NovelToon NovelToon
Dari Sampah Jadi Dewa: Sistem Daur Ulang Multiverse

Dari Sampah Jadi Dewa: Sistem Daur Ulang Multiverse

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Balas Dendam
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Bara Pratama hanyalah seorang pemulung yang dihina dan dibuang oleh kekasihnya demi pria kaya. Namun, nasibnya berbalik total saat darah dari luka pukulannya tanpa sengaja mengaktifkan sebuah tungku berkarat yang terhubung dengan Sistem Daur Ulang Multiverse. Melalui sistem ini, Bara bisa memproses rongsokan tidak berharga menjadi pil kultivasi, material langka, dan barang pusaka bernilai tinggi dari dimensi Sekte Harmoni. Berbekal kekuatan dan kekayaan baru yang terus mengalir dari tumpukan sampah, Bara siap menghancurkan kesombongan orang-orang yang dulu menginjaknya dan memulai hidup baru sebagai sosok yang tidak bisa diremehkan oleh siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Sesaat kemudian terdengar suara mesin mobil dihidupkan dari luar rumah.

Diikuti dengan suara decitan ban mobil mewah itu yang melaju pergi meninggalkan pekarangan.

Kini suasana rumah kontrakan itu menjadi sangat sunyi dan sepi.

Bara masih tengkurap di lantai sambil memegangi perutnya yang terasa seperti diaduk-aduk.

Dia berusaha merangkak keluar pintu dengan susah payah untuk mencari udara segar.

Mata Bara menatap ke arah jalanan gang yang sudah kosong melompong.

Dela benar-benar pergi meninggalkannya begitu saja setelah semua yang dia lakukan.

Tiba-tiba rasa sakit di dada dan perutnya terasa semakin parah.

Sesuatu yang hangat dan berbau amis perlahan naik dari perut menuju tenggorokannya.

"Uhuk! Uhuk!"

Bara terbatuk dengan sangat keras hingga dadanya terguncang.

Darah segar langsung menyembur keluar dari mulut Bara dan jatuh memercik ke tanah.

Sebagian besar cipratan darah segar itu mengenai permukaan tungku logam berkarat yang tadi dia letakkan di depan pintu.

Bara mengusap kasar sisa darah di bibirnya dengan punggung tangan yang gemetar hebat.

"Dela... Aris... kalian berdua benar-benar iblis," rutuk Bara dengan suara serak yang penuh dendam.

"Aku bersumpah akan membalas semua perbuatan kalian ini."

Saat Bara mencoba memaksakan dirinya untuk duduk, matanya menangkap sebuah keanehan.

Darah segar yang tadi menyiprat ke permukaan tungku logam itu tidak menetes jatuh ke tanah.

Darah merah itu justru perlahan meresap ke dalam pori-pori tungku logam seolah-olah sedang diserap.

Detik berikutnya, lapisan karat tebal di seluruh permukaan tungku itu mulai mengelupas dengan sendirinya.

Serpihan karat itu rontok dan menampakkan kilau logam biru keperakan yang sangat bersih dan futuristik.

Sebuah pendar cahaya berwarna biru redup mulai memancar keluar dari dalam lubang tungku tersebut.

Bara mematung di tempatnya dan rasa sakit di tubuhnya sejenak terlupakan karena kaget.

"Apa yang sebenarnya terjadi pada benda rongsokan ini?" batin Bara kebingungan.

Tiba-tiba saja, sebuah suara mekanis yang sangat dingin dan tanpa emosi bergema jelas di dalam kepalanya.

Suara aneh itu tidak masuk melalui telinga, melainkan langsung berbicara di dalam pusat otaknya.

[DNA terdeteksi.]

[Otentikasi garis keturunan Tuan berhasil dilakukan.]

[Memulai proses inisiasi Sistem Daur Ulang Multiverse.]

[10 persen... 50 persen... 100 persen.]

[Sistem berhasil diaktifkan dengan sempurna.]

Bara tersentak kaget dan langsung jatuh terduduk di tanah.

Matanya menatap liar ke sekeliling halaman rumahnya yang kosong untuk mencari sumber suara itu.

"Siapa itu?! Siapa yang baru saja bicara?!" teriak Bara panik dan waspada.

Tepat setelah Bara berteriak, sebuah layar semi transparan berwarna biru tiba-tiba muncul di udara.

Layar biru itu mengambang tepat di depan wajah Bara dan memunculkan beberapa baris tulisan berwarna putih bercahaya.

[Selamat datang, Tuan Bara Pratama.]

[Anda telah secara resmi terikat dengan Sistem Daur Ulang Multiverse.]

Bara mengucek kedua matanya dengan kasar karena mengira dirinya sedang berhalusinasi akibat pukulan keras Aris.

Namun saat dia kembali membuka mata, layar biru itu masih tetap ada di sana dan bergerak mengikuti arah pandangannya.

[Informasi Sistem Dasar]

[Fungsi Utama: Sistem ini memungkinkan Tuan untuk mendaur ulang segala jenis barang rongsokan dari dunia nyata melalui Stasiun Daur Ulang Multiverse yang berlokasi di Sekte Harmoni pada Dimensi Kultivasi Level 3.]

[Mekanisme Kerja: Barang rongsokan yang berhasil didaur ulang akan diproses dan diubah menjadi pil kultivasi, material langka, atau artefak magis yang bernilai sangat tinggi di dimensi asal Tuan.]

Bara membaca rentetan kalimat penjelasan di layar itu dengan napas yang tertahan.

Dia memang sering membaca novel fantasi saat sedang istirahat siang, tapi mengalami hal mustahil seperti ini di dunia nyata terasa sangat gila.

Namun cahaya layar di depannya ini sangat nyata dan suara mekanis di kepalanya juga bukan ilusi.

"Barang rongsokan... bisa diubah menjadi barang bernilai sangat tinggi?" gumam Bara pelan.

Mata Bara perlahan beralih menatap karung goni miliknya yang berisi tumpukan botol plastik dan besi rongsok.

Kalau apa yang dikatakan sistem ini benar, berarti semua sampah ini adalah tambang emas yang tak ternilai harganya.

Rasa sakit di sekujur tubuhnya perlahan menghilang digantikan oleh pacuan adrenalin yang sangat kencang.

Bara mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat hingga buku-buku jarinya memutih pucat.

Wajah sombong Aris dan tatapan penuh jijik dari Dela kembali terlintas dengan jelas di benaknya.

Mereka berani menghinanya habis-habisan hari ini hanya karena dia miskin dan tidak berdaya.

"Kalian menyebutku cadangan dan sampah, kan?" bisik Bara dengan tatapan mata yang kini berubah tajam menatap layar sistem.

"Biar kita buktikan sebentar lagi siapa yang akan benar-benar menjadi sampah di bawah kakiku."

Bara perlahan bangkit berdiri dengan tatapan penuh tekad.

Mulai hari ini nasibnya sebagai pemulung rendahan sudah berakhir.

Dia akan menggunakan kekuatan tungku sistem ini untuk menjadi orang yang berkuasa.

Dia akan membalas semua rasa sakit hatinya dan membuktikan bahwa tidak ada yang berhak menginjak-injak dirinya lagi.

"Sistem," panggil Bara dengan suara yang sangat mantap dan tenang.

"Beritahu aku bagaimana cara memulai proses daur ulang pertama ini."

1
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
Was pray
pengusaha yg punya produk yg sama jadikan kompetitor bersaing secara sehat dengan kualitas, menang tanpa menjatuhkan lawan, untung tanpa menimbulkan musuh
Was pray
sembuhkan Gideon dan dijadikan anak buah yg setia aja bara dia bisa dijadikan mata mata didunia bawah tanah
kiyoe: heheh tunggu update selanjutnya yaa kak 🤣
total 1 replies
Was pray
emang bisa langsung beroperasi tuh pabrik? kan butuh penyesuaian peralatan dan tenaga ahli? kayak sulap dong ... bim salabim langsung muncul... tuh krim kosmetiknya 🤭🤭🤣
Was pray
betul.... tembak kepala bara dia pasti mati Krn perlindungan kaos oblong yg dipakai hanya melindungi tubuhnya doang
Was pray
ntar Nadhira posisi berubah dari teman jadii pacar, terus dari rekamn bisnis menjadi rekan ranjang nih..... terus Nadhira jad adik iparnya Adit Pratama.... 🤣🤣
Was pray
beli rumah dulu bara, ntar jadi lelucon naik mobil sultan tapi rumah kontrakan... masih mending mobil sewaan tapi rumah idaman
Was pray: biar bisa pamer dan nunjukin ke orang2 Nuh gue kaya.... tapi rumah masih nyewa.... mobil kredit... 🤣🤣
total 5 replies
Was pray
utang nyawa Nadhira pada bara dibayar dengan secangkir kopi, amat sepadan buat bara.... 🤣
Was pray
untung yg kram bukan gigi nya.... 🤣🤣
Was pray
mau main sepakbola dong .. sis....
Was pray
daging panggang mewah. daging pasti daging hewan langka nih ... bisa daging rusa bertanduk gading atau sapi berbulu emas... 🤭🤭
Was pray
yg tadi nya rata seperti kayu sekarang kotak kotak kayak papan catur .... 🤭🤣
Was pray: kwk. ... kwk... kwk.. gak biliard aja... kan lebih menantang.... 🤣🤣
total 4 replies
Was pray
kalau sama dadanya mbak -mbak tebal nih dadanya bara? 🤭🤭
kiyoe: heheh
total 1 replies
Was pray
waduh bahaya nih.... ntar bisa terbang tertiup angin.... dan tersangkut di ranting pohon.... gak bisa turun... kan seringan kapas... 🤭🤭🤭🤣
Was pray
bara ini saudaranya Adit ya Thor? karena sama2 memakai nama pratama
kiyoe: Bara gelap gulita 🤣
total 3 replies
Was pray
moga aja alur cerita per bab nyambung dan sistem gak berubah fungsi kayak sistem peternak dan berkebun berubah arah jadi sistem kultivator
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!