NovelToon NovelToon
Si Gendut Kesayangan CEO

Si Gendut Kesayangan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:286.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dedels

"Aku tidak memperdulikan tentang fisikmu, aku harap kamu mencintai dirimu sendiri seperti aku mencintaimu" ucap CEO itu.

Hai semuanya, terimakasih sudah mampir ke novelku, aku harap kalian suka dengan novel pertamaku ini yang berkisah tentang kisah cinta rumit antara dua sejoli Maudy dan Aditya. Selain menghibur, novel ini juga banyak terdapat pesan moral dan motivasi untuk para pembaca.

Jika berkenan saya ingin meminta dukungan sahabat sekalian, dengan cara like, komentar, dan vote novel ini, agar saya terus bersemangat dalam melanjutkan alur ceritanya.

Pesanku:
"Dont be Insecurity, Wanita akan diperlakukan seperti ratu, jika bertemu lelaki yang tepat"

Selamat membaca~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dedels, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 11

Sebelum pulang kerumah, Maudy memberanikan diri untuk mampir ke kedai kopi milik Aditya. Melawan rasa gengsi seandainya bertemu, demi menikmati secangkir kopi ekspresso kesukaannya.

Sesampainya di parkiran, Maudy mulai ragu untuk masuk atau tidak, akhirnya dia membulatkan tekadnya untuk masuk.

"Hmm, masuk aja deh, kan niatnya kesini mau minum kopi, lagian sebentar lagi mau pergi magang, semoga aja di Jambi ada kopi senikmat ini" gumamnya dalam hati.

Maudy melangkah pelan, menuju pintu masuk kedai kopi itu. Maudy merasa pangling, setalah sekian lama tidak datang, kedai itu sudah banyak perubahan. Matanya terbelalak, melihat setiap sudut dan interior kedai yang sudah banyak berubah.

"Waaw, fantastic. desainnya kece banget. Sepertinya dia hidup lebih baik sekarang. Gak seperti aku, yang masih bertahan disini" gumamnya dalam hati dengan perasaan sedih bercampur bahagia.

Mata Maudy tertuju pada satu sisi, yang sangat tak asing untuknya. Ada satu sudut yang tidak berubah sama sekali, bahkan interiornya masih sama seperti terakhir kali Maudy datang ke sini. Itu adalah meja tempat biasa dia duduk, setiap mampir ke kedai ini.

"Hmmm, apakah dia--" gumamnya dalam hati. Maudy menepuk kepalanya. "Duh, mikir apaan sih, sadar Maudy, sadar!"

Maudy menghampiri barista di meja order, sambil melirik ke sekitarnya, mencari keberadaan aditya tapi tetap saja dia tak melihatnya.

"Ada yang bisa dibantu kak?" ucap barista.

"Oh, iyaaa. Segelas kopi ekspresso dan singkong keju" jawabnya.

"Oh ya kak, kita ada sedikit gift, untuk pelanggan yang memesan kopi ekspresso dan singkong keju sekaligus. Ini dia kopi ekspresso saset produk terbaru kami, silahkan diterima ya kak." Sambil memberikan serenteng kopi ekspresso saset pada Maudy.

"Oh ya, terimakasih" jawab Maudy.

Setelah menerima gift yang diberikan oleh barista, Maudy segera duduk, mengenang kejadian-kejadian di masa lalu. Sambil menyantap kopi ekspresso dan singkong keju kesukaannya.

Dari kejauhan barista itu memperhatikan Maudy dan tersenyum ke arahnya. "Setelah sekian lama, akhirnya datang juga" ucapnya. Barista itu segera mengeluarkan handphonenya, mengambil gambar Maudy dari kejauhan secara diam-diam, dan mengirimkan foto itu ke salah satu kontak di handphonenya.

***

Setelah mampir di kedai kopi, Maudy berkeliling mengitari kota, sambil mencari barang-barang yang diperlukannya saat magang nanti. Maudy mampir di salah satu toko baju di dekat bundaran kota, untuk mencari kemeja putih.

Maudy berbicara pada salah satu karyawan toko tersebut, meminta bantuan untuk mencarikan kemeja putih dengan size XL. Tak lama saat karyawan itu pergi ke gudang, ada seorang wanita keluar dari kamar ganti, wanita itu sangat tak asing lagi untuknya, Maudy merasa menyesal karena telah mampir ke toko ini.

"Eh, ndut, nyari baju juga ya? pasti susah ya nyarinya, badan kamu segede ini, hahaha" ucap Shafira. Sambil mengejek Maudy.

Lalu Maudy spontan berbalik arah membelakangi Shafira, dia hendak pergi meninggalkan Shafira.

"Ehh, bu, ini bajunya gak jadi?" tanya pegawai toko.

"Hahahahaha, ibu! cocok juga ya di panggil ibu-ibu, sesuailah dengan badan bongsor kayak gitu. Eh bu, kasian tu mbaknya udah nyariin, masa ditinggal gitu aja, hahaha." Shafira semakin jadi mengolok-olok Maudy, dengan ketawa jahatnya.

Maudy tak tahan mendengarkan bully-an dari Shafira, dia langsung pergi meninggalkan toko itu, tak menghiraukan ucapan Shafira atau pun pegawai toko itu.

Disepanjang jalan Maudy menangis, matanya berkaca-kaca, hatinya juga terasa sesak, ingin rasanya dia meremas mulut wanita itu, tapi Maudy tak ingin berbuat yang demikian, dia tak ingin menyakiti siapapun. Maudy terus merenung sepanjang jalan, pandangannya pun jadi tidak fokus. Seketika pandangan Maudy ter-alihkan, melihat sosok pria yang mengendarai motor CB didepannya. Karena perawakannya sangat mirip sekali dengan Aditya, Maudy spontan menyusul pria itu untuk memastikan apakah dugaannya benar ....

1
Yaffa Rahmadany
bagus banget ceritanya
Chi-Chi Heriyati
ceritanya sangat menarik
Wiliam Zero
Novelnya bagus
Jasmin Melor
Luar biasa
Sulistiowati
up lgi thor
Salwa Fauziah
gak ada lanjutan
Prolice Sadarita
haaaaaaa maudy tak kuat godaan,
Prolice Sadarita
ada penyakit apa maudy pingan terus lemah. sekali sebel
Prolice Sadarita
thor klu lain kali buat cerita wanitanya yg stong, tipe pemberani dan tegar walau byk masalah yaa ,biar greget gitu loh, ini bagus tapi kurang greget aja
Ade Bungsu
lama amat up cerita thor
Prolice Sadarita
kk seneng dg ceritamu bagus tapi maudy itu terlalu lemah jadi bahan bullyan deh, lain kali buatlah cerita wanita yg smart dan stong dong, tetap semangat thor,
Prolice Sadarita
kenapa maudy tak melawan klu di bully, lawan dooong, kesel deh penakut sekali dan lemah, dikit 2 pingsan
Prolice Sadarita
akupun gemuk, apa i ya ada pemuda ganteng, tajiir yg mau sama org gendut ya, kk gendut karena sdh menikah dan mempunyai anak, karena kb jadi gemdut, tapi alhamdulillah kk sdh 35 tahun menikah suami tetap setia, gendut tidak masalah katanya yg penting sehat, mudah2 pernikahan kami berakhir sampai maut memisahkan kami dan tetap sll setia selamanya aaamiiin
Kitty Kawaii
kapan up lagi kak?
Mrs. Alo
masuk akal koq cukup masuk akal,. kalo cwo yg merasa pnya tanggung jwab dy pasti usahain dulu tujuan utama dy , krna apa yg dy lakukan saat inipun ttp utk wnta yg dicintainy agar bs membuat dy bahagia bukan,. ya memang butuh pengorbanan besar utk mencapai tujuan terbaik☺
Ahmad Haidir
kapan ne Thor up lagi
sumardani yati ori
setau saya orang gendut seperti saya ga on...on...bingit🤨tapi suka2 yang nulis dah mungkin pernah nemu sdm big body seperti maudy
sumardani yati ori
maaf .....saya gendut tapi ga stupid jadi cewek gendut bukan harus nahan marah dan mau di hina smart B4.....behavior,beauty,brain and big.....body...heart but not STUPID
Ahmad Haidir
lanjut Thor....
fatmanakiki
upp..yg banyak dong thor...sudah sekian purnama menanti kelanjutan kisah maudy dan aditya😥😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!