NovelToon NovelToon
Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Fantasi Isekai
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Jun

Zhou Ming, seorang pekerja kantoran di Bumi yang mati karena kelelahan bekerja berlebihan, tiba-tiba terbangun di dunia yang asing—dunia tempat para kultivator bertarung demi kekuatan, umur panjang, dan kedudukan tinggi. Ia masuk ke dalam tubuh tuan muda keluarga Zhou yang terkenal sebagai orang sampah: tidak memiliki akar spiritual, tidak bisa berkultivasi, selalu dihina, disiksa, dan akhirnya dibuang ke Hutan Kematian yang penuh bahaya saat tubuhnya sudah penuh luka parah.

Di saat harapan hampir lenyap, sebuah Sistem Poin Tak Terbatas muncul di pikirannya. Poin yang didapatkan dari setiap tindakan, pencapaian, atau bahkan hal kecil bisa ditukar menjadi segala sesuatu yang diinginkan: batu spiritual, teknik dewa, tubuh sekuat dewa, senjata legendaris, akar spiritual tingkat tertinggi, bahkan langsung menaikkan tingkat kultivasi dalam sekejap.

Dengan pengalaman hidup, pengetahuan, dan barang-barang unik yang hanya ada di Bumi—mulai dari masakan lezat yang bisa meningkatkan energi,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Jun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2: Bertahan di Hutan Maut

Rasa sakit di seluruh tubuh masih terasa tajam, tapi semangat di dada Zhou Ming sudah terbakar menyala. Ia menopang tubuhnya ke batang pohon besar yang kulitnya kasar, napasnya terengah-engah, matanya dengan cermat memindai setiap sudut sekelilingnya.

Hutan Kematian bukanlah tempat main-main. Sesuai dengan namanya, setiap jengkal tanah di sini menyimpan bahaya yang bisa merenggut nyawa kapan saja. Binatang buas yang hidup di sini memiliki kekuatan setara dengan orang yang sudah berlatih kultivasi selama bertahun-tahun, bahkan tanaman yang terlihat indah pun bisa menjadi racun mematikan.

Zhou Ming tahu betul kondisi dirinya saat ini: lemah, penuh luka, sama sekali tidak memiliki kekuatan apa pun dibandingkan makhluk hidup di sekitarnya. Jika ia bertindak gegabah, nyawanya akan melayang dalam hitungan menit.

Ia perlahan menggerakkan kakinya yang gemetar, berusaha menjauh dari tempat ia dibuang. Langkahnya pelan dan hati-hati, berusaha tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Daun kering yang diinjak berderit pelan, membuat jantungnya selalu berdebar kencang setiap kali suara itu terdengar.

Di dalam pikirannya, ingatan milik pemilik tubuh asli terus muncul, memberinya pengetahuan penting yang sangat berguna baginya saat ini.

“Dunia ini membagi kekuatan kultivasi menjadi beberapa tingkatan, kan?” batin Zhou Ming, lalu ia mulai mengurutkan satu per satu sesuai ingatan yang ada.

Ya, di Alam Kultivasi, tingkatan kekuatan dibagi dengan sangat jelas, menjadi ukuran mutlak kedudukan seseorang:

1. Tingkat Pemula: Tingkat terendah, baru bisa merasakan dan menyerap sedikit energi alam, kekuatan fisik sedikit di atas orang biasa.

2. Tingkat Pengumpul Energi: Sudah bisa menyimpan energi di dalam tubuh, kekuatan meningkat pesat, bisa mengeluarkan serangan bertenaga.

3. Tingkat Pembentuk Inti: Energi di dalam tubuh dipadatkan menjadi inti kekuatan, umur panjang bertambah sampai ratusan tahun.

4. Tingkat Kelahiran Jiwa: Inti berubah menjadi jiwa energi, bisa memisahkan jiwa dari tubuh, kekuatan sudah dianggap di atas rata-rata.

5. Tingkat Perjalanan Langit: Bisa terbang di angkasa, melintasi jarak jauh dalam sekejap, dianggap sebagai orang yang sangat dihormati.

6. Tingkat Kebenaran Agung: Sudah mendekati hukum alam, kekuatan luar biasa, bisa mengubah keadaan sekitar.

7. Tingkat Dewa Sejati: Puncak kekuatan yang bisa dicapai manusia, hidup abadi, menguasai kekuatan yang setara penguasa alam.

Sedangkan untuk binatang buas, mereka juga memiliki tingkatan yang sama, mulai dari Binatang Tingkat Rendah, Menengah, Tinggi, hingga Binatang Purba yang kekuatannya bisa menandingi Dewa Sejati.

Dan Zhou Ming saat ini? Ia bahkan belum masuk ke dalam Tingkat Pemula, sama persis seperti orang biasa, bahkan lebih lemah karena tubuhnya penuh luka.

“Kalau begitu, setiap tingkatan memiliki jurang kekuatan yang sangat besar. Aku benar-benar tidak boleh bertarung dengan kekuatan murni sekarang, aku hanya bisa mengandalkan akal dan kehati-hatian,” pikir Zhou Ming sambil terus bergerak.

Tiba-tiba, suara gemerisik terdengar dari semak-semak di sebelah kirinya. Suara itu kasar, disertai suara langkah kaki yang berat dan berirama.

Darah Zhou Ming langsung menetes dingin. Ia segera menekan badannya ke balik batang pohon besar, menahan napas sekuat tenaga, matanya mengintip dengan hati-hati.

Dari balik semak-semak, muncul seekor makhluk seukuran anjing besar, tubuhnya tertutup bulu tebal berwarna abu-abu gelap, giginya tajam keluar dari mulut yang terbuka, matanya berkilau merah menyala. Itu adalah Serigala Tanah, binatang buas Tingkat Rendah yang sangat umum ada di Hutan Kematian, tapi kekuatannya saja sudah setara orang Tingkat Pemula.

Serigala itu mengendus-endus udara, lalu matanya langsung tertuju ke arah tempat persembunyian Zhou Ming. Ia mengaum pelan, lalu melangkah mendekat dengan gerakan yang perlahan tapi penuh ancaman.

Jantung Zhou Ming berdegup sangat kencang sampai rasanya mau keluar dari mulutnya. Ia tahu, jika binatang itu menyerang, ia sama sekali tidak punya kemampuan untuk melawan. Luka di tubuhnya saja sudah membuatnya sulit bergerak, apalagi melawan makhluk yang kekuatannya di atasnya.

Ia tidak panik. Berkat pengalaman hidup keras di Bumi, Zhou Ming memiliki ketenangan mental yang jauh lebih kuat dibandingkan orang-orang di dunia ini yang selalu mengandalkan kekuatan. Ia perlahan meraba tanah di sebelahnya, menemukan sepotong batu tajam seukuran telapak tangan. Itulah satu-satunya senjata yang ia miliki saat ini.

Serigala Tanah itu semakin dekat, jaraknya hanya tinggal lima langkah lagi. Ia membuka mulut lebar-lebar, bersiap untuk melompat dan menerkam leher Zhou Ming.

Saat itulah, Zhou Ming melihat ada akar pohon besar yang menjulur melintang tepat di atas kepala binatang itu. Ia mengangkat tangannya pelan-pelan, lalu dengan sekuat tenaga melempar batu yang ia pegang bukan ke arah binatang itu, melainkan ke arah akar pohon di atasnya.

DUK!

Batu itu menghantam akar pohon dengan suara keras. Serigala Tanah itu terkejut luar biasa, refleksnya langsung menoleh ke atas, mengira ada bahaya yang datang dari arah sana.

Itulah celah yang diinginkan Zhou Ming!

Tanpa membuang waktu sedetik pun, ia langsung melompat mundur, lalu berlari secepat mungkin menjauh dari tempat itu, menembus semak-semak ke arah bagian hutan yang lebih lebat dan penuh pepohonan besar yang saling berjalinan.

Serigala Tanah itu baru sadar telah tertipu, ia mengaum marah dan langsung mengejar ke arah Zhou Ming. Namun, di tempat yang sempit dan penuh cabang pohon yang kusut, ukuran tubuhnya yang besar justru menjadi penghalang. Ia kesulitan bergerak cepat, sedangkan Zhou Ming yang tubuhnya kecil dan lincah dengan mudah menyelinap di sela-sela pepohonan.

Zhou Ming terus berlari sampai napasnya habis, sampai suara auman dan langkah kaki pengejarnya sudah tidak terdengar lagi. Ia sampai di sebuah celah tebing batu yang sempit, di sana ada gua kecil yang tersembunyi di balik tanaman merambat lebat.

Ia masuk ke dalam gua itu dengan cepat, lalu menarik tanaman merambat kembali menutupi mulut gua, lalu ia terjatuh bersandar di dinding batu, napasnya terengah-engah hebat, keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya yang sudah kotor oleh debu dan darah.

“Selamat… aku selamat…” gumamnya pelan, rasa lega memenuhi dadanya.

Dan tepat saat itu, suara dingin dan jernih dari Sistem kembali terdengar di dalam kepalanya.

[Tindakan selamat dari ancaman binatang buas Tingkat Rendah dinilai luar biasa, karena tuan rumah berada dalam kondisi lemah dan tidak memiliki kekuatan kultivasi sama sekali.]

[Poin diperoleh: +5 Poin]

[Total Poin: 5]

[Tugas Dasar 1 telah selesai: Bertahan hidup selama 1 jam di Hutan Kematian]

[Hadiah diterima: +10 Poin, Obat Penyembuh Luka Ringan x1]

[Total Poin Sekarang: 15]

Mata Zhou Ming langsung berbinar terang. Ia berhasil! Ia mendapatkan poin pertamanya, bahkan lebih banyak dari perkiraan, karena sistem menilai cara ia lolos itu sangat hebat untuk orang yang tidak punya kekuatan sama sekali.

Segera ia memanggil tampilan Toko Sistem di dalam pikirannya, jari-jarinya seolah menyentuh daftar barang yang melayang di depannya.

Sekarang yang paling ia butuhkan adalah menyembuhkan tubuhnya yang rusak parah ini. Tanpa tubuh yang sehat, ia tidak bisa melakukan apa-apa.

Ia melihat daftar obat-obatan:

- Obat Penyembuh Luka Ringan: 5 Poin

- Obat Penyembuh Luka Berat: 20 Poin

- Obat Penyembuh Segala Luka: 50 Poin

Poinnya sekarang ada 15. Zhou Ming langsung memutuskan.

“Tukar 5 Poin untuk Obat Penyembuh Luka Ringan, dan tambahkan 10 Poin lagi untuk… Obat Penyembuh Luka Berat!”

[Konfirmasi pertukaran diterima!]

[Dikurangi: 15 Poin]

[Sisa Poin: 0]

[Barang masuk ke ruang penyimpanan sistem: Obat Penyembuh Luka Ringan x1, Obat Penyembuh Luka Berat x1]

Dua butir pil obat berwarna putih bersinar dan hijau muda langsung muncul di tangannya, mengeluarkan aroma harum yang menenangkan hati. Tanpa ragu sedikit pun, Zhou Ming langsung menelan keduanya sekaligus.

Seketika itu juga, rasa hangat yang lembut tapi kuat menyebar dari perutnya, mengalir ke seluruh pembuluh darah, masuk ke setiap bagian tubuhnya. Rasa sakit yang menusuk-nusuk perlahan menghilang, luka robekan yang mengeluarkan darah langsung tertutup perlahan, memar-memar di tubuhnya memudar, bahkan rasa lelah yang luar biasa pun hilang seolah tidak pernah ada.

Zhou Ming merasakan tubuhnya menjadi sangat ringan, penuh energi yang segar, jauh lebih sehat dibandingkan kondisi tubuh aslinya yang selalu lemah. Ia meraba lengan dan dadanya, tidak ada lagi bekas luka yang tersisa, kulitnya kembali mulus seperti semula.

“Hebat… sungguh hebat! Obat ini jauh lebih ampuh dibandingkan obat-obatan medis yang ada di Bumi!” seru Zhou Ming dalam hati dengan kagum.

Namun, ia belum puas. Ia baru saja menyembuhkan luka luar, tapi tubuh dasarnya masih tetap tubuh orang biasa yang rapuh, tidak kuat dipukul, tidak kuat menahan kekuatan energi. Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, tubuh yang lemah tetap akan menjadi kelemahan terbesarnya.

Zhou Ming kembali menatap layar sistem, matanya bergerak ke bagian kategori Perubahan Tubuh. Di sana tertera daftar yang membuat napasnya tercekat karena terkejut.

- Tubuh Kuat Biasa: 50 Poin

- Tubuh Kuat Baja: 200 Poin

- Tubuh Emas Suci: 800 Poin

- Tubuh Dewa Perak: 3.000 Poin

- Tubuh Dewa Naga: 10.000 Poin

Keterangan: Tubuh yang mengandung darah dan kekuatan naga kuno, sangat kuat, kebal terhadap senjata biasa, tahan racun, tahan suhu ekstrem, kekuatan fisik melampaui Tingkat Perjalanan Langit, potensi tumbuh tanpa batas.

Harganya sangat mahal, sampai 10.000 poin, angka yang saat ini sama sekali tidak bisa ia jangkau. Tapi deskripsinya membuat jantung Zhou Ming berdebar kencang. Itulah tubuh terkuat yang bisa ia dapatkan di daftar itu, tubuh yang bahkan diimpikan oleh para tetua sekte besar sekali pun.

Zhou Ming menggigit bibirnya, matanya penuh tekad.

“Tubuh Dewa Naga… itu yang aku inginkan. Aku tidak mau memiliki tubuh yang hanya sedikit lebih kuat dari orang lain. Aku mau tubuh yang terkuat, tubuh yang bisa melindungiku dari segala bahaya, tubuh yang pantas untuk menjadi penguasa di dunia ini!”

Meskipun sekarang poinnya kosong, ia sudah punya tujuan yang jelas. Mulai hari ini, setiap poin yang ia dapatkan akan dikumpulkan sedikit demi sedikit, sampai ia bisa menukarnya dengan Tubuh Dewa Naga itu.

Untuk saat ini, ia harus mulai dari bawah. Zhou Ming melihat lagi daftar yang lebih murah.

“Tukar 50 Poin untuk Tubuh Kuat Biasa dulu… tapi tunggu, aku tidak punya poin sama sekali sekarang. Berarti aku harus bekerja keras mengumpulkan poin lagi mulai sekarang.”

Zhou Ming keluar dari gua kecil itu dengan perasaan yang sama sekali berbeda dari sebelumnya. Tubuhnya sudah sehat, hatinya penuh rencana, dan di pundaknya ada sistem ajaib yang bisa mengubah nasibnya.

Ia melihat ke arah dalam hutan yang gelap dan misterius, senyum tipis muncul di wajahnya.

“Serigala Tanah tadi, binatang buas lain, bahaya di hutan ini… semuanya akan menjadi sumber poin bagiku. Tunggu saja, sebentar lagi aku akan keluar dari sini bukan lagi sebagai orang yang ketakutan, tapi sebagai orang yang sudah memiliki dasar kekuatan yang luar biasa. Dan suatu hari nanti… aku akan mendapatkan Tubuh Dewa Naga itu, dan saat itu, tidak akan ada satu pun orang atau makhluk di dunia ini yang bisa berani menyakitiku lagi!”

Dengan langkah tegap, Zhou Ming melangkah masuk lebih dalam ke dalam Hutan Kematian, siap menghadapi segala bahaya dan mengubah setiap tantangan menjadi kekuatan bagi dirinya sendiri. Di belakangnya, tempat ia bersembunyi tadi perlahan tertutup kembali oleh kegelapan, sementara di depannya, jalan menuju puncak kekuatan baru saja dimulai.

Suara notifikasi terdengar lagi di dalam pikirannya, memberi semangat baru baginya.

[Misi Jangka Panjang Terbuka: Dapatkan Tubuh Dewa Naga]

[Target: Kumpulkan 10.000 Poin]

[Hadiah Tambahan setelah selesai: Gelar “Roh Naga”, Poin Tambahan 5.000]

Zhou Ming mengepalkan tangannya erat. Ia tidak akan berhenti sampai misi itu selesai.

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
novel aneh Thor..disitu ga bisa ngitung kok poin 5 bisa beli barang yg harga nya 20 poin
Bang Jun: maaf sahabat pembaca,autor kurang konsen pas nulis episode ini😁.sebagai ganti nya autor akan usahakan cerita selanjut nya lebih baik,dan lebih teliti kembali🙏
total 1 replies
verto
10 poin lagi dari mana? kan hargnya 20
Bang Jun: Aduh maaf kak,kesalahan dan kelalaian autor.maklum baru belajar nulis🙏,sebagai ganti nya,ke depan autor akan perbaiki lebih baik lagi.juga mohon dukungan dari para sahabat ya,kita usahakan tembus 300 episode kalau ramai tidak nutup kemungkinan 500 sampai 800 episode💪.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!