NovelToon NovelToon
Antagonis Pria Itu Milikku!

Antagonis Pria Itu Milikku!

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:183.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Fasha mengamuk setelah membaca sebuah novel, bukan karena ceritanya buruk, tapi karena tokoh antagonis pria yang ia sukai, mati mengenaskan tanpa keadilan.

Tak disangka, Fasha malah mendapati dirinya telah bertransmigrasi ke dalam novel itu, tepat di tubuh gadis yang akan segera kehilangan suara… dan dijual sebagai istri pada pria yang sama.
Untuk mengubah takdir, Fasha hanya punya satu tujuan yaitu menyelamatkan Sander dari kematian tragisnya—meski itu berarti harus menikah dengannya terlebih dulu.

Karena kali ini, penjahat itu… adalah suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 - Jangan Racuni Aku!

Fasha menelan ludah. Nama Harlan bergema jelas di telinganya, membuat jantungnya menegang seketika.

Nama itu tidak mungkin salah.

'Bukankah itu ayah dari tokoh utama dalam novel Menjadi Kaya Setelah Menikahi Pria Kaya?'

'Dan juga… bajingan terbesar dalam seluruh cerita itu.'

“Tidak mungkin…” gumam Fasha lirih, tenggorokannya terasa kering. “Aku… masuk ke tubuh Fasha Madeline?”

Ingatan tentang alur cerita itu mengalir deras di kepalanya, begitu jelas seolah baru saja ia baca ulang.

Harlan berselingkuh tak lama setelah menikah dengan ibunya, anak haramnya hanya setahun lebih muda darinya.

Tiga bulan setelah ibu Fasha meninggal, wanita simpanan dan anak itu pindah ke rumah keluarga mereka, hidup nyaman seolah merekalah keluarga yang sah.

Sementara Fasha sendiri… hidupnya berubah menjadi neraka.

Sering dikurung di lemari, dipukuli, bahkan ayah kandungnya sendiri ikut menutup mata—atau lebih tepatnya, ikut memukul.

Fasha menggertakkan gigi.

'Dalam novel itu… Fasha hanya figuran yang mengenaskan,' pikirnya. 'Tokoh utamanya malah adik tiriku. Hidupnya bahagia, kaya, dapat pria bangsawan… sementara aku dibuang seperti sampah.'

Dan akhirnya mati tenggelam di kolam.

Tak ada yang peduli. Tak ada yang mencari.

Fasha menutup matanya, dadanya terasa sesak, 'Kenapa aku harus masuk ke karakter seperti ini…'

Ia tiba-tiba teringat bagaimana semalam ia mengamuk setelah membaca update terbaru.

Sander Carter—penjahat favoritnya—mati ditabrak truk. Jasadnya bahkan tidak utuh, dan baru ditemukan setelah sebagian tubuhnya digerogoti anjing liar.

“Penulisnya benar-benar keterlaluan,” gumamnya dengan suara bergetar. “Aku sampai nulis makian dua ribu kata”

Setelah itu ia menenggak sebotol cola dingin dalam keadaan emosi.

Dan sekarang…

'Hebat. Aku malah bangun di dalam novel.'

Ia tertawa hambar, lalu tiba-tiba merasa hidungnya perih. Air mata jatuh tanpa bisa dicegah.

Tubuh ini memang mudah menangis, dan sekarang ia bahkan tidak punya tenaga untuk menahannya.

“Ini keterlaluan…” bisiknya.

Belum sempat ia menenangkan diri, selimut di tubuhnya tiba-tiba ditarik kasar.

“Apa kau masih mau berpura-pura sakit?” suara pria itu terdengar dingin dan penuh amarah.

Fasha tersentak.

“Jangan!” serunya refleks.

Pergelangan tangannya dicengkeram kuat, rasa sakit langsung menjalar sampai ke bahu.

“Sakit… lepaskan aku!” Fasha meronta, menggunakan sisa tenaganya untuk mendorong pria itu.

Dorongan itu membuat Harlan kehilangan keseimbangan dan menabrak wanita di belakangnya.

“Ah!”

Mangkuk obat jatuh ke lantai dan pecah berantakan.

“Aduh! Sakit!” wanita itu menjerit, wajahnya langsung berubah pucat lalu merah karena marah.

Ia berpegangan pada bahu Harlan, lalu menatap Fasha dengan penuh kebencian.

“Dasar anak tak tahu diri! Apa yang kau lakukan, hah?!”

Gaun putihnya kini ternodai, dan darah tampak mengalir dari lengannya.

“Kau pikir bisa lolos begitu saja?” geramnya. Tangannya meraih vas di meja samping. “Kau benar-benar cari mati!”

“Jangan—!”

Namun vas itu sudah dilempar.

Fasha menarik selimut untuk melindungi dirinya. Vas menghantam dinding dengan suara keras.

Tanpa menunggu kesempatan kedua, Fasha melompat turun dari ranjang. Dengan kaki telanjang, ia berlari ke kamar mandi.

“Berhenti! Kembali ke sini!” bentak Harlan.

Pintu dibanting keras.

Klik.

Fasha mengunci pintu dan bersandar di sana, napasnya terengah-engah.

Jantungnya berdegup begitu kencang sampai telinganya berdenging.

Beberapa detik kemudian, suara gedoran terdengar dari luar.

“Buka pintunya!”

“Jangan sembunyi, dasar anak sialan!”

Fasha perlahan merosot ke lantai, tubuhnya gemetar. Ia menunduk, menarik ujung piyamanya yang compang-camping.

Lengan dan kakinya penuh memar.

Ia mengangkat bajunya sedikit dan melihat punggungnya di cermin.

Napasnya tercekat.

Luka-luka ungu kemerahan membentang jelas. Beberapa tampak masih baru.

“Ini… bukan cuma sekali dua kali,” bisiknya lirih.

Dadanya terasa perih, bukan hanya karena sakit, tapi juga karena kenyataan yang tak bisa dihindari.

Ia benar-benar telah masuk ke dalam hidup Fasha.

Dan hidup itu… jauh lebih kejam daripada yang tertulis di halaman novel.

1
Erna Masliana
tamat??? masalah kan belum beres, proyek belum diluncurkan.. masalah tanah juga belum.. identitas Fasha asli belum terbongkar secara gamblang di depan Sander.. Sander dan Fasha belum bersatu sebagai keluarga yang bahagia
Erna Masliana
rasakan
Erna Masliana
bunuh aja s George bakar 😡
Erna Masliana
dia nyari gratisan
Erna Masliana
kurang harusnya selain di penjara digebukin juga terutama anaknya tuh.. malah lolos kabur lagi
Erna Masliana
kesayangan mu tolol masih kekeuh mau jadiin dia pemimpin perusahaan?? yang ada hancur perusahaan.. bangkrut
Erna Masliana
sengaja..lagi 💪
Nunung Elasari
Mudah2an ada karakter laki2 lain, saingan sanders🤣
Andriyati
kalian yg gak sadar diri,, di mata sander dan orang lain kalian lebih menjengkelkan,, seenak nya aja
Puch🍒❄
jujur kecewa sih knp endnya harus gini banget ini salah 1 cerita yg aku tunggu2 updet nya loohhhh tp endingnya mengecewakan banget🥺😭 ini sih bukan ending tp ngegantung ceritanya gk ada kejelasan sama sekali ih gk like deh aku😭👊
@Biru791
maksa bgttt udahan nyaa ihhhh
Ari Peny
wah kok end 😭😭😭
Lynn_: Maaf ya kak, memang dipaksakan end karna retensi dari awal kecil.. Terimakasih sudah membaca🙏☺️
total 1 replies
Fahreziy
👣👣👣👣
sya
masa cuma 10cm cuma bisa liat rahang. gw aja 152 beda 20cm lebih bisa nyampe telinga cowok gw yang 170an lebih
@Biru791
ihhhh ayo dongsss uppp
Nur Hayati
kak kapan up.. sayang sudah mulai terbuka misterinya jangan ke putus... selesaikan kak
@Biru791
ihh kapan up jngan di lupain dongsss kgn fashaa
SYBHSSMN
kok udh gk pernah uptade thorrr🤔
@Biru791
thour ayo dong up yg ini jangan d lupain
@Biru791
kapan lah up lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!