NovelToon NovelToon
DIMANA JASADKU

DIMANA JASADKU

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Spiritual / Selingkuh / Horor / Tamat
Popularitas:896.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Putri Leo

demi menemukan jasadnya, Roh dari Wanita bernama Safana harus berkeliaran menjadi hantu, menemui satu persatu orang yang ia kenal, Hingga sebuah kebenaran berhasil ia dapatkan dengan bantuan seorang pengacara muda nan tampan bernama Fatir. kebenaran apa yang mereka temukan ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Capter 11

.

.

.

 Safana berjalan saja keluar. diluar apartemen ada taman kecil dan disitulah Safana saat ini. Ia masih begitu sedih saat mengingat perdebatan antara adik dan mamanya. semuanya benar-benar membuatnya ingin terus menangis. beberapa hantu yang berkeliaran seolah tak digubris Safana. Safana menatap keatas langit yang dipenuhi bintang-bintang. malam itu cuaca sangat cerah sekali, bahkan cahaya rembulan juga sangat terang benderang.

"Tuhan.. perbolehkan aku memegang mamaku agar Aku bisa menenangkan dia saat ia terus menangisi kepergianku.. aku mohon.. Aku tidak mau mama dan Difa terus berdebat seperti itu.."Ucap Safana sembari menatap lekat dan penuh harap keatas langit. perlahan air matanya meleleh sempurna seiring dengan kesedihan didalam hatinya.

"Aku akan mengaminkan doamu.. semoga keinginanmu bisa terwujud."Sebuah suara terdengar. Safana langsung menoleh, ternyata Fatir mengikutinya.

"Kenapa kemari ?? kau pasti lelah bekerja seharian, istirahatlah.."Ucap Safana. Fatir mengulas senyum lalu duduk disisi Safana. ia menatap lekat Safana, hingga yang ditatap menjadi salah tingkah.

"Kau jangan menatapku seperti itu. kalau ada lihat, kau akan dikira orang aneh."Imbuh Safana seraya menundukkan wajahnya.

"Penghuni apartemen sini semua tau kalau aku bisa melihat dab bicara dengan roh."balas Fatir dengan cepat

"Benarkah ?? mereka tidak takut ???! jadi kau sering ngobrol begini dengan hantu ?? Em.. maksudku roh gentayangan seperti aku ??!!"Safana begitu antusias.

"sering sih Tidak.. tapi ada beberapa yang ingin menyampaikan sesuatu lewat aku untuk keluarga mereka."Balas Fatir.

"berarti sudah banyaj yang kau bantu ya ??" Safana semakin memuji.

"Tidak juga.."

"Sejak kapan kau bisa terbiasa melihat hantu ?? Kau tidak takut ??"Safana malah terus ingin tau

"Sejak kecil, dulu aku takut sekali. tapi, lama-lama sudah terbiasa dan malah senang, ternyata hantu itu memperlihatkan diri karna ingin mengatakan sesuatu. bukan untuk menakut-nakuti."Tutur Fatir. "Dan itu juga yang menjadi alasanku bisa menjadi seorang pengacara."Imbuh Fatir.

"Kau hebat sekali.. berarti banyak hantu yang sudah kau tolong.."puji Safana.

"Aneh. itulah yang dikatakan teman-temanku."Timpal Fatir.

"Itu namanya istimewa. pergilah istirahat. terima kasih sekali kau bersedia membantuku.. "Ucap Safana sembari membalas tatapan Fatir.

"Kau juga.. Apa kau akan terus disini..??"Fatir

"Aku ingin disini dulu.. siapa tau Tuhan mau mengabulkan doaku kalau aku ada disini terus."balas Safana sekenanya.

"Aku akan temani.."Fatir membenahi jaket yang ia kenakan lalu membehani duduknya agar kalau saat ia tertidur tidak sampai jatuh.

"Loh.. Tapi nanti kau kedinginan.."Safana kawatir sekali.

"Tidak.. Khusukkan doamu.. aku juga akan membantumu.."Fatir berkata dengan yakin. Safana hanya mengulas senyum tipis saja. hal itu sangatlah mustahil terjadi. Namun Fatir terus berusaha memberinya semangat yang begitu besar. Safana bersyukur sekali bisa bertemu orang sebaik Fatir.

.

.

Dan benar saja.karna ngotot menemani Safana, Fatir benar tidur dikursi Taman bersama Safana. entah bagaimana ceritanya tangan mereka bisa bertaut menjadi satu saling menggenggam. sinar mentari yang memang sudah nampak perlahan mengenai wajah Fatir dan juga Safana hingga keduanya terbangun bersamaan.

"Aaa.. badanku sakit semua.."Ucap Fatir setelah membuka matanya.

Namun ia terkejut saat menyadari tangannya bisa memegang Safana.

"Apa ini ??"Gumam Fatir begitu tak percaya.

Safana mengusap matanya dengan salah satu tangannya. dan saat ia akan meregangkan kedua tangannya ia juga terkejut kala melihat jemarinya saling bertaut dengan Jemari Fatir.

"Jariku ?? Ini ??"Safana mengangkat tautan jemari mereka.

"Doamu terkabul Safana.. Kau bisa memegang manusia.."Ucap Fatir dengan senyum bahagia.

Safana tak kalah bahagia. ia memperhatikan tangan mereka yang menyatu. "Iya.." Safana memegangi lengan Fatir dan ternyata benar, Ia bisa memegang manusia. Safana girang sekali sampai ia berdiri dan mengajak Fatir berjingkrak ria. "Yeee !! aku bisa !!! yeee !!"Girang Safana. Fatir pun ikut senang sekali. sebab ini kali pertama juga fatir berpegangan dengan roh gentayangan.

senyum haru nampak jelas sekali diwajah Safana.

"Terima kasih Tuhan.. terima kasih...."Batin Safana.

.

.

.

1
Mukhlisa Hasbi
dan
Mukhlisa Hasbi
typo cuy
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
Kalo fatir mau ingin mati.. gak perlu nyuruh orang buat bunuh.. itu sama aja menyuruh orang lain berbuat dosa juga bikin susah hidupny karena masuk penjara juga.. Bunuh diri aja.. semua kan di tanggung sendiri..
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
logika nya.. jika safana sdah mencium dan sdah melihat gelagat aneh adik dan suaminy ketika berada di apartemen.. seharusny di ikuti terus.. pasti akan tahu dengan mudah apalagi diriny sdah menjadi hantu atau arwah penasaran..
Shadriana Ana
👍
Susi Akbarini
andau fator bertemu safana sblm dijodohkan dgn ridwan..


😀😀❤❤😘😍😙
Mala Mala: klo itu terjadi,,cerita ini tak kan ada besti 🤭🥰
total 2 replies
Nisa Nisa
kukira setalah jasad ditemukan dan pelaku dpt hukuman cerita selesai. Kok malah ngelantur jd kisah cinta dgn hantu 🤣🤣
Nawfal putri: aneh tapi nyata ya kak🤣🤣
total 1 replies
Nisa Nisa
padahal Difa yg membunuh kakaknya bisa dimaafkan, krn hubungan darah?
Nisa Nisa
tetap tdk merasakan bersalah papa Rio dan berusaha menimpakan semua salah pada si brensek Ridwan
Nisa Nisa
hanya mama Wina yg msh waras. Padahal sebagai ibu hatinya pasti sangat hancur tp tdk sekalipun dia menyalahkan suaminya yg sdh menjodohkan anaknya pada kekasih adiknya yg berakibat petaka
Nisa Nisa
kesalahan awal dari papa Rio yg main jodoh jodohkan saja tanpa bertanya dulu, tanpa menyelidiki dulu. Memang setidak laku itu Safana yg pintar berbisnis sampai harus dijodohkan. Bodohnya lagi itu kekasih si psikopat adik Safana pula.
Nisa Nisa
sadis sekali si Difa ini, anak siapa sih mama Wina dan Papa Rio orangnya baik. Apa mereka membesarkan anak setan 🤔
Nisa Nisa
astaga, Ridwan tukang celap celup ternyata. kasihan sekali Safana,
Nisa Nisa
agak membingungkan kalau mereka membunuh Safana terus menyembunyikan mayatnya, tujuannya apa?
Malah ribet diganti mayat orang kecelakaan, gk jelas juga siapa dan kapan kecelakaan entah sengaja atau tdk. tp kalau kebetulan lebih mustahil krn mayat walau muka hancur tp body dan ciri2 fisik setidaknya mirip banget.
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem: Tanpa surat perintah pengeledahan.. apalagi tidak mengenakan seragam polisi.. tetap di anggap sah secara hukum terlebih jika kecurigaan ckup kuat sudah mengarah ke tindak pidana.. apalagi jika sdah menemukan bukti..
total 2 replies
Nisa Nisa
Heran yg dibakar Difa semalam apa?
Nisa Nisa
fix dia orang ini pelaku pembunuhan Safana, pertanyaannya dia benar-benar sdh mati atau cuma koma?
Nisa Nisa
harusnya biar terkurung sampai ada yg datang dan memergoki niat jahatnya
Nisa Nisa
notaris kok pakai cap tangan, memang dia buta huruf?
Nisa Nisa
hantu bodoh cuma nonton perkelahian padahal ceritanya bisa mengangkat barang, bisa membanting barang. ambil apa kek buat bantu. Dari hidup bodoh sampai jd hantu tetap bodoh 🤣🤣
Nisa Nisa
bukankah Difa sdh membakar baju dan barang bukti sehingga berkata sdh tdk ada bukti lg. Lalu sekarang baju, kain dan obat kok msh ada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!