untuk sementara novel ini hiatus
Caca Amelia Putri Jasmin merupakan keluarga yang terpandang. Memiliki orang tua yang bernama Justin Revgan dan Renata Shin. Caca merupakan anak pengusaha yang dapat di bilang sangat sukses ia merupakan siswi yang sebentar lagi akan menjadi siswi SMA. Tidak hanya itu Caca memiliki beberapa sahabat salah satu sahabat yang paling dekat dengan Caca yaitu Rosa.
Brayen lavendra merupakan seorang siswa yang satu sekolah dengan Caca , brayen memiliki sahabat juga yang bernama deni dan memiliki orang tua yang bernama Kenzo Lavendra dan Milen Lavendra .Brayen termasuk siswa cerdas dan sekaligus saingan Caca dalam belajar.
Brayen dan Caca dapat dibilang cukup dekat. Bahkan anak anak di sekolah, mengira bahwa mereka berpacaran.
Dibalik itu banyak masalah terjadi di antara mereka. Banyak yang iri dengan keluarga Caca dan Brayen.
Karena, memiliki bisnis yang sama sama besar. Caca dan Brayen banyak di incar oleh orang orang yang ingin menjatuhkan bisnis keluarga mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon butterfly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal Yang Menyebalkan
Brayen pun akhirnya sampai dirumahnya dia sangat lelah akan kejadian yang tadi baru menimpa nya.
Dia melihat garasi bahwa orang tua nya belum pulang. Dia pun langsung memasuki rumah dan langsung menuju ke kamar nya.
Dia sedikit menyesal bahwa tadi dia meninggalkan Caca teman SMP nya itu sendiri melawan teman nya itu .
Tidak tersadar bahwa sangking lelah nya Brayen pun langsung tertidur hingga larut malam.
Pukul 19.00 Brayen pun belum bangun juga hingga bibi yang ada di rumah nya itu mengetuk pintu kamar Brayen.
"Den ,den Brayen, den," ucap bibi.
Brayen pun langsung bangun dan tersadar bahwa ada yang mengetuk pintu nya.
"Hmmm bibi ya??," tanya Brayen sambil ia mengucek mata nya dan mengumpulkan nyawanya yang belum terkumpul itu.
"Iya den ini bibi,bangun den udah Maghrib. Gak bagus tidur Maghrib,den," ucap bibi nya yang berbicara didepan pintu kamar nya itu.
"Iya bi ray sudah bangun,bi," ucap Brayen dengan nada mengantuk nya itu.
Setelah itu Brayen pun langsung membersihkan diri nya dan mandi di kamar mandi yang ada di kamar nya.
Dan setelah itu Brayen pun menuju meja makan yang dilihat nya sudah terdapat makanan dan sudah terdapat ayah dan bunda nya yang sudah menunggu Brayen.
"Eh udah bangun anak ganteng,bunda," ucap bundanya.
"Eh bunda jam berapa ayah sama bunda pulang?" tanya Brayen.
"Hmmm sekitar jam 15.30 .Tadi bunda mau bangunin kamu eh bunda liat kamu nya cape bener jadi gak jadi deh bunda bangunin nya," kata bunda dengan muka yang di melaskan.
"Ehehe bunda jangan gitu dong nanti cantik bunda hilang kalo muka bunda kek gitu," ledek Brayen.
Seketika sekeluarga itu pun tertawa dan ayah pun membuka suara nya.
"Ray,ada yang ayah mau bilang sama kamu," katanya ayah.
Seketika Brayen langsung menatap ayah nya dan sambil memakan makanan yang ada didepan nya.
"Iya yah ada apa?" tanyaBrayen.
"kamu kan udah kelas 3 SMP rencana ayah nanti kita bakal pindah ke Kalimantan setelah kamu lulus nanti," katanya ayah.
Mendengar pembicaraan ayah nya Brayen pun sempet tersedak dan langsung meminum air yang ada dihadapannya.
Tetapi Brayen harus tetep terlihat biasa saja karena nanti jika Brayen terlihat tidak setuju maka ayah dan bunda nya itu akan melontarkan pertanyaan pertanyaan yang membuat pusing kepala nya.
Dan ya Brayen Lavendra si cupu yang sering dibilang sama anak sekolah nya itu berbeda sekali saat dihadapan orang tua nya dan di hadapan temannya.
Tentu saja saat dia sering di bully di sekolah nya ia tidak pernah cerita sama orang tua nya.
"Bagaimana Ray setuju gak?" tanya ayah nya.
"Hmmm kalo bunda ikut Ray juga ikut," ucap manis anak itu.
"Bunda tentunya setuju setuju aja yang mana yang terbaik untuk keluarga kita," ucap Bunda nya itu kepada ayah dan juga Brayen.
"Ya nanti kita bicarakan lagi ini baru rencana saja," ucap ayah nya.
Akhirnya makan malam keluarga itu pun selesai dan Brayen menuju kamar nya dengan pasrah dan langsung membuka handphone nya . Brayen hanya pasrah bagaimana keputusan orang tua nya itu.
Dia terus berfikir bagaimana jika dia tambah di bully di sekolah baru yang akan dia tempati nanti.
Hai Readers jangan lupa tinggalkan jejak kalian di novel Caca dan Brayen thank you 💕.
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
•Cinta Terlarang
•Mencintai Pelayanku
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang-
-Mencintai Pelayanku-
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan
Salam dari
•Cinta Terlarang
•Mencintai Pelayanku
Fav,karyaKu juga Ya thor,
Dan saling dukung selalu
Makasih...Makasihhh...Banyakkkk