NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Pada Brondong SMA

Jatuh Cinta Pada Brondong SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Penyelamat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: yuni93

Aku pikir tidak akan pernah jatuh cinta lagi setelah dikhianati oleh orang yang paling kupercaya. Namun kehadiran Juvan, seorang siswa SMA yang sederhana dan selalu memperlakukanku dengan tulus, perlahan mengubah semuanya. Di saat aku berusaha menganggapnya hanya sebagai adik, dia justru membuat hatiku berdebar dengan cara yang tidak pernah dilakukan siapa pun sebelumnya. Dan untuk pertama kalinya, aku takut mengakui bahwa aku mulai jatuh cinta pada berondong SMA. 🤍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuni93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengubah Penampilan Si Culun

Di kampus, zara memberitahu ke pada yena dan vivien bahwa minggu depan pacarnya akan berulang tahun yang ke 27tahun dan rencananya akan mengadakan pesta besar untuk merayakan ulang tahun itu. Ardo adalah pacar zara ardo juga adalah teman bisnisnya arga.

"Guys minggu depan dateng ya ke acara ulang tahun my pacar hehe"ucap zara

" gue si pasti dateng tapi gue bingung mau dateng sama siapa, apa gue ajak just friend gue aja kali ya"jawab vivien

"Hahaha boleh juga tu, eeh yen kamu dateng kan, dateng ya jangan gk dateng please" mohon zara

"Hmmm iya aku usahain bakal dateng tapi aku gk janji ya" jawab yena.

Malam harinya di kamar yena cahaya rembulan menyelinap masuk lewat celah jendela kamar Yena, namun pikiran gadis itu sudah berputar kencang seperti roda mesin.yena masih masih memikirkan tentang ajakan zara untuk datang di acara ulang tahun pacarnya Zara—yang sayangnya adalah rekan bisnis sekaligus sahabat dekat Arga.

"Tentu saja Arga dan fira akan ada di sana," gumam Yena pelan.

Yena tidak ingin datang sendirian. Yena tidak ingin terlihat hancur, lemah, dan kalah di depan mantan kekasihnya maupun Fira. Ia ingin menunjukkan sesuatu. Bahwa tanpa mereka, ia tetap berdiri tegak, bahkan bersama seseorang yang jauh lebih baik. Tiba-tiba yena kepikiran untuk mengajak juvan ke acara ulang tahun ardo.

"Ya juvan seperti aku harus mengajak dia pergi bersamaku dan berpura-pura dia menjadi pacarku"ucap yena

Hanya Juvan satu-satunya laki-laki yang kini cukup dekat dengan yena. Sosok remaja SMA yang tulus, tenang, dan selalu ada saat ia butuh sandaran. Namun, Yena sadar, penampilan Juvan yang apa adanya—dengan potongan rambut agak berantakan yang sering menutupi dahi, kaca mata yang tebal, serta pakaian yang cenderung santai dan sedikit kebesaran—mungkin akan membuatnya diremehkan di pesta yang penuh orang bergaya seperti itu.

Yena tersenyum miring. Kalau aku rapikan sedikit, pasti dia bakal jadi sangat menawan.

Tanpa membuang waktu, Yena segera menghubungi Juvan. Untungnya, Juvan yang polos dan penurut itu setuju saja saat Yena memintanya bertemu besok, meski tidak tahu apa rencana sebenarnya di kepala kakak tingkatnya itu.

Keesokan harinya saat juvan pulang dari sekolah anak itu langsung pergi menuju sebuah kafe yang sudah di janjikan yena untuk ketemuan.Begitu Juvan datang dengan tas punggungnya yang biasa dan senyum ramah yang tak pernah hilang, Yena langsung menatapnya dari ujung kaki hingga ujung kepala dengan tatapan menilai.

"Kenapa kak? Ada yang salah sama penampilanku?" tanya Juvan gugup sambil menggaruk belakang lehernya yang tidak gatal.

Yena tertawa kecil, lalu menggeleng mantap.

"Tidak ada yang salah, Juvan.ayo duduk dulu kaka mau bicara sebentar"

Juvan pun menurut dan duduk berhadapan dengan yena.

Kemudian yena menceritakan semuanya, awalnya juvan menolak karna dia tidak terbiasa datang ke pesta-pesta seperti itu.

"Juvan tolong kaka ya sekali ini aja please" yena memohon

"Ta... Tapi kak, kaka gk malu ya ngajak aku dateng ke acara mewah kayak gitu" tanya juvan

"Malu, ngapain kaka malu, kalau kamu kamu kaka akan bantu kamu berubah biar jadi ganteng, mau gk"

Juvan yang polos hanya bisa mengangguk menuruti semua kemauan yena.

Misi pun dimulai. Yena membawa Juvan ke salon pria terbaik di kota Jakarta. Di sana, ia memberikan instruksi jelas kepada penata rambut—memotong rambut Juvan yang berantakan menjadi model yang rapi namun tetap maskulin, menyingkapkan dahi bersih dan sepasang mata tajam yang ternyata sangat indah milik Juvan.

Saat Juvan menatap cermin, matanya terbelalak tak percaya. Ia terlihat lebih segar, bersih, dan jauh lebih dewasa dari biasanya.

"Gilaak baru ganti model rambut aja udah secakep ini" yena membatin sambil menatap juvan

"Belum selesai," kata Yena semangat, menarik lengan Juvan menuju pusat perbelanjaan.

Yena mengajaknya berkelana di toko pakaian. Yena memilih -milih baju kemeja berwarna hitam yang pas di badan—bukan yang longgar lagi—untuk menonjolkan postur tubuh tegap Juvan, serta celana bahan berwarna gelap dan sepasang sepatu pantofel yang mengkilap.

" Coba kamu pakai ini di sana ya"ucap yena sambil menunjukan ruangan ganti.

Juvan mengangguk, beberapa menit kemudian.

"Kaka" panggil juvan

Seketika yena menoleh mata yena membulat dan mulut terngaga tidak percaya dengan penampilan juvan yang seperti aktor china dyilan wang.

"Kenapa kak jelek ya" tanya juvan

"Eeh enggak kok bagus banget, ganteng malah kamu mirip gege china gitu"

Wajah Juvan memerah padam, namun kali ini ia tersenyum lebih lebar, tangannya meremas ujung kemeja sedikit namun dengan aura yang berbeda

"yaudah kita beli baju yang ini ya sama ini ada 2 baju lagi buat kamu"

"Kak ini..."belum sempat juvan menyelesaikan kata-katanya yena langsung menjawab

" gk papa juvan ini semua kaka beliin buat kamu"

"Tapi kak inikan mahal-mahal"

"Udah kamu jangan mikirin soal harganya oke"

Yena tersenyum puas. Hatinya merasa lebih tenang dan berani. Dengan Juvan yang tampan di sampingnya, ia siap menghadapi Arga dan segala tatapan merendahkan di pesta itu. Ia akan menunjukkan bahwa kebahagiaannya bukan lagi milik masa lalu.Setelah puas berkeliling dari satu toko ke toko lain dan menyelesaikan semua persiapan, langit di luar sudah berubah warna menjadi jingga keunguan, menandakan hari mulai gelap. Angin sore mulai berhembus sejuk menyapa jalanan kota. Yena mengajak Juvan mampir di sebuah kedai makan sederhana namun nyaman yang tidak jauh dari pusat perbelanjaan, tempat yang suasananya tenang dan jauh dari keramaian.

Mereka duduk berhadapan di meja sudut. Walaupun Juvan sudah tampil bak pangeran dengan penampilan barunya, sikapnya tetaplah pemuda yang sederhana. Mereka mengobrol santai di sela-sela suapan makanan, membahas hal-hal ringan mulai dari hobi Juvan hingga kesibukan Yena di kampus dan toko kue. Tawa kecil Yena sesekali terdengar memecah keheningan, membuat dada Juvan terasa hangat dan damai.

Beberapa lama kemudian makan malam merekapun selesai  dan mereka berdua pun berjalan keluar dari kedai itu saat di parkiran yena berhenti sejenak,keheningan nyaman menyelimuti sejenak. Yena membalikan badan dan menatap Juvan dengan tatapan lembut, lalu perlahan tangannya terangkat. Jantung Juvan seakan berhenti berdetak sejenak saat telapak tangan lembut Yena mendarat di atas kepalanya, mengusap rambut barunya dengan gerakan yang sangat halus dan penuh kasih sayang.

"Terima kasih banyak ya, Juvan," ucap Yena dengan suara pelan yang terdengar sangat tulus, matanya menatap lekat ke manik mata Juvan.

"Kamu mau saja diajak sibuk begini dan membantu Kakak. Entah kenapa, rasanya aku jadi lebih tenang kalau ada kamu."

Jarak wajah mereka begitu dekat saat itu. Juvan bisa mencium samar aroma parfum lembut milik Yena, bisa melihat jelas bulu mata gadis itu yang lentik dan keramahan yang terpancar dari sorot matanya. Juvan mematung seketika. Tubuhnya kaku seperti terpaku di tempat, paru-parunya seakan lupa cara bernapas. Napasnya tertahan di tenggorokan, dadanya berdesir hebat, membuatnya sulit untuk menelan ludah. Ia tersesat dalam kedalaman tatapan Yena, tak mampu bergerak atau mengalihkan pandangan, seolah waktu berhenti berputar hanya untuk mereka berdua.

Hanya suara detak jantungnya sendiri yang terdengar memekakkan telinga, berpacu jauh lebih kencang dari biasanya. Dalam diamnya, Juvan sadar, rasa kagum ini perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih dalam dan indah, sesuatu yang membuatnya takut sekaligus ingin ia jaga selamanya.

"Hey kenapa diam"tanya yena sambil menjentikkan jarinya.

" jangan bilang kamu naksir ya ke kakak hahaha"ledek yena

Juvan hanya tersenyum malu.

"Aku antar kakak pulang ya" tanya juvan

Yenapun mengangguk.

Suara motor menderu halus dan kendaraan itu mulai melaju membelah jalanan kota yang mulai lengang, angin malam menyapu lembut wajah mereka.

Tanpa sadar, tubuh Yena bergoyang mengikuti keseimbangan motor. Jemarinya perlahan merapat ke pinggang ramping pemuda itu, lalu dengan refleks ia memeluk tubuh Juvan dari belakang. Yena membenamkan wajahnya di punggung kokoh itu, menghirup wangi parfum baru yang segar dan menenangkan.Juvan yang merasakan sentuhan hangat itu seketika menahan napas. Rasanya seluruh aliran darahnya mendidih, namun ia berusaha tetap fokus menyetir, meski pipinya terasa memerah hebat di balik pelindung helm. Ia bisa merasakan berat kepala Yena yang bersandar nyaman di punggungnya, serta lembutnya tangan gadis itu yang melingkar erat seolah takut terpisahkan.

Perjalanan terasa begitu singkat meski jaraknya lumayan jauh. Di tengah dinginnya udara malam, kehadiran Yena di belakang punggungnya justru menjadi sumber kehangatan yang tak terlukiskan bagi Juvan. Ia berharap jalanan ini tak berujung, agar momen damai ini bisa berlangsung lebih lama.

Tak lama kemudian, motor Juvan perlahan melambat dan berhenti tepat di depan pagar rumah Yena yang tampak tenang di bawah sinar lampu taman.

"Kak sudah sampai"yenapun melepaskan pelukan itu dan turun dari motor.

" juvan maaf ya tadi kakak peluk kamu"ucap yena malu.

"iya kak gk papa, aku pulang dulu ya kak"

"Juvan hati-hati di jalan ya".

1
Visitor3579
Kagak perlu didengerin, klo udah ketahuan selingkuh ya ketahuan ajah. ga usah pake sok nyesal
Visitor3579
Cowok bloooon
Visitor3579
Gilak, dari sini Yena trauma sih buat jatuh cinta lagi. Plisss Yena kuat kan gak menye2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!