NovelToon NovelToon
SURVIVAL DI PLANET SUBIRU

SURVIVAL DI PLANET SUBIRU

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:261
Nilai: 5
Nama Author: Ponny Sagita

10 juta orang berusia 18-25 tahun dengan tingkat kecerdasan, kekuatan fisik, ketangguhan mental dan kemampuan beradaptasi di atas rata rata, serta berstatus lajang, dipilih untuk menjadi penghuni planet baru bernama subiru selama 5 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ponny Sagita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SUMBER MATA AIR

Perutku keroncongan setelah sepagian sibuk sekali. Aku membuka satu paket ransum darurat dan mulai mengolahnya. Merebus air, membuat secangkir kopi susu.

25 menit kemudian aku selesai dengan brunchku.

Masih ada 2 kotak bantuan belum kutemukan.

Aku menelusuri pesisir pantai lagi selama 30 menit.

Menemukan beberapa vegetasi lain yang belum kutemukan sebelumnya. Mendapat poin dari system.

Lalu aku bergerak ke dalam hutan.

Menemukan seekor ular pucuk, ular kecil yang jinak, dan seekor katak pohon. System memberi poin.

Sebenarnya aku gak suka ya hewan melata, tapi selama aku gak perlu menyentuhnya, gak papa sih. 

Selama masa perlindungan, hewannya pun masih aman aman aja. Aku gak berharap sih ketemu hewan pemangsa. Ke depannya aku mau bisa menjinakkan hewan liar.

Aku ingat kemarin berniat memindahkan bibit pohon jambu biji. Setelah kutemukan kembali, aku langsung mencangkul area sekitar akar pohon tersebut.

Aku berlari untuk mengambil kotak kayu yang belum kubongkar, dan kujadikan wadah pemindahan bibit pohon jambu biji.

Setelah pohon kupindahkan ke kotak, aku menemukan kotak bantuan di bawah tanah bekas galian.

Aku kembali mencangkul lebih dalam, untuk mempermudah menariknya keluar. Aku bolak balik memindahkan kotak bibit dan kotak bantuan.

15 menit selanjutnya aku masih berkeliling di dalam hutan, mencari kotak terakhir. Kutemukan tersangkut di batang cemara laut. Ternyata kotak bantuan tidak selalu di dalam tanah, bisa juga di atas pohon.

2 kotak terakhir kubuka.

Aku mendapatkan :

* 1/3 gulungan konstruksi rumah sederhana

* 1 bibit nanas

* 1 bibit kentang

* 1 botol nutrisi tanaman.

"Celia, apakah jika nutrisi tanaman dicampur dengan air tetap akan efektif?"

"Efektifitas akan berkurang setiap 10ml air sebanyak 10%."

" Apakah dengan skill tanah dan tumbuhan aku bisa menumbuhkan benih lebih cepat?"

"Bisa, efektifitas dengan level skill saat ini sebanyak 25% per satu benih."

"Wees... Boleh juga neh."

"Celia, buka dua hadiah."

System memberiku :

* 1 item langka : sumber mata air 5lt/hari.

* 1 500 poin system.

"Yes! Jackpot!"

"Celia, berapa luas lahan untuk penempatan sumber mata air?"

"Diameter mata air 50x50cm. Akan bertambah setiap kali kenaikan level penyintas."

Aku melakukan pemetaan area untuk penempatan sumber mata air. Berada di tengah tengah antara lahan kebunku dan tempat tinggal.

Lalu aku menyusun batu melingkar dan bertumpuk seperti sumur dengan diameter 50x50cm.

"Celia, apa bisa upgrade tumpukan batu menjadi pondasi sumur?"

"Bisa. Akan mengurangi poin system -50. Kamu bersedia?"

"Lakukan."

Tumpukan batu tampak kokoh dan diikat dengan lapisan tanah keras.

"Pasang sumber mata air di dalamnya."

Bias tipis bergerak di dalam rongga pondasi batu. Lalu air jernih mulai berkumpul di dalamnya.

System memberi skill tambahan : tehnik 5/100

"Yeeesshhh...! Aku bisa mandiii...!" Aku tertawa senang.

"Celia, airnya aman gak kalo langsung diminum?"

"Aman, Naya. Tapi untuk kenyamanan, ada baiknya diberi tutup pada bagian atas sumur dan gunakan filter air sebelum diminum."

"Ok siip!"

Aku mengambil beberapa bilah kayu, menyusunnya, cukup lebar untuk menutup mulut sumur. Lalu menyatukannya bilah kayu dengan tehnik sambungan. Kurekatkan dengan lem kayu yang terdapat di kotak hand tools.

"Makasih yangkung, udah nyelipin lem kayu. Berguna banget." Ujarku sambil terus bekerja.

Setelah lem mengering, papan kujadikan penutup mulut sumur dengan sempurna.

"Cukup aman kan, celia?"

"Sudah cukup aman, Naya."

System memberiku poin.

...----------------...

"Celia, bagaimana cara menaikkan skill ruang?"

"Dengan mengerjakan misi harian, misi khusus dan misi tersembunyi."

"Kapan muncul misi khusus?"

"Saat penyintas mencapai level 2 atau syarat tertentu terpenuhi."

Aku memeriksa kembali chat regional. Ada notif balasan chatku.

(5.050.505 : iya, nanti info aja kalo sudah level dua ya. Ditunggu.)

Aku melihat panel market, apa saja yang ditawarkan penyintas lainnya untuk ditukar.

(1 penyintas menawarkan 3 plat logam ditukar 1 kapak.)

(1 penyintas menawarkan 2lt beras ditukar 20 batu.)

Sepertinya dia tinggal di area minim batu. Bisa jadi di rawa, padang pasir atau bersalju.

(1 penyintas menawarkan 1/3 gulungan konstruksi tungku api ditukar 2lt minyak goreng.)

Waduh. Aku butuh tapi gak punya minyak goreng. Skip dulu deh.

(1 penyintas menawarkan 5 buah apel ditukar 1/3 gulungan rumah sederhana.)

Lah, aku malah nyari. Ah sudah lah.

Kututup layar. Dan bergerak ke arah kebunku.

Aku mengangkut kotak berisi bibit jambu biji. Ku tempat kan di ujung terjauh pada lahan.

Setelah proses pemindahan, aku memasukkan 1 pupuk tablet di dekat akarnya.

Lalu dengan kolaborasi skill tumbuhan dan tanah aku menempelkan kedua tangan di atas tanah dan mengalirkan energi untuk meningkatkan pertumbuhan pohon.

"Ok pohon, dimohon kerjasamanya. Segeralah bertumbuh dan berbuah. Buatlah hatiku senang."

Setelah 1 menit, aku merasa agak lelah.

"Celia, kira kira berapa lama pohon ini bakal berbuah?"

"Dengan bantuan skillmu pohon akan berbuah dalam seminggu."

Aku berpindah ke calon benih lainnya. Dari satu botol nutrisi, kucampur dengan 20ml air sumur kecilku, lalu kusiramkan sedikit demi sedikit ke setiap calon benih hingga habis.

Aku kembali menggunakan skill tanah dan tumbuhan, 1 menit setiap 2 bakal benih. Tak lama, pucuk pucuk kecil mulai keluar dari dalam tanah.

Betapa senangnya hatiku. Lelah, tapi terbayar lunas.

System kembali memberiku poin.

"Celia, berapa lama benih tanaman ini bakal berbuah?"

"Melon,cabai, dan tomat akan tumbuh dan berbuah dalam 3 hari, wortel dalam 2 hari."

Aku manggut-manggut. "Ok. Aman."

...----------------...

Hari mulai menjelang sore.

Aku berpindah ke area pesisir pantai. Membawa serok jaring ikan.

Setau ku di dekat bebatuan terdapat ikan ikan yang mager. Dan ternyata... Benar kan!

Terdapat sekumpulan ikan yang menggiurkan di sana. Aku mulai siap siaga untuk menangkap mereka.

Lalu, hup! 5 ekor ikan masuk ke dalam jaring. Hati hati kuangkat. Dari dekat, kulit ikan nampak berwarna warni tertimpa sinar matahari, dan terdapat garis garis hijau sepanjang tubuhnya.

"Celia, ikan ini apa namanya?"

"Tidak diketahui nama ikan tersebut, namun memiliki ciri habitat seperti ikan ekor kuning di bumi."

"Hhmm.. Ekornya gak kuning. Kalo belum ada namanya, aku sebut ini ikan strip hijau."

"Selamat Naya, kamu berhasil memberi nama hewan jenis baru. Kamu menerima +500 poin system."

"Serius? Ngasih nama ikan dapet 500 poin. Ruar biasah!"

Aku segera membawa ikan ikan tersebut ke dekat sumur. Membelah perut ikan, mengeluarkan isinya, lalu dibersihkan.

Isi perut ikan kukumpulkan untuk kujadikan pupuk organik. Setelah memendam limbah ikan di dalam kebunku, aku mulai proses marinasi ikan.

"Yangti, bu Imah, makasiih bumbunya, kepake banget ini."

Lalu aku segera membuat lagi tumpukan kayu untuk api unggun. Lingkaran batu kubuat lebih tinggi dengan diameter yang cukup untuk badan ikan bisa terpanggang seluruhnya.

"Celia, perbarui lingkaran batu api unggun supaya kokoh."

"Poin system akan -50. Kamu bersedia?"

"Lakukan."

Aku mulai menyalakan api unggun.

Sembari menunggu, aku membuat anyaman alas makanan dari daun kelapa. Bisa jadi piring darurat.

Aku mulai menusuk para ikan dengan tusukan yang kubuat dari dahan pohon.

Setelah api stabil, kujejerkan para ikan di atasnya. Kubolak balik agar tidak gosong di satu sisi.

Setelah 15 menit, ikan ikan sudah matang, mengeluarkan aroma sedap. Aku menjejerkannya di atas anyaman daun kelapa.

Aku merebus air, membuat secangkir teh.

"Semuanya, mukbang yuuk.." Dan aku mulai makan dengan lahap.

...----------------...

Sementara di planet bumi.

"Emang bisa aja ya mba Nay. Salut salut." Amelia berkomentar. Yangti dan yangkung tersenyum bangga.

"Dia cepat beradaptasi ya, kung. Gak ada takut takutnya. Daya juangnya tinggi." Ujar yangti. Yangkung mengelus lengan yangti. "Cucu kita emang tangguh."

Di chat salah satu platform regional mulai berkomentar tentang Naya.

(Admin222 : anjay nih cewe, asli tangguh banget. Mana cakep lagi. Kanaya... Aku padamu.)

(Jutex : loh ini kan cewe yang tempo hari dicium pas mau terbang ke planet subiru itu kan?)

(Siemoy : iya banget lagi. Mana cowonya juga ganteeeng. Btw mereka satu planet kan ya... Aah.. Pasti bakalan ketemu lagi deh. Jadi iri.)

(Jutex : di mana cowonya?)

(Admin727 : niih gw kasi link buat liat cowonya. Namanya benito. (Link terlampir))

(Asmaradara : eh iya asli ganteng cowonya. Manly banget. My type banget ih. Tapi emang cocok sih sama kanaya.)

(Celiakusuma : hai sodara sodara. Fyi, yang cowo itu kakak aku, yang cewe soulmate aku. Kakak aku udah naksir dia sejak 4 tahun yang lalu.)

(Jutex : aah.. Cius?? Syedih hati bebih.)

(Admin727 : beneran?)

(Celiakusuma : iya lah. Ngapain gw boongan. Nih ya gw kasi liat foto pas mau cuus ke planet antah berantah. (Foto terlampir))

(Asmaradara : hhmm.. Beneran emang.)

(Admin222 : potek hatiku. Kanaya.. I'm ur fan now.)

...----------------...

Kembali ke planet subiru. pulau tropis25.

Aku kenyang bangeeet makan 5 ekor ikan!

Kukumpulkan tulangnya untuk dijadikan pupuk organik. Lalu kubawa ke kebun dan menguburnya bersama limbah ikan tadi.

"Celia, upgrade level penyintas dan skill analisa, Pakai poin system. Bisa sekarang?"

"Dilaksanakan naya. 150 poin system terpakai."

Tanah dibawahku bergetar pelan, lalu dalam temaram sore menjelang malam, terlihat garis pantai menjauh. Tanah yang kupijak tak lagi berpasir. Dan mulai ditumbuhi rumput rumput kecil.

"Level Naya berhasil di upgrade menjadi level 2 menengah.

* 1 hadiah tersedia.

* +200 poin system.

* Pulau melebar menjadi 2 hektar.

* Sumur mata air melebar menjadi 80x80cm, jumlah air 8lt/hari.

* +50 poin system/hari.

Potensi tinggi mendapatkan skill air.

* Api unggun melebar.

* +50 poin system.

* Potensi tinggi mendapatkan skill api.

Upgrade ke level berikutnya harus memenuhi syarat 500 poin untuk kecerdasan, fisik, mental dan adaptasi."

"Upgrade skill analisa.

* 1 hadiah tersedia.

* +250 poin system.

Upgrade berikutnya harus memenuhi syarat 200 poin.

Untuk lebih jelasnya dapat dicek pada menu di layar."

"Celia, buka semua hadiah."

"Naya, kamu mendapatkan 2/3 gulungan konstruksi rumah sederhana. 1 item langka : 500x penggandaan item yang baru ditemukan atau dibuat."

"Aaah... Senangnyaaaa..!!" Aku loncat loncat mengelilingi api unggun.

Bodo amat ditonton satu bumi. Yang penting aku happy.

Aku menatap ke langit gelap.

"Yangkung! Yangti! Semuanyaa... Aku bisa! Uhuuy... Hahahaa.."

Aku melakukan selebrasi ala ala cewe sombong.

...----------------...

Aku membuka chat regional system.

Search 5.050.505.

Pada chat terakhir mas Ben, aku membalas.

(5.051.510 : 5.050.505 done lv 2 now. How bout u?)

Balasannya langsung masuk, secara personal.

(Ben : naya. Miss u sayang.)

(Aku : uluh uluh... Sama dong.)

(Ben : rasanya plong banget bisa tau kabarmu. Andai bisa vidcall ya.)

(Aku : iya. Sayangnya gak ada opsinya. Tapi tar tanya deh ke system. Mas lagi apa?)

(Ben : lagi kangen kamu.)

(Aku : idih, ada kulkas mencair. Gombal beneeer.)

(Ben : hahaha.. Tapi bener loh. Kangen tau.)

(Aku : mas udah bangun rumah belum?)

(Ben : belum. Kurang dua gulungan. Kalo kamu?)

(Aku : wait, aku cek system dulu.)

"Celia, kalau aku aktifkan penggandaan item sekarang, lalu menarik 2/3 gulungan konstruksi rumah, apakah bisa digandakan?"

"Bisa Naya."

"Berapa kali jatah penggandaan?"

"Kamu dapat menggandakan item hingga 500 kali."

"Ok. Aktifkan penggandaan item. Lalu tarik 2/3 gulungan konstruksi rumah sederhana, dan gandakan."

"Dilaksanakan."

4 gulungan konstruksi rumah sederhana tergeletak di depanku.

Aku kembali ke chat personal dengan mas ben.

(Aku : mas ben.)

(Ben : iya sayang.)

(Aku : ih.. Aku jadi blushing. Udah ah gombalnya. Mas aku punya 2/3 gulungan konstruksi rumah nganggur. Coba mas buka market, tawarin 10 batu untuk 2/3 gulungan konstruksi rumah sederhana. Nanti langsung ku accept.)

(Ben : ok. Mas punya banyak banget batu buat pondasi.)

Aku buka panel market.

(5.050.505 : 10 batu untuk 2/3 gulungan konstruksi rumah sederhana. (Accept))

Langsung ku klik accept.

Terbentuk layar datar seperti tray di depanku, kutaruh 2 gulungan tersebut.

Tak lama 2 gulungan berubah menjadi 10 batu ukuran sedang. Langsung kupindahkan ke tanah di sampingku. Tray menghilang.

Pertukaran selesai.

Aku kembali ke chat personal dengan mas Ben.

(Ben : udah sayang. Lengkap. Mas mau bangun rumah sekarang. Materialnya juga sudah lengkap.)

(Aku : aku besok aja deh bangunnya. Udah ngantuk soalnya. Abis makan ikan bakar.)

(Ben : enak pasti ya. Ya udah, selamat istirahat sayangku.)

(Aku : iya mas. Take care ya.)

Aku menutup layar.

"Celia, kalau ada chat personal dari mas ben, tolong pasang notif ya."

"Baik naya."

"Untuk bangun rumah sederhana apa syaratnya?"

"Syarat pembangunan rumah sederhana :

* 3 gulungan konstruksi rumah sederhana - terpenuhi.

* 25 bilah kayu - terpenuhi.

* 20 batu ukuran sedang - 15/20

* 40 daun tebal - terpenuhi."

Aku kembali membuka chat personal dengan mas ben.

(Aku : mas... Aku ga jadi ngantuknya. Masih ngumpulin material bangun rumah. Kurang batu ukuran sedang 5 biji. Males nyarinya dah malem.)

(Ben : hahaha.. Sayang mas ini looh, aneh aneh aja. Ya udah, kamu buka market aja, tawarin sebotol air ditukar 10 batu ukuran sedang.)

(Aku : mas udah bangun rumahnya?)

(Ben : udah sayangku. Pengennya kamu di sini. Kita rehat bareng.)

(Aku : dih. Bukan muhrim. Ya udah aku buka market dulu ya.)

...----------------...

1
Ardella Ardellaarcell
lanjut
Ardella Ardellaarcell
lanjut kak😍
PonsParadiso: tiap hari update, makasih ya udah mau respon.. seneng akuh 😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!