NovelToon NovelToon
Elang Samudra

Elang Samudra

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Andira

Elang Samudra seorang cowok berandal yang hobi balapan liar. Baginya, kehidupan malam lebih indah di banding kehidupan nya yang berantakan.

Walaupun Elang terlahir dari keluarga kaya raya namun Elang selalu merasa kesepian. Sang ayah terlalu sibuk dengan kerjaan nya. kakak nya yang bernama Revan juga sibuk mengajar di kampus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 14

Elang kembali mengangguk, Saat ini Elang memang sangat lapar, sejak kemarin Elang belum sempat makan karena begitu banyak masalah yang dia hadapi. "Ayo makan bareng yah" ajak Elang pada Eddy.

"Kamu saja, Ayah sudah makan tadi" Eddy menolak ajakan Elang karena masih kepikiran dengan nasib putri nya kedepan.

"Ayok Nak" panggil bunda Elina pada Elang yang masih terdiam di tempat nya. Elang lalu berdiri dan mengikuti langkah bunda Elina menuju dapur.

Setelah sampai di meja makan, Bunda Elina lalu menarik kursi khusus untuk menantu nya. "Duduk di sini nak" kata bunda Elina mempersilahkan Elang duduk di kursi yang dia siapkan.

Dengan rasa canggung Elang duduk di kursi tersebut. "Ehh.. Terima kasih bun, tidak perlu repot" jawab Elang sungkan.

Bunda Elina tersenyum ramah. "Tidak repot kok" Bunda Elina lalu mengambil satu buah piring yang tersusun rapi di atas meja. Lalu Menyendokan nasi dan lauk pauk ke atas piring tersebut.

Elang terus memperhatikan bunda Elina yang cekatan mengambil nya nasi dan beberapa lauk pauk. "Segini cukup nak?" tanya bunda Elina, seketika lamunan Elang buyar.

"Cukup Bun, Terima kasih" jawab Elang sembari mengambil piring yang di sodorkan oleh bunda Elina. Bukan nya beranjak dari meja makan, bunda Elina malah duduk di hadapan Elang sembari menatap Elang begitu lekat membuat suasana menjadi canggung.

Entah mengapa perasaan Elang begitu bahagia saat di perlaku kan begitu hangat oleh mertua nya. Perhatian yang belum pernah dia rasa kan karena kedua orang nya terlalu sibuk dan selalu mengabaikan Elang.

Elang bahkan tidak canggung makan di hadapan mertua nya, Elang melahap dan menikmati semua menu yang di sajikan oleh mertua nya.

Lima belas menit berlalu, terlihat piring Elang sudah kosong alias bersih tak tersisa sedikit pun makanan. "Masih mau nasi nak?" tanya bunda Elina setelah melihat piring Elang yang sudah bersih.

Elang menggeleng dengan cepat. "Tidak usah bun, Elang sudah kenyang banget" tolak Elang sembari tersenyum ramah.

Bunda Elina juga ikut tersenyum ramah lalu berkata. "Boleh bunda bertanya?" tanya bunda Elina begitu lembut seraya menggeser piring bekas Elang ke samping.

Elang kembali mengangguk "Boleh Bun, mau tanya apa?" jawab Elang sembari mengambil tisu untuk melap bibir nya.

"Sebenarnya kamu dari mana tadi Nak? Bunda khawatir sama kamu, takut kamu kenapa² karena belum tau daerah sini" ujar bunda Elina begitu lembut.

Elang tersenyum, baru kali ini ada yg khawatir dengan nya, bahkan orang tua nya pun tidak perna merasa khawatir pada Elang. "Tadi Elang panik saat Terima kabar kalau teman Elang mengalami kecelakaan, jadi Elang langsung pergi begitu saja tanpa pamit, maafin Elang ya Bun" Elang menuduk merasa bersalah pada mertua nya.

"Lain kali ngak boleh gitu ya Nak. Walaupun keadaan mendesak kamu harus pamit terlebih dahulu biar kami tidak khawatir" ucap bunda Elina lalu mengambil piring kotor Elang tadi untuk menyimpan nya di wastafel.

"Bunda, Elang boleh ngomong sesuatu?" Panggil Elang ragu.

Bunda Elina menoleh melihat Elang yang nampak ragu. "Ada apa nak? Kalau mau ngomong ngak apa apa kok" kata bunda Elina lalu kembali duduk di hadapan Elang, tak lupa senyum ramah yang selalu dia berikan pada Elang.

"Hari ini Elang harus pulang ke kota karena hari senin Elang akan kembali ke sekolah dan akan mengadakan Masa observasi untuk siswa baru dan kebetulan Elang adalah ketua OSIS yang harus ikut serta dalam acara tersebut" jelas Elang membuat bunda Elina sedikit sedih karena harus berpisah dari putri nya.

Ada perasaan tak rela melepaskan putri semata wayang nya pergi namun bunda Elina tidak bisa egois atau menahan Elina dan Elang sebab Elina sudah menikah dengan Elang dan otomatis kemana pun Elang pergi, Elina akan selalu ikut bersama nya karena mulai sekarang Elang lah yang bertanggung jawab atas Elina sepenuh nya.

1
Pemulung Ellit
haduh... walaupun terkesan egois, tapi kayaknya aku lebih memilih anakku tinggal sama aku dulu. anak segitu loh...
Pemulung Ellit
itulah yang aku kecewa kan darimu. orang lain udah jadi korban malah gak peduli
Pemulung Ellit
haduh.. Elang itu gimana sih...
Pemulung Ellit
haduh... cari masalah lagi kamu bang. seenggaknya tengok dulu lah tuh istrimu
Pemulung Ellit
tapi nikah usia segitu emang dibolehin ama negara? harus nua in umur dulu gak sih?
Pemulung Ellit
mas kawin nya waw juga ya😅😅
Pemulung Ellit
ya Allah... kasian sekali anak ini. dia masih umur 15 tahun loh..
Pemulung Ellit
sebenarnya aku agak gedek juga sih ama nih bapak. tapi mungkin ya sikapnya dia karena kekhawatiran nya sama anaknya
Pemulung Ellit
karena jujur pun mereka gak percaya jadi sekalian aja lang. biar jantungan tuh pak Eddy
Pemulung Ellit
ternyata diam-diam perhatian juga si abang.
Pemulung Ellit
hayo loh.. gara-gara kamu sih maen nyelonong aja ngumpet di kamar anak gadis orang...
Pemulung Ellit
idih... minta ditempeleng gak nih orang. seenaknya banget. udah dibiarin ngumpet juga🙄
Pemulung Ellit
numpang ngumpet sampe segitunya bang? 🙄🙄 ngapain buka baju segala
Pemulung Ellit
waduh.. jangan diapa-apain itu anak gadis orang
Pemulung Ellit
aduh aduh... udah main curang malah kalah. dapat bonus jatuh pula... kasian
Pemulung Ellit
kapok tu yg ngetawain. malah jadi jongos kan lu😂😂😂
Pemulung Ellit
vano menantang sih.... bisa-bisa pingsan ntar vano nya. salah lawan sih kamu
Pemulung Ellit
ngakak bayangin ekspresi nya. mereka gak bersalah sekali ya kamu
Pemulung Ellit
ya. mereka sama-sama egois
Pemulung Ellit
nyesek banget dah...walaupun terkesan berandalan tapi kasian sekali berada di posisi anak ini.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!