Zika awalnya bersahabat baik dengan Joe. Kemudian ia dibuat sibuk dengan perasaannya pada Joe yang berubah jadi Cinta... Cinta Zika bertepuk sebelah tangan.. Namun pada akhirnya Joe tahu perasaan sahabatnya itu hingga terjadi banyak konflik antara mereka.. Namun Joe menghilang bagai ditelan bumi. Dan Zika tetap menanti kehadiran Joe kembali. Hingga hadir Albi dalam hidup Zika. Akankah Zika berpaling pada Albi.... ???
Cinta selalu bisa terjadi diluar nalar akal Manusia, jika ia telah merasuki hati terdalam pemiliknya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma_Boncel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ternyata, masih DIA...
"Dek, kita jalan bareng yuk? " Ajak Doni sambil menggandeng bahu Zika.
"Tumben nihh kakakku ini ngajak hang out sama adek nya??" goda Zika seraya mengalihkan pandangannya kearah Doni sambil tersenyum geli..
"Yaahh. Kakak kan bosen, Dek. Hampir dua minggu nih dirumah.Tar minggu depan harus balik lagi ke Kantor. Jadi mumpung kakak ada dirumah kita hangout bareng,Dek." Jawab Doni cengengesan.
"Emang kakak gak jalan sama Kak Shinta?"Zika menggoda kakaknya.
"Hmmm.. Gak laaahhh.. Kan kita udahan.. Dia udah punya yang lain.. Hiks Hiks." Doni pura-pura menangis.. Sambil tertawa. Tak ayal adiknya pun ikut tertawa.
Zika dan Doni berangkat menuju tempat hangout yang telah disepakati.
*****
Doni memarkirkan mobilnya.
Mereka berjalan masuk ke dalam cafe.
Mata mereka berkeliling mengitari isi ruangan, mencari kursi yang pas ..
Dibawah ramai sekali. Hampir setiap meja diisi pengunjung. Mereka naik kelantai dua. Lumayan sepi.
Mata mereka tertuju pada meja di balkon lantai atas. Di sana angin menghembus kencang. Dari atas sana dapat terlihat pemandangan jalanan yang lumayan agak sepi.
Memang Cafe ini bukan berada di jalan protokol. Jadi tidak terlalu bising dengan kendaraan. Tempatnya pun cozy banget. Nyaman lah untuk hangout bareng temen, pacar, bahkan keluarga pun oke.
Disana di fasilitasi taman bermain anak di lantai dasar. Suasana nya pun terasa hangat karna interiornya didominasi oleh kayu.
Juga musik pengiringnya pun random. Kadang diisi oleh musik klasik, Pop dan kadang semua genre musik diputar.
Seolah berusaha merangkul semua kalangan dan generasi. Merasa semua pengunjung merasa nyaman.
Pokoknya kata anak gaul sih Te-O-Pe Be-Ge-Te dehh... !!! hehehe.
Back to Zika and Doni.
Zika memesan Hot Capuccino dan Cheese Strawberry Cake, Dan Doni hanya order Black Coffee.
Zika senang sekali karna buatnya adalah moment yang langka bisa hangout bareng kakak nya itu.. Pasalnya setelah Doni di mutasi ke kota Bali, ia jarang sekali pulang.
"Ka, kapan dong Zika diajak maen ke apartement nya kakak???" Zika sambil meletakkan kepalanya diatas meja. Dengan mata tertuju pada jalanan yang lengang.
"Kenapa emang, Dek" Doni tersenyum melihat tingkah Zika.
"Gak kenapa-napa sihh, Kak.. Cuman pengen jalan aja." Tak terasa mata Zika mulai merah dan basah.
"Loh kenapa ?" Tanya Doni cemas melihat Zika menangis kecil. "Cerita dong, Dek.. Kamu kan punya kakak.. Apa yang kamu rasa, ceritain sama kakak.. !!" Sambung Doni..
"Aku bingung, Kak.. " Zika mengusap air mata dipipinya. " Aku ngerasa ada yang hilang aja.. Aku coba buat ngelupain dia. Tapi semakin aku coba buat lupain dia, semakin aku sakit dibuatnya." Tambah Zika.
Doni menatap adiknya itu. Masih DIA ternyata yang buat adiknya merasa hampa.
"Sebelum dia menghilang di minggu-minggu terakhir sekolah aku sempet mimpi. Dia pergi pake motornya dijalanan sepi. Dia senyum sama aku dan lenyap tertutup kabut hitam."Zika masih dengan nanar mata yang kosong.
"Aku takut ada hal buruk yang terjadi sama dia. Dan yang bikin aku aneh, semua akses ku buat ketemu dia tuh gak ada. Mulai dari HandPhone nya dia yang selalu mailbox.
Trus aku kerumahnya juga, udah orang lain yang isi. Katanya sii dijual." Papar Zika dengan emosional.
Doni masih menyimak Zika dengan seksama.
"Aku cuma pengen dia bilang. Ada apa ? Aku ngerasa gak ada salah deh perasaan..!!" Zika mulai mengeluarkan air matanya lagi.
"Udah dong,Dek.. Kakak ngerti perasaan kamu. Kakak paling tahu perasaan kamu sama dia. Tapi gak gini juga, Dek. Kamu tuh masih muda.. Jangan kamu sia-siakan waktu mu untuk selalu mikirin dia. Mungkin dia punya alasan tersendiri." Doni berjalan menuju kursi yang bersebelahan dengan Zika.
"Kalau menurut kakak sih,Dek. Sekarang kamu fokus aja sama kuliah kamu. Dan doain aja dia biar dia bisa menemukan yang terbaik buatnya.Terus kamu juga jangan tutup hati kamu buat orang lain. Adek kakak ini kan cantik, pinter, sholehah pula. Cowo mana sih yang gak akan terpikat sama kamu.. Tinggal kamunya aja ,Dek. Buka hati kamu buat orang lain!!" Doni sambil mengelus bahu adiknya itu .
"Iyaaaa kak. Tapi kan kakak tau sendiri, aku tuh gak gampang buat menyukai orang. Jadi kalo udah suka tuh susah untuk lupainnya.. Kaya kakak nggak aja dehhh!! Kakak kan juga begitu... " Zika tersenyum menggoda kakaknya..
Doni ikut tersenyum nyiyir sambil mencubit pipi Zika.
Mungkin kita satu nasib yah Dek..Ucap Doni dalam hati.
*****
gimana sama delia dan kia
author pinter bahasa perancis 👍keren