NovelToon NovelToon
CEO Mantan Suamiku

CEO Mantan Suamiku

Status: tamat
Genre:Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Karir / Percintaan Konglomerat / Bullying di Tempat Kerja / Cintapertama / Tamat
Popularitas:21.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rai Li

Isabella, seorang wanita yang dihadapkan pada perceraian mendalam dengan suaminya—Justin, merasakan pukulan takdir yang lebih kuat saat perusahaan keluarganya mengalami kebangkrutan. Sementara itu, menghilangnya Mama, Papa, dan Kakaknya secara tiba-tiba membuat Isabella terjebak dalam kebingungan dan rasa kehilangan yang mendalam.

Setelah beberapa tahun tinggal di luar negeri, Isabella kembali ke negaranya dengan harapan baru. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan mantan suaminya—Justin. Pertemuan ini memicu pertanyaan sulit: Akankah mereka berdua mampu melihat melampaui masa lalu mereka yang penuh dengan perasaan yang tidak selesai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rai Li, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Isabella telah berada di ruangan Zay, pria itu duduk di kursinya dan mempersilahkan Isabella untuk duduk di hadapannya.

"Baiklah, aku akan melakukan interview terlebih dahulu. Jawaban mu akan menentukan apakah kau layak bekerja disini atau tidak. Aku berharap bisa mendengar sesuatu yang memuaskan ditelinga ku."

Zay berbicara dengan nada yang terkesan mengintimidasi. Dia memang tak pernah bersikap lunak saat sedang serius dalam pekerjaannya. Suasana di ruangan itu tiba-tiba saja berubah.

Seperti layaknya sedang melakukan interview, seharusnya seseorang tengah dalam keadaan tegang saat ini. Namun tidak untuk Isabella. Dia hanya duduk tenang sambil menunggu pertanyaan yang akan diberikan oleh pria dihadapannya.

"Apa alasan mu bekerja di perusahaan ini?"

Pertanyaan pertama yang ditanyakan oleh Zay memang terdengar cukup umum, namun sebenarnya ada penilaian lain dalam pertanyaannya itu.

"Untuk mendapatkan uang." Begitu singkatnya bibir wanita itu berbicara, Zay hanya menyeringai mendengarnya.

"Kenapa susah payah ingin bekerja kalau hanya menginginkan uang? Kau bisa melakukan hal yang lebih mudah dengan kemampuan mu, bukan?" Zay menyeringai.

"Kemampuan ku?" tanya Isabella menyelidik.

"Seperti ... tidur dengan pria kaya?” jawabnya santai.

Isabella tersenyum tipis. "Heh-! Sepertinya saya salah memilih perusahaan, kalau begitu saya permisi," pamitnya segera bangun dari tempat duduk.

"Tunggu." Isabella berhenti. "Aku tidak serius dengan yang ku katakan. Bisa kita lanjut, 'kan?" Zay kembali terlihat serius.

"Baiklah."

Isabella kembali duduk.

"Apa motivasi dan harapan mu bekerja di perusahaan ini?"

Kini pria itu melanjutkan pertanyaannya yang kedua. Lagi-lagi pertanyaan umum yang biasa dilakukan saat interview. Sejauh ini Isabella belum menemukan sesuatu yang membuat hatinya merasa janggal.

"Karena saya berharap dengan bekerja di sini saya bisa mendapatkan pengalaman yang lebih baik lagi dan tentunya suasana yang lebih nyaman dalam bekerja."

"Apa pekerjaan sebelumnya kau tidak merasa nyaman?"

"Kurang lebih begitu."

Dulu ketika Isabella bekerja di perusahaan luar negeri dia sempat beberapa kali mendapatkan perlakuan tidak pantas dari atasannya. Sekali mereka berani memegangnya tanpa izin hari itulah Isabella akan mengundurkan diri dari pekerjaan. Walaupun dia adalah seorang wanita tak bersuami tapi dia juga masih memiliki harga diri sebagai seorang wanita.

"Oke, baik. Lalu apa alasan yang dapat membuat ku yakin untuk menerima mu bekerja di perusahaan ini?" Alis mata Zay sudah bertaut.

"Dengan pengalaman kerja dan jam terbang yang saya miliki, saya yakin dapat menciptakan kemajuan dan progres yang lebih baik lagi untuk perusahaan ini di masa depan." Kalimat di akhiri dengan sebuah senyuman.

"Kalau begitu apa motif tersembunyi yang kau miliki?" Bicara pelan dengan sorot mata dingin.

Sebelumnya aku bertemu dengan Isabella adalah di luar negeri. Kedatangannya kembali ke negara ini pasti memiliki alasan yang kuat. Belum lagi saat mencari tahu informasi tentang masa lalunya aku tak mendapatkan apapun. Siapa sebenarnya dirimu?

Isabella mengernyitkan dahinya.

"Saya tak memiliki motif apapun, saya berada di sini memang untuk melamar pekerjaan. Dan lagi, kalau saya memang memiliki maksud lain, kenapa Anda malah mengundang saya ke sini? Bukankah itu terdengar lucu?" Isabella mencoba untuk memojokkan Zay, dia ingin lihat apa yang sebenarnya direncanakan oleh pria itu.

"Belum lagi Anda mengundang saya bergabung ke perusahaan ini karena tahu bahwa saya telah kembali ke negara ini. Itu membuktikan bahwa Anda telah mencari tahu informasi tentang saya. Seharusnya apa yang Anda ketahui sekarang sudah lebih dari cukup." Isabella mengakhiri kalimatnya dengan sebuah senyuman.

Sial, Wanita ini memang tak bisa di remehkan. Kalimatnya berhasil memojokkan ku.

Zay hanya bisa tersenyum kecut sekaligus kagum dengan kemampuan tempur Isabella.

"Kita tak tahu apa yang dipikirkan oleh orang lain, jadi saya rasa hal ini tidak terdengar aneh. Oke baiklah, Interview mu telah selesai dan kamu sudah mulai bisa bekerja besok." Zay menyerahkan sebuah kertas dan pena. Itu adalah kontrak karyawan perusahaan Girald Group.

"Hah? Maksud Anda?" tanya Isabella kebingungan sambil membaca kertas tersebut.

"Apa kau tidak mengerti?" tanya Zay lebih kebingungan lagi.

"Bukan itu, hanya saja sepertinya pembicaraan kita belum selesai?"

"Tidak. Pembicaraan kita telah selesai, aku sudah mendapatkan jawaban yang aku perlukan. Kalau tidak ada hal lain lagi kau boleh segera kembali."

Isabella menandatangani kontrak itu karena dia sudah cukup mengerti tentang kebijakan perusahaan.

Aneh, pria ini benar-benar sulit di tebak.

Akhirnya setelah berjabat tangan Isabella pun beranjak pergi.

-

-

-

-

-

***

Jangan lupa like dan komen di setiap bab

1
Parih Tiambun
biasa
Parih Tiambun
biasa
Shifa Burhan
novel ini kan menghadirkan zayn yang, lelaki lain yang tulus mencintai isabella dan zayn diperlakukan baik, ditolak secara halus, perasaan dijaga, dipertemukan dengan wanita lain, bisa peluk isabella dan semua tidak jadi masalah tapi aku lebih jempol dan salut lagi kalau author berani hadirkan juga wanita lain yang tulus mencintai justin, diperlakukan baik2, ditolak dengan halus, pakai peluk juga, perasaan dijaga juga, dan akhir dia diberi juga pria lain untuk bahagia

kalau author berani melakukan itu, aku benar salut pada author
Rina Bae
top
Author_Ay: Permisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
Sri Mulyati
visualnya dong
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Sastri Dalila
👍
Saidah Aida
aku pernah baca cerita ini cuma gak Ampe tuntas mau ulang lagi penasaran
Khavita Natasha Aprilia
preeeet... ceritanya flop
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍😭
Srintil
agak kecewa sih ending nya tak ada kebahagiaan untuk Risa si thoor
Riri Andini
🤣🤣🤣🤣
adek g da ahlak lah..
Riri Andini
iya ya..ada misteri knpa rissa bertahan disamping isabella.trs siapa sosok misterius yg dikumpai isabella waktu itu,sblm dia bertabrakan badan dg justin di depan kantor??
dan knpa justin punya feeling semacam itu ya??
Zrhy Wahyuni Nur Bilal
huft seperti habis lari maratoon saja thor
Onah Sukaedah
jay sama Risa aja
Ica Ferdi
nyesek eyyy
nevayyyegdgdvg
😀
Nyi Nur
aduh jd dag Dig dug
Anonim
👍🏻👍🏻👍🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤️❤️ trimakasi buat nasihatnya 😁😁
💟노르 아스마💟
jadi ghedek bayikk
💟노르 아스마💟
seruuu...menegangkn...pusing krn mengandung tekateki
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!