NovelToon NovelToon
Jangan Panggil Aku Janda

Jangan Panggil Aku Janda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:195.2k
Nilai: 5
Nama Author: Duajempol

Pikiran Nara masih saja penuh dengan ajakan menikah dari direktur gilanya itu, Nara jadi tidak begitu konsen dalam bekerja.
Kenapa aku bisa sesial ini pergi ke perjodohan malah ketemu sama bos sendiri?!

Masalahnya Nara hanya wanita yang menyamar sebagai sahabatnya.

Akankah perjalanan cinta Nara dengan statusnya sebagai janda berjalan mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duajempol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nar.. nia

"Jadi siapa nama aslimu kalau begitu?" Rey memakan steak di hadapannya dengan begitu elegan.

Nara masih saja terdiam mencoba memahami situasi yang terjadi saat ini, Disaat seperti ini dia masih bisa makan dengan tenang??! Aku bisa gila!!

"Nama saya Nar.." Nara tersadar hampir saja menyebut nama aslinya, dia harus memalsukan namanya, "Nar.. Narnia!" Hanya kata itu yang terlintas di pikiran Nara.

Rey terdiam, menarap Nara datar.

"Nar.. nia, hmm ok, nona Nar.. nia."

Ok kepalamu! Nara menggenggam erat pisau dan garpunya karena malu dan kesal bercampur jadi satu. Lalu dia mulai menarik nafas dalam, Ayo Nara kamu harus menyelesaikan pertarungan ini, aku tidak akan mengalah meskipun kamu direkturku dan wajah tampan luar biasanya itu membuat aku sulit bernafas.

"Aku tidak tau bahwa tuan Rey bisa menikah dengan siapa saja, tapi aku tegaskan sekali lagi bahwa aku tidak akan menikah dengan anda, saya hanya akan menikah dengan pria yang saya cintai." Tegas Nara.

Keren kamu Nara, Nara menghempas rambut palsunya ke belakang dan berbangga pada dirinya tanpa alasan yang jelas.

Rey menatap Nara tajam, "Sejak kapan aku bilang bahwa aku akan menikahi siapa saja? Aku bilang bahwa aku akan menikahi kamu." Jawab Rey tak kalah tegas dengan wajah tampannya.

Nafas Nara tercekat melihat wajah serius Rey, Jan.. jantungku, astaga jangan meledak!!

"Be.. begini tuan Re.."

"Lalu.." Rey langsung memotong ucapan Nara membuat wanita itu cemberut, "seperti hal nya kamu punya pemikiran untuk menikah dengan orang yang kamu cintai. Sama hal nya seperti aku yang ingin menikah dengan wanita yang datang ke perjodohan."

"Apa??" Nara terkejut bukan main mendengar perkataan Rey.

"Untuk di negara demokrasi ini apakah adil jika dikatakan pemikiran dan keinginan mu itu benar, namun keinginan dan pemikiran aku salah???!"

Nara kali ini benar benar mematung mendengar ucapan Rey dan tanpa sadar dia melapalkan undang undang dasar dalam benaknya.

Undang undang dasar negara pasal 1 ayat 2 yang mengakui bahwa negara ini adalah negara hukum yang demorkatis!!

"Bu.. bukan begitu maksud saya.. namu.."

"Baiklah jika begitu aku anggap tidak ada masalah lagi." Rey kembali memotong steaknya, "Kamu tidak ingin makan? Dagingnya akan dingin."

"Ap.. apa??" Nara menjadi panik, Begini saja sudah selesai?!! Aku ... "Tidak bisa!! Aku tidak bisa!!" Panik Nara.

"Kamu tidak bisa apa?"

Nara menggebrak meja sedikit kuat, "Aku kan bukan wanita yang seharusnya di jodohkan dengan anda tuan Rey! Lagi pula aku hanya pekerja sambilan di acara perjodoham ini, aku di bayar dan yang aku butuhkan adalah uang! Uang untuk membayar hutang orang tua ku!!" Emosi Nara mengebu ngebu dan untung saja saat itu suasana restoran cukup sepi dan posisi tempat duduk mereka sedikit pojok. "Lagi pula orang tidak waras mana yang akan langsung memutuskan untuk menikah hanya dengan satu kali saja pergi ke perjodohan???"

"Aku." Rey menjawab singkat penuh percaya diri.

As.. astaga pasien sakit jiwa ini.. Nara memandang tidak percaya pada Rey. "Menikah itu bukan keputusan sepihak saja, aku tidak bisa menikah dengan anda! Dan satu hal lagi yang perlu anda tau bahwa saya adalah seorang janda!" Nara mengeratkan kepalan tangannya dan tersenyum menahan emosi yang akan meledak.

Rey langsung terdiam sesaat dan berpikir keras setelah mendemgar ucapan Nara. Aku sudah bilang demikian dia pasti akan mundur kan??? Mana mau orang waras menikahi janda?

Rey masih saja terdiam dan berpikir,

Gila bahkan wajahnya saat berpikir bagaikan pahatan sempurna. Hah??! Nara!! jangan gilaaa jangan melenceng!!! Fokus fokus!!

"Lima juta." Ucap Rey setelah lama berpikir.

"Hah? Apa?"

"Apa terlalu sedikit? Baiklah 10 juta. Aku akan memperkerjakan kamu."

Wajah shock Nara tidak bisa disembunyikan lagi,

"Ap.. apa maksud anda?"

"Aku ingin memperkerjakan kamu untuk berpura pura akan menikah denganku, dan tugasmu adalah meyakinkan kakekku untuk merestui pernikahan kita dan tidak lagi menggiringku untuk ke perjodohan." Jawab Rey tegas.

"Ke.. kenapa harus aku??" Nara mulai kesal menahan emosinya.

"Aku sudah memastikan sendiri kemampuan kamu berakting, dengan mata dan kepalaku." Rey memasukkan potongan steak ke mulutnya.

Ini orang memuji atau menghina sih?? Rasanya dia ingin sekali menterbalikkan meja makan di hadapannya.

"Aku tidak ingin membuang waktu dengan semua perjodohan dan kamu membutuhkan uang. Ini akan menguntungkan kita berdua."

Lumayan juga.. 10 juta aku bisa mendapatkan dengan mudah seperti ini? Nara mulai tergiur.

"Kamu butuh waktu berpikir?"

"Hah? I.. iya biar saya pikirkan dulu."

"Baik aku beri waktu 5 menit." Rey meraih gelas wine nya.

"Apa??? Bukan begitu maksud saya tap.. tapi.."

"Kurang?? Baik 10 menit."

Manusia ini... Emosi Nara nyaris meledak. "Tuan Rey, masalah ini.."

"Sudah selesai?"

"Apa? Anu.. belum, bukan ini..."

"Sudah tinggal 9 menit." Rey melirik arlojinya.

Tuhan ampuni aku yang mempunyai hati penuh dengan sejuta hujatan dan makian untuk pasien sakit jiwa ini. Nara mengeratkan kepalan tangannya. "Tuan Reynold bukan kah seharusnya anda itu marah pada saya dan langsung pergi setelah kejadian tadi." Nara mendengus kasar.

"Kenapa saya harus marah pada kamu??"

"Bukan kah kamu paling tidak suka dengan kebohongan??"

Rey terdiam sebentar lalu matanya menajam bagai elang yang siap menerkam dan mengeluarkan aura gelap. "Lebih tepatnya kebohongan dan orang yang tidak kompeten! Tapi dari mana kamu tau??"

Nara tertawa canggung melihat Rey, "Da.. dari.. nona Nathania!!" Haduh gawat hampir saja kelepasan bahwa aku karyawan Gior Group. "Na.. namun.. bukannya saya sudah melakukan kesalahan itu??"

"Mana mungkin." Rey tersenyum lebar membuat Nara semakin bergidik.

"Kamu sudah membuat rencanaku berantakan, jadi..." Nara menelan ludah kasar melihat ekspresi wajah Rey yang berubah dan tatapan matanya yang tajam. "Bukankah kamu harus bertanggung jawab nona Nar.. nia." Rey masih belum terbiasa ada orang yang memiliki nama seperti itu. "Untung saja kamu bukan karyawan perusahaan aku, jika tidak aku sudah pasti akan langsung memecatmu." Rey duduk menyilangkan kakinya.

Pee... peecat??!!!!!  Lutut Nara melemas dan tangannya bergetar mendengar kalimat sakral itu.

"Jadi jangan buang waktu saya lagi, cepat katakan ok dan setuju dengan saya."

Nara membatu, Di depanku ada harimau dan di belakang aku adalah jurang!!

"Kamu diam maka akan saya anggap itu setuju." Rey kembali memotong steak dan memakannya. "Silahkan makan, pesan lah lagi jika masih kurang." katanya santai.

Nara tertawa terpaksa mendengar ucapan Rey, dan memang inilah dia tak punya kuasa untuk menolak.

Kenapa keringatku keluar dari mata??

1
Sisca Audriantie
😍😍😍
Dimas Pradipta
thor maaf ini jiplak dari film proposal ya
Puspa Ayundari
hahhahaha astagaa..kok lucu banget kalo dibayangkan
Binti Rofikoh
modus itu buat deketin nara
Binti Rofikoh
bagus tor,
Rina Asih
bagus banget
dementor
tampaknya kita semua korban k-pop ya?? author pun kayaknya korean wave juga.. 🤭🤭🤭🤭
Maria Aufa
seruu!!
endang sari
ok
Fauziz Juliadri
blom baca sih kayak ny kisah nya Sama ya sama komik yg prh aku baca,?
Erni Nofiyanti
nara kamu ko lucu bget yah
Erni Nofiyanti
bastiar bisa oon jga y
Erni Nofiyanti
aku baru tau kalau ada jantung yg sensitif.
Erni Nofiyanti
dasar Nara somplak
Erni Nofiyanti
asli KK lucu bget.
aku baca bab ini pas lagi makan Ampe keselek,gara2 Nara baca UUD.
Erni Nofiyanti
aku mampir KK
KK jgn sampe Nara dan Natha musuhan karna cowo.
hitamanis
kok q jadi kngen film narnia ya😂😂
sinta patricia
flo sdh sy baca..sngat bgus critanya.. setelah flower sy mampir di crita nara in..smua kisah kereen endingnya.sy sukaaaa..👍👍🙏🙏tq
sinta patricia
😀😀modusnya kereeen direktur..
momy ida
kata nya punya harga diri.... tapi tetep y ujung ujung nya nanyain duit"Kamu berani bayar aku berapa"🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!