Kisah seorang siswi SMA yang menyukai Cowok populer yang ada disekolah nya, bersama sahabat laki-lakinya yang sudah dia anggap sebagai kakaknya. Mulai dari melakukan hal konyol untuk memikat hati Pria popoler tersebut
Dapatkah ia memikat hati pria tersebut? Dalam Novel berjudul Kamu MilikKu
*Menikah Muda.....
*Kecurigaan.....
*Kesedihan......
*Kasih Sayang.....
Bakal kamu rasakan dalam Novel ini.
Salam Novi & Iyan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novianingsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 11
taklama kemudian polisi pergi pak Alexander dengan bu July juga pamit karena akan memberi tahu orang tuanya tia, mereka sengaja tidak memberi tahu nya lewat telepon agar tidak terlalu syok, biar bagaimanapun tia sangat di sayangi oleh orang tuanya
Tiba tiba wira bangun dari duduknya dan menarik tangan lovi hingga lepas dari pelukan afier
"Ini semua gara- gara lo, lo bukan adik gue, gue benci sama lo *******" kata wira dan menampar pipi lovi
Afier yang melihat hal itu langsung mendorong Wira menjauh dari lovi dan memukul wira benerapa kali
"Lo berani nampar calon istri gue hah, lu tau siapa dia sekarang, skarang dia bukan adik lo, dia bukan lovi mei heeryani, tapi dia bakal jadi lovi mei Alexander, lu ngerti gak" kata afier dengan kesal dan kembali memeluk lovi dengan sangat erat
Lovi hanya bisa diam, ia juga merasa bahwa ini memang salah dia, dia menanis di pelukan afier dan mencoba untuk berteriak di dada afier agar tidak terdengar
"Pergi lo dari sini" kata afier pada wira
Wra pun pergi dan meninggalkan merek berdua, kini hanya ada lovi dan afier disana, pak herry dan bu Eni sudah pergi sebelum pak Alexander dan bu July karena ada urusan di kantor nya
" aku rasa memang akulah yang bersalah dalam hal ini" kata lovi
"Kamu mendengar kata-kata orang ******* itu?" kata afier sambil melepas pelukannya
"Tidak.... aku hanya sadar" kata lovi
"dengerin aku, tia meninggal karena keinginan nya, dia hanya ingin mengalah, tetapi wira tidak mau, bahkan wira akan menghabisi mu demi untuk bisa menikah dengan tia bukan, dan tia meninggal karena itu, jadiii wira lah yang bersalah dalam masalah ini" kata afier sambil menghusap air mata lovi dari pipinya
"Knapa harus kakWira?" tanya lovi
"Karena wira tidak searah dengan keinginan tia untuk mengalah demi kita" kata afier meyakinkan
"Ayo pulang, aku akan mengantarmu" kata afier
°°°°
"Aku akan kesini besok, besok aku akan kerumah sakit untuk melihat hasil otopsi kaktia" kata afier dari dalam mobil
"Mmm ya" kata lovi lemas
"Kamu istirahat ya, jangan ngelakuin hal macem-macem" kata afier dan meninggalkan lovn didepan rumahnya
ketika lovi berajak masuk ke rumah nya, ia tidak melihat mobil wira terparkir di garasi rumahnya
kakwira belum pulang? batin lovi
ketika ia masuk pun di sana tidak ada orang karena orang tua nya masih ada urusan di kantor dan mungkin larut malam baru pulang
lovi pergi ke kamarnya dan mandi, lalu ia merebahkan tubuhnya kekasur dan tertidur tanpa ia sadari karena sangat lelah
keesokan harinya setelah mandi lovi pergi ke lantai bawah, ia hanya melihat ibunya sedang masak di dapur
"papa mana?" tanya lovi
"udah kekantor, hari ini hanya ibu yang libur " kata bu Eni
"Kak Wira?"
" dia belum pulang dari kemarin, ibu udah beberapa kali telpon tapi gak di angkat" kata bujuly
Lalu terdengar suara mobil di depan rumah lovi, lovi pun membuka pintu dan dilihatnya afier keluar dari mobil itu
" jadikan ke rumah sakit nya?" tanya fier
"ya aku ijin dulu" kata lovi dan masuk ke rumah nya
taklama kemudian lovi keluar dan mereka masuk ke dalam mobil
aneh