bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kritis
"Kalau kamu mau Vans selamat minum jus yang Vans bawa jika kamu buang jus itu bencana lain akan datang jadi minumlah " ucap seseorang lewat wa dan dibaca oleh Zahira dengan penuh rasa khawatir Zahira lansung berlari dan meminum jus itu.
" Apaan sih itu punya ku " gerutu Vans karna jusnya di minum oleh Zahira
" Maaf liat ini " ucap Zahira memberikan ponselnya dan menunjukkan isi wa itu
" Omong kosong " ucap Vans kesal
Dan benar tiba_tiba Zahira sangat pucat dan kepalanya berkunang kunang.
Dag.. hampir terjatuh untung Vans menolongnya segera Vans menggendong Zahira ke mobil dan membawanya ke rs.
" kurang ajar siapa pelakunya, akanku cari kau sampai ke ujung dunia " gumam Vans sambil menggedor mobilnya
" Aku gak kuat Vans aku akan pergi " ucap Zahira dengan nada lemah dan muka pucat
" Nggak kamu pasti selamat Zahira tolong sadarlah " ucap Vans sambil menidurkan kepala Zahira di bahunya
" Mustahil, sekali saja katakan bahwa suamiku bukan pembunuh orang tua ku, katakan dengan jujur Vans " ucap Zahira sambil menatap Vans
" Ku mohon diamlah aku akan bilang apaNpun yang kamu ingin dengar tolong tenang kan pikiranmu " tegas Vans sambil menutup mulut Zahira.
30 menit berlalu Vans akhirnya sampai ke rs dan dia langsung menggendong Zahira ke dalam.
" Dokter tolong selametin istri ku. ku mohon jika dia selamat BMW diluar untuk anda " tegas Vans dengan nada kawatir
" Tugas saya hanya mengobati, hidup mati itu urusannya sama yang di atas " tegas dokter dan langsung masuk ke ruang aisiu
...Chat wa...
" Apa kak " tanya Arav pada Vans
" Datang ke Rs melati Indah Berseri cepat Zahira kritis tapi jangan bilang mama " ucap Vans pada Arav.
" Oke " ucap Arav dan langsung bergegas ke Rs
30 menit berlalu dokter keluar dan memberi info.
" Gimana ke adaan Zahira dok " tanya VANS cemas
" Berdoalah hanya Tuhan yang bisa slametin dia istri anda kritis " ucap dokter tersebut
" Dia terkena racun kositinitis dan racun itu sangat berbahaya berdoa saja permisi " ucap Dokter itu dan lansung pergi karna pasien lain menunggu.
Dengan cepat Vans langsung masuk ruangan dan duduk di sebelah Zahira.
" Bodoh!! kenapa kamu minum racun itu. itu untuk ku biarkan aku yang meminumnya " omel Vans dengan menatap muka Zahira
" Kenapa kamu lakuin itu aku selalu jahat bukan? bahkan kamu anggap aku pembunuh ibu mu lalu kenapa kamu selametin aku " gerutu Vans pada orang yang sedang tak sadarkan diri.
" Aku mencintaimu Zahira ntah kapan rasa ini tumbuh tapi aku sangat mencintai mu tanpa batas " ucap Vans sambil mencium tangan Zahira dan tak sengaja air mata menetes ke tangan Zahira
" Jika kamu maafin aku tolong bangun Zahira maaf Zahira maira
" ucap Vans sambil menangis dan menyatukan tangannya
" Dia sangat mencintai mu kak jika tidak. nggak mungkin dia minum jus itu " ucap Arav membuat Vans semakin sedih
" Sungguh tapi aku melihat matanya penuh benci denganku " jawab Vans
" Jika benci kenapa dia selametin kakak?
Pergilah ke masjid doa kan dia aku tau kakak gak suka sholat tapi setidaknya lakukan ini demi Zahira " ucap arav memberi Vans nasehat
" Aku pembunuh pantaskah aku datang ke masjid aku kotor penuh dosa " ucap Vans sambil menangis dan memeluk Arav
" Berdoa dengan hati tulus dan bersih pasti Allah kabulin doa kakak, semua orang punya dosa " ucap Arav sambil memeluk dan menenangkan hati Vans
" Kamu bener makasih " ucap Vans dan berlari pergi ke masjid
...***Bersambung...
Komen vote follow rate***
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣