NovelToon NovelToon
ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.

Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.

Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.

Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Bagaimana rasanya menjadi seorang anak yang diabaikan oleh ayah kandungnya sendiri?

Tentu saja sangat menyakitkan. Itulah yang pernah dirasakan Dylan.

Dulu, nama masa kecilnya adalah Raka.

Pada tahun 2008, Raka yang masih berusia delapan tahun sedang berlari dengan hati yang penuh gembira. Kabar bahwa ayahnya akan pulang ke Kota Noga membuatnya tidak sabar untuk bertemu dengan sosok lelaki yang sudah lama tidak dia lihat.

Sudah hampir lima bulan dia tidak bertemu dengan ayahnya, membuatnya merindukan sang ayah.

Dulu, Bobby memutuskan untuk merantau ke Jakarta karena ingin membangun usaha. Oleh karena itu, dia membujuk istrinya untuk menjual semua aset yang dia miliki agar dijadikan modal untuk mendirikan sebuah perusahaan.

Awalnya Maya menolak, karena dia ingin seluruh tanah peninggalan keluarga yang dimilikinya disimpan untuk Raka. Karena Bobby terus membujuk dan berjanji bahwa perusahaan tersebut akan menjadi milik Raka setelah dia dewasa, Maya akhirnya menyetujui. Dia menjual seluruh tanah yang dimilikinya, hanya menyisakan rumah tinggal mereka.

Kala itu Bobby berjanji, setelah perusahaannya berjalan dengan lancar, dia akan membawa istri dan anaknya pindah ke ibu kota.

Maya adalah seorang dokter ahli bedah yang bekerja di salah satu rumah sakit Kota Noga. Raka sangat mengagumi ibunya, dia juga sering belajar tentang ilmu kedokteran pada ibunya. Berharap suatu hari nanti dia bisa menjadi dokter seperti ibunya.

Namun, setelah ibunya dinyatakan mengidap penyakit leukimia stadium akhir, sang ibu harus berhenti bekerja sebagai dokter. Ibunya menjalani hari-harinya dengan berobat jalan, karena penyakitnya sulit untuk disembuhkan. Raka sangat berharap suatu saat nanti dia akan menjadi dokter yang hebat dan bisa menyembuhkan ibunya.

Entah mengapa, Raka merasa sangat diasingkan. Ayahnya jarang menemui dia dan ibunya. Sebagai seorang anak, tentu saja dia sangat merindukan kehangatan keluarga yang dulu pernah dia rasakan saat masih tinggal bersama kedua orang tuanya dengan lengkap.

Setiap kali Raka bilang bahwa dia sangat merindukan ayahnya. Ibunya selalu menenangkannya dan mengatakan, "Ayah pasti akan segera pulang, Raka."

Raka yang baru memasuki rumah, dia tersenyum saat melihat sepatu kulit hitam milik ayahnya berada di teras rumah.

"Hore! Ayah pulang!"

Raka pun bergegas masuk ke dalam rumah dengan wajah ceria. Namun, langkahnya langsung terhenti saat melihat ibunya tergeletak di lantai dengan mata terpejam.

"Ibu...!" teriak Raka, dia langsung berlari dan menghampiri ibunya.

"Ibu! Ibu kenapa! Ibu harus bangun, Bu. Jangan tinggalkan Raka!" Raka terduduk sambil menangis, mengguncang-guncang tubuh ibunya.

Raka terpaku saat menyadari ternyata ayahnya berada di sana, dia sedang berdiri di belakangnya dengan wajahnya yang nampak tegang.

"Pe-penyakit ibumu kambuh, Raka. Ayah sudah berusaha melakukan CPR, tapi ibumu belum juga bangun," ucap Bobby dengan nada terbata-bata.

"Cepat telepon rumah sakit, Ayah!" pinta Raka sambil menangis. Dia memeluk ibunya yang sudah tak berdaya.

Bobby menganggukan kepalanya, lalu segera menelpon ambulan. "Hallo, cepat kirim ambulan kesini, Kota Noga, nomor 5"

...****************...

"Mohon maaf, kami sudah berusaha sebaik mungkin. Namun nyawa pasien tidak bisa tertolong," ucap seorang dokter sambil menundukkan kepalanya.

Seandainya saja jika Maya lebih cepat dilarikan ke rumah sakit, dia masih memiliki kesempatan untuk hidup.

Perkataan itu bagaikan benda keras yang menghantam dada Raka. Hatinya sangat merasa sesak. Dia merasa hidupnya benar-benar hancur. "Tidak mungkin....! Ibu... Ibu... "

Bobby langsung memeluk putranya. "Ibumu sudah meninggal, Raka. Kamu harus merelakannya."

"Ibu tidak mungkin meninggal, Ayah. Padahal tadi pagi ibu baik-baik saja," lirih Raka.

Bobby hanya diam. Dia menepuk-nepuk pundak putranya yang masih berada di pelukannya.

Sore hari itu, jenazah Maya langsung disemayamkan. Hanya ada tetangga dekat yang melayat, karena memang Maya sudah tidak memiliki keluarga lagi. Hanya suami dan putranya yang dia miliki.

Raka tak berhenti menangis, dia memeluk baru nisan makam ibunya. "Ibu, jangan tinggalkan Raka!"

...****************...

Malam telah tiba. Di dalam kamar, Raka tampak termenung sendirian. Setelah ibunya pergi, dia tidak tahu harus tinggal bersama siapa. Mungkin karena dia merasa canggung dengan ayahnya, dan tidak yakin apakah ayahnya mau membawanya ke ibu kota.

Raka pun segera keluar dari kamar, menemui ayahnya yang sedang duduk di sofa. Dengan nada gugup dia bertanya. "Ayah, apakah aku boleh tinggal bersama dengan Ayah?"

Bobby sangat terkejut saat mendengar pertanyaan dari putranya. Setelah berpikir sejenak, dia menjawab, "Emm... I-iya, tentu saja."

...****************...

Besoknya, Raka dan ayahnya pergi meninggalkan Kota Noga. Tidak ada percakapan diantara mereka, susana begitu hening. Mungkin karena Raka masih merasa terpukul atas kematian ibunya. Sedangkan Bobby, dia terlihat sangat gelisah, seakan merasa tertekan.

Di tengah perjalanan, tepatnya di sebuah kota yang sangat asing, Bobby tiba-tiba menghentikan mobilnya tepat di depan sebuah mini market.

"Ayah, kenapa berhenti disini?" tanya Raka sambil mengerutkan keningnya.

"Ayah sangat haus. Tolong belikan ayah minuman dingin!" pinta Bobby pada putranya dengan nada dingin sambil memberikan uang seratus ribu.

Raka menganggukan kepalanya sambil membawa uang tersebut, "Baik, Ayah."

Setelah Raka turun dari mobil, Bobby menghela napas dalam-dalam, lalu membaca pesan dari seseorang.

[Pokoknya aku gak mau tinggal bersama anakmu. Kamu harus pilih mau kehilangan aku atau anakmu?]

1
Rini Alya
setiap adegan panas selalu brutal ga ada sisi romantis nya pelan² tapi menghanyutkan
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Akhirnya hidup dengan takdir masing² sesuai takdir Author.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Akhirnya ada yang sadar juga Bob.😏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Aduuhh pasti sakit banget tuh biji.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Weh si Niken di bebasin lagi kah.🤔
padahal Dia sudah jahat banget mau nyelakain Bianca dan sudah hampir menghilangkan nyawaMu Lan, rugi dong kalau di lepas gitu aja.

Sekalian si Pram kasih kenang²an dulu sebelum di penjarakan lumayan di bikin memar² atau remuk sekalian tulang belulangnya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Dih ngeri amat mau ke Kamboja, Ke sana mau berbisnis apa mau nyerahin nyawa mu sendiri Pram... buat di jual Organ dalamnya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Penjarakan mereka lah, mada di biarkan bebas lama² kan ga adil buat Kamu Lan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Mana mau laki² pengecut seperti Bobby ngakuin kesalahan dan nyerahin diri ke Polisi.... pasti Dia ga mau lah kehilangan kenyamannya yang selama ini Dia dapatkan
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kalau masih Kritis bukannya di masukkan ke ruang ICU, bukan ruang rawat inap ya.🤔

Maaf kalau salah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Amiitt amiitt jabang bayi belatung bangke, ga tau malu si Niken.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nikwn Gelar dokter hasil sogok sih jadi 11 12 dengan Pram, pantes suka ambil keputusan asal.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
mending Blok saja Nomornya si Niken dan Sinta, Lan ga usah lagi berhubungan dengan meraka sudah cukup kamu bayar hutang budi pada mereka.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Dih Pede banget Niken, cuci muka dulu Ken biar ga kelamaan mimpinya... Dylan ga mungkin mau balik laginsama kamu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 Nah Lho malu sendiri kan Bi sudah di larang tapi maksa di buka.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
habat kan Dylan bisa menjadi suami seOrang Bianca yang kaya raya.👍🤭

Bianca lebih peka bedain mana barang asli dan mana barang palsu., biarpun itu ga di sengaja.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nah baguslah Dylan bisa melanjutkan kuliahnya lagi buat bisa menyingkirkan Hama² yang sudah lama ke enakan hidup bebas dan bahagia .👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Orang yang anda rwndahkan itu Anak kandung anda sendiri pak Bobby, anda butuh kaca biar ga lupa kalau anda hidup dengan harta warisan Maya dan Kakeknya Dylan.😡
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Preett SETIA Selingkuh Tiada Akhir maksudnya kali Pram.

seOrang Cassanova ngaku setia, omonganMu kayak Kentut Pram.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Emang bisa Dylan masuk dan kerja di RS sedangkan pendidikannya lulusan Sma....apa lagi Direkturnya si Pram pasti bakal di persulit tuh sama Dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bagis Lan, jangan cuma Bianca saja yang di untungkan tapi Kamu juga harus dapet Untung biar ga sia² jalanin nikah kontrak.. jangan mau rugi sendiri.👍😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!