sudah tua. Jadi wajar kalau kakek itu lupa, Juna," lanjut kakek Bisma mencari alasan.

"Sudahlah! apa sebenarnya maksud kakek kali ini menghubungi diriku?" jawabnya cepat, dan Harajuna tau siapa kakeknya itu.

"Kalau kamu sibuk sekali, seharusnya kamu meminta bantuan sama calon istri kamu, Lorena. Kakek sengaja mengirim dia agar bisa membantu pekerjaan kamu di sana, Ya meskipun ada Tommy yang membantu kamu."

"Lorena tidak bisa membantuku, Kakek. Aku disini ini karena urusan bisnis bukan bersenang-senang."

"Ya setidaknya Lorena bisa membuat kamu tidak terlalu pusing dengan urusan bisnis kamu yang membuat kamu selalu bersikap seperti vampire itu."

"Vampire." Harajuna berpikir. Kenapa kakek Bisma bisa sama menyebutku vampire seperti apa yang Arana ucapkan?

"Cucuku, apa kamu masih di sana?" Suara tiba-tiba kakek Bisma menyadarkan Harajuna dari lamunannya.

Wkakakka siapa sih sebenarnya kakek Bisma ini dan bagaimana orangnya.

1
Norah Selen
c tommy gue nda suka wataknya suka busy body yg engga ada dewsa2nya
Canty Thea
ko arana kaya yang ngidam ya
Canty Thea
cwe baik baik pun akan luluh ko ama cwo tajir melintir ,baik hati dan tampan
Rey: Pasti itu, Kak. Author juga pasti leleh wakakak
total 1 replies
L A
Tommy ember tumpah ..... 😂😂😂
Rey: keceplosan, Kak. Wkakaka
total 1 replies
Vijndra Kanigara Elanjar
😱😱😱😱, milik ku God job
Vijndra Kanigara Elanjar
cerita bikin gemes
Rey
Kakak semua salam sehat. Jangan lupa mampir di cerita baru aku, ya. Cari saja napen Rey -- Mr Mafia And Little Maid. Terima kasih
coffe ❤
c tomy ini mulutnya tipe2 ibu2 rumah tangga dasteran yg kerjaannya ngegosip.. cowok ko ya tuh mulut lem3s bangte...
Zahra Mbozo
visualnya gak penting,yg penging ceritanya,klo mau vidual yg cocok dengan keinginan masing2 tinggal khayalin saja. siapa yg mnurut kalian cocok.klo gwe hayalinx si le men ho.🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Telda Nange
authornya usil orang lagi pacaran jga di ganggu lagi😂😂😂
Telda Nange
geli tapi suka kan thor🤭🤭🙏🏻🙏🏻
nina maryamah
baru ngeh kak..... pas ada nama Akira .
ternyata novel ini msih ada hubungannya dengan novel kak othor My Secret Love

semangat kak lanjut terus berkarya 💪💪
nina maryamah: iya.maaf yah Kak boleh say ksih kritik
kok perasaan novel my secret love sekarang kurang greget nya .kenapa Kak ? karakter uni terlalu bertele2 ga Kya Nala .padahal kalau di lihat sebenarnya hampir mirip Nala tapi uni terlalu lembek tapi overall aku suk cerita nya semngat terus kak ditunggu karya lainnya 💪💪💪✊✊
total 2 replies
Nurlaeli Fajriyah
Autornya gokil,,, he,,, he,,,,
Netizen Kalem.....!!!!
Akibat terlalu bucin.. Bgtu ada masalah,, gegabah? Wes angell🤭🤭🤭🤭
Telda Nange
outhor iihhh..jahil banget deh🤣🤣🤣
Rey: aku gak jahil, aku baik hati dan rajin mengaji 🤣
total 1 replies
Restu Restati
apakah cerita digantung
Rey: kisah Arana Juna happy ending kak( Tamat)

kisah anaknya ada di Benci Awal Dari Cinta, silakan baca
total 1 replies
Restu Restati
lanjutkan
Rey: Uda tamat, Kak.

Kalau mau baca cerita anak mereka di Benci Awal dari Cinta
total 1 replies
Restu Restati
apakah Sdh tamat?
Rey: Sudah, Kak.

kalau mau baca kisah anaknya ada di novelku di sini judulnya

Benci Awal Dari Cinta
total 1 replies
Su Sin
aku rasa tia merah" di leher bekas cupangan mike
Rey: Bukan Mike, Aldo, Kak
total 1 replies
Su Sin
itu visual ar Cocok nya jdi loren...
cri yg imut dong thor
Rey: maaf, Kak, waktu lihat foto dia itu dia masih muda, maaf ya, tidak bisa di ganti, ini sudah tamat juga
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!