Caca adalah gadis yang cantik periang tapi tomboi abis, dia memiliki sahabat yang cantik jelita, dia primadona SMA Harapan, entah bagaimana awal mulanya seorang caca yang notabene nya tomboi dan urakan bisa bersahabat dengan primadona sekolah, dia adalah sisilia andhara, lebih dikenal dengan sisi.
Tak jarang caca jadi bodyguard di kala ada cowok buaya yang godain sisi, seperti halnya beberapa hari yang lalu, sisi sedang asik di taman, kemudian datang beberapa cowok yang entah dari mana asalnya mendekati sisi, mencoba menggoda, minta nomer hp nya ada juga yang colek-colek lengannya nah di dalam keadaan seperti inilah caca bertindak.
siapa sangka jika nanti Caca akan bertemu dengan siswa populer di sekolah. tapi sebelum dia mendapatkan cinta itu banyak sekali lika-likunya.
banyak siswi yang juga menyukai Lexi sang ketua osis. tapi ada juga siswa yang begitu menyukai Caca.
mau tau kelanjutannya, baca yuk..pasti seru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah habibi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ke bogor
Setelah mengancam intan dan kawan-kawannya barulah tiga sekawan mengejar caca dan lexi.
"Ca, caca," merasa ada yang memanggil namanya caca menghentakkan langkahnya dan menoleh.
"hay... Kalian disini juga?" tanya Caca kaget melihat sahabatnya disana juga.
"Iya dong, habisnya gue bosen, tadi lo gue telpon gak diangkat kemana hp lo?" Tanya aldo sambil melirik Lexi yang ada disamping Caca.
"Hape gue?" tanya Caca mencoba berfikir. " gue bawa kok." dan caca mencari hapenya di dalam tasnya. "Lha... Mana ya hape gue? Lex lo liat gak hape gue?" tanya Caca pada Lexi.
"enggak tau gue." jawab lexi.
"Waduh gimana dong kalo mama nyari?" ucap Caca bingung.
"Biar gue telpon mami, kalo mau pulang biar telpon gue Aja." jelas Lexi dan itu membuat Caca tenang .
"Oke." jawab Caca singkat.
"Jadi lo kesini sama nyokap lo ca,?"tanya aldo penuh selidik takut jika Caca hanya berdua dengan Lexi datang ke mall.
"Iye.. Gue nganterin nyokap belanja, tapi ni ketemu alien." tunjuk Caca pada Lexi.
"Terus di mana nyokap lo?" sambung Aldo.
"Lagi sama nyokapnya lexi,."jawab caca.
"Ya udah jalan lagi yuk."ajak aldo sambil merangkul pundak Caca.
"Oke... "Caca pun menurut saja, karena itu adalah hal biasa yang sering di lakukan aldo padanya, namun tangan Aldo diturunkan oleh Lexi.
"Apaan sih lo Lex?" lirik aldo, tapi tidak dihiraukan oleh lexi.
Drrtt Drrtt Hape lexi bunyi,
"Ca nyokap...
"Iya mi... Pulang? Sekarang? Iya mi lexi kesana sama caca. Mendapat telepon dari mamanya lexi sangat lega, pasalnya caca tidak kan berdekatan lebih lama lagi dengan aldo.
"Ayo ca, sudah ditunggu mami, kita pulang."
"Ooo ya udah ayo."
"Kalian pulang bareng ca?" Tanya aldo sedikit gusar.
"Kagak, gue ma nyokap la.. Dia kan juga kan sama nyokap nya, masak iya mau barengan." jelas Caca. " Kenapa lo cemburu ma gue Al...?"goda caca dan di iring i tawa Haahhaha.
"Idih, sapa yang cemburu, lagian lexi mana suka cewek ganteng kayak lo, yang suka sama lo pasti pake kacamata item."Ledek aldo hanya untuk menutupi malunya, walau sebenarnya tebakan Caca lah yang benar
"Sial lo pada... Ya udah gue duluan. Bye...." pamit Caca dan pergi meninggalkan trio macan bersama Lexi.
****perjalanan pulang
"Lama banget sih ma tadi ngobrol nya ma tante ira, seru banget ya ma?" tanya Caca pada mamanya.
"Iya dek, mama seneng banget, itu tante ira teman baik mama waktu SMA, sejak dia nikah, dia ikut suaminya pindah pindah tempat kerja, makanya mama susah nyari dia. Dan kebetulan sekali anaknya teman kamu dek. Jadi nanti bisa sering-sering main." jawab mama Arumi senang.
"Ya mama, masak iya urusan mama caca yang di bawa bawa." keluh Caca.
"Tadi gimana kamu sama lexi, seru?"
"Seru apanya ma.. Berantem terus iya."
"Awas lho... Berantem terus nanti jadi cinta." goda mama Arumi.
"Idih ogah...dia anak mami banget, gak level ma Caca, caca suka cowo macho, jago olahraga." ucapnya sambil memperagakan binaragawan yang sedang berpose.
"Emang lexi gak jago olahraga?" tanya mama.
"Jago sih ma, basket ma sepak bola."
"Tapi kok anak mami, emang kenapa?"
"Iya ma, karena dia pulang sekolah tu langsung balik, sebelum jam 6 sudah di rumah." jelas Caca .
"Bagus dong. Nah kamu apa kabar dek, pulang sekolah malem baru sampe rumah?" dan itu membuat Caca meringis.
"Ya mama... Jadi caca lagi di bawa bawa. Udah ah. Caca ngantuk, kalo dah sampe rumah bangunin ya ma.. Hehhe!" sambil nyengir lalu menata badannya untuk tidur.
.
.
"Dek adek... Sudah sampe ni, turun yuk!"tapi caca tidak bergeming.
"Pa....papa..anakmu mu tuh gak mau bangun, gendong lah bawa masuk kamar!" ujar mama saat Caca susah di bangunkan.
Papa caca tergopoh gopoh menghampiri mama Arum, "Iya ma..."
"Kok lama sih ma, tumben sampe caca ketiduran gini" protes papa saat melihat Caca sudah terkapar.
"Iya pa tadi ketemu sama ira, teman mama SMA jadi lupa waktu." mama Arumi menceritakan kejadian di mall tadi bersama sahabat lamanya.
"Pantesan, dan hp caca dari tadi di kamarnya bunyi terus."
"Iya pa... Tadi caca sudah bilang hapenya ketinggalan." jelas mama Arumi.
*****
Keesokan harinya
"Dek adek.... Ada teman mu ni."Teriak kak nita dari bawah.
"Dek.... Buruan!" teriaknya lagi.
"Apaan sih kak... Caca masih ngantuk, sambil menuruni tangga menuju ruang tv."
"Tu ada Kevin" tunjuk kak Nita.
"Apa Kevin, kok bisa?" sambil mengucek kucek matanya dan membuka mata lebar-lebar.
"Iya iya bentar, kenapa sih lo vin pagi-pagi dah kesini aja?" Coba aja dulu waktu masih kelas X pasti caca udah salting pagi pagi di samperin Kevin karena dulu caca suka sama Kevin, tapi saat kelas XI Kevin lebih memilih sisi walau Caca sendiri takut mengakui perasaannya, jadi yah..caca patah hati
"Pagi apa nya caca.... Matahari udah tinggi kali." jelas kevin menunjuk luar yang memang sudah panas.
"Terus lo mau ngapain kesini?" tanya Caca sedikit kesal
"Lo lupa? Kita mau ke bogor kan?"
"Bogor? Ngapain?"
"Kerumah neneknya sisi caca ganteng..." jawab Kevin mengikuti gaya Aldo sambil mencet hidung mancungnya Caca.
"Ya tuhan.. Iya bener gue lupa vin, bentar ya gue mandi, oya emang sama sapa aja? " tanya Caca sebelum dia naik lagi ke kamarnya .
"Ya kita berempat, di tambah sama lexi."
"Oke dech tunggu."Caca mandi bebek, sarapan kilat..
"Ma caca mau ke Bogor dulu ya, mau jemput sisi dirumah neneknya."
"Kok kamu dek, gak di jemput sendiri sama mamanya sisi?"
" kan kemarin Caca sudah jelasin ke mama kalau Sisinya gak mau pulang ma, jadi sekolah minta bantuan kita sebagai temannya sisi." jelasnya.
"Oh iya, mama juga lula tapi hati hati ya, vin jaga anak tante." pesan mama pada Kevin.
"Siap tante, Kevin pamit dulu."
"Bye mama...." Caca Salim dengan mamanya dan pergi
****berangkat kebogor
Naik mobil Kevin,
" Al lo yang nyetir ya, balik baru gue." pinta Kevin.
"Oke, ca lo depan ma gue ya, ."pinta aldo.
"Iye iye, tapi kalo gue ngantuk jangan marah ya!"
Jalan menuju Bogor. Apakah berjalan lancar membawa sisi pulang ke jakarta bersama mereka? Ato ada hal yang baru lagi yang akan di temui oleh caca dan kawan kawannya
Apakah caca dan aldo bakal jadian waktu di bogor?
Tunggu cerita selanjutnya ya
.
.
.
Bersambung
JANGAN lupa untuk tinggalkan jejak ya 🥰
biar cepet dapet restu kayak caca