kania dewi seorang pengusaha sukses dan tidak suka membaca nove,tiba-tiba transmigrasi ke novel yang ia pinjam dari sahabatnya.
bagaimana kisah kania dewi ketika tahu dirinya menjadi protagonis?
terima kasih yang sudah membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ossi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 11
cinta? what is love? apa itu cinta?..
untuk pertama kalinya Robert sebagai seorang ayah tertawa mendengar cerita sang anak,ia tak menyangka kisah cinta sang anak tidak semulus wajahnya yang tampan.
"ekhem jadi apa kau perlu bantuan? daddy bisa membantumu,sepertinya dia bukan kalangan biasa atau mungkin keluarganya berada diluar negeri"ucap santai daddy Robert sambil melirik sang anak 'nggak nyangka ada yang bisa mencairkan es batu secepat ini perasaan dulu gue nggak'ucap bathin daddy Robert.
"aku bisa nyari sendiri dad,daddy tidak ada kerjaan?"
"baiklah daddy pergi dulu jangan lupa kamu pulang"mengingatkan sang anak kalau dia masih punya rumah dan keluarga.
memang dari SMA cavan terkadang tidur do apartemen miliknya lebih tepatnya dibeliin sang ayah agar ia tidak terlalu jauh pulang.
"iya dad kalau inget"
"perasaan gue juga sama kayak dia,tapi kenapa gue kesel sendiri"ucap daddy Robert menghela napas melihat kelakuan sang anak.
"dika"
"iya bos ada apa?"ucap dika sang asisten pribadi cavan meski umurnya dibawah satu tahun namun ia sudah lulus S2 karena kepintarannya.
"gue mau pergi nanti kalau ada masalah hubungi gue dan kalau ada dokumen tentang dia langsung hubungi gue"
"baik bos saya laksanakan"
cavan pergi dengan santai padahal ia tidak punya tujuan kemana,ia hanya ingin keluar untuk melihat-lihat, saat ia memasuki taman dekat apartemennya ia melihat siluet perempuan yang tidak asing.ia pun berjalan pelan mengikuti.
tanpa ia tahu kalau perempuan tadi tidak sendiri melainkan dengan tiga perempuan lainnya.
"haduh mau apa lagu sih? kak bella kalau lo mau cintanya kak cavan cari sana orangnya bukan cari gue"dengan tatapan malas ia duduk dihadapkan tiga perempuan setengah gila canda gila.
"umur lo berapa sih? nggak punya sopan santun amat sama senior?"ucap kesal elena yang sudah eneg lihat iris.
"what senior? jadi gue harus manggil kalian mba dong atau teteh? atau oenni? tapi itu terlalu bagus lebih baik gue panggil kalian mbok aja gimana sabi kan? sabilah masa nggak"lawakan iris membuat jasmine tertawa geli namun tidak dengan kedua 👬 yang memasang tampang datar.
"panggil gue kakak b**o,punya itu digunain"eleba yang sudah kesal tak memperhatikan orang lain.
"Haha cewek polos tapi ternyata....suhu sist haha tapi sayangnya gue nggak mau gimana dong?"iris yang sudah gatal langsung menyindir.
plak..
"lama-lama gue perhatiin lo semakin ngelunjak ya! udah nggak tahu diri b**** lagi,tapi kok bisa pakai beasiswa ya? atau jangan-jangan lo itu...beneran j*****"elena menapar iris karena sudah tidak tahan dan dia juga membisikan dengan lirih.
"tamparan lo boleh juga"
plak..
"bagaimana tamparan gue? sakit nggak? ya sakitlah masa enggak kasian sampai merah begini? mau gue obatnya mbok hehe"jahil iris mengerjai sambil membalas dendam,ia sudah tidak takut mempunyai konflik dengan dengan B.E.J(bella elena jasmine).
meski jasmine terlihat diam dan tidak bersuara bukan berarti dia akan diam jika sang sahabat diganggu.
"besar juga nyali lo prok prok gue kasih tepuk tangan tapi gue nggak akan lama males gue lihat muka lo,jauh cavan atau hidup lo akan berakhir.ingat"bella menepuk pipi iris dengan pelan dan tidak lupa memberi ancaman.
namun tanpa mereka sadari ada sosok yang melihat dan mendengar.
apa yang akan dilakukan cavan?
dan apakah kisah iris seperti novel aslinya?
tunggu jawabannya.
terima kasih sudah membaca.
jangan lupa untuk like, vote and koment.