Mereka yang lemah tidak akan pernah bisa hidup dengan mudah, sedangkan mereka yang kuat akan semakin kuat.
Beberapa tahun silam, seluruh Dunia tampak tidak terkendali, terlihat kekacauan dimana-mana karena disebabkan oleh para Siluman, Datanglah seorang Pria dengan membawa sebuah Pedang bersama dengan rekannya ia membantu untuk menyelamatkan Istana Singtan yang saat itu tengah diambang kehancuran. Kedua Pria itu siapa sangka mampu mengalahkan para Iblis. Namun karena ulah dari Raja Iblis tubuh salah satu Pria harus terluka parah, setelah kejadian itu mereka menghilang tanpa jejak~
Tahun berlalu, kehidupan mulai kembali seperti sedia kala. Namun, semua terlihat tidak baik-baik saja bagi Putri Geisya, kedua orangtuanya diculik oleh Raja kejam, karena hal itu Putri Geisya harus berusaha untuk menyelamatkan mereka, ia pernah mendengar perihal Pedang yang sempat dibawa oleh salah seorang Pria, dan itulah tujuan dari Putri Geisya, ia harus merebut Pedang itu dan menyelamatkan kedua orang tuanya.
Semua dimulai dari pertemuan mereka~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Ovita Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 02 : Pertemuan antara puteri Yumika dan geisya
Singa itu terus mendekat ke arah Yumika yang sangat ketakutan, dengan tatapan menyeramkan Singa itu sepertinya sudah siap untuk menyantap Tubuh Yumika.
Hewan buas itu semakin mendekati Yumika yang berada di bawah Pohon, sambil terduduk lemas dia hanya mampu memejamkan Mata.
Berteriak pun percuma tidak akan ada Orang yang mendengar nya.
"Tu...tuan singa yang baik, tu..tubuh ini tidaklah enak, sangat alot, tidak memiliki Gizi jika kau memakan Daging ku." Ucapnya dengan ketakutan.
Gadis itu menyentuh kedua lututnya dengan gemetar, sampai Singa itu menghentikan langkahnya, karena perintah dari suara Seseorang Wanita.
"Diego, hentikan kau membuatnya ketakutan."
Yumika terkejut dia mencari siapa orang yang telah berbicara pada Singa itu, hanya sebuah suara yang di dengarnya tanpa dia tau siapa Orangnya.
Tak lama suara tapakan kaki yang mendarat ke tanah terdengar, seorang wanita yang sangat cantik, dengan rambut terikat satu mengenakan pakaian berwarna putih datang dari balik Tubuh Singa itu.
Wanita itu mendekati Yumika yang sedang ketakutan itu. Sambil menjulur kan tangannya, dia tersenyum pada Yumika.
"Apa kau baik-baik saja, tidak perlu takut dia adalah teman ku, terkadang dia memang sangatlah usil, jadi siapa namamu?." Tanya Gadis itu.
Yumika menatap Gadis itu segera dia menggapai uluran tangannya dan bangkit dari duduk nya.
"Namaku Yumika, aku tersesat bisakah kau membantu ku?." Ucap nya.
"Tentu saja Yumika, aku akan membantu mu. Tetapi, sepertinya jika ku lihat dari Pakaian mu kau adalah Seorang Puteri."
Sambil memperhatikan Yumika yang berada di depannya.
"Benar, aku adalah Seorang Puteri dari Kerajaan Singtan, lalu siapa namamu?." Ucap Yumika.
"Kerajaan Singtan." Dalam benak Gadis itu.
"Kau bisa memanggil ku Geisya." Ucap Gadis itu.
"Oh, terimakasih Gey kau telah membantu ku."
Dengan senyum manis gadis itu memandang Geisya.
Dengan cepat dia membalikkan tubuhnya, dia berjalan menghampiri Singa besarnya itu.
Geisya meletakkan tangan nya pada tubuh Singa miliknya itu, segera dia menaiki Tubuh Hewan besarnya dengan cepat.
Yumika hanya memperhatikan Geisya yang berada di atas tubuh Hewan buas itu, Geisya melirik Yumika yang masih berdiam diri, dan memandanginya dari bawah.
"Apa yang kau tunggu, cepat naik." Ucap Geisya.
Yumika terkejut saat Geisya memerintahkan nya untuk menaiki tubuh Singa milik gadis itu.
"Apa kau yakin tidak akan ada masalah nantinya?." Ucap Yumika memastikan.
Geisya memandang Yumika dengan tatapan cuek dan dingin.
"Kau ingin pulang atau tidak?."
"Baik-baik, aku ikut dengan mu." Ucap Yumika dengan sedikit kesal.
"Huh dasar gadis es." Dalam benak Yumika.
Segera dia menaiki tubuh Singa itu dengan dibantu oleh Geisya yang mengulurkan tangannya untuk dijadikan pegangan oleh Yumika.
"Diego pergi dari sini." Ucap Geisya memerintahkan hewan besarnya itu.
Yumika yang terkejut menarik pakaian Geisya dengan erat. Tidak butuh waktu lama mereka sampai didepan Istana.
Geisya menatap suasana Istana Singtan yang sangat ramai.
"Mau sampai kapan kau menarik pakaian ku terus, kita sudah sampai buka mata mu. Pergilah ku rasa ayah dan ibu mu sangat mengkhawatirkan dirimu." Ucap Geisya.
Yumika dengan perlahan membuka matanya, segera dia melepaskan pegangannya, dan turun dari Tubuh Singa besar itu.
"Terimakasih Gey." Ucap Yumika.
Tanpa berkata apapun gadis itu pergi meninggalkan Yumika didepan Istana sendirian.
"Hmm, siapapun dia pastilah dia Orang yang baik." Ucap Yumika sambil berjalan memasuki Istana.
yuhuuuu ini lah yg aku cariiii...mc cewek yg tangguh😍😍😍
entah lah...lnjut aja dulu baca nya🤗🤗
Semangat update bab barunya thor😍
Salam dari
"Infinity" (romance)
"Ve" (mystery thriller)
"Aku (Bukan) Pelakor" (young-adult romance)