NovelToon NovelToon
Di Cintai Bosku Yang Bucin

Di Cintai Bosku Yang Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:111.7k
Nilai: 5
Nama Author: AKu Sipendiam Nih

Selly Kirana, gadis berusia 22 tahun dan merupakan anak tunggal dari mantan seorang pengusaha harus bekerja keras untuk menghidupi dirinya sendiri dan sang ayah yang sakit-sakitan. Karena biaya yang dibutuhkan Selly untuk mengobati sang ayah tidak mencukupi,maka Selly memutuskan melamar kerja di sebuah perusahaan. Dan di sana dia bertemu dengan bosnya yang terkenal dingin. Setelah begitu banyak drama pertemuan akhirnya mereka saling menyatakan perasaan. Dan ternyata kedua ayah mereka adalah sahabat lama. Selly menemukan banyak hal ganjil pada diri Genta, akankah seiring berjalannya waktu rahasia Genta terkuak dan Selly masih bisa menerima siapa Genta sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AKu Sipendiam Nih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

"Mau belanja apa? ambil lah yang kamu mau," Genta menawarkan Selly berbelanja.

"Terima kasih, aku gak mau beli apa-apa. Aku cuma antar kamu cari pacar, ingat jangan yang abegeh," Selly menolak tawaran Pak Bos.

"hehehe.. bercanda sayang, aku gak sungguh-sungguh bilang seperti itu,"

"Serius juga ga papa kok, tenang aja nanti aku juga cari yang bisa terima aku apa adanya,"

"Itu aku, kamu gak perlu cari lagi. Tenang sayang, nanti aku belajar lagi gaya pacaran orang korea-korea itu.

"Jangan di paksa, tapi kalau mau belajar ya gak papa hehehe.." Genta tersenyum mendengar kekasih berkata itu.

setelah makan dan berjalan mengelilingi Mall, Selly pun meminta untuk pulang. Genta berkata ke Dendi untuk mampir ke rumah Ayahnya Selly.

Selly diam aja, dia tak menghiraukan ucapan Genta. Sedari tadi Genta memang mengajak Selly untuk mampir ke rumah Ayahnya , tapi Selly belum mengiyakan.

...****************...

"Dendi, ini makam. Mau apa kita ke sini?" seru Genta.

"Kamu mau ketemu Ayah aku? ayok ikut aku," Selly langsung menarik tangan kekasihnya masuk ke area makam.

"Ada apa Nak Selly, kok ke sini lagi?"

"Gak ada apa-apa, Pak," ucap Selly, dan bapak penjaga makam itu pergi meninggalkan Selly dan yang lain.

"Assalamu'alaikum, Ayah. Selly datang lagi Yah,"

Genta langsung ikut duduk di samping Selly.

"Assalamu'alaikum, Ayah. Saya Genta, calon suaminya Selly anak Ayah. Mohon do'anya Ayah, biar Selly gak lama-lama di ajak nikah nya," ucapan Genta membuat para bodyguard tertawa. Mereka tertawa lirih karena ini di area makam.

"Kamu gak mau janji di depan Ayah untukku?" tanya Selly.

"Ayah, saya janji akan bahagiakan putri Ayah yang manja ini. Tidak akan saya biarkan dia menangis dan tidak akan meninggalkan dia. Saya juga akan bahagiakan Ibu, jadi Ayah mertua tak perlu khawatir. Pasti nanti Ayah akan bahagia juga di sana melihat kita bahagia," saat Genta mengucap janji, Selly memeluk erat Genta.

Dia masih tak menyangka kalau akan menikah dengan pemilik perusahaan besar itu.

"Semoga kamu gak lupa sama janjimu ke Ayah," ucap Selly sambil terisak.

"Aku gak akan ingkari janji aku CUP, kamu ga malu peluk aku di depan mereka?" Genta sambil menunjuk para bodyguard nya.

Selly langsung melepas pelukannya, tapi justru Genta yang balik memeluknya.

"Kita pulang yuk, aku takut Ibu menungguku,"

"Yuk!!"

Lalu mereka semua meninggal area makam, Genta meminta Dendi untuk membawa mobilnya. Dia sudah lelah membawa mobil dari siang.

Selly dan Genta duduk di tengah, dan didepan Dendi dengan satu bodyguard.

Lagi asik melihat keluar, wajah Selly di ambil oleh Genta. Dan Genta mulai mencium bibir Selly.

PLAK

"Sakit sayang," seru Genta.

"Kamu lihat-lihat dong kalau mau cium aku, ada mereka,"

"Gak papa mereka gak akan lihat ke kita,"

Genta kembali wajahnya ke Selly, tapi di tahan oleh Selly.

CUP, Selly mencium bibirnya.

"Aku gak bisa ciuman, jadi jangan minta aneh-aneh ya," bisik Selly.

"Nanti sebelum ciuman aku kasih lihat videonya, aku juga lihat video dulu,"

"Hmmm..."

Tak terasa Selly dan Genta sudah sampai di rumah. Genta menuntun tangan Selly untuk berjalan mendekat ke rumah Ibu Selly.

"Assalamu'alaikum," salam dari mereka berdua.

"Wa'alaikumsalam, Kalian dari mana saja kok baru pulang. Ibu sudah menunggu dari tadi," ucap Ibu Selly khawatir.

"Tadi saya mengaja Selly ke Mall Bu, dan pulangnya mampir ke Ayahnya Selly,"

"Oh, Ibu pikir kalian seharian di Apartemen. Ayok duduk dulu Ibu buatkan minum," Ibu Selly mempersilahkan mereka untuk duduk. Tapi Genta memilih pamit pulang, karena ingin menyiapkan untuk tugas Kantor besok.

"Ya sudah ga papa, lain kali aja," ucap Ibu.

Genta mencium tangan calon Ibu mertuanya, setelah itu pamit ke Selly.

"Aku pulang ya, besok pagi aku jemput,"

CUP

Genta mencium kening Selly didepan Ibu nya, membuat Ibu Selly senyum-senyum.

"Maaf Bu, kebablasan,"

"Iya Nak, gak papa," ucap Ibu sambil menahan tawa

"Assalamu'alaikum," salam Genta.

"Wa'alaikumsalam,"

Akhirnya rombongan Genta sudah pergi meninggalkan Selly, tinggallah Selly dan Ibunya.

Ibu mengajak Selly duduk sebentar di rumah tamu, sudah pasti akan menginterogasi Selly.

"Selly, kamu ngapain aja di Apartemen Bos kamu?"

"Beres-beres kamarnya Genta, Bu," jawab Selly merangkul Ibunya.

"Benar begitu?"

"Iya Bu, aku di sana merapikan seisi rumahnya. Dari dapur sampai kamar, apartemen nya dia yang bersihkan para bodyguard nya. Ibu tau sendiri kan kalau cowok yang bersih-bersih seperti apa,"

"Ibu pikir kamu akan berbuat aneh-aneh. Soalnya lihat Bos kamu tadi berani cium di depan Ibu, jadi Ibu punya pikiran kemana-mana,"

"Gak Bu, aku bisa jaga diri. Ibu gak usah khawatir ya,"

"Ya sudah, sana mandi! nanti kita makan malam,"

"Siap Ibu,"

Selly berjalan masuk ke dalam kamar, dia merebahkan tubuhnya dulu di atas kasur. Selly masih punya waktu satu jam untuk makan malam dengan Ibu nya.

*Drrttt

Drrttt

Drrttt*, telpon dari Genta.

"*Hallo Mas,"

"Hallo sayang, lagi apa?"

"lagi tiduran,"

"Nanti aku temenin ya,"

"Nanti nya masih beberapa tahun lagi,"

"Sayang, jangan lama-lama,"

"hehehe... sebentar lagi Mas,"

"Oke Sayang, ya udah ya Mas udah sampai rumah,"

"Iya Mas, jangan berantakan ya ambil baju nya. Jangan lupa makan malam, dan jangan lupa besok jemput aku,"

"Siap Sayang, Assalamu'alaikum,"

"Wa'alaikumsalam, Mas*,"

Setelah menerima telepon dari kekasihnya, Selly melangkahkan kaki ke dalam kamar mandi.

Dia ingin melakukan bersih-bersih, karena sudah seharian beraktivitas di luar rumah.

1
sunshine wings
Luar biasa
Irdayanti Irawan
sumpah Selly udh kek ga pernah makan sebulan ajh dlm sehari udh berapa kali dia bolak balik makan Mulu tapi ga kenyang ²😆
Irdayanti Irawan
hdehh bumil emang kalo moodnya lagi berantakan semua pngen d lahap
Irdayanti Irawan
kan kan masih berlanjut berantemnya kamu egois genta selly tlfn temen cowo nya kamu marah lah kamu sendiri tlfonan sama monica d depan Selly trus Selly ga boleh marah gitu?
Irdayanti Irawan
hayolohhhh genta tanggung jawab Selly udh marah besar kamu sendiri juga gitu udh tau Selly ga suka kamu berhubungan sama cewe lain masih ajh ngobrol sama Monica
Irdayanti Irawan
hmmmb berakhir panas d sore yg panas😅
Irdayanti Irawan
siapa tuh cewe yg manggil Genta 🤔
Irdayanti Irawan
kapok nggak sekarang harus extra sabar kamu genta menghadapi bumil yg moodnya suka berubah biar ga cuma kamu ajh yg jadi kang ngambek nya
Irdayanti Irawan
Herman deh sama genta terlalu posesif jadi suami pantesan Selly ngebantah kamu terus lama² jengah tau kalo d cemburu in mulu
Irdayanti Irawan
fix sih si Selly bneran hamil tuh udh minta yg aneh²
Irdayanti Irawan
sikap n mood Selly suka berubah ubah apa jgn² Selly udh hamil yah
Herlina
aku fkir gunung selly besar g taunya kecil
Herlina
siapa ni wanita yg manggil genta
Herlina
selly marah" mulu
Herlina
genta dia cemburuan ih
Irdayanti Irawan
ceritanya bikin Readers nya greget bgt sama sikap genta yg posesif si Selly nya harus tebel sabarrrrrr nya 🤭 keren pkoknya nih novel 😘
Irdayanti Irawan
pngen anak 4 di kira Selly kucing kali yha😅😅
Zi Story
kapan up lagi kak.....
Irdayanti Irawan
Gedeg lama² Sama genta sikapnya kek anak kecil apa² ngambek apa² cemburu cuekin Selly jgn salahkan selly jika suatu saat kesabaran nya habis untuk mu genta
Irdayanti Irawan
astaga genta kamu jangan kek gitu donk kasihan Selly nya dia merasa sama sikap mu yg terlalu lebay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!